Semua tulisan dari Widjojo

العلم قبل العمل

Bukti Keberadaan Nabi Adam as, Siti Hawa, dan Rasulullah Muhammad SAW di Novel ARKHYTIREMA

Novel ARKHYTIREMA yang ditulis Guru Utama Hikmatul Iman, Dicky Zainal Arifin, menarik perhatian beberapa muslim yang mencermati sepak terjang para praktisi Tenaga Dalam dan Tenaga Metafisik di Indonesia. Penulis novel ini dengan beraninya mencampuradukkan keberadaan Nabi Adam as, Siti Hawa, dan Rasulullah Muhammad SAW di dalam novelnya. Lanjutkan membaca Bukti Keberadaan Nabi Adam as, Siti Hawa, dan Rasulullah Muhammad SAW di Novel ARKHYTIREMA

Iklan

Bukti keberadaan bangsa MOSRAM

Sumber: Dicky Zainal Arifin Site – Bukti keberadaan bangsa MOSRAM



Masih ingat gambar ini…?

Ini adalah gambar yang akang perlihatkan pada tahun 1994 dulu ketika ada open dialog di Unisba . Ketika itu adalah open dialog pertama soal Alien , dimana Akang membahas tentang keberadaan mereka dan bentuk mereka secara masih kasar dan menggunakan proyektor slide . Pada waktu itu pula , Internet belum seperti sekarang , masih berupa barang langka dan mahal . Kali ini Akang akan membahas keberadaan bangsa Mosram . Bangsa Mosram sering membantu Bangsa Mesir kuno . Mereka membuat konsep tentang Piramida dan rekayasa genetic . Bangsa mereka memiliki kepala yang panjang ke atas . Lanjutkan membaca Bukti keberadaan bangsa MOSRAM

ARKHYTIREMA: Menguak Misteri Peradaban Dunia

Sumber: ARKHYTIREMA; Menguak Misteri Peradaban Dunia | HMINEWS.COM

Arsip: http://web.archive.org/web/20121123085152/http://hminews.com/news/arkhytirema-menguak-misteri-peradaban-dunia

Oleh: Wilman Ramdani, Alumni HMIMPO Sekarang Pengamat Pemikiran dan Kebudayaan Islam


HMINEWS – Gambaran manusia sempurna sebagai khalifah Allah Swt di muka bumi mendapatkan tantangan dari teori Darwin yang menyebutkan manusia merupakan turunan langsung dari kera. Entah apa yang mendasari teori ini, namun ilmuwan muslim, Harun Yahya membantah teori Darwin tersebut sebagai penipuan terhadap eksistensialisme manusia sebagai pemimpin di muka bumi.

Antitesis lain menyebutkan bahwa teori Darwin seakan mencabut akar-akar kemanusiaan sehingga terbentuk image atau citra a-historisitas dan diakronisasi eksistensi manusia jaman ADHAMA (red: ADAM) hingga jaman sekarang. Keadaan ini secara langsung mendudukan manusia menjadi mahluk keturunan kera, tidak memiliki intelektual tinggi, dan tentunya berada pada masa kegelapan sejarah manusia. Sedihnya lagi, penggambaran manusia kera ini “dilesakan” dalam struktur pendidikan nasional yang masuk dalam kurikulum-kurikulum sekolah di tanah air. Lanjutkan membaca ARKHYTIREMA: Menguak Misteri Peradaban Dunia