Arsip Kategori: Kritik

Artikel berisi kritik terhadap pemikiran dan paham Hikmatul Iman

Membela Dicky Zainal Arifin = Membela Sumber Penghasilan

Kenapa murid-murid senior Hikmatul Iman (HI) begitu ngotot membela Guru Utama mereka —Dicky Zainal Arifin— dan pemahamannya? Padahal, kesalahannya sudah terbuka jelas dan sikap MUI pun sudah tegas. Jawabannya tidak lain karena pemahaman dan produk-produk yang dihasilkan Dicky sudah menjadi sumber penghidupan mereka. Ini bisa dilihat dari status pasangan suami istri penjual produk-produk Hikmatul Iman di bawah ini:

Produk Hikmatul Iman sebagai sumber penghasilan sebagian muridnya.
Produk Hikmatul Iman sebagai sumber penghasilan sebagian muridnya.
Lanjutkan membaca Membela Dicky Zainal Arifin = Membela Sumber Penghasilan

Iklan

Satu Lagi Murid HI Yang Sok Tahu: Barqha Kendaraan Rasul di Isra Mi’raj

Sungguh luar biasa cuci otak yang dilakukan Guru Utama Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD HI) pada murid-muridnya. Muridnya bahkan lebih memilih Novel Arkhytirema sebagai rujukan sejarah rasul daripada shirah atau hadits. Sungguh luar biasa kebodohannya.

Dalam novel Arkhytirema disebutkan bhw alat transportasi yg supercepat adl Barqha atau gerbang antar dimensi. Barqha kemudian bermetamorfosis dlm penyebutannya menjadi Buroq atau kendaraan Rasulullah saat Isra Miraj.

Sumber: https://www.facebook.com/teguh.supriyanto.7140/posts/3755725890696

Lanjutkan membaca Satu Lagi Murid HI Yang Sok Tahu: Barqha Kendaraan Rasul di Isra Mi’raj

Pernyataan Sekum MUI Jawa Barat tentang Paham Menyimpang Hikmatul Iman

Jauh sekali klaim para murid Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD HI) bahwa paham Guru Utama mereka diakui oleh ulama MUI dengan fakta sesungguhnya. Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (Sekum MUI) Jawa Barat secara tegas menyatakan bahwa paham-paham yang dibawa LSBD HI terindikasi sesat karena memenuhi salah satu kriteria aliran sesat versi MUI, yaitu menafsirkan Al-Qur’an tanpa metode penafsiran yang baku.


Lanjutkan membaca Pernyataan Sekum MUI Jawa Barat tentang Paham Menyimpang Hikmatul Iman

Dicky Zainal Arifin, Guru Utama Hikmatul Iman, Pernah Time Travel ke Zaman Rasulullah saw?

Dicky Zainal Arifin, Guru Utama Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD HI), sangat dikultuskan oleh murid-muridnya. Parahnya, pengultusan ini dia biarkan sehingga sedikit banyak Dicky pun memiliki peran di dalamnya. Bukti pengkultusan ini bisa dilihat dalam sebuah tanya jawab di mana Dicky ditanya tentang kebenaran dirinya pernah time travel ke zaman Rasulullah saw dan melihat rasul dalam perang.

Tanya jawab Dicky dan muridnya. Dicky pernah time travel ke zaman rasul saw? Sumber: Blog lama Dicky.
Tanya jawab Dicky dan muridnya. Dicky pernah time travel ke zaman rasul saw? Sumber: Blog lama Dicky.
Lanjutkan membaca Dicky Zainal Arifin, Guru Utama Hikmatul Iman, Pernah Time Travel ke Zaman Rasulullah saw?

HIW Menjawab Tuduhan Para Pembela Dicky Zainal Arifin: Ghibah

Para pecinta mati Dicky Zainal Arifin dan Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD HI), mati kutu menghadapi argumen dan fakta yang dibawa oleh Hikmatul Iman Watch (HIW). Tidak ada jawaban lain selain hinaan, tuduhan-tuduhan tak berdasar, atau koar-koar menantang sampai mati. Terhadap fakta dan argumen HIW, mereka hanya bisa menyatakan bahwa HIW hanya tukang fitnah dan tukang ghibah.

Inilah salah satu dalil yang digunakan Dicky, pemimpin sekte aneh Islam versi Lemuria.

Facebook Kang Dicky - Memelas sebagai korban prasangka.
Facebook Kang Dicky – Memelas sebagai korban prasangka.

Benarkah tuduhan bodoh itu? Rangkaian tulisan ini akan menjawab tuduhan tidak penting mereka. Lanjutkan membaca HIW Menjawab Tuduhan Para Pembela Dicky Zainal Arifin: Ghibah

HIW Menjawab Tuduhan Para Pembela Dicky Zainal Arifin: Fitnah

Para pembela Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD HI) dan Guru Utamanya, Dicky Zainal Arifin, sama sekali tidak bisa menjawab argumen dan fakta yang dibawa oleh Hikmatul Iman Watch (HIW). Mereka hanya bisa kalap dengan menyerang admin HIW secara personal, baik melalui hinaan, tuduhan-tuduhan tak berdasar, atau koar-koar menantang sampai mati. Terhadap fakta dan argumen HIW, mereka hanya bisa menyatakan bahwa HIW hanya tukang fitnah dan tukang ghibah.

Tentu saja, Dicky sendirilah yang memulai opini ini dengan menyatakan dirinya telah dihasut.

Facebook Kang Dicky - Minta dikasihani karena telah dihasut.
Facebook Kang Dicky – Minta dikasihani karena telah dihasut.

Kata-kata “hasutan” yang sarat dengan “provokasi” dan “adu domba” menyebar di PNJ pasca open dialog. Ini adalah salah satu cara yang “dahulu kala” sangat efektif di dalam memecah belah umat dengan nama politik “Devide et Impera”. Salah satu cara melemahkan umat adalah dengan meruncingkan perbedaan pendapat lalu akhirnya menjadi “berantem” sendiri. Kalau ini dilakukan oleh orang yang mengaku Islam, sungguh sangat aneh sekali .

Sumber: Facebook Kang Dicky

Benarkah tuduhan bodoh itu? Rangkaian tulisan ini akan menjawab tuduhan tidak penting mereka. Lanjutkan membaca HIW Menjawab Tuduhan Para Pembela Dicky Zainal Arifin: Fitnah

Mempertanyakan Klaim Dicky Zainal Arifin: Tak Ada Yang Berhak Memberi Label Sesat

Pengantar Admin

Dicky Zainal Arifin, Guru Utama Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD HI), mengkampanyekan bahwa hanya Allah sajalah yang mengetahui pihak yang sesat dan pihak yang diberi petunjuk. Pernyataannya ini bisa Anda dengar dalam rekaman Open Dialog HI di Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) Depok, pada menit 29:13. Di saat yang sama, dia juga mengklaim dirinya sebagai pihak yang benar bahkan melecehkan fatwa sesat MUI.

Dicky Zainal Arifin menggugat label sesat dari MUI atau ulama, tak ada yang berhak memberi label sesat. Hanya Allah yang berhak melabel sesat, berani melabel sesat berarti bertentangan dengan Al-Qur’an. Dia mengatakan “Apalagi itu MUI sampai mengeluarkan fatwa sesat. Memangnya dia itu Tuhan?”.

Sumber: Open Dialog Hikmatul Iman di Politeknik Negeri Jakarta menit ke-29:13.

Benarkah tafsir versi Dicky bahwa tidak ada seorang pun yang mengetahui kriteria kesesatan kecuali Allah? Pantaskah Dicky menyatakan hanya Allah yang mengetahui pihak yang sesat dan diberi petunjuk, tapi di sisi lain mengklaim dirinya sebagai pihak yang benar dan mencela pihak lain? Artikel ini akan menjawabnya.

Wallahu a’lam. Lanjutkan membaca Mempertanyakan Klaim Dicky Zainal Arifin: Tak Ada Yang Berhak Memberi Label Sesat