Arsip Tag: Majelis Ulama Indonesia

Koreksi Terhadap Hikmatul Iman -Artikel dari Anggota Komisi Pengkajian Fatwa Majelis Ulama Indonesia Kab Cianjur

Pengantar Admin

Ustadz Drs. Tjetjep Saefuddin, Apt, MM. Anggota Komisi Pengkajian dan Pengembangan Majelis Ulama Kabupaten Cianjur
Ustadz Drs. Tjetjep Saefuddin, Apt, MM. Anggota Komisi Pengkajian dan Pengembangan Majelis Ulama Kabupaten Cianjur

Artikel ini ditulis oleh Ust. Drs. Tjetjep Saefuddin, Apt, MM, anggota Komisi Pengkajian Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur. Artikel ini merupakan bantahan bagi sebagian paham Dicky Zainal Arifin, Guru Utama Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman, yang disebarkannya melalui Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman.

Beberapa point keyakinan yang dibantah di sini adalah:

  1. Keyakinan bahwa Arkhytirema, tokoh utama dalam Novel Arkhytirema, memiliki peran sebagai penjaga Rasulullah saw.
  2. Nabi Adam masih hidup dan saat ini berada di planet lain, bukan bumi.
  3. Adalah Arkhytirema yang mengerahkan burung Ababil dalam perang melawan tentara gajah di tahun kelahiran Rasul saw.
  4. Tafsir versi Dicky Zainal Arifin bahwa kata malaikat-malaikat dalam al-Qur’an jika tidak disertai dengan namanya (misalnya Jibril atau Mikail) berarti energi.
  5. Keyakinan bahwa Dicky mengetahui tata cara sholat Nabi Adam yang bernama Wishnu.
  6. Tafsir versi Dicky bahwa Khuldi dalam kisah Nabi Adam dan Hawa adalah kiasan dari persetubuhan.
  7. Kritik terhadap ilmu ngimpleng (terawang) di Hikmatul Iman yang dikatakan penulis bisa jadi dibimbing oleh setan.

Artikel hanya menggunakan bantahan yang bersumber dari Al-Qur’an. Ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa ada indikasi para pengikut Dicky Zainal Arifin mengarah ke ingkar sunnah. Contoh kasusnya seperti yang terjadi pada kisah buraq dan pembelahan dada rasul. Kedua kisah ini muncul dalam riwayat yang sama, hadits Shahih Bukhari nomor 3598. Namun, hanya kisah pembelahan dada rasul yang mereka terima karena sesuai dengan tafsir Dicky. Sementara pernyataan bahwa buraq adalah seekor hewan tunggangan berwarna putih yang lebih kecil dari pada baghal namun lebih besar dibanding keledai mereka tolak karena bertentangan dengan fatwa Kang Dicky.

Ustadz Tjetjep menyatakan jika diberi hadits, bisa jadi semua hadits itu akan mereka anggap palsu. Dengan diberi dalil dari ayat Al-Qur’an, mudah-mudahan tidak ada penentangan dari mereka. Lanjutkan membaca Koreksi Terhadap Hikmatul Iman -Artikel dari Anggota Komisi Pengkajian Fatwa Majelis Ulama Indonesia Kab Cianjur

Pertemuan dengan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jawa Barat Melaporkan Paham Dicky Zainal Arifin

Pada 26 November 2012, sebagaimana telah direncanakan tim HIW datang ke kantor MUI Jabar dan langsung diterima oleh Sekretaris Umum MUI Jabar, KH Rafani Akhyar. Dalam kesempatan ini kami menyampaikan beberapa data tentang penyimpangan yang disebarkan Guru Utama LSBD Hikmatul Iman, Dicky Zainal Arifin.

Admin HIW dan Sekum MUI Jabar
Admin HIW dan Sekretaris Umum MUI Provinsi Jawa Barat

Di akhir pertemuan, Ustadz Rafani menitipkan pesan pada masyarakat melalui admin HIW. Beliau meminta masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh paham – paham baru yang seringkali disampaikan dengan cara yang menarik namun di dalamnya terdapat keganjilan – keganjilan.

sekum mui jabar
Sekretaris Umum MUI Provinsi Jawa Barat, Ustadz Rafani Akhyar

NB: Sangat disayangkan, tidak ada satu pun murid HI yang muncul dalam pertemuan ini. 🙂