Download Diskusi Grup WhatsApp LSBD Hikmatul Iman – Lengkap


Kami sajikan data lengkap Grup Diskusi WhatsApp LSBD Hikmatul Iman. Semua data ini telah kami serahkan ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat sebagai bahan kajian paham diduga menyimpang Dicky Zainal Arifin (DZA) yang disebarkan di lembaganya, Lanterha the Lemurian Meditation (d.h Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman [LSBD HI]).

diskusi-grup-whatsapp-lsbd-hikmatul-iman
Diskusi Grup WhatsApp LSBD Hikmatul Iman
  1. Diskusi Grup WhatsApp LSBD HI (867 halaman)
  2. Resume Diskusi Grup WhatsApp LSBD HI (74 halaman)
  3. Transkrip Asli Diskusi Grup WhatsApp LSBD HI (870 halaman)
  4. Grup WhatsApp LSBD HI + Media (110 MB)

Dokumen-dokumen ini disebarkan di kalangan terbatas untuk pengkajian paham diduga menyimpang DZA, tidak untuk diperjualbelikan atau disebarkan ajarannya.

 

Daftar Isi Bagian 1

1-1. Pembuatan Grup

  1. Dedi Misbah membuat Grup WhatsApp LSBD Hikmatul Iman dan menambahkan anggota.
  2. Nomor telepon anggota ditutupi demi menjaga privasi. Untuk melihat nomornya, silakan unduh dokumen asli yang belum kami edit di http://wp.me/p2krPS-1dq.

1-2. Kontradiksi Al-Qur’an

  1. Wilman ungkapkan ayat-ayat kontadiktif, saling bertentangan. Ada ayat yang menyerupakan Allah dengan makhluk, menyuruh zina, memaksa orang untuk masuk Islam.
  2. Wilman Ramdhani (Bogor): Al-Qur’an bukan wahyu Tuhan Semesta Alam!
  3. Di Arab kasus perkosaan dianggap tidak ada. Apalagi kalau diperkosa terus hamil, itu bisa dianggap perzinahan.

1-3. Pengaturan Lambang Grup

  1. Grup menggunakan lambang Hikmatul Iman.

1-4. DZA Membuat Hujan di Bali

  1. Membuat Bali hujan mudah karena ada banyak Dorphall, yaitu teknologi relay purba yang dibuat Bangsa LEMURIAN 40% pasca meledaknya Gunung ZHUNNDA berfungsi sebagai penyeimbang planet bumi yang sebetulnya rapuh.

1-5. Ayat-ayat Palsu

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): An-Nisaa:15 ayat palsu.
  2. Habibi Velo (Rawamangun JKT): An-Nisaa:79 sepertinya ayat beneran tanpa sisipan.
  3. Gunadi: QS 21:35 sepertinya tidak asli.
  4. Wilman Ramdhani (Bogor): QS 21:35 pernyataan pertamanya asli, yang kedua palsu.

1-6. Tugas dan Tujuan Hikmatul Iman

  1. Tugas kita mensyiarkan Islam yang tidak eusleum, yaitu menegakkan syariat Islam yang asli, bukan yang palsu.
  2. Bayangkan kalau DZA tiba-tiba memperkenalkan ayat asli dan palsu, pasti sejak tahun 90-an sudah gegar di mana-mana.
  3. Mengenalkan aturan Islam sebenarnya yang bukan buatan Bhallamin memang berat.

1-7. Ayat-ayat Kontradiksi

  1. Setiabudi dan Wilman Ramdhani (Bogor): Ayat waris kontradiktif.
  2. Di Bali wanita kerja dan laki-lakinya mabuk.
  3. Ajaran yang ada di Bali itu bukan Hindu, tidak jelas. Asalnya ajaran WISHNU.

1-8. Pernikahan Muslim dan Non-Muslim

  1. Dedi Misbah (P-BDG): Ayat Qur’an tentang pernikahan muslim dan non-muslim bertentangan.
  2. Wilman Ramdhani (Bogor): Boleh nikah dengan yang beriman, baik beriman kepada nashrani, yahudi, shabiin, islam, konghucu, hindu, atau budha.
  3. Wilman Ramdhani (Bogor): Intinya, kalau mau murni, tidak sah semua pernikahan, sebab masih menuhankan duit, jabatan, harta, tahta, dll.
  4. Wilman Ramdhani (Bogor): Di Quran jelas, boleh nikah dengan wanita beriman, bukan dengan wanita muslim.
  5. Setiabudi Hi: Penafsiran saya sih memang sengaja ada pengkotak-kotakan kelompok masyarakat supaya mudah diadu-domba. Termasuk dibuatlah kotak bernama “agama”.
  6. Wilman Ramdhani (Bogor): Orang yang beriman dengan benar sudah seharusnya lepas dari institusi agama.
  7. Setiabudi: Di mushaf Utsmani tidak ada ayat yang menyatakan bahwa Allah menciptakan agama.
  8. Agung Baziva (Bekasi): Seharusnya yang dicari bukan pasangan yang beragama tapi yang beriman.
  9. Wilman Ramdhani (Bogor): Oleh karena itu, nikah jangan memakai agama, lieur. Banyak Islam, Nashrani, Yahudi, Hindu, atau Budha yang beriman.
  10. Setiabudi Hi: Kalau memang Allah menciptakan simbol dan ritual dalam kotak agama, kenapa pertanyaan saat di akhirat adalah “Siapa tuhan kamu?”. Kenapa bukan “Apa agama kamu?” atau “Bagaimana ritual kamu?”
  11. Setiabudi Hi: Pada QS. An-Nisa’: Ayat 79, cukup Allah SWT yang menjadi saksi. Ini ayat asli.

1-9. Definisi Islam dan Iman

  1. Semua yang mengajarkan keselamatan adalah Islam.
  2. Orang beriman disebut pembawa EZLAMA dalam bahasa Lemurian atau Islam dalam bahasa umum sekarang.
  3. Sebagian besar pengakuan beriman adalah kebohongan terbesar pada diri sendiri, orang lain, dan terutama pada Sang Maha Pencipta. Di hadapan Sang Maha Pencipta, mungkin tidak ada satu pun manusia Bumi yang Islam, apalagi beriman. Jadi, enteng saja kalau Dewan Galaxy mau memusnahkan dan meratakan Planet ini, lalu dibuat lagi kehidupan yang baru, toh yang dimusnahkannya juga bukan kategori manusia kok, tapi mahluk yang lebih sesat dari hewan ternak, dan sudah jadi parasit untuk planet tempat mereka hidup.
  4. Enak saja kita bicara soal iman tanpa kita sendiri mengerti soal beriman, jadi wajar kalau harus dimusnahkan, karena akan menyebarkan ketidakpahaman dan ujung ujungnya saling memusnahkan antar kelompok.
  5. Ketika kita sudah bisa “Memandang” Zat Tidak Dikenal yang menghidupkan segala sesuatu, dan kita bisa merasakan Zat Tidak Dikenal itu, lalu bisa bersatu dan menjadi wakil untuk memelihara tempat dimana kita hidup, barulah kita disebut beriman.
  6. Setiap orang mempunyai kemampuan untuk merasakan, melihat, mendengar dan berkomunikasi dengan Dzat Allah SWT. Intinya harus konsentrasi dan memusatkan perhatian juga harus mengenal diri secara total.
  7. Dedi Misbah (P-BDG): Sebarkan EZLAMA.

1-10. Luqman Mampu Mendeteksi Dzat Allah

  1. Luqman mempunyai kemampuan untuk mendeteksi Dzat Allah Swt dan mengenalkannya kepada anak-anaknya.

1-11. Warkha, Zarkh, dan Zat Tidak Dikenal

  1. Kaum dengan akselerasi sel lebih dari 90% tidak terlepas dari hukum Warkha dan Zarkh. Semakin banyak menindas, Zarkh-nya semakin besar dan setelah tewas akan tetap tersiksa.
  2. Jangan berimajinasi soal ZTD, karena nanti akan muncul hal aneh lain, berupa gangguan psikologis dan megalomania.
  3. Ketika kita mendirikan shalat, dalam artian yang sebenarnya, pada waktu kita melakukan kebaikan secara ikhlas, seikhlas atheis yang tidak memikirkan surga atau neraka, bahkan tidak memikirkan Sang Maha Pencipta sekalipun, maka Zat Tidak Dikenal akan terasa lebih baik. Terasa berupa kebahagiaan spontan, dan itu akan lebih terasa daripada kalau mengharapkan pahala atau surga.
  4. Habibi Velo (Rawamangun JKT): Di lapangan, sudah ada murid HI yang terkena gangguan psikologis dan megalomania karena ajaran Zat Tidak Dikenal.

1-12. Definisi Tuhan

  1. Dedi Misbah (P-BDG): Apakah dengan melihat kemampuan anggota HI saat ini sudah layak mengatakan “Saya adalah Tuhan. Tuhan adalah saya” alias mengaku sudah Manunggaling Kawula lan Gusti?
  2. Agung Baziva (Bekasi): Dari sisi bahasa, Dewan Galaksi juga bisa berarti Allah karena ALLAH secara bahasa adalah Tuhan yang telah diketahuinya sebagai sembahan.
  3. Agung Baziva (Bekasi): Istilah Allah sudah dipakai oleh kaum pagan jauh sebelum rasul lahir. Dan kaum arab membayangkan Allah kebanyakan kepada benda yang kemudian diluruskan oleh Rasul. Kondisi sekarang sama, definisi Allah sudah bergeser. DZA sebagai GRAZDAVODA sekarang sedang mencoba mengembalikan ke makna aslinya.
  4. Dedi Misbah (P-BDG): Kalau sampai menyebut Allah, tuhan umat islam, sebagai alien itu menurut saya aneh.

1-13. Merasakan Zat Tidak Dikenal, Warkha

  1. Jody H Bayuaji: Intinya kita harus paham dulu pergerakan molekular tubuh kita.
  2. Jody H Bayuaji: DZA sudah mencontohkan merasakan Zat Tidak Dikenal.
  3. Jody H Bayuaji: Tahapannya adalah merasakan, memandang, lalu bersatu alias manunggaling kawula lan gusti.
  4. Perbuatan baik yang ikhlas akan menghasilkan zat WARKHA yang memproduksi kenikmatan pada ARWATHA (arwah) sehingga mampu melihat ke luar dimensi BARZKH (Barzah).
  5. Di dalam RUH, terdapat zat THLAZ yang menyambungkan dan menyebar ke segala arah, meninggalkan jejak amal kita.v

1-14. Shalat

  1. Shalat harus dipahami secara mendalam.
  2. Tepat waktu dalam shalat itu bukan soal jam, tapi soal fluktuasi tubuh dengan alam. Makanya Ritual Shalat itu bisa disatukan.
  3. Spiritual Shalat itulah yang harus diketahui secara benar. Kuncinya adalah mengenal tubuh dan alam secara benar dengan mengenal sistem jasad dan jiwa, baru kita akan bisa mendirikan Shalat.
  4. Kalau malas berlatih, lakukan Ritual Sholat Tanpa Bacaan (RSTB). Kalau malas RSTB, tidak akan bisa merasakan Zat Tidak Dikenal.

1-15. Merasakan Zat Tidak Dikenal

  1. Jika sudah merasakan dengan menyatu dengan Zat Tidak Dikenal, pengendalian alam itu tidak sulit. Satu contoh ringan, bisa mengatur alam agar hujan atau tidak hujan, mengatur gempa atau tidak gempa.
  2. Kalau malas berlatih lakukan RSTB kalau malas RSTB tidak akan merasakan ZTD.

1-16. Definisi Allah, RUH, Jiwa

  1. Allah itu bukan hanya Tuhannya orang Islam. Jauh sebelum Rasulullah lahir, sudah ada sebutan Allah. Para penyembah berhala juga mengatakan “Aku Bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah” tapi Allah dalam artian Dewa Bulan. Jadi kalau dikatakan bahwa Allah itu adalah Tuhannya orang Islam, maka itu terbantahkan secara fakta penelusuran.
  2. Kalau bicara soal Zat Tidak Dikenal (ZTD), maka penelusurannya ada pada diri sendiri. Nanti lama kelamaan akan bisa bersatu dengan ZTD alam semesta.
  3. Zat Tidak Dikenal akan berubah, menyesuaikan dengan casing (jasad) yang dimasukinya.
  4. Allah tidak bersumber dari AL’A.
  5. Sang Maha Pencipta adalah Pencipta Aliens dan ada unsur-Nya yang hidup menggerakan Aliens, seperti di manusia bumi.
  6. Lebih tepat begini, “Rabb di dalam saya dan saya di dalam Rabb”.
  7. Cara satu-satunya mengenal Yang Maha Ghaib adalah unsur Sang Maha Ghaib itu sendiri yang bernama RUH, yaitu zat yang ditiupkan pada diri kita ketika di dalam kandungan.
  8. Unsur RUH ini hanya bisa dirasakan setelah kita bisa mengenal semua akselerasi sel di dalam tubuh kita secara utuh.
  9. RUH itu adalah energy yang Maha Dahsyat dan sanggup menggerakkan alam semesta tanpa jeda.
  10. RUH akan membawa kita pada sumbernya, yaitu Dzat AL’A (Allah Swt).
  11. Ijrail tidak berkuasa mencabut RUH, tapi berkuasa mencabut Jiwa.
  12. Jiwa berhubungan dengan fisik dan berbagai macam pertimbangan nalar karena Jiwa memiliki proses untuk mempergunakan akal sebagai hardware nya.
  13. Jika diibaratkan ke komputer, jiwa = software, ruh = listrik, dan casing = badan.
  14. RUH mampu menampung semua memory manusia sampai ke tingkat sel.
  15. Nama Allah SWT tidak berasal dari kata AL’A, tapi dari Allat, yaitu Dewa Bulan.
  16. Nama Allah terlalu kecil untuk ukuran Rabb.

1-17. Ayat-ayat Kontradiktif

  1. Dedi Misbah menunjukkan beberapa pasangan ayat yang dianggap saling bertentangan.
  2. Masih banyak ayat kontradiktif di Mushaf Utsman. Penghapal Mushaf Utsman di Saudi dan rata rata Timur Tengah jadi tidak percaya Mushaf kemudian berganti keyakinan jadi Atheis. Mereka berlindung di agama kristen, tapi tidak pernah ke gereja.
  3. Arab panik karena kalau minyak habis, mereka bergantung pada pariwisata Haji atau Umroh.
  4. Ada banyak ayat kontradiktif di Mushaf Utsman. Silakan cari dan bahas.
  5. Wilman Ramdhani (Bogor): Selama ini ditipu. Semua adalah ibadah kaum pagan.
  6. Wilman Ramdhani (Bogor): Ayat hukuman, seperti rajam dan potong tangan, adalah ayat palsu.
  7. Wilman Ramdhani (Bogor): Hammadz (Muhammad) sebenarnya mengajarkan cara merasakan Zat Tidak Dikenal.

1-18. Quran Ajarkan Kesadisan

  1. Gunadi: Agama apa yang kitab sucinya mengajarkan penyiksaan, pembunuhan, perang dan hal-hal sadis lainnya?
  2. Habibi: Islam, wajar saja dulu Salman Rusdi bilang ayat-ayat setan.

1-19. Pembersihan Ayat Palsu di Qur’an

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): Kitab masih dibutuhkan untuk ukuran planet ARDH GRUMMA (BUMI). Perlu strategi dalam upaya purifikasi ayat-ayat palsu dalam quran.
  2. Aulia Pradipta (Yoli): Ada yang sudah ‘menyisir’ Al-Quran dari awal hingga akhir memberi tanda stabillo ayat-ayat yang diragukan?
  3. Setiabudi: Bedakan antara Mushaf dan Qur’an. Mushaf hanya sekedar kumpulan catatan, sedangkan Qur’an adalah tebaran ayat-ayat Sang Maha Pencipta yang selalu dijaga keasliannya.

1-20. Pengalaman Mengajarkan Mushaf Ke Pasien

  1. Jody: Momen tepat biasanya di saat terapi dan TV membahas “ummat yg mengaku islam”.
  2. Jody: Point pertama yang saya lontarkan. Percayakah Anda bahwa Islam mengajarkan kebencian, mengumandangkan peperangan, dan mendiskreditkan kaum hawa?
  3. Jody: Point kedua. Tahukah Anda bahwa di Saudi Arabia banyak penghafal Al Qur’an menjadi atheis?
  4. Jody: Point ketiga. Tahukah Anda bahwa penyebabnya adalah banyaknya ayat kontradiktif dalam Al-Quran yang mereka baca?
  5. Jody: Point keempat. Tahukah Anda bahwa Mushaf Qur’an itu banyak lho di luar sana? Tapi, kenapa kita yakini dan kita pakai sekarang hanyalah satu mushaf, yakni Mushaf Utsman dengan jumlah ayat paling sedikit dibanding yg lain. Ke mana ayat-ayat lainnya?
  6. Jody: Buat mereka yang tidak tahu ini jadi pengetahuan baru. Buat yang sudah tahu, ini membuat mereka galau dan mulai tidak yakin dengan mushaf Usman
  7. Jody: Point kelima. Banyak yang meyakini bahwa Allah menjaga orginalitas Al Quran sampai akhir zaman. Pertanyaannya, Al Quran yg mana? Al Quran yang tersimpan di Lauh Mahfudz atau Mushaf Quran yg berbeda-beda jumlah ayat dan tafsirannya?
  8. Jody: Point keenam. Mushaf itu artinya catatan.mungkinkah sebuah catatan dipalsukan, ditambah, atau dikurangi sehingga beginilah yang terjadi pada ummat kita sekarang?
  9. Jody: Point selanjutnya, bila mereka penasaran, kita tunjukkan hasil bahasan kita di grup ini mengenai ayat-ayat kontradiktif di mushaf Utsman.

1-21. 25 Tahun Untuk Memahami Materi Diskusi DZA

  1. Habibi: Materi yang dijelaskan DZA di tempat praktek sudah didiskusikan di grup.
  2. Habibi: Anggota member masih ada yang belum menerima materi dari DZA. Bahkan ada yang mempertanyakan “Agama kalian apa?”
  3. Habibi: Kita diberi waktu 25 tahun untuk berubah menerima materi yang diajarkan DZA sebelum planet bumi dihancurkan Dewan Galaksi.
  4. Habibi: Materi dari DZA disampaikan di grup ini dalam bentuk diskusi, bukan doktrin.
  5. Wilman Ramdhani (Bogor): Sebaiknya diadakan pertemuan untuk mengkaji ajaran DZA, bisa di sekretariat LSBD HI atau di rumah peserta.
  6. Wilman Ramdhani (Bogor): Kaji novel Arkhytirema dan materi Open Dialog terbaru, misalnya tentang ayat-ayat palsu.

1-22. Kontradiksi Ayat Qur’an

  1. +62 813-1234-XXXX: Ayat QS 2:256, 3:151, dan 8:12 saling bertentangan.
  2. Setiap umat memiliki rasul. Ada rasul bangsa Lemurian, rasul bangsa Viking, rasul bernama Fletilsi untuk bangsa Indian ada Rasulnya Fletilsi tea. Info ini sengaja dihapus agar dianggap bahwa hanya ada satu orang saja yang diutus untuk seluruh dunia. Memang Rasulullah SAW punya kemampuan menjelajah galaksi untuk menyamakan persepsi ke seluruh alam.
  3. Kenapa kata seorang rasul dihapuskan jadi hanya rasul saja? Kenapa dikatakan “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat”, padahal seharusnya “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus SEORANG rasul pada tiap-tiap umat.”
  4. Quran di THRELL tidak menggunakan Bahasa Arab, tapi Bahasa AL’A. Bahasa ini adalah bahasa universal yang berupa frekwensi.
  5. Ayat-ayat di Mushaf Utsmani terlihat sangat bertentangan dan dijadikan alasan banyak orang untuk murtad, walaupun mereka hapal mushaf utsman.
  6. Tugas kita adalah memunculkan versi asli dari Al-Qur’an. Mulai dengan membahas pertentangannya dulu. Pelajari semuanya dengan berbagai terjemahan. Sok, sekarang silahkan cari semua kontradiksi di dalam Mushaf Utsman.
  7. DZA akan munculkan satu persatu ayat asli dari dimensi Threll.
  8. Ada kontradiksi ayat-ayat antara paksaan masuk Islam dan kebebasan beragama.

1-23. DZA Mendatangkan Hujan

  1. DZA dengan mudah membuat hujan di Bali.

1-24. Ayat Palsu

  1. Ada kontradiksi ayat-ayat antara paksaan masuk Islam dan kebebasan beragama.
  2. Gampang membedakan ayat asli dan ayat palsu buatan Bhallamin.

1-25. Definisi Islam

  1. Akar kata Islam itu sendiri adalah Aslam-Aslamu atawa Selamat. Jadi semua yang mengajarkan keselamatan itu adalah Islam.
  2. Ketika kita sudah bisa “Memandang” Zat Tidak Dikenal yang menghidupkan segala sesuatu, dan kita bisa merasakan Zat Tidak Dikenal itu, lalu bisa bersatu dan menjadi wakil untuk memelihara tempat di mana kita hidup, barulah kita disebut beriman.

1-26. Ritual Sholat Tanpa Bacaan (RSTB) Menghadap Kiblat?

  1. Dani Ramdhani: Ke mana pun kita menghadap, di situ Allah berada. RSTB bsia menghadap ke mana pun, rasanya sama-sama enak dan nyaman.

1-27. Bangsa Rama dan Dorphall di Mekkah

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): Dorphall (alat canggih peningkat akselerasi sel) Makrha di Mekkah sudah diambil Raja Bangsa RAMA dari India untuk dijadikan senjata di Perang Baraatayudha. Dengannya, Bangsa RAMA bisa engalahkan bangsa ATLANTH.
  2. Wilman Ramdhani (Bogor): Bangsa RAMA memberi tugas ke suku quraisy agar menjaga MAKRHA.
  3. Setiabudi: Sisa energi di MAKRHA sekitar 5%.

1-28. Apakah RSTB Berjamaah?

  1. Aulia Pradipta (Yoli): Saya dan anak maghrib barengan. “Man, lihat gerakan bapak saja, ikutin. Gak usah ngomong. Pikiran, perasaan masuk ke dalam diri sendiri. Pas tangan di dada rasakan detak jantung sambil terus mencari-cari merasakan keberadaan-Nya di diri sendiri.”
  2. Setiabudi: Ritual sholat berjamaah terasa fluktuasi energinya. Coba saja pas jumatan. Apalagi waktu teraweh saat ARKHYDARR (Lailatul Qadr).
  3. Aulia Pradipta (Yoli): Rasulullah sebetulnya sudah tidak perlu ritual. Ritual rasul itu membimbing umatnya.
  4. Wilman Ramdhani (Bogor): Nabi menghadap Makrha (Mekkah) untuk memperbaiki penyembah Latta Uza.
  5. Dani Ramdhani: Bagi pemula Makrha berhubungan dengan ritual sholat. Rasul menghadap Makrha sebagai contoh baik bagi para penyembah berhala.
  6. Setiabudi: Di mushaf Utsmani tidak ada perintah untuk menghadap MARKHA dalam ritual sholat. MAKRHA hanya dimanfaatkan untuk ritual haji dan umroh.
  7. Dani Ramdhani: Ritual sholat bagi pemula perlu diseragamkan dengan menghadap MAKRHA.

1-29. Haji Bisa Ke Mana Saja

  1. Dani Ramdhani: Haji hukumnya wajib untuk mengikuti napak tilas para nabi. Tempatnya tidak harus ke Saudi.
  2. Setiabudi: Jangan-jangan ritual Haji itu sebenarnya nggak ada. Haji yang sebenarnya adalah pencapaian paripurna keimanan kita, dengan kata lain Haji adalah attitude (sikap) bukan ritual.
  3. Wilman Ramdhani (Bogor): Haji sudah bermotif ekonomi, tidak ada motif ibadah, apalagi motif keyakinan spiritual.
  4. Wilman Ramdhani (Bogor): Dahulu, orang melakukan ritual pagan dengan mengelilingi MAKRHA sambil telanjang dengan dikenai pajak oleh pemegang kekuasaan di sana. Awalnya mereka muter-muter bugil untuk mengakselerasi sel, biar sehat. Tapi lama kelamaan jadi ideologi semu berupa ibadah ke Tuhan LATTA UJJA.
  5. Wilman Ramdhani (Bogor): Datanglah HAMMADZ (Muhammad) untuk memperbaiki, mulai dari TAURI (Tauhid) dan sholat yang benar dengan merasakan Zat Tidak Dikenal (ZTD). Di zaman rasul, kondisinya masih ideal untuk mempercepat akselerasi sel di daerah DORPHALL/MAKRHA. Area itu dikelola agar akselerasi sel lebih cepat dan lebih mudah merasakan ZTD. Tujuan kerasulan memang memaksimalkan potensi tubuh untuk membantu proses tubuh mengenal diri-NYA. HAMMADZ pun begitu, memanfaatkan potensi sisa radiasi MAKRHA agar mudah merasakan ZTD.
  6. Wilman Ramdhani (Bogor): Tujuan DRENTAGA (DZA) sama dengan HAMMADZ, yaitu memaksimalkan potensi tubuh untuk mengenal dirinya dan diri-NYA. Ujungnya jelas, yaitu merasakan ZTD.
  7. Wilman Ramdhani (Bogor): Haji adalah warisan Usman bin Bhallamin sebab dia punya strategi panjang untuk menyesatkan pengikut HAMMADZ dan mengambil keuntungan menjadi nilai ekonomi tinggi. Seakan-akan semua baik dan seragam, rapih, menghadap kiblat, tapi esensinya ideologi semu, hanya makna ritual, miskin spiritual.
  8. Wilman Ramdhani (Bogor): Kalau mau jujur, sebenarnya sholat merasakan ZTD tidak mungkin dilaksanakan secara berjamaah. Masing-masing saja. Tidak bisa disamakan. Bagaimana mungkin SHOLAT merasakan ZTD diseragamkan? Durasi takbir sekian, durasi ruku sekian, durasi sujud sekian, dan seterusnya. SHOLAT merasakan ZTD itu tergantung individu (kumaha aing).

1-30. 13 Perintah BHALLAMIN

  1. Hilangkanlah ilmu pengetahuan penting.
  2. Ajarkan masyarakat untuk lebih mencintai nilai, status, dan berbagai macam kebanggaan duniawi, agar mereka materialistis dan takut mati.
  3. Jangan larang mereka beragama, tapi jauhkan mereka dari TAURI (Tauhid, Siapa Tuhannya) dengan membombardir PHYK (Fiqih, Hapalan, Ritual).
  4. Nomorsatukan hiburan agar mereka menjadi pengejar kesenangan.
  5. Hancurkan dan tutupi semua peradaban yang memberi bukti dan pengetahuan bahwa masa lalu itu sangat modern.
  6. Hilangkan teknologi, dan jatah mereka dengan teknologi yang sangat terbatas.
  7. Buatlah sebanyak mungkin “Industri Kesehatan” agar pengobatan menjadi barang mahal.
  8. Bunuhlah mereka yang mencoba mengembalikan atau memunculkan kembali kejayaan dan teknologi para leluhur.
  9. Turunkanlah kekebalan tubuh dan sel-sel otak mereka dengan kamuflase kesehatan.
  10. Sebarkan tayangan yang mengajarkan untuk mengungkapkan kemarahan, kebencian, dan kesedihan dengan ekspresi wajah yang sangat jelas.
  11. Sebarkan makanan yang mengandung pengawet dan siap saji, agar terjadi kerusakan sel pada tubuh  mereka.
  12. Tingkatkan kendaraan atau fasilitas pengadaan energy dengan bahan bakar fosil agar alam menjadi rusak, lalu merusak tubuh mereka karena residu pembakaran.
  13. Tutup semua berita tentang LEMURIA, munculkan berita tentang ATLANTIS.

1-31. Persiapan Hukum Jika Dituduh Sesat

  1. Bintang Yalasena: Penghinaan agama diatur di KUHP. Tidak ada penjelasan kategori penghinaan tersebut. Laporan cukup bukti dan 2 saksi.
  2. Bintang Yalasena: Pencegahan: 1. Hati-hati menulis hal sensitif di medsos tentang agama, karena ada UU ITE yang cukup dengan bukti tulisan di medsos, hukum pidana sudah bisa berjalan. 2. Kalau mau gunakan medsos untuk dakwah, bahas pemahaman dan maknanya secara umum seperti DZA. 3. Kalau tidak yakin dalam membahas pemahaman, gunakan akun palsu agar tidak terjerat UU ITE seperti trio macan.
  3. Bintang Yalasena: vKalau sudah dilaporkan, siapkan saksi ahli supaya bisa menyampaikan pemahaman. Jadi kuncinya di pemahaman.

1-32. Ritual Sholat Tanpa Bacaan (RSTB) Berjamaah

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): Menghadap Mekkah dan shalat berjamaah adalah hasil rekayasa Bhallamin.
  2. Wilman Ramdhani (Bogor): Ayat syatrol masjidil haram kontradiksi dengan ayat sebelumnya, wa lillahi al-masyriq wa al-maghrib.
  3. Dani Ramdhani: RSTB bisa dilakukan berjamaah asal imam dan ma’mum sudah satu pemahaman. Dani RSTB di belakang imam sholat biasa (dengan bacaan) dan mengikuti gerakannya. Akan lebih nikmat jika imam sudah paham RSTB.

 

Daftar Isi Bagian 2

2-1. Tidak Ada Syariat Sholat Berjamaah, Raja Rhama Mencuri MAKHRA

  1. Hadi Prasetyo (D4): Menurut DZA, tidak ada syariat shalat berjamaah.
  2. Wilman Ramdhani (Bogor): QS 2:43 Rukulah bersama orang-orang yang ruku bukan berarti ruku sholat berbarengan, tapi mengambil contoh dari mereka yg benar-benar sudah bisa melaksanakan ruku (IRAADA dalam novel).
  3. Wilman Ramdhani (Bogor): Bhallamin merekayasa hadits dan Qur’an. Kita sudah jauh dari pelaksanaan nilai-nilai keislaman yg diajarkan HAMMADZ.
  4. Dani Ramdhani: RSTB bisa berjamaah.
  5. Wilman Ramdhani (Bogor): Harus hati-hati, jangan sampai merasakan Zat Tidak Dikenal dalam RSTB berubah jadi ritual lagi.
  6. Hadi Prasetyo (D4): Raja Bangsa RHAMA bernama VIKRAMADITYA dari India keliling bumi mencari sumber energi besar. Dia menemukan asteroid MAKHRA di Mekkah yang dikuasai Quraisy. Asteroid ini ditambang dan diambil 70% ke India.
  7. Hadi Prasetyo (D4): Banyak pelancong dari India ke Mekkah untuk menjalankan ritual FISALLAT di titik Ka’bah, yaitu tawaf sambil bugil.

2-2. Hati-hati Dalam Berdakwah

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): Jangan membuat kebijakan yang menyulitkan dakwah.
  2. Harus mengantisipasi murid HI yang suka langsung memvonis, apalagi orang yang ngaku-ngaku ulama.

2-3. Suara Aneh, Energi di Sholat Jum’at

  1. Ade Supiandi (Cianjur): setiap air yang jatuh dari atas terdengar seperti lantunan ayat alquran dalam bahasa arab. Ketika sholat jum’at, terasa ada energi dari jemaah yang masuk ke perutnya.

2-4. DZA Sang Drentaga

  1. Setiabudi: Wewenang ETHEPHAKA sebatas menjaga agar bangsa luar Planet Bumi tidak mengganggu urusan di bumi.
  2. ETEPHAKA menganggap VIKRAMADITYA menggali batuan meteorit MAKRHA sebagai urusan internal Planet Bumi.
  3. Adi Permana (Kuningan): Selama pelakunya bangsa asli bumi, ETHEPHAKA tidak ikut campur, kecuali DRENTAGA (DZA).
  4. Setiabudi: Karena posisi DRENTAGA masih “orang sini” dan KTP-nya juga di bandung kok.
  5. Adi Permana (Kuningan): DRENTAGA dibolehkan untuk melakukan apapun, dibatasi kapasitasnya sebagai manusia bumi biasa tanpa menggunakan kekuatan supernya.

2-5. DZA Mendengar Bahasa Alam Semesta

  1. Alam semesta ini memiliki frekwensi yang sama dengan DNA kita.
  2. DZA bisa mendengar dan menerjemahkan bahasa alam semesta.

2-6. Channeler

  1. Dedi Misbah (P-BDG): channeller bisa mendengar suara dan kalimat, dan melihat gambar serta serta suasana tertentu.
  2. April dari HI Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) bisa mendengar kalimat berbahasa alien.
  3. Ade Supiandi mengaku bisa memasuki mimpi orang lain. Editor juga pernah mendengar dari rekan sesama HI bahwa Ade masuk ke mimpinya.
  4. Gunadi: Rekaman masa lalu tersimpan di semua partikel atau wujud. Menurut DZA, cerita masa lalu bisa diketahui dengan membaca rekaman-rekaman yang tersimpan di setiap partikel di sekitarnya. Saat ini disebut channeling.

2-7. Timeline Peradaban Bumi

  1. Para murid mencoba menyusun catatan urutan kronologis peradaban bumi sejak zaman Nabi Adam (ADHAMA) berdasarkan informasi dari DZA.
  2. Dedi Misbah dan timnya mempersiapkan timeline.

2-8. DZA Menelusuri Hadits

  1. Syamsu:Dalam Open Dialog, DZA mengaku sedang menelusuri hadits.

2-9. Timeline Peradaban Planet Bumi

  1. ADHAMA (Adam) dan HAWRA (Hawa)diturunkan ke ARDH GRUMMA (Planet Bumi) saat usia ARDH GRUMMA 3.058.766.251 tahun di suatu tempat yg di kemudian hari dinamakan LEMURIAN.
  2. Anak Adam, HAB’L dan QAB’L berlomba membuat kehidupan —lengkap dengan hewannya— di planet mati.
  3. HAB’L berhasil, tapi QAB’L sebaliknya. QAB’L iri lalu menghantamkan asteroid pada QAB’L. HAB’L memanfaatkan energi QAB’L hingga berubah menjadi manusia energi.
  4. QAB’L dihukum ADHAMA dengan dihadapkan ke matahari di dalam pesawat ruang angkasa AZTERASS dengan diberi KLAD sampai 60%. Lalu QAB’L dipindah ke matahari planet buatan HAB’L yang jaraknya sekitar 800 km.
  5. QAB’L sekarang menjadi penasehat Bangsa ZERVO. Dari turunannya, lahir 4 bangsa besar dengan kemampuan rata-rata 100%, yaitu TARX, MOSRAM, BROPA dan ZNEZNELA.
  6. Dari HAB’L juga lahir bangsa bangsa seperti Bangsa URL’NA. Dewan GRAZDEMAAR di pimpin oleh keturunan HAB’L dengan akselerasi sel 97% bernama HIBRANT TERUVA. Usianya milyaran tahun dan dia sangat bijaksana.
  7. ADHAMA memerintahkan semua keturunannya yang memiliki akselerasi sel 100% dan tinggal di ARDH GRUMMA untuk menyebar ke seluruh penjuru alam semesta dan membangun peradaban.
  8. ADHAMA mengkloning bangsa LEMURIA 40% untuk membangun peradaban di bumi yg sudah kosong.
  9. ZANUURA ENYMPHEENA UREPHRATHA SYNCROONA (ZEUS) adalah alat pengembangan kehidupan organik untuk mengkloning segala bentuk mahluk hidup dan memodifikasinya sesuai kebutuhan lingkungannya.
  10. Menjelang jatuhnya meteor di jazirah ARBHIINA (Arab), ADHAMA memerintahkan bangsa LEMURIA untuk pindah ke planet LEMURIA.
  11. Meteor jatuh di kota Makkah dan menghancurkan seluruh kehidupan di muka bumi pada 117 ORIGOM atau 65 juta tahun yg lalu.
  12. Selama 50 juta tahun atau 200 ORIGOM bumi sepi tanpa penghuni.
  13. Sebagian anak cucu ADHAMA ada yg ditugaskan untuk berjaga-jaga di Planet Mars.
  14. ADHAMA memerintahkan Bangsa LEMURIA untuk kembali membangun peradaban di bumi. Kembalilah sebagian bangsa LEMURIA ke bumi dengan project GRANUMMA untuk menghidupkan planet bumi.
  15. ARDH GRUMMA kembali pulih dan mulai mengembangkan berbagai jenis mikroba, hewan, tanaman dan sebagainya.
  16. VIKRAMADITYA menambang MAKRHA pada 20. 000 SM

2-10. DZA Menulis Ulang Sejarah

  1. Dinding Ka’bah memuat banyak sekali ukiran huruf sanskrit, entah sekarang masih ada atau sudah dihapus. Mungkin itu salah satu alasan kenapa Ka’bah ditutupi kain.
  2. Sejarah para Nabi selama ini serba katanya, termasuk Nabi Muhammad SAW. Seperti urban legend.
  3. Info sejarah dari DZA sudah pasti dan akan dianggap mustahil oleh orang yang tidak suka.

2-11. Ayat Kisah Malaikat Yang Bertanya Tentang Adam

  1. Gunadi: Kisah tentang pertanyaan malaikat kepada Allah tentang tujuan penciptaan manusia mengandung banyak kejanggalan. Gambaran yang sangat konyol menurut saya. Seperti ada tujuan untuk menggambarkan Sang Maha Pencipta dengan menggambarkannya seolah-olah makhluk. Ayat bernada sama dan sejenis bisa gugur. TAUHID (TAURI) memang sudah digelincirkan secara halus melalui kisah-kisah seperti itu.
  2. Harut Marut itu sering muncul. Tergantung kasus, kadang muncul sebagai Lemurian, kadang Atlantean, kadang Lambheka, dan banyak lagi.
  3. +62 812‑3409‑XXXX: Ketika malaikat diutus untuk urusan manusia, ia harus menyesuaikan dengan wujud kaum yang didatanginya, yaitu menggunakan kepompong manusia.

2-12. Malaikat, Nispha

  1. Gunadi: NISPHA adalah program original dari Sang Maha Pencipta yang ditanamkan di JASAD untuk kepentingan JASAD tersebut. JASAD adalah kepompong mahkluk yang di sebut Manusia.
  2. Dani Ramdhani: NISPHA malaikat sudah diberkati, artinya pasti hanya patuh kepada Sang Maha Kuasa. NISPHA manusia dan Jin bersifat netral, diberkati dan tidaknya tergantung manusia dan jin itu sendiri.

2-13. NATRAGENNA

  1. Jody H Bayuaji: NATRAGENNA adalah bahan dasar pembentuk semua yang hidup di alam semesta ini. NATRAGENNA adalah partikel BIO plus ENERGY yang bisa membuat semua mahluk hidup, termasuk Jin dan Malaikat. Apabila kita bisa menguasai NATRAGENNA, kita bisa membuat berbagai macam jenis mahluk hidup, apapun itu, termasuk membuat binatang jenis baru secara cepat, bahkan mahluk intra dimensional pun bisa dibuat, contohnya binatang AMUURCA.
  2. Jody H Bayuaji: Badan manusia semuanya NATRAGENNA, membuat sang Iblis kesal terhadap ADHAMA (Nabi Adam).
  3. Jody H Banyuaji dan Dani Ramdhani: RABB memberikan ADHAMA (Manusia) kandungan NATRAGENNA lebih banyak daripada Bangsa Jin dan Malaikat. Alasannya mungkin berkenaan dengan tugas manusia sebagai Khalifah Fil Ardl yang berbeda tugasnya dengan Bangsa Jin dan Malaikat.

 

Daftar Isi Bagian 3

3-1. Kisah Malaikat dan Nabi Adam

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): Jin, iblis, dan malaikat, berasal dari satu entitas bangsa api yang bermutasi karena adanya prosentase unsur NATRAGENNA.
  2. Membahas Al-Baqorah: 30, kisah malaikat mempertanyakan penciptaan Nabi Adam kemudian diperintah untuk sujud pada Nabi Adam.
  3. Wilman menafsirkan RABB dalam Al-Baqorah: 30 adalah ADHAMA (Nabi Adam).
  4. Ade Supiandi (Cianjur): Adam dalam al-Baqarah:30 disebut sebagai RABB. Adam yang sudah diberi izin oleh Allah untuk mengkloning dan memperbanyak keturunan berdiskusi dengan malaikat. Malaikat mempertanyakan tujuan Nabi Adam. Malaikat diperintahkan untuk sujud pada Nabi Adam maksudnya sujud pada Zat Allah yang ada di diri Nabi Adam.
  5. Agung Baziva (Bekasi): Al-Baqarah:30 kemungkinan ayat tambahan.

3-2. Pengajian Tebetiyah

  1. Allah membentuk langsung utusan galaksi.
  2. GRAZDEMAAR adalah dewan yg mematangkan dan membina utusan galaksi (Rasul dan Nabi).
  3. Kadang, mereka terpaksa membuat utusan dengan rekayasa genetika. Misalnya pada kasus KHRIED (Khidir). Karena kecelakaan di bawah perlindungan ARKHYTIRÉMA, KHRIED bermutasi selnya. KHRIED lalu dibawa ke ADHAMA (Nabi Adam) untuk dirapikan selnya. Selanjutnya diserahkan ke GRAZDEMAAR.
  4. Burung Hong/Phoenix dipanggil untuk menyeimbangkan pasukan gajah yang menggunakan tambahan elektro nanotech seperti baju zirah Abrahah (ABRASS).
  5. Pasukan gajah dibuat oleh bangsa alien jahat keturunan Habil, ZERVO. Mereka tidak hanya mau menghancurkan kabah tapi juga mencegah kelahiran HAMADZ (Muhammad).
  6. Setiap orang bisa mendeteksi ayat palsu di Mushaf Utsman KW 3. Kembalikan pada hati nuraninya yang terdalam untuk menganalisa.
  7. Misalnya, adakah wanita yang mau dimadu dengan ikhlas oleh suaminya?
  8. ADHAMA sendiri belum sanggup membuat kloning dengan kekuatan 100% seperti dirinya. Diperlukan bakteri KLAD untuk mereduksi dan menyeimbangkan sistem sel di mitochondria.
  9. Membahas kisah peperangan anak Nabi Adam. Ketika HAB’L dibunuh QAB’L, HAB’L memanfaatkan enerqi QAB’L untuk memutasikan sel tubuh sehingga menjadi URL’NA, yaitu makhluk tanpa casing dengan kemampuan akselerasi sel 97%.
  10. ADHAMA belum sanggup membuat tubuh seperti dirinya karena dirinya bukan RABB.
  11. Kawin siri sah meski tanpa wali orangtua kandung si perempuan karena nikah itu hubungan manusia dengan Sang Pencipta.

3-3. DZA Menjelaskan Kloning Nabi Adam

  1. Tahapan kloning manusia terbagi menjadi 1) menggunakan ardhrank dan 2) menggunakan sistem gen yg sudah terbentuk.
  2. Ada sistem yang hanya terbatas 40% dan ada yang malah bisa sampai 97%.
  3. Pembahasan DZA tentang kloning dan penggunaan NATRAGENNA baru sekilas.

3-4. Memperkenalkan Mushaf dan Politik, Malaikat VERDHA

  1. Memperkenalkan Al-Qur’an itu sangat sulit, beda dengan memperkenalkan Mushaf, karena urusannya sudah politik. Kalau kebenaran diungkap, mereka takut kehilangan jama’ah. Begitu periuk nasi mereka diganggu, akan banyak perlawanan membabi buta, tanpa mau diskusi.
  2. DZA menafsirkan kisah penciptaan Nabi Adam dan malaikat di al-Baqarah: 30.
  3. Malaikat bertanya cara agar manusia tidak membuat kerusakan di muka bumi, dan cara membimbing manusia agar menjadi khalifah yng baik.
  4. Malaikat yang bertanya adalah Malaikat Kecerdasan atau jenis VERDHA.
  5. Malaikat VERDHA ditugaskan untuk membantu manusia yang mau berpikir dan mempergunakan akalnya secara baik dan benar. Caranya dengan memperlancar input dari Threll dan semua source di alam semesta untuk membantu otak manusia menemukan jawaban dari berbagai macam krisis. Dikenal juga dengan nama Malaikat yang suka merachmati, atau malaikat rachmat. Energy mereka akan menyambungkan otak manusia dengan sumber di semua sumber pengetahuan, terutama di threll.
  6. Malaikat VERDHA ini tetap masuk ke tempat kotor sekalipun, tidak takut anjing, tidak alergi patung dan lukisan. Malaikat ini memiliki sebagian pengetahuan dari Threll. Masih kalah dari ADHAMA (Nabi Adam) yang bisa menyerap semua pengetahuan dari Threll.
  7. VERDHA atau WERDHA atau WEDHA atau WEDA atau VEDA ini memang sangat fleksibel. Kalau kelenjar pituitari seseorang aktif dan kontak dengan kumpulan Malaikat VERDHA ini, maka dia akan memiliki banyak pengetahuan. Terutama soal kebenaran dan kesadaran hakiki tentang kehidupan dan pengetahuan tentang manusia, hakekatnya, dan kelemahannya.
  8. Banyak filsuf yang memperoleh berbagai macam kesadaran tentang sifat manusia dari VERDHA atau WEDA. Bahkan, ada yang membuat kitab tersendiri tentang ini.
  9. VERDHA atau VEDA atau WEDA memberikan petunjuk berupa sambungan sinyal ke berbagai macam sumber, termasuk ke Threll, tempat semua ilmu pengetahuan. Agar VERDHA mudah mengakses otak kita, kita tidak boleh ada pamrih ketika melakukan sesuatu. Biasanya VERDHA langsung bergerak dan menyambungkan ke titik di alam dan semua dimensi sehingga kita mendapatkan jawaban tepat bagi setiap permasalahan.
  10. ADHAMA tidak membutuhkan VERDHA. Manusia dari semua level suka dibantu VERDHA. Otomatis itu mah. Sering terjadi kita mentok memikirkan sesuatu, lalu ngantuk terus tidur. Begitu bangun, jawaban muncul dan semua pertanyaan terjawab. Itu adalah kerjan VERDHA yang menyambungkan otak ketika tidur dengan alam THRELL.

3-5. Malaikat Verdha

  1. Dedi Misbah (P-BDG): Apakah malaikat VERDHA yang dimaksud oleh QS Ar-Ra’du:11 di Mushaf Utsman?
  2. Wilman Ramdhani (Bogor): QS Ar-Ra’du:11 menceritakan proses pengolahan tenaga dalam (energi tubuh).
  3. Wilman Ramdhani (Bogor): Malaikat RACHMAT (VERDHA) kebanyakan ada di hadits qudsi atau hadits-hadits riwayat Bukhari.
  4. Dedi Misbah (P-BDG): Apakah Malaikat VERDHA sudah dihilangkan dari Mushaf Utsman?
  5. Gunadi (W-BDG): Uraian DZA tentang Malaikat Pengetahuan (VERDHA) memberi kita sudut pandang baru bahwa jenis-jenis malaikat itu sangat banyak.

3-6. Menghubungi Malaikat VERDHA

  1. Setiabudi Hi: Bagaimana supaya pituitary kita bisa langsung sinkron dengan frekwensi VERDHA?
  2. Wilman Ramdhani (Bogor): Latih dan buka Pituitarynya. Baru bisa membuka frekuensi ke VERDHA.
  3. Hadi Prasetyo (D4): Salurkan hawa panas ke kepala.
  4. Ade Supiandi (Cianjur): Dimulai dari hidup sederhana dan action.
  5. Setiabudi Hi: Ada yang sudah coba mengirim sinyal ke VERDHA atau mengaplikasikan Tenaga Metafisik Pemanggil Malaikat?

3-7. Mengendalikan NISPHA (Nafsu)

  1. Jody H Bayuaji: NISPHA akan terkendali bila seluruh bagian JASAD kita sampai ke bagian terkecil.
  2. Jody H Bayuaji: Untuk bisa begitu, semua program ketauhidan harus kita downloadkan berulang-ulang ke bagian terkecil jasad tubuh kita. WISHNU dan sholat merasakan Zat Tidak Dikenal juga sangat berpengaruh.
  3. Jody H Bayuaji: Dengan kata lain, supaya TAUHID kita tidak hanya sampai di tingkat tenggorokan saja tapi juga sampai ke tingkat molekular.
  4. Dedi Misbah (P-BDG): DZA pernah membahas Hasan dan Husen (cucu HAMMADZ) yang berbakat tapi malas berlatih sehingga tidak sehebat Ali.
  5. Jody H Bayuaji: Saat merasakan seluruh bagian jasad sampai ke bagian terkecil adalah momen tepat untuk mendownloadkan kesadaran ketauhidan ke seluruh bagian molekular tubuh. Disertai dengan merasakannya untuk mencapai Zat Tidak Dikenal (ZTD)sambil mencoba berkomunikasi dengan Sang Maha Pencipta (ZTD).
  6. Jody H Bayuaji: Selanjutnya, program NISPHA (NAFS) yang tercemar atau tidak terberkati cepat atau lambat akan kembali ke program NISPHA yg original, terberkati, dan terkendali.
  7. Jody H Bayuaji: Kita akan melihat bahwa sholat itu bisa mencegah kita dari perbuatan keji dan mungkar

3-8. Malaikat VERDHA

  1. Setiabudi Hi: Rabb menciptakan VERDHA sebagai fasilitator manusia dalam mengakses setiap sumber pengetahuan, terutama di THRELL.
  2. Setiabudi Hi: Untuk bisa terkoneksi dengan VERDHA diperlukan pituitary yang aktif.
  3. Setiabudi Hi: Setelah terkoneksi dengan pituitary, tugas manusia untuk menggunakan akalnya dalam mencerna setiap pengetahuan yang masuk.
  4. Setiabudi Hi: Metode penggunaan akal yang benar sudah pernah dibahas oleh Mbap.
  5. Wilman Ramdhani (Bogor): Jd intinya rajin sholat merasakan Zat Tidak Dikenal dan latihan.
  6. Gunadi (W-BDG): Intinya seperti yang disampaikan DZA. “Latihan. Jika malas latihan, RSTB”.

3-9. Memaksimalkan Potensi Jasad

  1. Gunadi (W-BDG): Untuk menaksimalkan seluruh potensi yang tersimpan di JASAD, kunci utamanya adalah mampu terhubung secara sadar dengan bagian tubuh tersebut.
  2. Gunadi (W-BDG): Seharusnya kita bisa terhubung dengan seluruh organ atau bagian tubuh penyusun JASAD kita

3-10. Ilmu Memanggil Malaikat

  1. Jeffry FH: Apakah malaikat VERDHA berhubungan dengan Ilmu Tenaga Metafisika (TM) HI: MEMANGGIL MALAIKAT yang dulu ada di diktat?
  2. Setiabudi: Apakah murid-murid HI bisa terhubung dengan malaikat VERDHA?
  3. Faishal Hermawan: Apakah malaikat jenis VERDHA lebih tinggi tingkatannya dari jenis malaikat lainnya?
  4. Faishal Hermawan: Ketika mengalami kebuntuan berfikir terus merasa dibimbing untuk bertemu dengan guru, apakah ini bisa dikatakan pekerjaan malaikat VERDHA?
  5. Dedi Misbah (P-BDG): Sepertinya TM Memanggil Malaikat lebih dikhususkan saat kita dalam kondisi kewalahan saat bertempur dengan lawan atau saat melawan pasukan jin kafir. Jadi, malaikat yang dipanggil karakteristik nya lain, bukan malaikat VERDHA atau malaikat pengetahuan.
  6. Setiabudi: Apakah murid-murid HI bisa terhubung dengan VERDHA?
  7. Dedi Misbah (P-BDG): murid-murid HI bisa terhubung dengan VERDHA asal berpikir, menggunakan akal dengan baik dan benar, serta pituitarynya aktif. Sebagaimana manusia, malaikat sepertinya ada tingkatannya juga.
  8. Dedi Misbah (P-BDG): Dalam kasus ini, bisa jadi si murid yang mencari guru atau si guru yang menarik murid atau kedua2nya saling tarik menarik. Nah, koneksitasnya melalui Malaikat VERDHA.
  9. Dedi Misbah (P-BDG): Sebagaimana manusia, malaikat sepertinya ada tingkatannya juga.
  10. Sandi Nugroho: Aura kita termasuk malaikat pasif yang bertindak tergantung manusianya. TM Memanggil Malaikat memang digunakan untuk kasus perang, artinya mengubah frekuensi aura menjadi sefrekuensi dengan malaikat yang dapat membantu dalam perang.
  11. Sandi Nugroho: Pada saat berfikir dan menggunakan data-data yang ada di otaknya, saat itu VERDHA bisa membantu dengan mengirimkan inputan ke pituitary.
  12. Jeffry FH: TM Memanggil Malaikat berhubungan dengan VERDHA karena penjelasan DZA memberikan gambaran bahwa jenis malaikat sangat banyak dan memiliki tugas-tugas tertentu. Apakah software TM tersebut di program untuk jenis malaikat tertentu atau semua jenis dan tergantung kita ngesetnya? Ini belum tahu.
  13. Setiabudi: Semua manusia bisa terhubung dengan VERDHA selama menggunakan akalnya dengan baik dan benar.
  14. Faishal Hermawan: Manusia memiliki pengetahuan yang sudah diimplantkan di otaknya
  15. Faishal Hermawan: Malaikat VERDHA membimbing dan mengarahkan manusia agar berada di jalan yang lurus.
  16. Jeffry FH: Seluruh manusia yg menggunakan akal dan pikirannya dengan baik dan benar akan terhubung dengan Malaikat VERDHA.
  17. Faishal Hermawan: Salah satu tugas malaikat VERDHA, selain memberikan informasi dari THRELL, adalah mengarahkan manusia yang mau berpikir dan menggunakan akalnya dengan benar untuk membuka pengetahuan tentang alam semesta.

3-11. Menyebarkan Ajaran DZA

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): Sudah waktunya Kang Asep Budi membantu menyebarkan kesadaran dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian. Menyesuaikan dengan pemahaman umum, tapi sedikit-sedikit menyusupkan ajaran DZA.
  2. Asep Budi: Saya sekarang punya tempat sendiri namanya klinik LENTRHAKA. Semua pasien pasti mendapat pencerahan soal kesehatan dan materi dari KD. Begitu juga setiap siaran di Radio Mora FM, materi saya selalu ada kesadaran versi Lemurian yang digabung dan disesuaikan bahasanya.
  3. Wilman Ramdhani (Bogor): Betul, bagus itu. Supaya ada kelanjutan dakwah yang dicontohkan DZA.
  4. Asep Budi: Betul. Silahkan berdakwah sesuai dengan kemampuan/bidangnya.
  5. Asep Budi: Kemarin kami dari Lentrhaka, dimotori oleh Rohimat dan Asep Jatnika, membuat komunitas baru bernama Komunitas Pencerah. Tujuannya sosial baksi masyarakat memanfaatkan CSR dari LENTRHAKA yang disebarkan ke masyarakat dengan misi pencerahan.

3-12. Malaikat VERDHA

  1. VERDHA/VEDA/WEDA suka memberikan petunjuk berupa sambungan sinyal ke berbagai macam sumber, termasuk ke Threll, di mana semua ilmu pengetahuan direkam secara gamblang.
  2. Cara agar VERDHA mudah mengakses otak kita adalah dengan tidak ada beban alias jangan ada pamrih apapun ketika melakukan sesuatu. Spontan saja.
  3. Biasanya, VERDHA langsung bergerak dan menyambungkan ke titik di alam dan semua dimensi agar kita mendapatkan jawaban tepat bagi setiap permasalahan.
  4. ADHAMA tidak perlu VERDHA. Manusia dari semua level juga suka dibantu VERDHA.
  5. Sering kejadian, ketika kita memikirkan sesuatu dan mencari jawaban terus mentok, lalu ngantuk terus tidur, begitu bangun, jawaban muncul dan semua pertanyaan terjawab.
  6. Itu hasil kerja VERDHA menyambungkan otak ketika tidur dengan alam THRELL. Begitu bangun semua masalah jadi terlihat jelas dan terbuka jelas.

3-13. Kondisi Tidur Yang Memudahkan VERDHA Hubungkan Otak Dengan THRELL

  1. Gunadi (W-BDG): Menurut DZA, dalam keadaan tidur, Malaikat VERDHA mudah mengakses otak kita untuk dihubungkan dengan alam atau dimensi THRELL.
  2. Gunadi (W-BDG): Berdasar input peserta grup ini, kondisi tidur yang memudahkan VERDHA untuk menghubungkan otak kita dengan dimensi THRELL adalah 1) tidur dalam kondisi lelah, 2) tidur dalam kondisi otak berada di gelombang Alpha/Theta, 3) tidur nyenyak, pulas, dan nyaman, 4) tidur dalam kondisi berserah diri, pasrah, ikhlas, lempeng.

3-14. Moderasi Diskusi Grup

  1. Gunadi menyatakan kesetujuan anggota grup untuk berdiskusi dengan dipimpin oleh admin grup.
  2. Admin grup ada tiga, yaitu Gunadi, Aulia Pradipta, dan Dedi Misbah.
  3. Gunadi Wasdal: DZA selalu membaca atau dibacakan kata per kata diskusi yang ada di group ini. Jika ada kesalahan, DZA akan meluruskan.

 

Daftar Isi Bagian 4

4-1. Jumlah Rakaat Ritual Shalat Tanpa Bacaan (RSTB)

  1. Gunadi, admin grup, menyimpulkan bahwa mayoritas tidak terikat jumlah rakaat. Tetapi, ada yang masih melaksanakannya sesuai rakaat shalat 5 waktu yang umum dilakukan.

4-2. Ritual Shalat Tanpa Bacaan (RSTB) dengan Gerakan Wishnu

  1. Faishal Hermawan: Rasul saw RSTB 40 tahun WISHNU. Apakah kita boleh mecontoh rasul melakukan RSTB dengan gerakan WISHNU?
  2. Dedi Misbah, admin grup, menyimpulkan ada tiga pendapat, yaitu harus, boleh, dan tidak harus.
  3. Adi Permana (Kuningan): Makna-makna yang disebarkan pemahamannya ketika RSTB justru diambil dari WISHNU di novel ARKHYTIREMA.
  4. Adi Permana (Kuningan): Gerakan-gerakan salat mendekati metode gerakan WISHNU mungkin karena rasul ketika membuat ini untuk kaumnya, terinspirasi oleh ARKHYTIREMA ketika sama-sama membahas codec Al’a.v

4-3. Mengubah Waskita dan Hambala di Sholat

  1. Gunadi, admin diskusi, menyimpulkan bahwa mengubah posisi Waskita dan Hambala dalam gerakan shalat diperbolehkan atau bisa mengikuti yang standar dulu.
  2. Dari penjelasan DZA, gerakan shalat atau Ritual Sholat Tanpa Bacaan (RSTB) ini sebenarnya hanya cara untuk mempercepat merasakan keberadaan RUBH (ZTD) di diri kita.
  3. Gerakan-gerakan shalat atau WISHNU adalah gerakan yang sudah dirancang sedemikian rupa, disesuaikan dengan anatomi JASAD manusia untuk membantu mempercepat tercapainya tujuan tersebut.
  4. Gerakan WISHNU pertama kali dirancang oleh ADHAMA untuk bangsa LEMURIA 40% dan selanjutnya bisa digunakan oleh bangsa manusia dengan tingkat akselerasi sel lebih rendah.
  5. HAMMADZ juga mengaplikasikan gerakan-gerakan WISHNU ini untuk dirinya dan ummatnya setelah berdiskusi dengan ARKHYTIREMA.

4-4. Merasakan Detak Jantung dan Merasakan RUBH

  1. Gunadi, admin diskusi, menyimpulkan bahwa melatih kepekaan atau kesadaran atas seluruh bagian JASAD adalah tahapan awal untuk merasakan RUBH atau Zat Tidak Dikenal (ZTD) pada manusia.
  2. RUBH atau ZTD pada manusia terletak di bagian terdalam partikel penyusun JASAD manusia. Jadi, untuk mampu merasakan RUBH atau ZTD maka harus mampu merasakan jasadnya terlebih dahulu hingga ke bagian terkecil.
  3. Merasakan detak jantung di seluruh bagian tubuh memudahkan kita untuk mampu merasakan JASAD secara menyeluruh.

4-5. Dasar Ritual Sholat Tanpa Bacaan (RSTB)

  1. Acara Basic Mastering Potensi Metafisik (BMPM) yang diadakan di BPPT adalah dasar dari RSTB, yaitu merasakan keberadaan diri dan Zat Tidak Dikenal.
  2. BMPM Level 2 dibutuhkan untuk tingkat lanjutan sekaligus evaluasi.

4-6. Apakah Rasul Mi’raj Berkali-kali? (1)

  1. Sayyidinaa Ali: Rasul diutus sebagai rahmatan lil ’alamin, untuk semua alam semesta maka seharusnya tidak sekali, dua kali, dst.
  2. Setiabudi Hi: Mi’raj mungkin saja berulang kali. Tapi, peristiwa HAMMADZ tawar-menawar dengan Rabb sepertinya tidak mungkin.
  3. Dedi Misbah (P-BDG): Kejadian Isro’ Mi’raj yang diabadikan Mushaf Utsman adalah simbol bahwa Rasulullah SAW bisa melakukan hal tersebut. Peristiwa Isro’ dan atau Mi’roj Rasulullah SAW sendiri sering sekali dilakukan karena beliau mempunyai implan PRAGLAXIRTA untuk membuka portal ruang dan waktu, kapan saja dan di/ke mana saja. Tapi, tidak dalam rangka tawar menawar rakaat dalam ritual shalat karena Rasulullah SAW adalah manusia yang sami’na wa atho’na pada Sang RABB.
  4. Adi Permana (Kuningan): Menurut riwayat, rasul bolak balik dalam urusan shalat, malah konsul sama Musa segala. Seolah Rasulullah ini bodoh banget ya sampaik harus kayak gitu. Sepertinya ini riwayat buatan BHALAMIN juga.

4-7. Rasul Bertukar Pikiran Dengan Arkhytirema

  1. Adi Permana (Kuningan): Rasul melakukan RSTB selama puluhan tahun dengan gerakan-gerakan yang hampir sama dengan WISHNU karena ada pertukaran pikiran entah apa dengan ARKHYTIREMA ketika mereka sama-sama mempelajari Codec A’LA.

4-8. WISHNU bukan Sekadar Ritual Shalat

  1. Setiabudi Hi: Saya memahami bahwa sebetulnya ritual itu nggak ada.
  2. Setiabudi Hi: WISHNU bukan sekedar ritual shalat, sembahyang, dan peribadatan ritual lainnya. WISHNU adalah latihan untuk mengakses Zat Tidak Dikenal yang menjadi pondasi dari Syahadat/Ikrar kita dalam ber-TAURI (Tauhid).

4-9. Apakah Rasul Mi’raj Berkali-kali? (2)

  1. Kang Tedi (HI Purwasuka): Mi’raj Rasulullah untuk umatnya mungkin sekali itu saja, tapi tanpa tawar menawar rakaat. Sebagai rahmatan lil alamin, materi mi’rajnya juga ada untuk kaum/bangsa lainnya di alam semesta.
  2. Hadi Prasetyo (D4): Kisah Isra Mi’raj Rasulullah Saw menawar shalat 5 waktu adalah hoax karena merendahkan derajat Rasul. Bahkan, juklak jukdis shalat itu 5 waktu pun sebenarnya tidak ada.
  3. Habibi Velo (Rawamangun JKT): Dari cerita DZA, Isra’ Mi’raj Rasulullah dilakukan berkali-Kali. Beliau dijuluki rahmat bagi alam semesta, maka wajar wilayah kerja dakwah beliau tdk hanya di planet bumi ini saja. Beliau sibuk ke berbagai alam dan dimensi yg ada di alam semesta raya ini. Jadi, inilah alasan beliau melakukan perjalanan lebih dari sekali.
  4. Habibi Velo (Rawamangun JKT): Saya meragukan riwayat tawar menawar Ritual shalat karena ada kesan seolah-olah beliau mengeluh dan tidak menuruti Sang Maha Pencipta.

4-10. Tidak Ada Penjelasan Ritual Shalat, DZA Mencari Rahasia Langit

  1. Ritual Shalat itu tidak pernah ada juklak dan juknisnya. Tidak ada satu pun. Apalagi di mushaf.
  2. Cerita pertemuan dengan Musa itu banyak sekali versinya dan saling tumpang tindih.
  3. Apakah ruku Rasulullah SAW seperti itu? Apakah sujudnya seperti yang kita lakukan? Tidak ada itu, baik di mushaf maupun riwayat yang ditulis 200 tahun setelah Rasulullah SAW wafat. Jadi, apakah yang kita lakukan ini benar? Hanya RABB yang tahu itu mah.
  4. Akang selalu berusaha mencari tahu “rahasia langit”, termasuk mushaf juga, dan itu sulitnya minta ampun. Terutama, sulit untuk menyampaikannya.
  5. Shalatnya kaum Islami itu bukan hanya sekedar ritual saja.
  6. Misi Bhallamin berhasil sukses, bisa membuat umat mempertuhankan Agama, bukan Sang Maha Pencipta.

4-11. Apakah Rasul Mi’raj Berkali-kali? (3)

  1. Gunadi, admin diskusi, menyimpulkan bahwa jika merujuk referensi umum, Mi’raj hanya dilakukan HAMMADZ sekali. Tapi, bisa saja Mi’raj dilakukan berkali-kali oleh HAMMADZ.
  2. Peristiwa tawar-menawar jumlah shalat bagi ummat HAMMADZ tidak masuk akal atau hoax.

4-12. Apa Mi’raj Khusus Rasul?, Apakah Rasul Bertemu Pencipta Ketika Mi’raj? (1)

  1. Sayyidinaa Ali: Dilihat dari makna Isro Mi’roj itu sendiri, maka bukan hanya beliau saja yg melakukannya. Ada Hammadz-hammadz lainnya yang mungkin.
  2. Hammadz itu sendiri bermakna seseorang yang senantiasa menghambakan diri dan taat kepada Sang Maha Pencipta.
  3. Dani Ramdhani: Di umum, Mi’raj adalah perjalanan HAMMADZ dari masjidil Aqsho menuju Sidratul Muntaha. Tapi, jika dipahami sebagai perjalanan langit, antar planet, dan antar galaksi, maka perjalanan ini bukan hanya untuk HAMMADZ. Ada bangsa-bangsa lain yang punya kemampuan dan teknologi jauh lebih dari kita sering melakukannya.
  4. Dani Ramdhani: Untuk bertemu Rabb, HAMMADZ tidak perlu pergi Mi’raj ke sidratul muntaha. Cukup berkomunikasi via Rubh-nya. Jadi, cerita ini menggiring opini bahwa Rabb itu makhluk yang berada di atas langit.
  5. Faishal Hermawan: Jika Mi’raj diartikan perjalanan antara dimensi, antar planet, atau antar galaksi, maka bukan HAMMADZ saja yg mi’raj. ADHAMA, ARKHYTIREMA, dan Kaum AVVERANTZ pun sudah duluan Mi’raj kemana mana.
  6. Faishal Hermawan: Selama ini sidratul muntaha diartikan tempat pertemuan HAMMADZ dengan RABB. Apakah untuk bertemu RABB harus ada tempat khusus? Musa saja bisa bertemu RABB di bukit Sinai. Apalagi HAMMADZ yang sudah mampu merasakan Zat Tidak Dikenal. Kenapa harus jauh jauh ke sidratul muntaha bertemu RABB? Bukankah RABB tidak bertempat ruang dan waktu?
  7. Dedi Misbah (P-BDG): Gambaran masyarakat bahwa ketika Isra’ Mi’raj HAMMADZ naik bouraq, menerima perintah shalat, dan tawar menawar jumlah rakaat shalat patut ditolak.
  8. Dedi Misbah (P-BDG): Apabila mi’raj diartikan naik ke langit, maka banyak manusia yang bisa melakukannya. Namun, jika yang dimaksud adalah naik hingga ke Sidratul Muntaha Mustawa, bisa jadi hanya HAMMADZ yang bisa melakukannya.
  9. Dedi Misbah (P-BDG): Perlu dikaji apakah Sidratul Muntaha Mustawa itu? Sebagaimana hanya HAMMADZ, dengan seijin RABB, mampu membuat shield di Lauhul Mahfudz bagi makhluk api hingga hari kiamat.
  10. Dedi Misbah: Bagi HAMMADZ, bertemu Sang Maha Pencipta tidak harus melalui Isro’ Mi’raj karena sudah melebur dengan-Nya, sudah wihdatul wujud. Dalam artian bahwa HAMMADZ sudah terkoneksi dengan RABB-nya setiap saat.
  11. Dedi Misbah (P-BDG): Jika sudah bisa berkomunikasi secara bebas dengan RABB mengapa harus datang menghadap? Jika ada kata bertemu di satu tempat, artinya Sang Maha Pencipta masih memerlukan tempat, padahal tidak.
  12. Adi Permana (Kuningan): Sepertinya Mi’raj memang cerita HAMMADZ melakukan perjalanan ke suatu tempat atau ke beberapa tempat. Tapi, ceritanya diarahkan ke mistis atau semacam dongeng dengan buraq dan lain lain.
  13. Adi Permana (Kuningan): Di cerita Mi’raj ini, HAMMADZ jelas tidak pergi ke ruang angkasa karena bumi sendiri ada di ruang angkasa. Ini masalah persepsi saja. Tetapi, HAMMADZ melakukan perjalanan untuk mendapatkan pengetahuan. Salah satu sumber pengetahuan adalah ADHAMA.
  14. Adi Permana (Kuningan): Bisa jadi beliau berkunjung ke OLLYMPH dan tempat2 lainnya. Karena ada cerita diskusi dengan ADHAMA juga dengan yg lainnya. Termasuk ke dimensi tempat para ARWATHA berkumpul.
  15. Adi Permana (Kuningan): HAMMADZ tidak bertemu RABB karena RABB bisa di mana pun. Tidak harus ke suatu tempat di luar bumi. Inti mi’raj sendiri mungkin semacam kuliah bagi HAMMADZ dalam melengkapi pengetahuannya.

4-13. Diskusi Isra Mi’raj

  1. Gunadi: DZA pernah menyatakan Sidratul Muntaha adalah sebuah tempat di luar alam semesta yang tidak terikat ruang dan waktu. Sidratul Muntaha bukan tempat Sang Maha Pencipta.

4-14. Apa Mi’raj Khusus Rasul?, Apakah Rasul Bertemu Pencipta Ketika Mi’raj? (2)

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): Secara etimologis, siapapun bisa Mi’raj jika memiliki kemampuan. HMMADZ dapat tersambung dengan Sang Maha Pencipta kapan saja, di mana saja, dan ke mana saja.
  2. Wawan Gunawan (PU-BDG): Mi’raj antar galaksi, dimensi jin, atau dimensi makaikat mungkin dilakukan oleh siapa pun asalkan mampu. Tapi, kalau Mi’raj ke Sidrotul Muntaha hanya HAMMDZ. HAMMADZ tdk bertemu langsung degnan Sang Maha pencipta dalam bentuk wujud tapi dalam bentuk simulasi, misal surga dan neraka.
  3. Peri Parwoto: Setiap manusia memiliki potensi untuk Mi’raj. Rasul bertemu dengan Sang Pencipta.

4-15. DZA Membahas Sidratul Muntaha

  1. Masjidil Aqsa masih dipergunakan oleh UFO untuk melompat ke sebuah tempat, yang menjadi transit lontaran probe.
  2. Israel ingin menguasai masjidil Aqsa karena mereka tahu bahwa di bawah mesjid itu ada dorphall khusus untuk melontar. Kalau di masjidil haram ada Barqha (menurut bahasa Al-Qur’an Ba’kah) yang merupakan baitullah, salah satu tempat untuk melontar juga.
  3. Rasulullah SAW dilontarkan ke Masjidil Aqsa dulu untuk membiasakan dengan kecepatan horizontal sebelum vertikal.
  4. Bangsa Lemurian menyebut Sidrathul Muntaha dengan sebutan ZADRAMUNHA yang berarti “Sambungan pelontar”.
  5. Rasulullah SAW memiliki PRAGLAXIRTA, yaitu implan untuk teleportasi (berpindah tempat).
  6. Surga disebut ZUGA dalam bahasa Lemurian yang berarti “Suka”. Segala macam kesenangan dan rasa suka cita ada disana. Di tempat transit perjalan isra mi’raj memang ada tempat bernama ZUGA untuk rehat.

4-16. Apa Mi’raj Khusus Rasul?, Apakah Rasul Bertemu Pencipta Ketika Mi’raj? (3)

  1. Gunadi, admin diskusi, menyimpulkan tiga poin.
  2. Mi’raj tidak dikhususkan untuk HAMMADZ saja jika pengertian Mi’raj adalah naik ke langit atau ke luar planet Bumi.
  3. Mi’raj mungkin saja dikhususkan untuk HAMMADZ jika pengertian Mi’raj adalah naik ke Sidratul Muntaha.
  4. Setiap makhluk dapat bertemu Sang Maha Pencipta di mana saja karena Dia tidak terikat ruang dan waktu.

4-17. VERDHA dan Kitab Weda

  1. Setiabudi Hi: Saya pernah membaca Kitab Werdha yang ditulis dalam Bahasa Sunda Buhun. Isinya lebih lengkap.
  2. Setiabudi Hi: Saya curiga, Mushaf Qur’an asli sebenarnya jauh lebih lengkap.

4-18. Definisi Tuhan (1)

  1. Habibi Velo (Rawamangun JKT): Saya sebagai mahluk ciptaannya tak sanggup mendefinisikan semua ke-MAHA-an Sang Maha Pencipta. Semua yang ada di makhluk tidak bisa disamakan dan diandaikan untuk Sang Maha Pencipta. Jika itu dilakukan, maka bukan lagi sebagai Sang Maha Pencipta melainkan sesuatu yang sejajar dengan ciptaan-Nya. MAHA untuk segala hal..
  2. Gunadi (W-BDG): ‘Sang Maha Pencipta’ adalah definisi yang saya berikan untuk Tuhan karena saya tidak tahu mesti menyebutnya dengan sebutan apa.

4-19. Petualangan Rasul di Sidratul Muntaha

  1. ZADRAMUNHA adalah dimensi untuk melanjutkan lompatan ke tempat manapun.
  2. ZADRAMUNHA adalah titik utama semua dimensi. Seperti ruangan dengan pilihan ribuan pintu ke mana saja.
  3. ZADRAMUNHA bukan tempat tinggal Allah SWT, karena RABB itu lebih dekat dari urat nadi. Jadi, tidak perlu perjalanan ke ZADRAMUNHA untuk bertemu dengan RABB.
  4. Lalu kenapa rasul harus pergi ke ZADRAMUNHA? Karena di sana kemampuan manusia terpilih akan diuji. Mampukah dia mempergunakan kemampuan untuk menjadi Rahmat seluruh Alam semesta? Berarti, rasul yang terpilih harus mampu melakukan perjalanan melalui “lorong penyingkat” tanpa mempengaruhi fisiologi tubuhnya.
  5. Di ZADRAMUNHA terdapat banyak pilihan, mulai dari penyingkat jarak, penembus waktu, pembuka dimensi, data pengetahuan di THRELL, rahasia alur energy, dan sebagainya. Yang paling menarik adalah pembuka rahasia alur energy yang bernama ZOLTHAZ.
  6. Sang Utusan Istimewa ini mempelajari ZOLTHAZ dengan seksama untuk diajarkan pada umat secara mendalam.
  7. Sang Utusan Istimewa memerlukan waktu hampir satu tahun perhitungan planet bumi untuk mengetahui rahasia membuka gerbang dengan Sang Maha Pencipta.
  8. ZOLTHAZ adalah sebuah cara untuk menyatukan diri dengan semua jenis energy di alam semesta dan semua ciptaan Sang Maha Pencipta. Kuncinya ternyata harus bersatu dengan sumber kehidupan itu sendiri.
  9. Inti dari ZOLTHAZ adalah mengetahui setiap unsur dan sel yang ada di setiap makhluk, termasuk manusia, dengan “merasakan” dan “penyatuan” diri secara penuh.
  10. Setelah memahami ZHOLTAZ, timbul masalah bagaimana cara mudah mengajarkannya pada kaum yang sudah terbukti super duper tidak mau mikir,
  11. Energi besar rasul merusak keseimbangan dimensi karena terlalu lama di Sidratul Muntaha. Maka, pulanglah beliau melalui jalur awal. Di perjalanan, rasul sempat tersesat dan bertemu Bangsa Mosram.

4-20. Definisi Tuhan (2)

  1. Dedi Misbah (P-BDG): Definisi tuhan secara lengkap baru ditemukan dari DZA, yaitu sesuatu yang patut disembah, ditakuti, diprioritaskan, dan bisa membuat kita melakukan hal yang tidak disukai.
  2. Ade Supiandi (Cianjur): Sang maha pencipta belum dapat diketahui, baru cerita dari orang tua dan lingkungan, tapi akan terus dicari. Yang jadi pertanyaan bukan apa atau siapa Sang Pencipta, tapi kenapa saya dan untuk apa diciptakan. Pencariannya berawal dari situ.
  3. Jody H Bayuaji: Tuhan masih bisa didefinisikan sebagai sesuatu yg kita sembah, takuti, prioritaskan, dan mampu membuat kita melakukan sesuatu yg tdk kita sukai.
  4. Jody H Bayuaji: Sang Maha Pencipta menurut saya adalah sesuatu yang menciptakan segala yang ada di alam semesta ini dengan fungsi dan tugas masing-masing yang sudah ditentukan oleh-Nya.
  5. Peri Parwoto: Tuhan merupakan sumber dari segala sumber kehidupan, sumber dari segala sumber apapun, dan sumber dari segala sumber energi yang menghidupkan dan menggerakkan apa pun yang ada di jagat raya, dimensi alam semesta dan seisinya.

4-21. Definisi Tuhan, Allah, dan RABB

  1. Bedakan antara TUHAN, ALLAH, dan RABB.
  2. Mungkin yang tidak terdefinisikan adalah RABB. Tuhan itu didefinisikan sebagai objek yang kita sembah, takuti, memaksa, prioritas,
  3. Zat RABB itulah yang mungkin tidak bisa di definisikan.

4-22. Pembahasan Zolthaz Rasul

  1. Ketika HAMMADZ (Muhammad) sudah memahami ZOLTHAZ, beliau mulai mengkaji satu persatu pemahamannya.
  2. Tapi, pengkajian itu tidak mungkin dilakukan terus menerus di ZADRAMUNHA. Maka, rasul kembali ke arah awal dengan kecepatan sama seperti berangkat.
  3. Di perjalanan, ada sedikit distorsi di lubang cacing atau wormhole. Membuatnya melenceng dari tujuan, masuk ke tempat yang dihuni kaum MOSRAM dan mengejutkan mereka.
  4. Kaum MOSRAM berada di satu tempat di dimensi transisi planet bumi. Mereka dibuang oleh kaum penguasa zaman mesir kuno. Mereka adalah MOSRAM yang baik.
  5. Singkat cerita, terjadi dialog antara Sang Utusan dengan Kaum MOSRAM membahas bagaimana Sang Utusan bisa mencapai tempat tersebut. Kaum MOSRAM tersebut memiliki kemampuan yang jauh di atas kaum 2,5% namun tidak mampu keluar dari dimensi tersebut.
  6. Sang Utusan menolong Kaum MOSRAM keluar. Karena masih di zaman Musa, kaum MOSRAM membantu Musa melawan kaum yang melemparkan mereka ke dimensi transisi.
  7. Kaum MOSRAM akhirnya mengetahui bahwa Sang Utusan berasal dari ZADRAMUNHA dan mempelajari ZOLTHAZ. Kaum MOSRAM ternyata pernah diberi pelajaran ZOLTHAZ oleh leluhur mereka. Kaum MOSRAM itu berakselerasi 20%, dan melakukan ZOLTHAZ dengan cara khas mereka.
  8. Setelah membantu Kaum MOSRAM keluar, Sang Utusan kembali ke masanya. Di sana, dia mulai memikirkan cara mengajarkan ZOLTHAZ pada kaum 2,5%.
  9. Sebetulnya, ZOLTHAZ sudah dilakukan oleh para Utusan sebelumnya. Mereka mendapatkannya secara turun temurun dari para Utusan sebelumnya. Kecuali ADHAMA, para utusan lainnya tidak ke ZADRAMUNHA.
  10. Kaum 20% mampu mencapai tingkat bersatu dengan Zat Tak Dikenal melalui hentakan hentakan energi di bagian dalam tubuh. Cara seperti itu tidak mungkin dilakukan oleh kaum 2,5%. Kemampuan mereka terlalu rendah untuk bisa mengakselerasi setiap sel tubuh untuk bersatu dengan energy penggerak “asli” nya.
  11. Selagi merenung, tiba tiba muncullah cahaya dari dalam tanah, di tempat dorphall berada. Cahaya terkuat berasal dari BARQHA atau BA’KAH.
  12. Dorphall pertama dan terkuat waktu itu adalah AKAZHA atau Langit atau dikenal pula dengan nama AQSHA karena perbedaan dialek. Ternyata Dorphall bisa membantu akselerasi dengan cara mengarahkan kepala ke titik radiasi pancaran ke atas.Radiasi tersebut bisa membantu “Akselerasi tahap permulaan” bagi kaum 2,5%.
  13. Akhirnya, diajarkanlah cara memanfaatkan Dorphall untuk mengakselerasi sel di tubuh dalam rangka tahap permulaan atau tahap awal ZOLTHAZ. Tingkatan pertama ZOLTHAZ bagi kaum 2,5% adalah dengan mengarahkan kepala ke arah dorphall atau radiasi BA’KAH.
  14. Dengan mengarahkan kepala ke arah radiasi tersebut, tanpa bacaan, akselerasi menjadi terbantu. Pertama dengan membungkuk, lalu digrounding dengan menempelkan jidat ke tanah. Ini baru tahapan awal dari ZOLTHAZ. Tahap selanjutnya adalah berakselerasi menyatu dengan ZTD selama 24 jam. Caranya beda lagi.

4-23. Definisi Tuhan (3)

  1. Gunadi, admin grup diskusi, menyimpulkan bahwa Sang Maha Pencipta bukanlah makhluk dan tidak dapat disetarakan atau dideskripsikan wujud dan segala kemampuan-Nya ibarat makhluk. Pemahaman ini tentu saja menggugurkan banyak hal yang selama ini kita yakini seperti Arsy, Sidratul Muntaha, Isra Mi’raj, 99 Nama dan lain sebagainya.

4-24. Tidak Wajib Wudhu Sebelum Sholat

  1. Dani Ramdhani: Sebelum melakukan sholat atau ZOLTHAZ tidak wajib bersuci dengan air karena yang penting adalah membersihkan jiwa. Apalagi, melakukan sholat atau ZOLTHAZ itu hendaknya 24 jam.

4-25. Waktu ZOLTHAZ, ZOLTHAZ di DORPHALL

  1. ZOLTHAZ permulaan harus di DORPHALL untuk membantu akselerasi sel.
  2. ZOLTHAZ bisa di DORPHALL mana saja, tidak harus ke Mekah. Lagian di Mekah sudah dibeton lantainya, jadi nggak ada manfaatnya.
  3. Bentuk sujud bisa yang HAMBAALA, tapi berarti tidak pakai ruku. Sujud HI juga boleh, sekalian latihan hawa panas.
  4. Akselerasi sel rasanya seperti dirambati banyak semut di badan.
  5. Latihan ZOLTHAZ pemula kira-kira lima kali seperti shalat 5 waktu. Tapi, ada juga yang 6 atau 7.

4-26. Letak DORPHALL

  1. Gunadi (W-BDG): DORPHALL di Makkah tidak lagi begitu terasa. Lebih bagus DORPHALL di Masjid Nabawi atau Masjid QUBA yang lebih besar.
  2. Syamsu: Di Bandung ada banyak DORPHALL. Di Shadu, Soreang ada tiga spot Dorphall.
  3. Syamsu: Shadu adalah piramida yang dibangun lemurian 10% 225.000 tahun lalu saat penduduk bumi masih sedikit. Di sekitar shadu adalah komplek piramida.
  4. Syamsu: Di bukit Cula, Ciparay ada Dorphall dengan kedalaman lumayan, lebih kuat dan 1.000 tahun lebih tua dari Shadu.
  5. Syamsu: Di gunung Padang, Ciwidey ada juga tapi kecil-kecil.

4-27. Tujuan Penciptaan Manusia (1)

  1. Ade Supiandi (Cianjur): Saya diciptakan agar berguna bagi sesama dan alam. Ibadah saya anggap sebagai pegembangan potensi diri.

4-28. Sujud Untuk Menetralisir Radiasi

  1. Teknik sujud adalah mengarahkan kepala ke dorphall dengan cara membungkukkan badan, lalu menetralisir dengan menempelkan jidat ke tanah.
  2. Sujud sebetulnya untuk menetralisir beban radiasi yang masuk.

4-29. Tujuan Penciptaan Manusia (2)

  1. Gunadi, admin grup diskusi, menyimpulkan secara pasti kita tidak tahu apa tujuan Sang Maha Pencipta menciptakan manusia karena kita tidak mengenal-Nya. Kita hanya sebatas menyadari dan merasakan keberadaan-Nya. Dari group ini, kita tahu bahwa kapasitas akselerasi sel manusia itu bermacam-macam. Luasnya tanggung-jawab manusia di alam semesta ini dibatasi oleh kapasitasnya. Semakin besar kapasitasnya, semakin luas bagian alam semesta yang menjadi tanggung-jawabnya.
  2. Contohnya seorang GRAZDAVODA dengan kapasitas akselerasi sel minimal 60% bertanggung-jawab minimal seukuran satu galaksi. Kita yang memiliki kapasitas 2,5% ini bertanggung-jawab untuk menjaga dan memelihara planet bumi.
  3. Tugas manusia jelas yaitu menjaga dan memelihara alam semesta

4-30. Menjaga Kesadaran Sebagai Khalifah fil Ardh

  1. Kang Tedi (HI Purwasuka): Ritual Shalat Tanpa Baqcaan adalah sarana untuk mengingatkan tugas manusia.
  2. Gunadi (W-BDG): Untuk menjaga kesadaran akan tugas kita, gunakan AKAL untuk mempertimbangkan apakah tugas tersebut layak dan sepantasnya kita lakukan atau tidak.
  3. Fakhri Amrullah H (Bekasi): Menjaga kesadaran adalah ketika kita telah mampu merasakan ruh atau Zat Tidak Dikenal.
  4. Indra Bayu: Menjaga kesadaran dengan merekamkan semua kesadaran pada seluruh tubuh hingga bagian terkecil dan mempraktekkan sehingga menjadi hal yang otomatis.

4-31. Sujud Akselerasi Sel

  1. Dedi Misbah (P-BDG): Sujud akselrasi sel paling bagus ngeground langsung ke tanah. Lebih bagus terhalang tembok/ubin di lantai bawah. Bagus di lantai atas. Semuanya bagus, hanya beda derajat. Yang terpenting adalah sujud.

4-32. Pengarsipan Diskusi

  1. Gunadi menyarankan agar mendokumentasikan penjelasan DZA di grup.
  2. Dedi Misbah mengirimkan tiga jilid file berupa arsip catatan diskusi terdahulu.
  3. Dedi Misbah sedang menyusun jilid ke-4 yang merupakan kumpulan diskusi dari September 2012 hingga yang terbaru. File ini sudah editor serahkan ke MUI dengan judul “Mushaf KDZA Grazdavoda Drentaga”.
  4. Gunadi yang merupakan admin diskusi grup ini membagi materi dari DZA menjadi empat, yaitu Proses Penciptaan Alam Semesta (membahas proses terbentuknya alam semesta dan segala unsur pembentuknya), Tujuan dan Proses Penciptaan Manusia (tujuan diciptakannya manusia, proses penciptaan manusia, dan segala unsur pembentuknya), Sejarah dan Perkembangan Peradaban Manusia (sejarah peradaban manusia khususnya di planet Bumi dan secara general diceritakan juga kehidupan dan peradaban bangsa-bangsa lainnya), Manusia (3 penyusun utama manusia [RUBH, JIWA dan JASAD], segala proses yang terjadi padanya, dan korelasinya terhadap perilaku manusia).
  5. Gunadi (W-BDG): DZA memberi informasi baru yang mayoritas bertentangan dengan umum agar kita memiliki informasi pembanding.
  6. Gunadi (W-BDG): DZA tidak memaksakan pemahaman beliau dan menginginkan kita untuk memilahnya.
  7. Gunadi (W-BDG): Tips untuk yang baru bergabung agar bersikaplah netral dulu ketika ada dua informasi berbeda.

4-33. Ruku ZOLTHAZ Bagi Pemula

  1. Gunadi, admin grup, menyimpulkan bahwa secara fisilogis posisi ruku akan membuat sel-sel di jaringan otak dan seluruh bagiannya (Pituitary, Pineal Glands dsb) berada dalam kondisi optimal. Jika posisi ruku ini dilakukan tepat di atas DORPHALL, akselerasi sel akan meningkat secara optimal karena sel-sel juga berada dalam kondisi optimal. Peningkatan akselerasi sel-sel otak diutamakan di sana tertanam JIWA kita saat masih berada dalam kandungan. Di JIWA, AKAL kita berada. Dan di JIWA jugalah, seluruh program original (default) dari Sang Maha Pencipta berada. AKAL kita akan berfungsi optimal jika sel-sel otak kita yang terakselerasi jumlahnya semakin banyak.

 

Daftar Isi Bagian 5

5-1. Anomali Magnetik DORPHALL

  1. Habibi Velo (Rawamangun JKT): Teknologi DHORPALL memperkuat molekular tanah dengan gelombang ERSELNA yg dikeluarkannya.
  2. Sandi Nugroho: Anomali magnetik DORPHALL yang lebih tinggi daripada magnetik bumi berpengaruh ke tubuh lewat Zat Besi dalam darah.
  3. Jody H Bayuaji: Molekular DORPHAL dibuat satu baris dan searah sehingga bisa menimbulkan gelombang magnetik tinggi bila terkena stimulus dari gelombang lain.

5-2. Mushaf KDZA Grazdavoda Drentaga

  1. Dedi Misbah mengumumkan bahwa kumpulan catatan diskusi sudah rampung 99%. Tinggal menunggu verifikasi.
  2. Kumpulan catatan dari Dedi Misbah ini telah editor serahkan ke MUI sebagai bahan pengkajian paham DZA.

5-3. Tingkatan ARKHA dan LAGRHA

  1. Awalnya, peserta ORIGOM akan ditransfer tingkatan ARKHA tapi dianggap terlalu besar dan berbahaya. Jadi, ditransfer tingkatan LAGRHA.

5-4. Mushaf KDZA Grazdavoda Drentaga

  1. Dedi Misbah mengumumkan bahwa kumpulan catatan diskusi sudah selesai
  2. Catatan tersebut tidak boleh disebarluaskan.
  3. Catatan tersebut sudah kami sampaikan ke MUI Jabar sebagai bahan pengkajian.

5-5. Agenda Pemusnahan Bumi dan Misi Penyelamatan DZA

  1. Tanggal 21 Desember 2012 atau memasuki 435 ORIGOM, seluruh dunia terutama di kalangan para cenayang dan petinggi negara di seluruh dunia sudah tahu bahwa lidah matahari (solar flare) akan menjiat permukan planet ini dan tidak akan ada yang selamat.
  2. Bahkan para cenayang yang terkumpul di Study Club Metafisika (SCM) yakin sekali bahwa planet ini akan hancur, dan mereka akan diselamatkan. Berita ini disebarkan Bangsa URLNA ke seluruh dunia.
  3. Bahkan suku Mayan sudah menggambarkan dalam bentuk prasasti dan gambaran ukiran menyeramkan tentang kehancuran rutin planet kita ini.
  4. Terjadi perdebatan panjang di Dewan ETHEPHAKA. Sampai akhirnya DZA, sang GRAZDAVODA, mengucapkan INTIRA ULDAPHATERA KORDA PHAREGA yang artinya “Seluruh urusan umat manusia saya serahkan pada kalian saja, jangan jadi urusan GRAZDAVODA, kalau mau dimusnahkan.”
  5. Tugas DZA sebagai utusan adalah membenahi semua hal di ARDH GRUMMA (Planet Bumi). Untuk apa mengutus seseorang yang dilatih memiliki banyak keahlian dan kemampuan kalau tetap saja dihancurkan.
  6. Akhirnya mereka sepakat untuk membenahi Matahari pada bulan Maret 2012. Berhubung DZA lahir pada 22 Maret 1968, DZA menganggap ini sebagai hadiah ulang tahunnya. Tapi, jika di hari H masih ada kekuatan radiasi, maka harus dikendalikan dan menjadi tanggung jawab DZA yang telah bernegosiasi dengan Dewan ETHEPAKA.
  7. Di hari H, banyak sekali radiasi kotor yang sangat mempengaruhi penyerapan tingkat ARKRHA akibat energy sisa dari residu pembenahan matahari. Semua energy yang seharusnya menyebar ke seluruh Dunia, harus bisa diserap habis di tempat acara ORIGOM, yaitu Garuda Wishnu Kencana (GWK).
  8. Untuk membersihkan energi kotor, DZA terpaksa menarik semua awan, hujan, dan angin dengan menyingkirkan petir sejauh mungkin untuk membersihkan semua energi di sekitar area acara ORIGOM. Energy radiasi jahat itu memang sengaja disisipkan oleh kaum ZERVO, turunan Qabil putra Nabi Adam, ke ARDH GRUMMA (Planet Bumi). Sebagian besar dari energi radiasi jahat tadi sudah diblokir oleh ETHEPHAKA, namun sekitar 20% masih bisa lolos merembes ke planet ini. Karena banyaknya energi murni tadi, bayi, anak-anak, tua, dan muda yang hujan-hujanan di GWK waktu itu tidak sakit, malah sehat.
  9. Tapi, tingkatan ARKRHA tidak bisa dicapai karena sudah terkontaminsi energy jahat, sehingga diturunkan sedikit menjadi tingkatan LAGRHA. Bedanya hanya 10%. Masih cukup besar untuk merekayasa alam, seperti mendatangkan atau menghentikan hujan. Energy yang dibersihkan itu sebagian digunakan untuk memulihkan Dorphall di seluruh dunia yang masih bisa ditolong. Jadi, tingkatan ARKRHA tidak bisa ditransferkan karena sudah terkontaminasi.
  10. Acara saat itu disaksikan oleh seluruh galaxy dan didatangi berbagai utusan seperti ARGEZTAR, yaitu pucuk pimpinan dari ETHEPHAKA, dan kaum AVERANTZ yang menyamar jadi anggota dan membaur dengan para peserta.

5-6. Reset Mundur 25 Tahun, HI Jadi Agen Perubahan

  1. Dedi Misbah (P-BDG): “Reset” ARDH GRUMMA (Pnaet Bumi) telah diundur 2012 + 25 tahun, yaitu 2037. Sekarang tinggal mengusahakan semaksimal mungkin untuk melakukan tindakan “pencegahan” berikutnya.
  2. Hadi Prasetyo (D4): Anggota HI san simpatisannya menjadi agen perubahan.
  3. Dedi Misbah (P-BDG): Dampak momen ORIGOM di GWK adalah mayoritas dari kita diamanati energi LAGRHA. Konsekuensinya, kita menjadi agen-agen perubahan, ujung tombak.

5-7. DZA Memundurkan Pemusnahan Bumi

  1. Jody H Bayuaji: Apakah DZA adalah GRAZDAVODA pertama yang berani dan berhasil membuat Dewan Galaxy mengubah keputusan yang selama ini mereka jalani?
  2. Pertama kalinya dalam sejarah ORIGOM, pemusnahan diundurkan. Tapi, pimpinan ETHEPHAKA yang baru hanya memberi kesempatan 25 tahun.

5-8. Strategi Menyadarkan Umat Agar Berfikir dan Bertindak Mandiri

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): Mendongeng sesuai dengan audiens. Pertama meredefinisi IMAN sebagai landasan TAURI (tauhid) kepada RABB. Mengenalkan BODI sebagai fasilitas untuk mencari RABB.
  2. Adi Permana (Kuningan): Tingkatin kapasitas diri kita dalam segala aspek. Lakukan dari area yang kita mampu contohnya di HI dengan menyebarkan pemahaman. Ke depannya, masuk ke komunitas. Biasanya yang paling mudah adalah komunitas budaya seperti kesundaan.
  3. Sayyidinaa Ali: Setiap orang yang sudah memiliki komunitas atau pasien bisa memulai dari mereka. Dari pasien atau komunitas ini, nanti akan tersebar dari mulut ke mulut sehingga semakin banyak yg terbuka pikirannya.
  4. Faishal Hermawan: Mulai dari diri sendiri. Setelah itu baru diskusi dengan orang yg terdekat, yaitu istri. Untuk ke keluarga dan masyarakat, mengalir saja.

5-9. Virus Perusak Tauhid

  1. Dedi Misbah (P-BDG): Kaum ABRASS atau ABRASSUR yang berkemampuan 70% membuat virus agar penduduk ARDH GRUMMA (Planet Bumi) tidak fokus pada TAURI (tauhid).
  2. Dedi Misbah (P-BDG): Pencegahan dan antisipasinya sudah diberi tahu oleh DZA, yaitu mengejawantahkan ajaran HAMMADZ (Muhammad).
  3. Faishal Hermawan: Virus buatan ABRASS dan ABRASSUR adalah ELLEDZ, TOLV, UDRABH, KLANDAZ, UDUGHA, GAGEREZI, ELTZA, dan PHARKON.
  4. Dedi Misbah (P-BDG): ABRASS ini membuat software anti Allah SWT. Sang Maha Pencipta membiarkan mereka agar kita membuat sendiri anti virus tandingannya. Bagi yang mau berpikir, modal 2,5% sebetulnya sudah cukup

5-10. ZOLTHAZ 24 Jam

  1. Tahap ZOLTHAZ 24 jam adalah action dari hasil tahap permulaan.
  2. ZOLTHAZ tahap permulaan dilaksanakan dalam waktu-waktu transisi, yaitu tengah siang, tengah malam, maghrib/subuh (pilih salah satu).
  3. Jika didirikan tidak dalam 3 waktu transisi tersebut, maka tidak efektif.
  4. Jika tahap permulaan didirikan dengan benar, energi yang dihasilkan cukup untuk action selama 24 jam.
  5. Batasan ritual pemula ZOLTHAZ itu benar, misalnya ada DORPHALL, radiasinya benar, kenapa hammadz di Jabbal Nur, akselerasinya terasa.

5-11. Makna Gerakan Shalat

  1. Shalat memiliki gerak yang sangat luar biasa apabila kita tahu makna nya secara mendalam. Misalnya jika otak diberi oksigen dengan cara ruku dan sujud, maka akselerasi selnya menjadi lebih baik.
  2. Kita harus tahu setiap makna di dalam simbol ritual shalat secara mendalam. Shalat tahajud misalnya. Di dua per tiga malam jam kimia otak yang bernama serotonin menumpuk banyak, sehingga apabila di aliri oksigen ke kepala maka akselerasi sel otak menjadi jauh lebih baik dan kuat.
  3. Ketika ritual shalat, pasrah saja, tidak perlu mengatur napas. Setelah selesai, coba nungging sambil atur napas. Pakai napas perut dan rasakan hawa panas.
  4. Tepat waktu dalam Sholat itu bukan soal jam, tapi soal fluktuasi tubuh dengan alam. Makanya Ritual Shalat itu bisa disatukan. Tapi Spiritual Shalat itulah yang harus diketahui secara benar.

5-12. Sholat Tiga Waktu

  1. Edo Asban: Jadi 3 waktu atau 5 waktu?
  2. Edo Asban: Ada dua hadis dari perawi yang berbeda soalnya nih.
  3. Setiabudi Hi: Kalau penjelasan Mbap ada tiga waktu. Mewakili plus, minus dan nol.
  4. Acung M Mansur (P): Makna bisa di satukan itu, apakah sholat satu hari dalam satu waktu atau bagaimana?
  5. Dedi Misbah (P-BDG): Sebagaimana sudah diketahui dan disepakati secara umum dalam kaidah PHYK (fikih) bahwa ritual sholat Dluhur dan ashar, Maghrib dan isya bisa disatukan.
  6. Edo Asban: Kalo riwayat dari KSB yang optional itu waktu maghrib dan subuh.

5-13. Efektivitas ZOLTHAZ

  1. Ade SUpiandi (Cianjur): Apakah ZOLTHAZ di rumah sangat tidak efektif?
  2. Setiabudi Hi: Tidak efektif bukan berarti tidak memberikan dampak.
  3. Setiabudi Hi: Makanya pilihan lain adalah meningkatkan level akselerasi energy tubuh. Karena “ritual” ZOLTHAZ di DORPHALL itu dirancang untuk kaum 2,5% Bangsa MOSRAM 20% saja masih sulit, apalagi yang cuma 2,5%
  4. Setiabudi Hi: HAMMADZ (Muhammad) saja awalnya kebingungan mengajarkan ZOLTHAZ kepada kaum 2,5%.
  5. Acung M Mansur (P): Ketika ZHOLTHAZ di DORPHALL, bolehkah menghadap ke mana saja? Seperti di depan Ka’bah.
  6. Setiabudi Hi: Yang diperlukan adalah medan gelombang yang bisa mengakselerasi sel tubuh manusia seperti radiasinya DORPHALL, MAKRHA, dsb. Menghadapnya ke arah pancaran ke atas radiasinya.
  7. Setiabudi Hi: Kalau tidak mau harus selalu ritual permulaan ZOLTHAZ, level akselerasi mythocondrianya harus di atas 20% biar lebih gampang.
  8. Ade Supiandi (Cianjur): Tadi terpikir. Apakah solusinya memasang DHORPAL di mesjid-mesjid?

5-14. Jumatan = Konsolidasi

  1. Wilman Ramdhani (Bogor) mau menjelaskan teknis jum’atan seperti penjelasan DZA waktu latgab di astra. Tapi, tidak jadi.
  2. Habibi Velo (Rawamangun JKT): sudah siapkah mereka menerima konsep jumatan kemarin yang kita dengarkan di astra?
  3. Wilman Ramdhani (Bogor): Membahas teknisnya saja, bahwa jum’atan sejatinya tidak begini, tapi buat konsolidasi.

5-15. Majelis Tebet

  1. Nusantara dulu tidak animisme atau dinamisme, tapi memanfaatkan teknologi nanotech untuk kesehatan tubuh. Salah satu caranya dengan mendekatkan kepala ke Dorphal seperti ruku atau sujud, sehingga seperti menyembah batu.
  2. Ikrar “Aku Bersaksi Tiada Tuhan Selain Allah” sudah lama ada dan diucapkan kaum pagan, jauh sblum Hammadz datang.
  3. Nama “Allah” dulu adalah sebutan untuk Dewi Bulan.
  4. Bersaksi Tiada tuhan selain Allah itu harus benar-benar merasakan dan tahu keberadaan-Nya. Ini dari dulu sudah diajarkan oleh ADHAMA sampai Rasulullah SAW. Yaitu, cara merasakan Zat Allah Sang Maha pencipta. Caranya yaitu ZOLTHAZ.
  5. ZOLTHAZ adalah sebutan dari THRELL, yaitu dimensi yang merekam semua kejadian masa lalu dan masa depan.Jadi, time travel itu mungkin.
  6. DZA tidak pernah membahas untuk menghilangkan ritual sholat malah lebih detail lagi tentang makna sholat. Tidak menghilangkan fungsi agama, tapi lebih detail tentang agama itu apa. Apalagi tidak percaya ttg Tuhan, bahkan lebih mengenalkan kalau Tuhan itu dekat.
  7. Tentang Muhammad yang berarti Hammadz dari benua MU. Hammadz adalah sebutan, bukan nama orang.

5-16. Wanita Haid Boleh Zolthaz

  1. Dahulu, wanita haid sangat wajib melakukan Zolthaz untuk menyeimbangkan hormonal. Jika hormon berimbang, wanita bisa lebih cerdas.
  2. Tapi, supremasi laki laki yang terlalu kuat membuat Zolthaz diharamkan. Mereka takut karena Zolthaz bisa menyeimbangkan hormonal ketika haid dan membantu akselerasi sel otak lebih aktif.
  3. Akibatnya, wanita zaman sekarang cenderung ceroboh.

5-17. Ritual Zolthaz

  1. Setiabudi: Ritual ZOLTHAZ itu untuk kaum pemula di level 2,5%.

5-18. Ritual Shalat

  1. Ritual shalat setiap Nabi-Nabi mah beda-beda. Nabi mana? Adhama beda. Musa juga beda. Tiap Nabi menyesuaikan dengan perilaku ritual dan simbol zamannya.
  2. Arti shalat adalah doa. Tidak disebutkan soal ritual. Sekarang disempitkan artinya jadi hanya sekedar ritual tanpa hal lain.
  3. Wusthaa kesepakatannya adalah pertengahan yang diartikan juga tengah-tengah. Mereka juga sepakat itu katanya shalat Ashar.
  4. Padahal, arti Wusthaa itu sangat dalam, yaitu INTI atau CENTRE.
  5. Padahal, arti Wusthaa itu bukan dari bahasa Arab, tapi dari bahasa frekwensi AL’A dan diartikan secara universal dengan kata WAZTHA atau INTI, MAKNA, PUSAT, DIRI.
  6. Makna dan inti Shalat adalah action dan merubah nasib kaum dengan segala kemampuan dan fasilitas yang diberikan Allah SWT
  7. Ketika sudah mengetahuinya, kita akan paham bahwa shalat itu tidak hanya sekedar ritual lima waktu saja.
  8. Alasan tidak ada teknis ritual shalat dan tidak tercantum secara step by step di dalam Al-Qur’an Mushaf Utsman adalah karena kalau semua umat sudah action, maka kerajaan tidak akan bisa menguasai mereka lagi. Jadi, dibuat sedemikian rupa agar semua menjadi serba ritual. Karena apabila orang-orang sudah terjebak di dalam ritual, maka tidak akan ada bantahan. Semua harus nurut dan ikut aturan tanpa tanya. Semua adalah bagian dari politik penguasaan manusia.

5-19. Ayat Berfikir Dihilangkan

  1. Semua ajaran tentang berpikir di mushaf sebelum Utsman, berikut cara dan teknisnya, dibuang dan dihilangkan.
  2. Makanya Ibnu Mas’ud dulu selalu memprotes Utsman karena keberaniannya menghilangkan ayat-ayat yang justru akan memajukan umat.
  3. Perintah pada Tuhan dibungkus oleh sebuah kata sakral yang disebut DOA.
  4. Padahal DOA adalah bersatu dengan Tuhan untuk membuat segala sesuatu lebih baik di mana pun kita berada, karena kita adalah Gaphida Hyangga atau gerbang Sang Maha Pencipta.
  5. Selama ini ritual karangan penguasa sengaja dibuat untuk menghambat bersatunya manusia dengan Tuhannya.
  6. Lihat dan perhatikan ritual kita. Pasti ada satu, dua kata, atau lebih yang pasti menyuruh Tuhan. Coba perhatikan, apa yang kita baca ketika duduk di antara dua sujud?
  7. Sebetulnya pelatihan shalat khusu yang pernah diadakan DZA itu hanya membahas kulit saja.
  8. Lanjutannya sesudah pelatih adalah shalat khusu manunggaling kawula gusti.
  9. Doa duduk di antara dua sujud: ROBB AMPUNKAN AKU, RAHMATILAH AKU, .CUKUPKAN  KEBUTUHANKU, ANGKATLAH DERAJATKU, BERIKAN  AKU RIZKI, BERIKAN HIDAYAH KEPADAKU, BERIKAN AKU SEGALA YG BAIK, DAN MAAFKANLAH AKU.
  10. Edun pan. Kita menyuruh-nyuruh Nu Kawaza.

5-20. Tidak Ada Pejelasan Teknis Sholat

  1. Apakah ritual shalat kita ada juklak juknisnya? Semua hanya warisan tanpa jelas ujung pangkalnya. Kitab tulisan Al-Qur’an saja bisa di karang, apalagi hadits.
  2. Ruku itu menghormati semua perintah Tuhan dan berusaha menjalankannya dengan maksimal.
  3. Ritual shalat yang dilakukan adalah secara perlahan-lahan memberikan contoh dan harus berbahasa dengan bahasa kaumnya.
  4. Sujud adalah sampai pada tingkatan tidak berjarak dengan Sang Rabb.
  5. Jadi, mereka yang sujud adalah yang sudah mampu mengatur semua perjalanan di dalam alur waktu.
  6. Mampu melihat berbagai macam prediksi kejadian karena semua terbaca ketika bersatu dengan Rabb. Termasuk memanipulasi waktu dengan merubah setiap kejadian menghancurkan menjadi kejadian yang membaik bagi manusia itu sendiri. Contohnya 21 Desember 2012 yang dimundurkan hingga 25 tahun ke depan.
  7. Ritual yang disepakati para penceramah dan para pendahulu merupakan warisan turun temurun selam 13 abad lebih.
  8. Semua hanya warisan yang dipaksakan tanpa jaminan kebenaran dan keabsahan informasinya.
  9. Ritual shalat memang untuk kaum pemula yang belajar memahami arti dan simbol dari ibadah itu sendiri.
  10. Ketika berada di lingkungan kaum pemula, kita harus beradaptasi dengan mereka. Caranya dengan mengikuti kebiasaan ritual mereka dan menjelaskan makna spiritual dari semua yang dilakukannya.
  11. Jum’atan juga masih dijalankan, meskipun malah ceramah sendiri di group ini.

5-21. Umat Dikuasai Kaum Pemula (Ulama)

  1. Sekarang umat dikuasai oleh kaum pemula (red: ulama berpaham umum), yang sangat gentur di dalam ritual tanpa mengenal spiritual.
  2. Mereka mengajak memakmurkan mesjid dengan memberikan sumbangan jariyah, bukan amal jariyah, dengan janji pahala, surga, dan menghapuskan dosa. Padahal itu untuk gaji penceramah, pembangunan mesjid, dan memegahkan bangunan untuk ritual,
  3. Kaum pemula di MUI berani mengeluarkan fatwa sesat yang notabene hak prerogatif RABB. Mereka tahu ayat yang menyatakan itu, tapi tidak peduli karena periuk nasi mereka terganggu.
  4. Terbukti, walaupun banyak pesantren dibuat kaum pemula, umat tidak pernah maju. Malah bermunculan kaum radikal didikan mereka.
  5. Kunci gerakan penyelamatan adalah dengan ledakan kesadaran umat. Biar semua berpikir dan memahami makna agama yang mereka anut, jangan hanya manut.

5-22. Rasul Berbahasa Kaum

  1. Waktu itu, Rasulullah SAW berbahasa dengan bahasa kaumnya dan menyesuaikan dengan kebiasaan masyarakat Arab yang penuh dengan cara-cara ritual.
  2. Rasulullah SAW tidak mencontohkan itu semua.

5-23. Rasul Menyepi ke Gunung, Kebenaran Ucapan Rasul, Kekuatan Rasul

  1. Rasulullah SAW memiliki kekuatan luar biasa sejak kecil. Beliau tidak memperlihatkannya. Tapi, kalau terpaksa beradu kekuatan, Hammadz selalu menang denganmudah.
  2. Sejak kecil, apa pun yang Hammadz katakan selalu berkesan dan mampu mempengaruhi siapapun, termasuk pemuka dan tokoh.
  3. Pernah ada, bahkan sering, yang mencoba untuk menghilangkan beliau, tapi semua gagal.
  4. Setiap perkataan Hammadz selalu terbukti sesuai kenyataan, sehingga beliau dijuluki Yang Terpercaya.
  5. Hammadz prihatin melihat perkembangan rakyat Arab yang didominasi perang antar suku.
  6. Rasulullah SAW sering menyepi ke Gunung Cahaya (Jabal Nur) dan menyusun batu-batu untuk berteduh. Rasulullah SAW memilih gunung itu karena di sana suka muncul cahaya-cahaya aneh dan batuannya mengandung banyak unsur logam.

5-24. Rasul Bertemu Maakhluk cahay dan Arkhytirema, Wahyu dalam Bahasa AL’A

  1. Karena ingin merubah kondisi bangsanya, Hammadz sering merenung sambil mengumpulkan dan melatih kekuatan di Jabal Nur. Batuan di sana menjadi sarana latihannya.
  2. Hammadz sejak lahir memiliki kemampuan luar biasa dan sudah tersambung ke AL’A.
  3. Setiap hari frekuensi AL’A selalu terdownloadd ke otaknya. Meskipun tidak mengerti, ia tidak bisa melawan.
  4. Ketika proses download frekuensi AL’A tuntas, mahluk cahaya menyuruhnya untuk membaca bahasa AL’A tersebut.
  5. Karuan saja beliau tidak bisa membacanya, baik secara lisan bahkan tulisan. Tapi karena bahasa AL’A dimengerti oleh jiwanya serta harus dijabarkan pada masyarakat yang terkenal kebodohannya, maka Hammadz dengan mantap dan penuh keyakinan berkata “Aku mendengar dan Aku melaksanakan”.
  6. Kalimat “Aku mendengar dan aku mentaati lalu menjalankan” bukanlah gambaran ketidaktahuan Hammadz akan bahasa AL’A. Tapi, itu adalah kalimat kepercayaan diri karena mampu menjalankannya setelah mendengar frekwensinya.
  7. Makanya kalimat yang digunakan adalah “Aku mendengar”. Kalau membaca, beliau pasti bilang “Aku Melihat” atau “Aku membaca”.
  8. Hammadz pun membuat gerakan ritual yang mempermudah masyarakat pada waktu itu untuk memahami maksud dari bahasa AL’A yang diterjemahkan ke bahasa Arab. Gerakan awalnya seperti gerakan WISHNU hasil dari diskusi dengan ARKHYTIREMA.
  9. Semua tanpa bacaan. Hanya merasakan pergerakan sirkulasi dan harmonisasi energi tubuh dan alam untuk mencapai keselarasan dan merasakan Zat Tidak Dikenal (ZTD).

5-25. Ritual Shalat Tanpa Bacaan (RSTB)

  1. Ini sangat penting sebelum memasuki tahap berikutnya.
  2. Tahap di mana kita mampu melihat bagaimana “Zat tidak dikenal” bergerak dan menggerakkan.
  3. Bisa juga dipadukan dengan gerakan ritual shalat.
  4. Melakukannya tanpa bacaan apapun.
  5. Lakukan dulu saja…Mangga !!!

5-26. Mengerjakan Shalat Bagi Pemula, Mendirikaan Shalat Bagi Tingkat Lanjutan

  1. Mengerjakan shalat itu untuk pemula yang sedang belajar dan mempelajari simbol-simbol ritual.
  2. Sedangkan mendirikan shalat itu untuk mereka yang sudah berada di tingkat lanjutan dan dengan karya nyata memakmurkan umat.

5-27. Strategi Menghadapi Kaum Pemula

  1. Tolong hati-hati di dalam membagikan semua pengetahuan dari grup ini karena dianggap aneh oleh kaum pemula.
  2. Kalau kita masih belum paham betul, jangan dulu membagikannya. Nanti terlihat seperti aliran baru yang hendak mengacaukan ajaran Islam.
  3. Ini akan menimbulkan fitnah besar lagi dari kaum pemula. Soal shalat dengan merasakan Zat Tidak Dikenal, jangan dulu dibagikan di luar forum ini.
  4. Tolong diwaspadai. Banyak anggota HI sendiri yang mempertanyakan soal kenapa banyak yang tidak shalat. Mereka masih terdoktrin oleh kaum pemula.
  5. Menjelaskan makna shalat yang sebenarnya harus pelan dan mengayun. Jangan sekaligus.
  6. Terlalu gegar bagi mereka yang sudah sangat meyakini bahwa tulisan Al Qur’an itu dijaga oleh Allah SWT.
  7. Jangan terlalu demonstratif untuk tidak melakukan ritual shalat di hadapan anggota lain yang belum siap.
  8. Apalagi untuk tidak puasa di depan mereka.
  9. Jangan pula membuat hal-hal yang mengundang fitnah, misalnya membuat pernyataan shalat bahwa saya (DZA) sudah shalat tanpa bacaan di depan mereka dan mengubah bacaannya menjadi anjana gaphida hyangga.
  10. Bukan berarti kita takut. Tapi, harus memakai strategi. Jangan buru-buru.
  11. Saya juga masih melakukan ritual shalat, shalat berjamaah, dan masih puasa juga.
  12. Kita menghormati mereka yang masih di tingkat pemula.

5-28. Menyaksikan Zat Allah

  1. Setelah Hammadz selesai berkelana menunaikan tugas sebagai Rahmat untuk seluruh alam, tugas terberatnya justru di kaum 2,5%.
  2. Menurut hitungan kita, perjalanan Rasul lebih kurang 63 tahun.
  3. Tapi, kalau sudah berjalan menggunakan wormhole, waktu menjadi sangat relatif. Maka, kita tidak tahu persis umur Hammadz berapa.
  4. Yang jelas, tugas terakhirnya di Planet Bumi adalah yang paling berat.
  5. Jatah waktunya hanya 25 tahun, sesuai standar. Tapi, dalam waktu kurang dari 25 tahun, Rasul sudah harus meninggalkan casing (jasad) karena dirinya mulai disembah oleh umat.
  6. Ini berbahaya karena akan membiaskan Tauhid.
  7. Oleh karena itu, ketika akan melepas casingnya beliau memberi amanat pada Ali, di depan para sahabat lain, terkait umat.
  8. Sebelum lepas casing beliau berpesan untuk bersaksi.
  9. Jadi, kita harus berusaha meyakinkan diri dengan mata kepala sendiri untuk mengetahui semua ajaran Rasulullah SAW dan mencari Sang Zat Maha Kuasa.
  10. Kita harus menelusuri sejarah dan keadaan sebenarnya perjalanan Hammadz. Harus betul-betul mencari dan merasakan Zat Tak Dikenal tersebut.
  11. Jadi, sudah menyaksikan belum bahwa Tuhan itu adalah Allah dan zatnya sendiri bagaimana?
  12. Ngaku-ngaku jadi saksi. Berani sekali. Merasakan saja tidak bisa, apalagi menyaksikan.
  13. Coba sekarang rasakan Zat Tak Dikenal ketika menggerakkan jantung.

5-29. Mempraktekkan ZOLTHAZ dan Ritual Shalat Tanpa Bacaan (RSTB)

  1. Setiabudi Hi: Materi-materi syahadat, shalat, dan ZOLTHAZ memerlukan praktek langsung.
  2. Adi Permana (Kuningan): Ketika mulai melakukan RSTB, panduannya saya baca berulang-ulang kemudian praktek. Ketika praktek sering ada yang terasa kurang paham lalu membaca lagi. Terus begitu sampai sekarang.
  3. Wilman Ramdhani (Bogor): Kalau sudah paham silakan praktekkan. Ada juga yang sekali baca langsung mempraktekkan.

5-30. Dulu Wanita Haid Wajib ZOLTHAZ, Ibnu Mas’ud Diabaikan di Masanya

  1. Indra Bayu: Dulu, wanita haid wajib melakukan Zolthaz untuk menyeimbangkan hormonal.
  2. Gunadi (W-BDG): Larangan sholat bagi wanita haid disebarkan agar wanita tidak setara dengan lelaki.
  3. Jody H Bayuaji: Justru ZOLTHAZ saat haid membuat sel otak lebih aktif.
  4. Gunadi (W-BDG): Perhatikan penulisan kata-kata dalam bahasa LEMURIAN jangan sampai salah. Satu huruf beda bisa salah arti.
  5. Jody H Bayuaji: Apakah ritual sholat zaman sekarang juga menyeimbangkan hormon wanita di saat Haid?
  6. Habibi Velo (Rawamangun JKT): Salah arti berarti salah memahami. Mengaplikasikannya pun akan keliru. Apabila tersebar, akan bertambah lagi masalah baru.Semua karena Ibnu Mas’ud dan pencatat lainnya diabaikan oleh orang-orang yang ada di zaman itu.
  7. Jody H Bayuaji: Ritual sholat sekarang sangat jauh dari ZOLTHAZ.
  8. Indra Bayu: ZOLTHAZ yang wajib dilakukan wanita haid tentu bukan sekedar ritual yang tidak memiliki makna.
  9. Jody H Bayuaji: Apakah bisa disimpulkan bahwa apapun bentuk sholatnya —ZOLTHAZ atau ritual sholat konvensional— tidak menjadi halangan bagi wanita haid?
  10. Jody H Bayuaji: Apakah ayat di Mushaf Ustman yang mengharamkan wanita haid melaksanakan sholat adalah ayat gadungan?
  11. Habibi Velo (Rawamangun JKT): Memang tidak ada ayat Al-Qur’an yang menyatakan wanita haid tidak boleh mengerjakan ritual shalat.
  12. Setiabudi Hi: DZA menjelaskan salah satu indikator kalau ritual ZOLTHAZ kita benar adalah energinya cukup untuk action selama 24 jam. Kalau ritual ZOLTHAZ kurang efektif, biasanya kekurangan energi seperti ngantuk, malas gerak, dsb.
  13. Jody H Bayuaji: Saya juga tidak menemukan ayat yang melarang secara khusus.
  14. Edo Asban: Mungkin pendekatan larangan itu mereka qiyaskan dengan najis, jadi pendekatannya dengan hukum larangan lainnya.

5-31. Neraka Versi DZA

  1. Setelah dibangkitkan lagi, tubuh akan diberi casing baru tanpa KLAD alias casing 100%.
  2. Zat ZARKH membuat RUBH dan casing baru mengalami ketidakcocokan karena kekurangan Zat WARKHA yang berfungsi sebagai akselerator.
  3. Casing baru otomatis meregenerasi jasad bila terjadi kerusakan. Proses ini menimbulkan rasa sakit.
  4. Rasa sakit kaum berkemampuan 100% akan 40 × lipat rasa sakit kaum 2,5% (2,5% x 40 = 100%).

5-32. Syahadat versi DZA

5-33. Bocoran Obrolan dengan DZA

  1. Asep Budi memperoleh informasi catatan obrolan dengan DZA menyebar ke Grup WhatsApp HI Bukit Tinggi.
  2. Catatan obrolan mulai menimbulkan kontroversi di kalangan murid HI.
  3. Pencatat obrolan adalah Teguh Supriyanto (https://www.facebook.com/teguh.supriyanto.7140), bukan anggota diskusi grup ini. Awalnya Teguh menyebar ini di Grup WhatsApp Phoenix miliknya.
  4. Akhirnya, DZA meminta agar data ini dihilangkan. Grup Phoenix milik Teguh akhirnya ditutup.

5-34. Tidak Ada Sholat 5 Waktu, Merasakan Dzat Allah

  1. Tanda orang yang dekat dengan Allah adalah mampu merasakan Dzat Allah dengan keseluruhan indera dan kemampuannya.
  2. Mendirikan sholat adalah memaksimalkan kemampuan manusia sehingga mampu memperbaiki lingkungan menjadi baik.
  3. Ritual Sholat Dhuha dan Sholat Lima Waktu tidak ada dan tidak pernah dicontohkan Rasulullah.
  4. Rasulullah pun tidak pernah melakukan tawar-menawar jumlah rakaat ritual sholat ketika Mi’raj.

5-35. Berbuat Baik

  1. Jangan merendahkan keyakinan aliran lain. Bandingkan dengan kehidupan orang-orang yang mengaku Islam dan melakukan ritual tiap hari namun hidupnya penuh kebencian dan sering mencaci-maki umat yang lain.
  2. Berbuat baik itu harus tanpa mengharap pahala, surga, atau keuntungan, hanya lillahi ta’ala.
  3. Bandingkan dengan kehidupan orang-orang yang mengaku Islam dan melakukan ritual tiap hari namun hidupnya penuh kebencian dan sering mencaci-maki umat yang lain.

5-36. Quran Asli

  1. Quran yang dijaga Allah Swt berada di dimensi Lauh Mahfuzh.
  2. Utsman bin Affan asli tidak pernah mencatat Al-Quran yang disampaikan Rasulullah karena sudah terbunuh saat perjanjian Hudaibiyah.
  3. Saat Utsman bin Bhallamin (Utsman Palsu) berkuasa, seluruh mushaf dikumpulkan dan dibakar lalu diubah sesuai seleranya untuk kepentingan Kerajaan Arab.
  4. Meski dimusnahkan, Mushaf Ibnu Mas’ud yang mencerminkan Quran Asli masih bisa diselamatkan hingga saat ini.
  5. DZA menyimpan Mushaf Ibnu Mas’ud.

5-37. Sesat, Lalai Sholat, Definisi Iman

  1. Tidak ada yang mampu menilai orang lain itu baik atau buruk (red: sesat atau tidak sesat), kecuali Sang Pencipta.
  2. Lalai dalam sholat itu adalah tidak mampu menggunakan kemampuan kemanusiaannya dalam memahami Perintah Allah dan segala hal di jagad raya.
  3. Iman itu bukan sekedar percaya namun membuktikan.

5-38. Semua Orang Mampu Membuat Mukjizat

  1. Mukjizat bisa diturunkan dan disimpan sendiri tanpa dimintai pertanggungjawaban.
  2. Dengan kata lain, mukjizat bukan monopoli para Nabi dan Rasul.
  3. Mukjizat bisa dipelajari dan dipraktekkan siapa saja.

5-39. Mendirikan Shalat, Qalbu, Wali Songo

  1. Umat harus mendirikan sholat bukan sekedar melakukan ritual sholat.
  2. Qalbu adalah manifestasi terdalam otak yang bisa membedakan perbuatan baik dan perbuatan buruk.
  3. Wali Songo ulama suruhan kerajaan yang bertujuan memuluskan jalan hegemoni kerajaan dengan doktrin-doktrin keagamaan.
  4. Wali yang sebenarnya memajukan umat adalah Syeikh Siti Jenar.
  5. Rasulullah tidak pernah melakukan shalawat ataupun mengajarkan shalawat kepada umatnya.
  6. Kaum agamawan umumnya membodohi umat dengan doktrin-doktrin dan larangan menggunakan akal dalam memahami Perintah Sang Pencipta.

5-40. Mushaf Utsmani dengan Kebenaran 40%

  1. Tidak ada satupun ayat dalam Mushaf Utsmani —dengan kebenaran 40% sekalipun— yang menyatakan malaikat sebagai makhluk sempurna.
  2. Kita harus mengamalkan Quran bukan menghapalkan Quran.

5-41. Definisi Kafir

  1. Kafir adalah orang-orang yang tidak memahami substansi perintah Allah Swt.

5-42. Haji Adalah Ritual Penyembah Berhala, Ayat Palsu Tentang Kiblat

  1. Haji adalah ritual kaum penyembah berhala (pagan).
  2. Kiblat bisa kemana pun sesuai perintah Allah. Ayat tentang Kiblat kepada Ka’bah di Mekkah adalah ayat palsu buatan Utsman bin Bhallamin.

5-43. Murid HI Heboh dan Proses Netralisasi

  1. Anggota grup ini membahas langkah menghadapi kebocoran data yang bbersumber dari Teguh Supriyanto.
  2. Indra Bayu: Orang awam bakal heboh.
  3. Indra Bayu: Pemahaman di atas perlu nyicil pemahaman sebelumnya.
  4. Rohimat: Barusan Kang Wonk dari Bukit Tinggi menelpon hampir setengah jam. Beliau bingung menjelaskan ke kawan-kawan anggota Bukit Tinggi.
  5. Indra Bayu: Kang Teguh memang suka membantu mencatat obrolan di Rajamantri Kulon.
  6. Jeffry FH: Catatan tersebut memang catatan yang disusun Kang Teguh Supriyanto. Kang Teguh juga merangkap admin Grup WhatsApp Phoenix. Bisa jadi ada yang membocorkan dari sana.
  7. Dedi Misbah (P-BDG): Hal inilah yang berulang kali dimaksud oleh DZA “UNTUK LINGKUNGAN TERBATAS SAJA DULU.”
  8. Aulia Pradipta (Yoli): Sudah ditelusuri ke yang bersangkutan. Sedang proses netralisasi.
  9. Wilman Ramdhani (Bogor): Di bogor, banyak anggota pindahan HI dari mana-mana. Mereka bertanya seperti yang tertera di atas. Benarkah QUR’AN itu asli tapi palsu, dan semacamnya? Benarkah sejarah nabi yang sekarang?
  10. Wilman Ramdhani (Bogor): Waktu ditanya asal infonya, mereka jawab dari Facebook, WhatsApp, dan sebagainya.
  11. Wilman Ramdhani (Bogor): Sekarang tinggal bagaimana mengemasnya agar terlihat baik, sebab info itu sudah sampai HI Sumbar.
  12. Kang Tedi (HI Purwasuka): Lebih baik diskusi satu~satu dengan intens. Banyak juga di daerah dan ranting yang lain melalui diskusi pelan-pelan bisa terbuka.
  13. Tolong jangan dulu disebar pada pihak yang belum siap untuk menerima, meskipun itu anggota HI sendiri, karena penyampaiannya pada umum akan berbeda.
  14. Yang paling berbahaya adalah point ketiga, yaitu shalat itu sendiri, tanpa penjelasan. Seharusnya ada penjelasan mendalam soal itu.
  15. Tolong tulisan di atas dicabut dulu dari peredaran, karena itu catatan pribadi, bukan catatan resmi dari LSBD Hikmatul Iman.
  16. Kalau tersebar ke masyarakat yang terbiasa didoktrin akan panik dan marah.
  17. Bukan berarti kita takut. Tapi, nanti pesannya tidak akan sampai karena sudah ribut duluan.
  18. Gunadi (W-BDG): Tampar saja Teguh. Suruh dia menghadapi dampak yg dia buat. Apakah dia mempunyai solusi?
  19. Habibi Velo (Rawamangun JKT): Apalagi sekarang GAFATAR sudah babak belur karena dituduh sesat. Hati-hati komunitas kita jadi sasaran kesekian kalinya gara-gara memgatasnamakan syiar yang tidak memahami cara.
  20. Gunadi (W-BDG): Dampaknya rumah saya dan seluruh anggota HI bisa dibakar orang yg salah paham. Saya dan keluarga bisa terancam.
  21. Ashari: Sebelum dihapus, lacak dulu siapa yang like/share. Pengalihan perhatian bisa dipertimbangkan.
  22. Habibi Velo (Rawamangun JKT): Ada trend bangga disebut sesat, aneh, gila, dan sebagainya pada anggota Hiers karena berhasil menyebarkan cerita dari DZA.
  23. Sandi Nugroho: Semalam, satu per satu member di grup WA Phoenix diminta menghapus semua chat dan menunjukkan screenshot buktinya. Diputuskan untuk membubarkan grup dan dibatasi untuk keluarga saja.
  24. Jody H Bayuaji: Padahal, DZA sudah membeeri contoh cara menyampaikan info secara perlahan-lahan sambil membangun pemahaman dengan mengajak berfikir dan melontarkan pertanyaan yang mengalir dan berayun. Tidak langsung menyampaikan info.
  25. Sayyidinaa Ali: Mari ramaikan kegiatan cabang dan ranting utk action di masyarakat agar jika ada tudingan miring ke HI akan otomatis terbantah karena mereka melihat bahwa kita berbaur dengan masyarakat melalui bakti sosial.

5-44. Dampak Hukum Posting Info Sensitif di Media Sosial

  1. Setelah ada kebocoran data, anggota grup berdiskusi dengan Bintang Yalasena, kuasa hukum DZA, tentang dampak hukum yang terjadi dan antisipasinya.
  2. Bintang Yalasena: Kesembronoan menyebarkan informasi sensitif memungkinkan pembenci HI untuk memiliki barang bukti yang cukup kuat untuk menjerat DZA sebagai penyebar doktrin beraliran sesat.
  3. Bintang Yalasena: Dalam KUHP jo UUITE mudah saja melengkapi barang bukti dengan tambahan dua saksi yang dapat direkayasa.
  4. Bintang Yalasena: Buat DZA sangat mudah menghadapi tuntutan hukum tersebut, tapi bagaimana dengan anggota HI?
  5. Bintang Yalasena: Mereka dapat terjerat hukum pidana karena secara legal adalah anggota HI dan menulis serta dianggap mengetahui, memahami, dan mengikuti paham DZA.
  6. Bintang Yalasena: Ancaman pidana dari Pasal 28 ayat (2) UU ITE tersebut diatur dalam Pasal 45 ayat (2) UU ITE, yaitu pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000 (satu miliar rupiah).
  7. Bintang Yalasena: Tulisan/rangkuman yg dikirim via elektronik, khususnya media sosial, mamang membahayakan.
  8. Bintang Yalasena: Karena awalnya terlihat seperti aliran yang bisa menimbulkan keresahan dan kepanikan sehingga berujung kericuhan dan kerusuhan.
  9. Bintang Yalasena: Dalam hukum, MUI tidak punya kewenangan menyatakan sesat pada aliran tertentu karena AD/ART MUI berdasarkan Quran. Jadi, bertentangan dengan An-Najm:30 itu sendiri. Dalam hal ini, Ketua MUI dan atau yang menyatakan sebuah aliran sebagai aliran sesat bisa terkena pidana. Contoh kasus MUI cianjur, di hadapan kapolres saya sampaikan bahwa Ketua MUI telah memfitnah dan Kapolres tidak membantah. Disaksikan dan direkam Kang Syamsu.
  10. Bintang Yalasena: Tidak ada kasus serupa. Jadi, fatwa sesat MUI cianjur pun tidak memiliki kekuatan hukum. Terbukti HI masih legal. Beda dengan Gafatar yang legalitasnya segera dicabut.
  11. Bintang Yalasena: Jika ada anggota HI yang dinyatakan sesat oleh MUI, secara hukum MUI bisa disomasi dan ketuanya diseret ke pengadilan.
  12. Bintang Yalasena: Sebagai langkah mengantisipasi kebocoran data, Wasdal harus mengawasi dan mengendalikan seluruh anggota grup diskusi WhatsApp dan info sensitif tidak boleh diberikan secara keseluruhan, harus bertahap, dan ada pertemuan langsung.
  13. Wilman Ramdhani (Bogor): Mungkinkah kita balik mengancam pihak yang menyatakan HI sesat dengan alasan mereka mengajarkan, memaksakan, dan memalsukan faham yang sebenarnya berdasarkan bukti-bukti tertulis? Misalnya sholat yang tertera 3 waktu dijadikan 5 waktu?
  14. Bintang Yalasena: Sebaiknya tidak perlu mengancam sebagaimana yang dilakukan DZA terhadap Ketua MUI Cianjur.
  15. Setiabudi Hi: Oleh karena itu, DZA di medsos melepaskan semua atribut kelembagaan dan selalu posting sebagai opini pribadi.
  16. Bintang Yalasena akan membantu melegalkan group WhatsApp ini.

5-45. Pendataan Anggota Grup Diskusi WhatsApp LSBD HI

  1. Dedi Misbah mengumpulkan foto KTP setiap anggota untuk keperluan legal keanggotaan grup WhatsApp.

5-46. Definisi Akselerasi Sel

  1. Akselerasi Sel adalah kemampuan sel mythocondria dalam menghasilkan energi yang dibutuhkan seluruh jaringan di dalam JASAD manusia untuk dapat bekerja atau berfungsi sebagaimana mestinya.
  2. Akselerasi sel 100% artinya sel-sel mythocondria di JASADnya sudah mampu menghasilkan energi dengan kemampuan penuh (Full Capacity). Manusia dengan akselerasi sel 100% tidak lagi membutuhkan energi tambahan makanan. Dengan kata lain, mereka tidak perlu makanan.
  3. Akselerasi sel 2,5% artinya sel-sel mythocondria di JASAD nya hanya mampu menghasilkan energi dengan kemampuan 2,5% dari kapasitas penuhnya karena terhambat oleh KLAD. Ini menyebabkan manusia berakselerasi 2,5% masih membutuhkan asupan makanan.

 

Daftar Isi Bagian 6

6-1. Draft Surat Keputusan Grup WhatsApp LSBD HI

  1. Untuk mengantisipasi kebocoran data seperti yang terjadi sebelumnya, Bintang Yalasena membuat draft Surat Keputusan (SK) Grup WhatsApp LSBD HI.
  2. SK ini akan menetapkan Grup WhatsApp LSBD HI sebagai grup legal yang berada di bawah Yayasan Hikmatul Iman.
  3. SK ini juga akan melepaskan Yayasan Hikmatul Iman dari akibat hukum yang diterima oleh anggota grup dan menjadikannya tanggung jawab pribadi.
  4. Bintang Yalasena: Supaya tersangka kasus UUITE dan atau penistaan agama tidak bisa terhubung secara hukum dengan anggota di sini. Jadi, masalah hukumnya urusan pribadi. Untuk menghindari kejadian seperti Lia Eden yang juga membawa pengikutnya ke penjara. Termasuk sebagian anggota Gafatar.
  5. Gunadi (W-BDG): Teman-teman di sumatra sampai gerilya ke pasien dan orang tua murid untuk meluruskan info yang bocor.

6-2. Gunadi Zolthaz Bareng DZA

  1. Gunadi: Kemaren sore kami melakukan zolthaz bareng DZA, istri, anak-anak, dan sebagian panitia. Selesai zolthaz, semua wajah memerah dan memang berbeda efeknya.
  2. Gunadi: Teknis yang dilakukan masih sama dengan zolthaz umum hanya tanpa bacaan. Posisi ruku dan sujud lebih lama.
  3. Gunadi: Kemarin kami diajari teknis posisi ruku yang benar. Saat ruku, tumpuan badan bukan di telapak kaki seluruhnya tapi agak jinjit dengan bertumpu hanya pada ujung depan telapak kaki dan badan agak condong ke depan.
  4. Aulia Pradipta (Yoli): Bisa jadi posisi itu bertujuan untuk lebih merasakan tekanan elektromagnetik dari dorphal.
  5. Dedi Misbah (P-BDG): Posisi ini berkaitan dengan titik reflexology yang berhubungan dengan organ paru-paru, kepala, otak, dan bahu untuk membantu oksigen mengalir dengan lancar ke area kepala. Dukungan energi DORPHALL mengakibatkan wajah memerah.
  6. DZA menyatakannya seperti shalat berjamaah biasa.

6-3. Inti ZOLTHAZ

  1. ZOLTHAZ adalah cara paling dasar untuk berakselerasi dan merasakan keberadaan Zat Tidak Dikenal (ZTD)/Sang Rabb/Sang Penggerak Alam. ZOLTHAZ merupakan sarana pembuktian ikrar “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah“.
  2. Ketika akselerasi sel kaum 2,5% terbantu oleh teknologi kaum leluhur yang berupa Dorphall, diharapkan kita bisa merasakan secara perlahan tapi pasti keberadaan Sang Maha Pencipta di dalam diri yang lebih dekat dari urat nadi.
  3. Biasanya, setiap individu memiliki rasa yang berbeda pada ZTD dan akan muncul pemahaman terhadap tugasnya di planet tempat tinggalnya.
  4. Jadi, jangan anggap remeh ZOLTHAZ. ZOLTHAZ direndahkan oleh konspirasi panjang melalui sistem yang sangat hebat.
  5. Konsentrasi memperhatikan pergerakan sel di dalam tubuh diganti dengan konsentrasi pada bacaan yang tidak ada juklak dan juknisnya. Sehingga orang akan konsentrasi pada bacaan dan melupakan substansi introspeksi diri untuk mencari ZTD yang merupakan inti dari ZOLTHAZ.
  6. Awalnya, orang-orang akan konsentrasi pada bacaan, lalu setelah terbiasa dan otomatis dengan bacaan tersebut, mereka akan melamun dan mengkhayal.
  7. Tugas kita adalah mengembalikan fitrah manusia menjadi wakil Sang Maha Pencipta untuk planet tempat tinggalnya.
  8. Mengetahui, merasakan, dan bersatu dengan Zat Sang Maha Pencipta adalah dasar untuk bersaksi kepada-Nya. Karena sebelum bersaksi ,kita seharusnya mengetahui terlebih dahulu. Sekarang dibalik, disuruh menjadi “SAKSI PALSU” untuk menuhankan Zat Rabb tersebut.

6-4. Awas Penghancuran Dunia

  1. Dunia sudah menyoroti komunitas DZA, harus waspada.
  2. Mudah-mudahan dunia segera sadar agar tidak dihancurkan dalam waktu dekat.

6-5. Akselerasi Manusia Bumi 1%, Bumi Dimusnahkan ETHEPHAKA

  1. Gunadi (W-BDG): Di bumi, manusia dengan akselerasi 2,5% sudah sangat langka. Program Bhallamin berhasil menurunkan akselerasi sel manusia dan sudah berlangsung puluhan ribu tahun.
  2. Gunadi (W-BDG): Rata-rata akselerasi manusia sekitar 1%. Makanya wajar kalau ETHEPHAKA membiarkan bumi hancur atau musnah. Karena isinya hanya manusia dengan kecerdasan mendekati binatang ternak.
  3. Dedi Misbah (P-BDG): Apakah kesadaran yang sedang kita upayakan sebelum tahun 2037 itu dengan meng-upgrade kecerdasan dan akselerasi sel manusia di ARDH GRUMMA dari 1% ke 2.5% ataukah dengan menyadarkan meski kecerdasan dan akselerasi sel mereka tetap di level 1%?
  4. Pavo Purnama: Kita ketahui bahwa dengan kemampuan 2,5% saja sudah cukup untuk bisa memelihara bumi ini. Jadi, jika manusia saat sudah mampu menyeimbangkan dan memelihara bumi dengan benar, mungkin kehancuran Yg diniatkan ETHEPHAKA tidak perlu terjadi karena bumi sudah berada di tangan yang benar.
  5. Setiabudi Hi: Dewan Galaxy memutuskan reset suatu generasi karena alasan keseimbangan dan harmonisasi.
  6. Setiabudi Hi: Kalau para manusia di generasi tersebut sudah tidak dapat dikembalikan kepada fitrahnya, lebih baik direset saja.
  7. Setiabudi Hi: Toh hanya masalah waktu saja sebelum mereka saling menghancurkan dirinya sendiri. Dewan Galaxy hanya mengakselerasi proses penghancuran nya saja.
  8. Setiabudi Hi: Manusia itu cuma satu elemen semesta yang harus harmonis dengan elemen-elemen lainnya.
  9. Setiabudi Hi: Jadi begitu ada elemen pengacau harmonisasi, wajar saja oleh sistem dieliminasi supaya tidak mengganggu elemen yang lain.

6-6. Mendeteksi Kiblat ZOLTHAZ

  1. Dani Ramdhani: Saya tadi shubuh melakukan ZOLTHAZ. Ketika posisi berdiri, tiba-tiba saya berputar ke arah kiri seolah mencari arah kiblat yang tepat. Terus saya pejamkan mata dan mengikutinya. Akhirnya, saya menghadap ke arah lebih serong ke kanan daripada biasanya, dan terasa lebih pas.
  2. Dani Ramdhani: Ketika posisi Satya (i’tidal), posisi tangan saya angkat lebih lama dengan menghadap kiblat. Saya merasakan tolakan energi seperti ketikaa latihan di Palutungan.
  3. Dani Ramdhani: Ketika ruku dengan posisi jinjit masih kewalahan untuk stabil.

6-7. DORPHALL dan Hologram Orang Meninggal

  1. Pavo Purnama: Saya meliat sosok Alm Kang Aam waktu Latihan Gabungan Nasional. Menurut DZA kemungkinan itu holograph.
  2. Aulia Pradipta (Yoli): Saya juga melihat Alm. Kang Husen, dua kali.
  3. 02/03/16, 11:51:43: Syamsu: Sy teringat dengan penjelasan DZA di Gunung Padang bahwa Dorphall bisa merekam kejadian dan sewaktu-waktu bisa memunculkan hologram kejadian masa lalu yang melibatkan emosional manusia.

6-8. ZOLTHAZ Diabadikan Dalam Qur’an

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): Bila sudah fokus ZOLTHAZ merasakan ZTD, akidah semakin kuat dan keimanan makin bertambah.
  2. Wilman Ramdhani (Bogor): Karena itulah ZOLTHAZ diabadikan dalam QS. Al-Anfal: 2.

6-9. WARKHA (BAROKAH) DAN ZARKH

  1. Orang-orang yang ikhlas dalam berinteraksi dengan sesama, KLAD-nya akan menipis karena sel-sel mereka terakselerasi oleh WARKHA.
  2. Kejahatan akan menimbulkan dan menghasilkan Zarkh.
  3. Ketika kita berbuat kebaikan, ikhlas sangat dibutuhkan karena semua beban pamrih itu mengganggu jalannya zat warkha.
  4. Kebaikan kita pada seseorang itu menghasilkan feedback dari seluruh warkha yang ada di semesta.
  5. Kehebatan unsur Warkha adalah meskipun baru niat memberikan kebaikan tanpa pamrih (spontan) sudah mengakselerasi sekitar 10%. Apalagi kalau sudah action.
  6. Action akan mengeluarkan tenaga dari sel tubuh yang mengakselerasi pancaran Warkha ke seluruh jagad.
  7. Itulah sebbaabnya orang suci bisa menembus dimensi AL’A tempat Al-Qur’an tersimpan.
  8. Istilah Wakha berubah secara perlahan. Padahal, ini sudah disebutkan sejak zaman Rasulullah SAW adan menjadi topik pembahasan.
  9. Lidah pendengar mengucapkannya dengan BARKAH dan Rasul tidak protes. Bahkan, ketika diucapkan menjadi BARAKAH juga tidak protes.

6-10. Tingkatan Pertama ZOLTHAZ

  1. Tingkatan pertama ZOLTHAZ bagi kaum 2,5% adalah mengarahkan kepala ke arah Dorphall atau radiasi BA’KAH (Mekah).
  2. BA’KAH lebih kuat karena adalah asteroid yang membawa logam seperti batuan yang lebih kuat dari uranium.
  3. Dengan mengaragkan kepala ke arah radiasi tersebut, tanpa bacaan-bacaan, akselerasi terbantu
  4. Pertama dengan membungkuk, lalu digrounding dengan menempelkan jidat ke tanah.
  5. Itu baru tahapan awal atau dasar dari ZOLTHAZ.

6-11. RSTB = ZOLTHAZ = Latihan TD

  1. Habibi Velo (Rawamangun JKT): RSTB, ZOLTHAZ, dan latihan Tenaga Dalam sama-sama berurusan dengan fokus pada pengenalan diri sampai ke tingkatan sel. Hanya pendekatannya saja yang berbeda. Satu olah nafas dan yang lainnya merasakan.
  2. Habibi Velo (Rawamangun JKT): Sarana Latihan TD, RSTB, dan ZOLTHAZ bertujuan sama, untuk merasakan Zat Tidak D.

6-12. Ada Upaya Memecah Belah, ZOLTHAZ yang sesungguhnya

  1. Saat ini ada proses memecahbelah dan memundurkan umat dengan alasan fikih.
  2. Ada kesadaran bahwa arabi berbeda dengan islami
  3. Ada kesadaran bahwa negara ini dalam kondisi darurat karena proses Arabisasi.
  4. Rata rata orang yang sudah sadar kebingungan, tidak tahu bagaimana seterusnya.
  5. Kita sudah termasuk jauh dengan upaya mengenal Zat Sang Maha Pencipta. Malahan mengajarkan RSTB di luar umat yang mengaku Islam itu jauh lebih mudah karena pikiran mereka tidak dipenuhi oleh hapalan-hapalan doktrin.
  6. Di Kuningan sudah diajarkan dasar ZOLTHAZ. Pada dasarnya, ZOLTHAZ adalah sarana mengakselerasi sel tubuh agar kita semua mampu mengenal apa yang ada di dalam diri dengan baik. Itu sebabnya dulu para Nabi mampu melakukan banyak keluarbiasaan yang biasa disebut Mu’jizat. Manusia seperti kita pun yang 2,5%, akan mampu mengakselerasi kemampuan tubuhnya dengan cara yang benar.
  7. Selama ini DZA mengajarkan dasar ZOLTHAZ, yaitu latihan pernapasan ala HI. Maksudnya, apabila kita minimal sudah bisa merasakan hawa panas dan sudah bisa mengalirkannya dengan baik, diharapkan nanti ketika ZOLTHAZ akan lebih mudah. Kalau di tempat yang ada anomali magnetik, maka prosesnya akan sangat terbantu.
  8. Sebetulnya sekarang waktunya untuk memunculkan ajaran para Nabi sebelum kita yang sebenarnya. Ajaran yang selama ini coba dihilangkan dan ditutupi dengan berbagai macam hapalan-hapalan yang akan menutupi kemampuan otak sebenarnya.
  9. Keyakinan soal surga dan neraka yang sangat disederhanakan menjadi hal yang sangat sakral dan cukup untuk membuat manusia saling serang satu sama lain.
  10. Fungsi otak orang-orang sekarang sudah diturunkan oleh BHALLAMIN. Makanya, kalau kita debat dengan orang yang atheis pasti dijamin kalah. Padahal itu karena kita belum bisa menyentuh Zat Tak Dikenal di dalam diri manusia.

6-13. Al-Quran Kita di Lauh Mahfudz, Tidak Tercemar Politik

  1. Kalau kita ditanya “Kitab kita apa?” Bilang kitab kita Al-Qur’an Lauh Mahfuz, bukan sekedar Mushaf yang sudah tercemar berbagai kepentingan politik.
  2. Tanyakan juga, apa jaminan bahwa yang mereka baca itu benar datangnya dari Allah?

6-14. DZA Menyelamatkan Pesawat

  1. Pesawat DZA mau menabrak landasan karena cuaca buruk.
  2. DZA terpaksa menyingkirkan awan tebal dan hujan lebat hingga landasan terlihat dan hujan berhenti.
  3. Berakhir jadi misi penyelamatan pesawat.
  4. Kenalilah Rabb yang ada di dalam diri dengan nama Rubh. Jadi, kita bisa dibantu oleh Sang Maha Pencipta untuk menjadi alat di dalam menyelamatkan satu pesawat.

6-15. Grounding Ruku Terganggu Bacaan

  1. Dedi Misbah (P-BDG): Saat ini, terutamanya yang di area Tanah Haram, banyak yang ruku’ ke arah DORPHALL BA’KAH. Tapi, teknis groundingnya terganggu oleh bacaan-bacaan.
  2. Dedi Misbah (P-BDG): Jadi banyak yang korslet kesadaran karena agresifitasnya saja yang terpicu, bukan kesadaran.
  3. Dedi Misbah (P-BDG): Nabi lebih banyak nge-grounding (red: maksudnya sujud) di Madinah, kalau di Mekkah tawaf dan menyepi.

6-16. Kiblat Masing-Masing Menghadap DORPHALL

  1. Dedi Misbah (P-BDG): Ada satu juta DORPHALL tersebar di bumi yang dipasang dengan pola tertentu.
  2. Dedi Misbah (P-BDG): Misalnya di Pulau Bali tempat berdirinya PYRAMIDA ULU RHA atau PURA, satu DORPHALL di tengah dan delapan di sekelilingnya.
  3. Dedi Misbah (P-BDG): Sesuai QS Al-Baqarah 115, ke manapun kita menghadap, di sanalah “wajah” Allah. Artinya ke mana pun kita menghadap, di sana ada DORPHALL yang bisa mengakselerasi sel kita dan diharapkan kita bisa mengetahui, merasakan, melihat, dan bersaksi akan Zat Tidak Dikenal.
  4. Aulia Pradipta (Yoli): Dan bagi Kang Wilman di Bogor, Kang Adi di Kuningan, dan Kang Ade di Cianjur ada kiblatnya (sendiri) yang mereka menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah melakukan sebaik-baiknya. Di mana saja mereka berada, pasti Allah akan mengumpulkan mereka sekalian. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

6-17. Tafsir An-Nisa: 103

  1. Dedi Misbah (P-BDG): Jika sudah merasa “aman” dalam bersaksi akan ZTD, maka mendirikan shalat bisa dilakukan kapan saja, di mana saja. Jika belum merasa “aman”, maka sujud, ruku, dan duduklah berulang-ulang dalam mengingat, merasakan, bersatu, melihat-Nya.
  2. Sayyidinaa Ali: Kalau belum bisa mendirikan sholat dalam setiap saat atau setiap aktifitas maka sujud, ruku, dan duduklah dalam mengingat-Nya, karena fokus merasakan Zat Tidak Dikenal pada waktu tertentu dengan gerakan tertentu lebih ringan dibandingkan tetap fokus setiap saat.

 

Daftar Isi Bagian 7

7-1. Berkomunikasi dengan RUH

  1. Gunadi (W-BDG): Jika kita mampu merasakan tubuh kita sampai tingkatan partikel, artinya kesadaran kita yang ada di jiwa sudah mampu berkomunikasi langsung dengan partikel-partikel yang menyusun tubuh kita.
  2. Gunadi (W-BDG): Ketika mampu mengendalikan partikel-partikel penyusun tubuh, kita akan bisa merekayasa wujud kita menjadi energi atau wujud-wujud lain yang belum bisa kita bayangkan, seperti Bangsa URLNA.
  3. Gunadi (W-BDG): Jika bisa berkomunikasi dengan penyusun materi yang mendekati RUBH saja, kemampuan kita sebagai manusia sudah sangaat luar biasa. Apalagi jika sudah terkoneksi langsung, bergidik memikirinnya juga.

7-2. Zat Tidak Dikenal dan RUH

  1. Zat Tidak Dikenal (ZTD) masuk ke makhluk hidup dan benda mati. Semua itu disebut RUBH atau RUH dan merupakan unsur yang menghidupkan. Benda mati pun sesungguhnya molekularnya tidak diam.
  2. Sebetulnya, semua bersujud pada Sang Maha Pencipta, sadar atau tidak sadar. Makhluk lain lebih sadar karena tidak punya ego. Hanya manusia tidak sadar karena tertutup ego.

7-3. Kloning Nabi Adam dan RUH

  1. Ketika Sang Maha Pencipta meniupkan ZAT-nya, ZAT itu akan menyesuaikan dengan tempat atau kondisinya berada.
  2. Jika kapasitasnya hanya 2,5%, maka dibutuhkan makanan untuk diolah menjadi gizi dan membantu RUBH menggerakan casing.
  3. Manusia 100% sudah tidak butuh makanan karena tubuhnya sudah bisa melebur dengan semua zat di alam dan RUBH sudah sepenuhnya mengakselerasi dengan full.
  4. Ketika RUBH bersatu dengan casing 100%, sistem sel di tubuh manusia bisa bermutasi secara bebas, bisa berubah jadi apa pun, dan bisa disusun ulang.
  5. ADHAMA (Nabi Adam) melihat ini memberbahayakan karena bisa menimbulkan kerusakan dengan energi sedemikian besar. Makhluk cahaya (malaikat) memiliki analisa yang sama, sehingga mereka bertanya Sang Maha Pencipta melalui bahasa frekwensi. Sang Maha Pencipta menjawab “Aku Lebih Tahu.” ADHAMA pun tahu persis soal itu.
  6. Awalnya, ADHAMA tidak akan memperbanyak diri. Selama Milyaran tahun, dia terus memanfaatkan sel tubuhnya untuk mengembangkan mahluk lain seperti binatang, tumbuhan, dan semua yang diperlukan untuk membuat planet-planet itu hidup.
  7. Milyaran tahun kemudian, ADHAMA melihat ada yang belum lengkap, yaitu manusia bangsanya sendiri. Maka, beliau meminta izin pada Sang Maha Pencipta untuk melengkapi ARDH (planet bumi) dengan mahluk dari bangsanya, namun dengan akselerasi sel terbatas. Setelah diizinkan, ADHAMA mengkloning dirinya.
  8. Klon manusia pertama dibatasi 70%, perempuan, dan memiliki alat reproduksi, yaitu HAWRA (Siti Hawa). Ia dibesarkan langsung oleh ADHAMA.
  9. KLAD adalah bakteri buatan ADHAMA untuk membatasi akselerasi sel mythocondria yang diturunkan melalui proses Ber-KLAD atau KHULDI. Akar kata KHULDI itu dari KLAD, yaitu proses persetubuhan.
  10. Sang Maha Pencipta memerintahkan untuk mengisi ARDH. Mulailah Adhama membuat klon lain dengan kemampuan akselerasi sel mythocondria disesuaikan dengan planet tempat tinggalnya.
  11. Keturunan langsung ADHAMA pun mulai menghasil keturunan.
  12. RUBH adalah hak prerogatif Sang Maha Pencipta. Zat Tidak Dikenal bermutasi untuk menyesuaikan dengan casing, namun tetap masih terkonek dengan sumbernya. Makanya Sang Maha Pencipta dikatakan lebih dekat dari urat nadi.
  13. RUBH tidak mungkin meninggalkan casing (jasad) yang masih bagus. Jika mati, berarti casing itu ada kerusakan.
  14. Ada mayat yang utuh karena tidak dimakan bakteri. Casingnya menghasilkan zat LOKOID yang tidak disukai bakteri. Bagi kaum 2,5%, zat LOKOID ini tertriger bila WARKHA-nya ngalir terus.
  15. Surat Al-Anbiya – 21:35 tidak membahas kematian manusia, tapi kematian jiwa yang berupa putus asa, stress, kehilangan harapan, atau sedih. Jiwa bisa hidup kembali ketika semangatnya kembali.
  16. Sesuai tafsiran QS Az-Zumar – 39:42, Allah swt memegang jiwa selama casing masih hidup, belum diurus Ijrail. Manusia yang paham akan memegang dan mempertahankan jiwa yang mati itu selama casing masih hidup. Jiwa yang sudah sembuh akan dilepaskan lagi untuk kembali berfungsi normal. Tapi, kalau casing sudah mati Ijrail akan diutus untuk mengambilnya.

7-4. Islam Sesungguhnya dengan Istilah Baru

  1. RUH memiliki istilah dan sebutan yang berbeda di tiap mahluk atau benda. Kita pakai bahasa umum dulu, yaitu RUH atau RUBH. Misalnya, RUH di dalam batu dan menggerakan molekular batu disebut HIJ.
  2. Bahasan ini kalau dibawa keluar akan seperti ketika Islam pertama kali diperkenalkan di Arab. Semua istilah lama dihilangkan dan menjadi istilah baru.
  3. Kita bukan hendak mendiskreditkan Islam, tapi kita akan menggali Islam yang sesungguhnya. Terbukti, selama ini distorsi membuat kita jadi seperti ini. Kita bongkar mereka yang merusak Islam dengan menyatakan hal-hal yang selama ini tidak diketahui oleh publik. Bayangkan ketika Rasulullah SAW pertama kali memperkenalkan Islam dengan bahasa dan istilah baru. Pasti bangsa yang status quo kebakaran jenggot.
  4. Seperti Rasulullah SAW dulu, kita akan berjuang dengan perubahan dan action, bukan dengan ceramah.

7-5. Sejarah Bahasa Arab

  1. Bahasa Arab hampir sama dengan bahasa sansakerta. Bahasa sansakerta berasal dari Bahasa Lemurian. Bahasa Lemurian asalnya bahasa inter Galaktika, tapi sekarang menjadi bahasa Ethephaka.
  2. Penghuni Arab itu awalnya dari India. Nama Arab berasal dari bahasa sansakerta, yaitu ARV. Akhirnya menjadi Arvasthan yang berarti tanah berkuda.

7-6. Bukti Keberadaan Akhirat

  1. Banyak pengetahuan umum yang harus direvisi karena mengandung kebohongan.
  2. Sejak awal, tidak ada bukti soal akhirat. Semua hanya doktrin agar manusia yakin tentang kehidupan akhirat. Padahal, ada banyak misteri di balik itu. Sebetulnya alam bawah sadar kita, yaitu yang masih normal, pasti mempertanyakan apa itu akhirat, surga, neraka, tuhan, dan keadaan setelah mati.

7-7. Kloning Nabi Adam

  1. Adhama (Nabi Adam) bisa mengkloning manusia yang sudah mati dan dikembalikan lagi seperti aslinya tanpa KLAD. Itu bisa dilakukan kapan pun oleh teknologi tinggi.
  2. Setelah badan aslinya muncul, paket Arwatha (arwah) secara otomatis bisa balik lagi. Karena pasti tersedot ke casing (jasad) lamanya.
  3. Jika kita membuat dua atau tiga casing (jasad) dari bahan yang sama, akan ada Ruh lain namun masih tersambung dengan casing awal. Ini sebabnya anak kembar selalu terhubung, bisa merasakan kembarannya.
  4. Kloning terbagi banyak tahapan dan bisa dibuat berbeda. Jika ingin hasil kloning tidak terlihat kembar dan beda DNA, campurkan DNA lain.
  5. Sayyidinaa Ali: Manusia yang sudah ‘dianggap’ tiada masih bisa dihidupkan karena ruhnya masih ada. Hanya saja kita belum tahu teknologi untuk mengembalikan jasad yang sudah dianggap terpisah dengan ruhnya.

7-8. Adakah Rukun Iman Pada Hari Akhirat?

  1. Habibi Velo (Rawamangun JKT): Rukun iman pada hari akhirat jika merujuk uraian DZA berarti tidak ada?
  2. Faishal Hermawan: Kalau tidak ada bukti soal akhirat, kenapa harus diimani lagi kang Habibi?

7-9. Inikah Surga Versi DZA?

  1. Planet VRUR yang ada di Gugusan ZIVETA, Galaksi LAGRAVEN telah dimusnahkan. Tapi DNA, RNA, dan semua kebutuhan setiap orang sudah direkam. Planet ini sudah terlalu penuh dan penghuninya rusak tanpa ada utusan untuk memperbaikinya.
  2. ETHEPHAKA menjanjikan pada semua penduduk planet tersebut bahwa jika berperilaku baik selama 100 ORIGOM, mereka akan dikloning ke casing (jasad) baru dan dipindahkan planet baru. Itulah surga untuk mereka.
  3. Planet baru mereka di Galaxy NEUZA, bernama VRURAR. Umur mereka rata rata 21 tahun menurut hitungan planet bumi, dan tetap begitu, tidak bertambah atau berkurang
  4. Mereka juga diberi fasilitas untuk membuat apa saja yang mereka mau, termasuk time travel, perjalanan antar galaxy, membuat dan memiliki planet baru, dan sebagainya. Besar Planet VRURAR 1000 kali planet asal mereka.
  5. Nah…. Apakah itu juga termasuk surga? Soalnya mau bikin bidadari atau bidadara juga di fasilitasi.
  6. Amir Santoso Hi: Apakah Adhama (Nabi Adam) diberi untuk menentukan dihancurkan atau tidaknya alam semesta?

7-10. Alam Barzkh

  1. Ijrail tidak pernah akan mampu mencabut RUH, karena tugasnya mencabut Jiwa atau Nyawa. Kekuatan RUH jauh lebih tinggi dari Malaikat.
  2. RUH akan mengikuti Jiwa ketika mulai dicabut dari tubuh atau casing.
  3. Makhluk cahaya (malaikat) adalah energi. Ijrail diberi satu unsur khas untuk menarik jiwa yang bernama JRAB atau pembawa/pemegang.
  4. Selanjutnya, RUH akan bersatu dengan Jiwa —dalam istilah Lemurian disebut ARWATHA (Arwah)— kemudian memasuki dimensi BARZKH (Barzah). Di sana, semua ARWATHA hidup tanpa memiliki casing.
  5. Jika di masa hidupnya sering berbuat baik, ARWATHA akan memiliki banyak zat WARKHA sehingga bisa menembus dimensi tirai BARZKH walau sebatas visual dan audio saja. Zat WARKHA juga akan membuat mereka memiliki akselerasi ARWATHA yang baik dan nyaman.
  6. Tapi, apabila di masa hidupnya banyak melakukan amal buruk, maka zat MANAKARA akan muncul dan membuat ARWATHA merasa sakit dan tidak nyaman selama di alam BARZKH.
  7. Manusia harus melakukan segala sesuatu demi Sang Maha Pencipta saja, karena itulah sumber RUBH atau RUH. Jadi jelas, TAURI (Tauhid) itu nomer satu. Setelah menjadi ARWATHA semua baru terasa.

7-11. Dimanakah Rasulullah Berada?

  1. Hadi Prasetyo (D4): Rasulullah saat ini melayang-layang seperti kaum URLNA.
  2. Aulia Pradipta (Yoli): Menurut saya, Rasulullah sudah berjasad lagi karena beliau harus menjadi rahmatan lil alamin, mmpunyai amanah lagi, menjadi khalifah di seluruh lapisan alam dimensi di mana pun Rabb berada. Casing (jasad) yang bisa menembus ke mana-mana.
  3. Wilman Ramdhani (Bogor): Masa HAMMADZ (Muhammad) meninggal?
  4. Hadi Prasetyo (D4): Bukan mati casing tapi melepaskan casing, Kang Wilman.
  5. Dedi Misbah (P-BDG): Rasulullah saw bisa time travel ke masa lalu, masa depan, bahkan ke masa kini. Saya pernah bertanya ke DZA: “Mbap, mungkinkah dengan kemampuan Rasulullah saw, beliau time travel hingga ke masa sekarang dan masa depan? Artinya, saat ini beliau masih ada?” Jawab DZA: “Mungkin saja”
  6. Hadi Prasetyo (D4): Rasulullah Saw melepaskan casingnya seperti kaum URLNA. Terasa sakit karena DNA beliau bukan seperti URLNA. Sakitnya spt ditusuk ribuan pedang.
  7. Dedi Misbah (P-BDG): Secara kemampuan, DNA Bangsa URL’NA versinya jauh di bawah Rasulullah saw. Bahkan Kaum URL’NA-pun ditaklukkan beliau.
  8. Wilman Ramdhani (Bogor): Mati itu berlaku untuk mereka yang akselerasi selnya di bawah 10%.
  9. Dedi Misbah (P-BDG): Nabi Isa dengan akselerasi sel 70% pun meninggalkan alam dunia.
  10. Dedi Misbah (P-BDG): Mungkinkah para nabi itu sudah meninggal dunia, masuk ke alam BARZKH (Barzakh) lalu dibangkitkan lagi dan hidup di suatu planet?

7-12. Surga Versi Hikmatul Iman

  1. Surga itu dikenal sebagai ZUGA dalam bahasa Lemurian, yang berarti “Suka”.
  2. Segala macam kesenangan dan rasa suka cita ada disana.
  3. Di tempat transit tersebut memang ada tempat yang diistilahkan ZUGA untuk rehat dan sangat menyenangkan.
  4. Dedi Misbah (P-BDG): SWARAGA bisa dilakukan oleh Bangsa VRUR di Planet VRURAR.
  5. Planet baru Bangsa VRUR di Galaxy NEUZA dengan nama VRURAR.
  6. Umur mereka rata rata 21 tahun mmenurut hitungan planet bumi dan terus begitu.
  7. Tersedia semua fasilitas untuk membuat apa saja yang mereka mau termasuk time travel, perjalanan antar galaxy, membuat dan memiliki planet baru, dan sebagainya.
  8. Dedi Misbah (P-BDG): ZUGA di Dimensi Transit dan Planet Surga adalah dua hal yang berbeda.
  9. Dedi Misbah (P-BDG): Setelah sebagian manusia rehat di ZUGA pada Dimensi Transit, terminal akhirnya di Planet Surga.

7-13. Makhluk Cahaya Munkar Nakir Bertanya MANAKARA, Zarkh dan Siksa Kubur di Dimensi BARZKH

  1. Kita sering tidak sadar bahwa kedekatan Sang Maha Pencipta itu sangat penting karena RUBH ingin selalu sangat dekat pada sumbernya.
  2. Jauh dari RABB membuat RUBH menghasilkan zat bernama MANAKARA.
  3. Ada jenis mahluk cahaya yang bertugas untuk mengecek zat MANAKARA, yaitu Munkar Nakir atau kepanjangan dari MANAKARA.
  4. Pertanyaannya pun MANRABBUKA atau MANAKARA-nya masih nyambung dengan RABB atau tidak?
  5. Kedua mahluk cahaya itu hanya memantau saja. Begitu ketahuan jauh dari RABB, mereka akan menghitung ZARKH yang lepas dan memberi memory kesakitan pada ARWATHA (arwah).
  6. MANAKARA tidak akan Aktif kalau tidak dipicu oleh keduanya. Ketika ZARKH muncul, ARWATHA akan merasakan rasa sakit luar biasa seperti dihajar oleh gendir besar ke kepala, bagaikan dicambuk oleh lidah api, dan sebagainya. Itulah yang dikenal dengan nama siksa kubur.
  7. Berbeda apabila kita memproduksi Zat WARKHA. Zat ini akan memproduksi memory kesenangan luar biasa, rasa nikmat pada ARWATHA dengan berbagai macam fasilitas, dan kemampuan sangat kuat untuk mampu kembali melihat keadaan di luar dimensi BARZKH (Barzakh).
  8. Anak saleh, amal jariyah, dan ilmu yang bermanfaat adalah jejak yang akan terus dipicu oleh Zat MALGRETHA RUH lain dan terus mengaktifkan Zat WARKHA pada ARWATHA yang bersangkutan.

7-14. THLAZ Penanda Keikhlasan

  1. Zat THLAZ di dalam RUH menyambungkan dan menyimpan jejak yang akan menyebar ke mana pun tanpa ada yang mampu mencegah.
  2. Dengan catatan, akselerasinya harus memenuhi syarat, yaitu bersih seperti kertas putih.
  3. Jika bersih, THLAZ akan berakselerasi dengan cepat.
  4. Kalau banyak hambatan, misalnya niat lain selain RABB, maka THLAZ tidak akan memancar.
  5. THLAZ adalah zat yang menempelkan jejak tanda apabila kita melakukan kebaikan dengan ikhlas.

7-15. Pancaran Warkha (Barokah), Menembus Dimensi Penyimpanan Al-Qur’an

  1. Zat Tidak Dikenal memancarkan dan menerima gelombang warkha atau zarkh.
  2. Warkha hanya bisa kontak dengan perbuatan baik yang ikhlas. Kejahatan juga akan menimbulkan dan menghasilkan zarkh.
  3. Ini akan terjadi baik ketika objeknya tahu atau tidak tahu. Ini sudah bahasa RUH atau frekwensi gelombang RUBH yang terhubung ke seluruh manusia sejagad.
  4. Ketika berbuat kebaikan, ikhlas sangat dibutuhkan karena beban pamrih akan mengganggu jalannya warkha. Pamrih itu sumbatan terkuat.
  5. Ingin surga saja sudah dihitung sebagai pamrih yang sangat besar dan menjadi hambatan.
  6. Maksud “Karena Allah” adalah mencontoh sifat Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang, tanpa pamrih.
  7. Kalau sifat ini sudah muncul, warkha baru bisa muncul dari RUBH kita dan memancar ke seluruh RUBH di Jagad Raya.
  8. Berarti baik pada seseorang akan menghasilkan feedback warkha dari seluruh warkha yang ada di semesta.
  9. Oleh karena itu, jika berbuat baik pada seseorang, kadang ia akan membalas melebihi kebaikan kita.
  10. Zarkh juga seperti itu. Jika melakukan kejahatan pada seseorang, konsekuensinya bisa dari orang lain, bahkan banyak orang.
  11. Misalnya maling ke satu rumah lalu kepergok. Yang memukuli kan satu RT.
  12. Jadi kalau kita mau berbuat baik atau jahat, saksinya seluruh RUBH sealam semesta.
  13. Sehingga wajar ALLAH SWT itu Maha Mengetahui. Karena di dalam badan kita memang ada Zat Tidak Dikenal yang merupakan unsur Sang Maha Pencipta.
  14. Kehebatan Warkha adalah meskipun baru niat berbuat baik tanpa pamrih (spontan) sudah mengakselerasi sekitar 10%. Apalagi kalau sudah action.
  15. Action adalah mengeluarkan tenaga dari sel tubuh yang akan mengakselerasi pancaran Warkha ke seluruh jagad. Akhirnya, tenaga yang dihalangi oleh KLAD akan tersedot oleh warkha seluruh jagad.
  16. Itulah sebabnya orang suci bisa menembus dimensi AL’A tempat tersimpannya Al-Qur’an.

7-16. Makhluk Cahaya Ijrail

  1. Ijrail tidak pernah akan mampu mencabut RUH.
  2. Tugas IJRAIL adalah mencabut Jiwa atau Nyawa.
  3. Kekuatan RUH jauh lebih tinggi dari Malaikat.
  4. Tapi, RUH akan mengikuti Jiwa ketika mulai dicabut dari tubuh (casing).
  5. Makhluk cahaya adalah energy.
  6. Ijrail diberi satu unsur khas yang mampu menarik jiwa. Namanya JRAB atau pembawa/pemegang.
  7. JRAB mampu menarik semua jiwa.
  8. Ketika jiwa mulai dikejar oleh RUBH (RUH), maka Ijrail langsung bisa menyatukan jiwa RUH.

7-17. Arwatha (Arwah) di Dimensi BARZKH (Barzakh), TAURI (Tauhid)

  1. Dalam istilah Lemurian, RUH yang sudah bersatu dengan Jiwa disebut ARWATHA (arwah).
  2. Secara otomatis, ARWATHA memasuki dimensi BARZKH. Di sana, semua ARWATHA berkumpul tanpa casing dan tidak mampu menembus tirai dimensi BARZKH.
  3. Tapi, jika suka berbuat baik kepada sesama ketika masih hidup, ARWATHA akan memiliki cukup akselerator zat WARKHA.
  4. WARKHA hanya bisa terakselerasi oleh Zat MALGRETHA yang ada di RUH lain.
  5. Zat MALGRETHA akan terakselerasi oleh Zat BODHY yang muncul apabila kita melakukan amal ikhlas membantu sesama, baik itu terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi.
  6. Zat BODHY akan berakselerasi kuat apabila tidak ada hambatan berupa nafsu-nafsu lain, seperti nafsu Riya, dan sebagainya.
  7. Zat WARKHA akan membantu ARWATHA menembus dimensi tirai BARZKH. Tapi, sebatas visual dan audio saja.
  8. WARKHA akan membuat akselerasi ARWATHA baik dan nyaman.
  9. Tapi, jika semasa hidupnya manusia melakukan amal buruk, maka zat MANAKARA akan muncul dan membuat ARWATHA merasa sakit dan tidak nyaman selama di alam BARZKH.
  10. Akselerasi zat dan keseimbangannya hanya muncul apabila manusia selalu fokus pada Sang Maha Pencipta.
  11. Dengan kata lain, manusia harus melakukan segala sesuatu untuk Sang Maha Pencipta saja karena merupakan sumber RUBH atau RUH berasal.
  12. Jadi, harus benar-benar fokus pada sumber RUH atau kehidupan.
  13. Maka jelas, TAURI atau TAUHID adalah nomor satu karena berhubungan dengan RUH.

7-18. Neraka Versi DZA, Menghidupkan Manusia

  1. ZTD itu akan menyesuaikan dengan kapasitas tempat atau apapun yang ditempatinya.
  2. Di kaum dengan akselerasi sel tinggi, Warkha cepat habis dan Zarkh lama habisnya. Sebailknya, di kaum 2,5% Zarkah cepat habis tapi Warkha lama habisnya. Oleh karena itu, semakin tinggi kemampuan akan semakin besar tanggung jawabnya. red: Bagi manusia super, pahalanya cepat habis dan dosanya tetap bertahan. Bagi manusia biasa, sebaliknya.
  3. Kaum ZERVO dijanjikan pimpinannya akan selamat dari segala macam konsekuensi dengan cara menghidupkan mereka kembali jika mati. Tapi, kaum Zervo tidak tahu, bahwa nanti Adhama (Nabi Adam) akan menghancurkan semua teknologi mereka pada waktunya.
  4. Akan ada perhitungan (hisab) setelah makhluk berakal diberi casing (jasad). Hisab kaum berakselerasi tinggi jauh lebih sulit dari kaum 2,5%, karena energinya yang besar sulit beradaptasi dengan casing baru. Hisab kaum 2,5% lebih gampang, karena energinya kecil sehingga otomatis lebih tenang. Semakin kecil akselerasi sel, akan semakin kecil resistansi ketika memasuki casing baru, kecuali kalau Zarkh-nya banyak.
  5. Yang disebut neraka adalah kondisi ketika casing baru terus menerus menolak dan rusak kemudian meregenerasi lagi secara cepat. Karena 100%, maka kepekaan syarafnya juga luar biasa, sehingga sakitnya juga jauh lebih luar biasa lagi.
  6. Semua yang ada di jagad raya ini, termasuk iblis, mengandung Zat Tidak Dikenal. Jadi berbuat kebaikan itu jangan hanya ke sesama manusia saja, tapi berbuat baiklah dengan tulus dan ikhlas kepada semuanya.
  7. Di dalam diri manusia ada zat yang mampu membuat segala sesuatu. Jadi, kalau sebuah planet dihancurkan lalu manusianya semua terbunuh, dengan teknologi cukup bisa diberi lagi casing baru dan diberi kehidupan lebih baik. Seperti halnya ADHAMA (Nabi Adam) mengkloning HAWRA (Siti Hawa).
  8. Adapun jika membuat ulang casing lama dengan modifikasi dan DNA yang sama, Arwatha (arwah) lama akan menempati casing itu.

7-19. DZA Diundang Untuk Membina Gafatar

  1. Dinas Sosial Cimahi mengundang DZA untuk membina mantan Gafatar pada kamis sore, 11 Februari 2016. Karena DZA di Bali, ditunjuk Gunadi sebagai koordinator utusan.
  2. Gafatar bukan organisasi keagamaan, tapi kelompok masyarakat yang bekerja tanpa pamrih untuk membangun msyarakat. Ketua Gafatar, yaitu Pak Mahful, dan para petinggi Gafatar pernah belajar pembuatan pupuk dan bahan bakar air di Padepokan Hikmatul Iman.
  3. Gafatar menuruti anjuran DZA untuk melakukan karya nyata. Anak-anak mereka tidak sekolah, langsung dididik orang tuanya, tidak divaksin, bertani, dan berusaha mengubah nasibnya sendiri dengan perjuangan.
  4. Gafatar mirip dengan Hikmatul Iman jika ditambah karya nyata (action).
  5. Karena masih sedikit, mereka dimusuhi banyak partai dan pihak. Kalau terhadap Hikmatul Iman, mereka tidak berani.
  6. Semua petinggi Gafatar percaya pada DZA.
  7. Penghubung HI dan Dinas Sosial adalah Pak Ilyas yang pernah bergabung dengan HI STKS. Nomor teleponnya +6281320563381.
  8. Setiabudi Hi: Lahan-lahan yang tadinya dikelola Gafatar sekarang jadi milik ormas tertentu.
  9. Bintang Yalasena: Dinsos berinisiatif meminta DZA turut membimbing eks gafatar karena mereka sudah mengenal DZA dan tidak memiliki cara untuk mengatasinya. Menurut mereka itu kasus baru dan dimungkinkan akan muncul masalah serupa di kemudian hari.
  10. Bintang Yalasena: Selama sistem arabisasi kuat, kasus serupa pasti muncul kembali.
  11. Bintang Yalasena: Metode DZA dalam menjelaskan kebenaran tida k menyinggung dan tidak menganggu kehidupan masyarakat beragama arab, sehingga kita tidak bersentuhan dengan hal sensitif. Eks gafatar perlu kamuflase untuk menghindari fitnah seperti halnya DZA yang tetap ikut jumatan dan terus action.
  12. +62 859‑7490‑XXXX: Sarankan agar Gafatar berbaur dengan masyarakat luas dan menjadi pelopor perubahan. Untuk sementara, buktikan dengan karya nyata mereka di masyarakat. Bila perlu hasil-hasil produk pemikiran mereka diekspos media sebagai counter attack terhadap stigma sesat yang disematkan pada mereka.
  13. Gafatar harus membaur dengan masyarakat, sama seperti Hikmatul Iman.
  14. Aulia Pradipta (Yoli): Jumlah mantan gafatar yang akan dibina sekita 80-120 orang.
  15. Bintang Yalasena: Catatan Dinsos bahwa MUI ditolak Gafatar karena memerintahkan sholat.
  16. Setiabudi Hi: Mentoring Gafatar cukup dengan nafas perut selama dua jam plus pembekalan Tauri (Tauhid) ala DZA.

7-20. Sholat Gunadi, MUI, Gafatar

  1. Gunadi: Akan menang jika adu lama sholat dengan MUI.
  2. Gunadi: Akan menang jika adu tidak sholat dengan MUI.
  3. Gunadi: Satu rakaat tiga jam.
  4. Gunadi: Dikafirkan rekan seperguruan karena tidak sholat juga kuat.

7-21. Taktik Bahasa Kaum Gafatar

  1. Bahas semua kesamaan dengan Gafatar.
  2. Bilang ke Dinsos ini taktik bahasa kaum.

7-22. Zarkh dan Warkha

  1. Bagi kaum 2,5%, Zarkh lebih cepat habis dibandingkan Warkha.
  2. Akselerasi sel manusia dibatasi 2,5% oleh ADHAMA (Nabi Adam) dengan memberinya KLAD, yaitu membran luar pda sel Mythocondria).
  3. KLAD juga merupakan nama dari bakteri purba penahan akselerasi sel Mythocondria.
  4. Kuncinya harus betul betul tanpa pamrih. Jangan karena Warkha, jangan takut Zarkh.
  5. Lakukanlah secara spontan dasar bawaan Rubh secara naluriah. Dalam bahasa umumnya Karena Allah.
  6. Allah ada di dalam diri kita.

7-23. Menggugat MUI

  1. Terbukti umat sakit memakan makanan yang katanya halal menurut MUI.
  2. Dedi Misbah (P-BDG): Yang pertama kali mempermasalahkan Gafatar adalah MUI dan Pemerintah.
  3. Setiabudi Hi: Sekali-sekali MUI memang harus disomasi supaya paham konsekwensi hukum dari ucapan dan tindakan mereka. Selama ini selalu aman-aman saja menghujat orang
  4. Ade Supiandi (Cianjur): Mereka sudah berhasil mendokrin masyarakat bahwa MUI berdasarkan agama islam, sehingga banyak yang mentah-mentah menerima ucapan mereka tanpa berfikir.
  5. Wilman Ramdhani (Bogor): Sekarang MUI tersandung penggelapan dana sertifikasi halal 450 T dalam 5 tahun terakhir. Momen tepat jika MUI dibubarkan.
  6. Dedi Misbah (P-BDG): Jika terbukti menggelapkan dana sertifikasi halal 450 T, maka MUI = Majelis Uang Indonesia.
  7. Bintang Yalasena: Hukum kita tidak kuat menuntut MUI. Secara de fakto, MUI kebal hukum.
  8. Ade Supiandi (Cianjur): Hebat MUI, bisa kebal. Majelis para dewa.
  9. Faishal Hermawan: MUI sudah berubah jadi lembaga ketuhanan sehingga tidak bisa dibubarkan apalagi dituntut.
  10. Jody H Bayuaji: Ekspose terus kebobrokan MUI di media sosial. Kita buat masyarakat tidak lagi percaya pada MUI. Mari kita gulingkan MUI.
  11. Jody H Bayuaji: Sekali-kali MUI mesti disomasi oleh banyak pihak. Tidak apa-apa kalah juga, yang penting masyarakat jadi terbuka dan tahu bagaimana MUI itu.
  12. Wilman Ramdhani (Bogor): Parah memang MUI.

7-24. Perbandingan Mushaf Utsman dan Ibn Mas’ud

  1. Ada riwayat Quran yang hilang.Versi Quran yang langsung dari Rasulullah SAW disingkirkan dan dibakar oleh Khalifah ketiga yaitu Usman bin Affan.
  2. Mushaf Utsmani yang dibentuk oleh Usman bin Affan didasarkan pada para penghafal Al-Qur’an dan tidak berdasarkan urutan kronologi ayat-ayat tersebut diturunkan atau diterjemahkan ke dalam Bahasa Arab.
  3. Padahal, sebelumnya sudah ada Mushaf yang utuh milik Ubay bin Ka’ab, Ibnu Mas’ud, Ibnu Abbas, Ali bin Abi Thalib, dan Hafsah Istri Muhammad SAW. Mushaf itu memiliki jumlah dan susunan ayat yg berbeda. Misalnya, mushaf Ubay memiliki 115 surat, Mushaf Ibnu Mas’ud memiliki 108 surat, dan Mushaf Ibnu Abbas memiliki 116 surat.
  4. Setelah Mushaf Usmani diresmikan, semua versi Al Quran original yang berasal langsung dari orang terdekat Rasulullah SAW dibakar dan dimusnahkan. Semua terpaksa menyetujui karena takut pada tekanan kekuasaan Utsman.
  5. Walaupun begitu, versi mushaf Hafsah, istri Nabi, yang berhasil disembunyikan dan akhirnya berhasil dibakar pada era Khalifah Marwan Ibnu Hakam 65 Hijriah. Tapi, sudah terlanjur terhapalkan oleh banyak orang.

7-25. Hasil Pertemuan dengan Gafatar

  1. Tanah milik Gafatar dirampok dengan modus menuduh aliran sesat.
  2. Gunadi (W-BDG): Secara umum, pertemuan berjalan lancar. Mantan Gafatar tertarik dan antusias untuk mengenal Hikmatul Iman lebih jauh.
  3. Bintang Yalasena: Saya sampaikan bahwa kami mempercayai bahwa Gafatar tidak bersalah.
  4. Bintang Yalasena: Saya sampaikan bahwa kami tidak mempercayai info kesesatan Gafatar karena dalam An-Najm:30 dijelaskan bahwa hanya Tuhan yang berhak menyatakan sesat.
  5. Bintang Yalasena: Saya sampaikan bahwa saya masih sama dengan anggota Gafatar, mendirikan sholat dan bukan melaksanakan sholat alias komat kamit. Tapi, saya masih melakukan ritual kalau ada yang usil dan ingin melihat ritual saya. Hal ini dilakukan untuk menghormati dan menghargai mereka karena ritual masih membutuhkan saksi manusia. Berbeda dengan spiritual yang cukup antara pribadi dan Tuhan.
  6. Bintang Yalasena: Saya sampaikan bahwa di quran dan hadist tidak ada penjelasan mengenai kapan Tuhan membuat agama. Maka, saya katakan bahwa agama itu buatan manusia. Anggota Gafatar tersenyum senang.
  7. Bintang Yalasena: Saya sampaikan bahwa kehidupan yang saya terapkan adalah kehidupan islami. Jadi, Islam bukan agama. Anggota Gafatar semakin antusias.
  8. Bintang Yalasena: Anggota Gafatar bertanya “Kalau Dinsos meminta kami bersyahadat, apa harus kami lakukan?” Saya jawab “Kalau kita toleran dan menghargai mereka, ya lakukanlah kesaksian palsu tersebut.”
  9. Bintang Yalasena: Anggota Gafatar bertanya “Kalau mereka meminta kami melakukan ritual sholat juga, apa harus dilakukan?” Saya jawab “Ya.” Dengan alasan sama, saya juga masih sholat jumat untuk menghindari terganggunya umat beragama arab. Ada anggota Gafatar yang nyeletuk : Arab kurang ajar, tukang tipu.
  10. Aulia Pradipta (Yoli): Menurut intel yang semalaman tidur di mesjid, tidak ada anggota Gafatar yang shalat berjamaah ke sana.
  11. Aulia Pradipta (Yoli): Besok (13/Feb/16) jam 7 pagi, mantan Gafatar dan Pak Ilyas semangat untuk melanjutkan pembahasan yang terpotong.
  12. Gunadi: Pak Ilyas berpesan agar minimal mereka mau bersyahadat ulang. Ini tidak nyaman.
  13. Bintang Yalasena: Kelompok saya ada yang setuju bersahadat, dianggapnya lips service (asal bicara) untuk menanamkan prinsip toleransi.
  14. Bintang Yalasena: Saya sempat menjelaskan syahadat yang diajarkan DZA di Open Dialog kuningan.
  15. Aulia Pradipta (Yoli): Memang sudah menjadi kewajiban kita untuk meluruskan kerasulan Muhammad saw.
  16. Gunadi (W-BDG): Misi yang diperintahkan DZA dalam 2 jam tadi sebetulnya sudah tercapai. Mereka sudah melihat bahwa mereka tidak sendirian dan mereka tertarik dengan kita.
  17. Pembinaan kelompok Hikmatul Iman terhadap Gafatar harus terus berlanjut, tidak hanya di Dinsos saja. Sepertinya mereka akan menjadi tanggung jawab Hikmatul Iman.
  18. Tidak ada pemaksaan dalam agama. Kalau KTP para anggota Gafatar beragama Islam, ganti saja dulu agamanya jadi Hindu atau Budha. Jangan Kristen atau Islam.
  19. Penjelasan Kang Bintang tadi sudah benar.
  20. Kalau perlu justru yang dituntun syahadat itu yang dari Dinsos, bukan dari pihak Gafatar. Agar mereka semua tahu bahwa selama ini merekalah yang membohongi Allah.
  21. brainwash saja orang-orang Dinsos agar mereka sadar.
  22. Bintang Yalasena: Anggota Gafatar ingin bergabung dengan komunitas kita di manapun.
  23. Aulia Pradipta (Yoli): Saya arahkan ke Pak Ilyas dari Dinsos agar melepaskan anggota Gafatar seperti Cisarua melepas orang gila. Menuntut pernyataan mereka hanya akan menghasilkan persaksian palsu.
  24. Aulia Pradipta (Yoli): Kepada mantan anggota Gafatar agar untuk saat ini berdamai dengan keadaan. Mengucapkan syahadat juga tidak ada ruginya buat kita. Itu hanya mainan anak kecil. Kita sudah beda pemikirannya.
  25. Aulia Pradipta (Yoli): Ada ayat yang menyebutkan bahwa Isa dan Muhammad adalah penganut Millah Abraham. Adam dan Nuh mempunyai kesalahan, nuh punya, sedangkan Ibrahim tidak. Dari sana anggota Gafatar menarik kesimpulan untuk menjadi Millah Abraham saja.
  26. Wilman Ramdhani (Bogor): Memang aneh ulama yang bukan ahli ulama. Millah itu kan diakui di QUR’AN. Jadi, biarkan saja sebagai sebuah pilihan. Seperti halnya membiarkan memilih jalan Musa, Isa, atau Muhammad. Bukannya berpikir kenapa umat kabur dari islam? Parah ya. Ulama, MUI, dan pemerintah tidak bercermin

7-26. Rangkuman WARKHA, ZARKH, THLAZ dan KLAD

  1. Zat WARKHA adalah zat yang muncul di RUBH manusia, ketika manusia tersebut melakukan ‘kebaikan’ kepada segala zat yang ada di alam semesta.
  2. ‘kebaikan’ itu akan memicu munculnya zat BODHY di RUBH manusia tersebut yang kemudian memicu munculnya zat MALGRETHA di RUBH zat yang menerima ‘kebaikan’ manusia tersebut.
  3. Zat MALGRETHA yang muncul di RUBH zat yang menerima ‘kebaikan’ ini kemudian akan memicu munculnya zat WARKHA di RUBH manusia yang melakukan ‘kebaikan’ tadi.
  4. ketika kita melakukan sebuah ‘kebaikan’ RUBH-RUBH lain pun akan ikut tertrigger untuk menghasilkan zat MALGRETHA yang memicu RUBH kita untuk menghasilkan zat WARKHA.
  5. Zat THLAZ ini fungsinya adalah sebagai pemancar dan penyambung (connection) antara RUBH kita dengan RUBH-RUBH lain di seluruh alam semesta.
  6. Kekuatan pancaran yang dihasilkan zat THLAZ sangat tergantung pada keikhlasan yang terkandung dalam perbuatan atau ‘kebaikan’ yang kita lakukan.
  7. untuk memancarkan zat THLAZ tersebut, RUBH membutuhkan energi, dan pada manusia energi ini diambil dari mythocondria yang ada di JASAD.
  8. WARKHA yang dihasilkan manusia yang akselerasi selnya 2.5% akan lebih banyak dibandingkan manusia yang akselerasi selnya 70%.
  9. pemaksaan’ oleh RUBH ini jugalah yang membuat KLAD pada mythocondria orang-orang yang ikhlas cepat menipis, dan membuat mereka memiliki kemampuan-kemampuan fisik yang luar biasa.
  10. ‘kebaikan’ yang dilakukan masih dalam bentuk niat (tidak dilakukan) dengan syarat ikhlas, zat WARKHA yang dihasilkan sudah mampu berakselerasi sekitar 10% an.
  11. wajar jika lama kelamaan KLAD akan rusak dan membuat orang-orang yang selalu melakukan ‘kebaikan’ dengan penuh keikhlasan akan mengalami peningkatan akselerasi sel di JASAD nya.
  12. KLAD sebenarnya adalah bakteri buatan ADHAMA yang berfungsi sebagai pembatas akselerasi sel mythocondria, atau dalam ilmu biologi saat ini di kenal sebagai membran luar (outer membrane) dalam struktur sel mythocondria.
  13. klad Ini bisa diturunkan melalui proses Ber-KLAD atau lebih dikenal dengan istilah KHULDI.
  14. Jadi, akar kata KHULDI itu dari KLAD, dan itu melalui proses persetubuhan.
  15. Zat ZARKH adalah zat yang muncul di RUBH manusia, ketika manusia tersebut melakukan ‘keburukan’ kepada segala zat yang ada di alam semesta.
  16. Ketika manusia ‘jauh’ dari Sang Maha Pencipta atau tidak TAURI, maka pada RUBH manusia akan muncul zat MANAKARA yang akan memicu munculnya zat ZARKH.
  17. WARKHA yang dihasilkan manusia dengan akselerasi sel 2.5% lebih banyak dibandingkan manusia dengan akselerasi sel 70%. Sebaliknya ZARKH yang dihasilkan manusia 2.5% lebih sedikit dibandingkan manusia dengan akselerasi sel 70%.
  18. Di saat manusia diberi casing 100% kembali (hari pembalasan) nanti, ZARKH pada ARWATHA dari manusia 2.5% akan lebih cepat habis dibandingkan ZARKH pada ARWATHA dari manusia 70%, karena ZARKH nya jauh lebih sedikit.
  19. WARKHA pada ARWATHA manusia 70% akan lebih cepat habis dibandingkan WARKHA pada ARWATHA manusia 2.5%, karena WARKHA nya jauh lebih sedikit.
  20. Ketika ARWATHA memasuki dimensi BARZKH banyak sedikitnya zat WARKHA dan zat ZARKH yang dimiliki ARWATHA tersebut juga memberikan dampak yang berbeda.
  21. ARWATHA yang memiliki banyak zat WARKHA, akan memiliki akselerasi yang baik dan mendatangkan kenyamanan. Zat WARKHA ini juga akan membantu para ARWATHA untuk menembus dimensi tirai BARZKH tetapi hanya sebatas visual dan audio saja.
  22. Sebaliknya, ARWATHA yang memiliki banyak zat ZARKH, akan memiliki akselerasi yang buruk dan menimbulkan ketidaknyamanan pada ARWATHA selama berada di dimensi BARZKH.

 

Daftar Isi Bagian 8

8-1. Makhluk Setengah Naga Setengah Kuda (Qilin)

  1. Kirin/Qilin/Kylin adalah makhluk setengah naga setengah kuda.
  2. Kirin adalah makhluk penyayang dan hanya menghukum orang jahat

8-2. Membahas Ruh, Arsy

  1. ADHAMA (Nabi Adam) mengkloning HAWRA (Hawa) dengan DNA baru, Zat Tidak Dikenal (ZTD) baru, dan diisi dengan berbagai memory.
  2. Jika casing (jasad) lama dibuat ulang dan dimodifikasi, masih dengan dna yang sama, maka Arwatha (arwah) lama akan menempatinya. Ini bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki cukup kemampuan.
  3. Para Utusan (nabi dan rasul) memiliki DNA khusus.
  4. Arsy adalah dimensi inti.
  5. Dedi Misbah (P-BDG): Sepertinya Arsy bisa “dianalogikan” seperti ZADRAMUNHA, yaitu Arsy bisa “dianalogikan” seperti ZADRAMUNHA, yaitu suatu dimensi untuk melanjutkan lompatan ke tempat mana pun yang dikehendaki.
  6. Di ZADRAMUNHA, terdapat titik utama semua dimensi, seperti ruangan dengan pilihan ribuan pintu menuju ke mana saja.

8-3. Pembahasan RUH

  1. Tidak ada forum yang membahas RUH sejauh Hikmatul Iman.
  2. Pengetahuan tentang RUH adalah dasar untuk mengenal Sang Akar Pemberi.
  3. RUH itu dikatakan urusan-Ku karena hanya RABB yang berhak terhadapnya. Tidak mungkin bagian diri-NYA diutak-atik oleh Malaikat Pencabut Nyawa.
  4. Kita diberi kekuasaan untuk bisa “Mengenal”, “Menyaksikan”, “Merasakan”, lalu mampu bersaksi, bukan mengutak atik.

8-4. Tenaga Metafisik HI

  1. Gunadi (W-BDG): Tenaga Metafisik (TM) di HI adalah energi yang berada di luar jasad dan sudah dipaketkan sesuai fungsinya. TM lebih sulit dikendalikan daripada Tenaga Dalam (TD).
  2. Gunadi (W-BDG): DZA tahu bahwa para murid belum bisa mengendalikan TM dan masih dalah tahap mengendalikan TD yang ada di dalam JASAD kita.
  3. Gunadi (W-BDG): Pasukan ETHEPHAKA dan Bangsa AVERRANTZ saja mengintip GRAZDAVODA (DZA) mengendalikan energi LAGRAVEN.

8-5. Penentangan Murid HI

  1. Fachrul memperlihatkan screenshot Andrias Laszuldias, mantan asisten pelatih di UIN Bandung, yang mengungkapkan keberadaan paham kepalsuan Al-Qur’an di HI dan anggota HI yang meninggalkan sholat lima waktu.
  2. Habibi: Jangan ditanggapi atau direspon.
  3. Kaum radikal seperti Andrias dari awal juga sulit menerima pemikiran atau mereka yang menggunakan akalnya.
  4. Kalau mau dibahas, bahas di web kita atau di facebook kita. Jangan di facebook dia.
  5. kita sedang mencari Al-Quran yang original, bukan seperti dia yang tidak mau tahu.
  6. Jawaban kita adalah jawaban orang yang sudah berani bersyahadat.
  7. Kewajiban seorang yang mengaku Islam harus mau membuka segala sesuatu yang berhubungan dengan agama yang di anutnya secara keseluruhan. Jangan takut pada kebenaran dan harus percaya diri membuka tabir kebenaran tentang mushaf. Jika tidak mau, keluar saja dari Islam.
  8. Kita Islam yang akan mencari mushaf asli yang sebenar benarnya, bukan islam yang serba katanya. Sekarang segala sesuatu masih serba katanya.
  9. Suruh Andrias untuk langsung tabayyun ke DZA.

8-6. Syahadat Versi DZA

  1. Di Facebook, DZA menyindir Andrias Laszuldias yang mengungkap paham Al-Qur’an palsu dan ada murid HI yang tidak sholat lima waktu.
  2. Telusurilah fakta dan berita yang sebenarnya mengenai segala sesuatu yang harus kita saksikan, termasuk mushaf, hadits, manuskrip, ilmu pengetahuan, dan kitab-kitab sebelumnya.

8-7. Makna Istawa

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): ISTAWA di Surat Yunus:3 berarti sama di dalam (seimbang), yang matching mengatur segala urusan. Maksudnya Zat Tidak Dikenal yang disebut ALLOH tadi memposisikan ada di dalam suatu zat yang selevel atau klop dimana pun berada. Di saat ZTD itu “bersemayam” pd level yg klop, maka DIA mengatur segala urusan.
  2. Wilman Ramdhani (Bogor): Arti sebenarnya ARSY dibelokkan menjadi bersemayam, padahal memang ZTD itu bersemayam, tapi klop dengan sesuatu yang seimbang.

8-8. Kekuatan Fatwa

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): Faktor utama skema fatwa adalah REFERENSI yang dibungkus dalam bentuk ijma atau qiyas.
  2. Wilman Ramdhani (Bogor): Penafsiran harus merujuk pada REFERENSI tadi.
  3. Wilman Ramdhani (Bogor): Mereka membuat parameter perekrutan kader, biasanya yang baru belajar agama, tekun ritual, dan sebagainya.
  4. Wilman Ramdhani (Bogor): Metodologi pengetahuan (epistemologi) dibuat ketat sesuai kesepakatan mereka sendiri. Tapi, anehnya kesepakatan mereka dibawa ke pihak luar.
  5. Aulia Pradipta (Yoli): Bagi PERSIS, Wahabi Salafi…. Ibn Taimiyah itu sudah seperti nabi mereka. (Ini pendapat saya loh)

8-9. Akselerasi Sel Untuk Merasakan RUH (RUBH)

  1. Gunadi: Saat ini kita sedang berlatih untuk mengenal dan merasakan keberadaan RUBH.
  2. Gunadi: Kita perlu meningkatkan akselerasi sel jasad untuk mampu mengenal dan merasakan keberadaan RUBH.
  3. Gunadi: Ada dua cara untuk meningkatkan akselerasi sel jasad kita, yaitu dengan berlatih (latihan, zolthaz, dsb) dan melakukan segala sesuatu dengan ikhlas karena RABB (Sang Maha Pencipta) semata.

8-10. Kritik Metodologi Ilmu Agama dan Ulama (2)

  1. Apabila pendapat mereka dipertanyakan, reaksi pertama biasanya marah, reaksi kedua menuduh lalu vonis. Ini karena otak mereka tidak sampai.

8-11. Akselerasi Sel dan Merasakan Ruh

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): Point penting dalam meningkatkan akselerasi sel adalah THLAZ dalam ritual dan spiritual.
  2. Wilman Ramdhani (Bogor): 3. Point penting dlmmeningkatkan akselerasi sel adalah THLAZ dlm ritual dan spiritual.
  3. Gunadi (W-BDG): Akselerasi sel diperlukan. Salah satu manfaat meningkatnya akselarasi sel adalah meningkatkan kepekaan dan fungsi-fungsi jasad lainnya sehingga mampu mendeteksi dan merasakan keberadaan RUBH di jasad kita.
  4. Gunadi (W-BDG): Akselerasi sel yang tinggi akan memudahkan seseorang untuk mampu mengenal dan merasakan keberadaan RUBH dengan lebih baik. Itulah sebabnya HAMMADZ (Muhammad) sampai pusing memikirin cara agar ummatnya bisa mengenal dan merasakan RUBH sehingga muncullah ZOLTHAZ.
  5. Setiabudi: Akselerasi sel berarti gerakan selnya dipercepat. Cara mengakselerasi sel sudah diajarkan sejak HI berdiri.
  6. Gunadi (W-BDG): Akselerasi sel berhubungan dengan kemampuan zat menjalankan fungsinya. Contohnya hidung terdiri dari Hidung > Jaringan Sel > Sel> Kumpulan Molekul > Molekul > Atom > Partikel > Partikel Elementer > Radiasi (Energi). setiap bagian zat-zat dari hidung tersebut memiliki akselerasinya masing-masing.

8-12. Merasakan Ketika ZOLTHAZ

  1. Gunadi (W-BDG): Mayoritas pelaku Ritual Sholat Tanpa Bacaan (RSTB)sudah bisa sampai DNA. Banyak yang bercerita telinganya berdenging ketika RSTB.
  2. Gunadi (W-BDG): Artinya ada kesadaran kita yang tersambung sampai level dna, entah di bagian jasad mana.

8-13. Definisi Ikhlas

  1. Dedi Misbah (P-BDG): Ikhlas itu tanpa pamrih, spontan, refleks.

8-14. Kisah Nabi Musa dan Khidir

  1. Pertemuan antara ADHAMA (Nabi ADam) dengan HAMMADZ (Muhammad) adalah membicarakan WISHNU.
  2. Membahas tafsir QS Al Furqaan: 53. Kata “Pertemuan dua laut” memiliki dua arti.
  3. Sekarang, informasi sudah dikacaukan sehingga semua tertutup. Kisah pertemuan Nabi Musa dan Khidir jadi terlalu sederhana.
  4. KHRIED (Khidir) mengajari MUSA cara melakukan berbagai macam hal menggunakan energinya.
  5. “Pertemuan dua laut” itu diartikan ada dua arti:
  6. Arti pertama, ketika KHRIED menjelaskan pada MUSA bahwa perbedaan tekanan dan kadar garam di laut akan menghasilkan proses penawaran pada garam dan menghasilkan air yang terasa tawar seperti di daratan.
  7. Arti kedua, ketika KHRIED mengajari MUSA cara menggunakan energi tubuhnya untuk mengendalikan molekular air dan unsur elektrolit di dalam air laut.
  8. KHRIED mengajarkan berbagai cara untuk mengubah molekular organik ke bentuk organik lain dengan cepat, misalnya tongkat menjadi ular. Maka, MUSA menjadi ahli pengendalian molekular.
  9. KHRIED ketika mengajar MUSA harus sedikit galak. Itu harus dilakukan karena MUSA sok jago.
  10. Pertemuan MUSA dengan KHRIED itu lama, bertahun-tahun.

8-15. Zadramunha (Sidratul Muntaha), Isra Mi’raj

  1. ZADRAMUNHA adalah suatu dimensi untuk melanjutkan lompatan ke mana pun. ZADRAMUNHA sebetulnya adalah titik utama semua dimensi, seperti ruangan dengan pilihan ribuan pintu, mau kemana?
  2. ZADRAMUNHA bukan tempat tinggal Allah SWT karena RABB itu lebih dekat dari urat nadi. Jadi, tidak perlu jauh jauh bikin perjalanan ke ZADRAMUNHA untuk bertemu dengan RABB.
  3. Mengapa untuk menerima perintah shalat saja mesti ke satu tempat yang sangat sulit ditempuh dan perlu energi super? Mengapa harus ada perjalanan Isra dan Mi’raj? Kenapa harus ke ZADRAMUNHA?
  4. Tujuannya untuk menguji kemampuan manusia terpilih. Mampukah dia mempergunakan kemampuannya untuk menjadi Rahmat seluruh Alam semesta?
  5. Rasul terpilih harus mampu melakukan perjalanan melalui “lorong penyingkat” tanpa mempengaruhi fisiologi tubuhnya.
  6. Di ZADRAMUNHA terdapat banyak pilihan, mulai dari penyingkat jarak, penembus waktu, pembuka dimensi, data pengetahuan di THRELL, rahasia alur energi, dan sebagainya.
  7. Yang paling menarik di sana adalah pembuka rahasia alur energi yang bernama ZOLTHAZ. Sang Utusan Istimewa mempelajari ZOLTHAZ dengan seksama untuk diajarkan pada umat.
  8. ZOLTHAZ adalah cara untuk menyatukan diri dengan semua jenis energi di alam semesta dan semua ciptaan Sang Maha Pencipta.
  9. Sang Utusan Istimewa memerlukan waktu hampir satu tahun perhitungan planet bumi hanya untuk mengetahui rahasia membuka gerbang dengan Sang Maha Pencipta, karena itu yang dianggap paling penting. Kuncinya ternyata harus bersatu dengan sumber kehidupan itu sendiri.
  10. ZOLTHAZ adalah kunci penghubung antara manusia dengan seluruh jagad tanpa dibatasi oleh akselerasi sel dan kaum.
  11. Inti dari ZOLTHAZ adalah merasakan dan menyatu secara penuh dengan Zat Tidak Dikenal yang merupakan inti penggerak semua hal.
  12. Timbul masalah bagaimana cara mudah mengajarkan ZOLTHAZ pada kaum yang malas berfikir.
  13. Karena terlalu lama di ZADRAMUNTHA dan energinya mengganggu sistem, maka pulanglah beliau melalui jalur awal.

8-16. HAMMADZ Memahami ZHOLTAZ

  1. Setelah HAMMADZ memahami ZOLTHAZ, maka ia kembali lagi ke arah semula dengan kecepatan yang sama.
  2. Di perjalanan, ada distorsi di lubang cacing (wormhole) sehingga melenceng dari arah tujuan dan masuk ke tempat yang dihuni kaum MOSRAM. Kejadian ini sangat mengejutkan mereka.
  3. Kaum MOSRAM berada di satu tempat di dimensi transisi planet bumi. Mereka adalah MOSRAM baik yang dibuang oleh kaum penguasa zaman mesir kuno.
  4. Walaupun Kaum MOSRAM tersebut memiliki kemampuan yang jauh di atas kaum 2,5%, mereka tidak sanggup keluar dari dimensi tersebut. Akhirnya, mereka ditolong keluar oleh Sang Utusan.
  5. Karena mereka berasal dari zaman Musa, maka kaum MOSRAM membantu Musa untuk melawan kaum yang melemparkannya ke dimensi transisi tadi.
  6. Kaum MOSRAM mengetahui bahwa Sang Utusan datang dari ZADRAMUNHA dan mempelajari ZOLTHAZ, sebagaimana kaum tersebut diberi pelajaran ZOLTHAZ oleh leluhur mereka.
  7. Kaum MOSRAM terkurung itu berakselerasi 20%, dan melakukan ZOLTHAZ dengan cara khas mereka.
  8. Sebetulnya ZOLTHAZ sudah dilakukan dan didapatkan para utusan secara turun temurun. Tapi, mereka tidak datang ke ZADRAMUNHA.
  9. Setelah membantu Kaum MOSRAM keluar, Sang Utusan kembali ke zamannya. Di sana. ia mulai memikirkan cara mengajarkan ZOLTHAZ bagi kaum 2,5%.
  10. Selagi merenung, tiba-tiba munculah berbagai macam cahaya dari dalam tanah tempat dorphall berada. Cahaya terkuat datang dari BARQHA atau BA’KAH.
  11. Dorphall pertama dan terkuat waktu adalah AKAZHA atau Langit atau dikenal pula dengan nama AQSHA karena perbedaan dialek dan lidah.
  12. Tingkatan pertama ZOLTHAZ bagi kaum 2,5% adalah dengan mengarahkan kepala ke arah dorphall atau radiasi BA’KAH.
  13. BA’KAH lebih kuat karena ia adalah asteroid yang membawa logam seperti batuan yang lebih kuat dari uranium. Dengan mengarahkan kepala ke arah radiasi tersebut, tanpa bacaan, akselerasi menjadi terbantu. Pertama dengan membungkuk lalu digrounding dengan menempelkan jidat ke tanah.
  14. Tahap selanjutnya adalah akselerasi bersatu dengan Zat Tidak Dikenal selama 24 jam.

8-17. DZA Kumpulkan Data Dari THRELL

  1. DZA bertanya ke anggota grup tentang bahasan diskusi selanjutnya. Kisah MAZERNAK (Nabi Musa) atau HAMMADZ (Nabi Muhammad) membebaskan Bangsa Alien MOSRAM 20% dan bertemu MAZERNAK?
  2. DZA meminta waktu untuk mengumpulkan data terlebih dahulu dari THRELL.

8-18. HAMMADZ Hadir Sebelum ADHAMA, HAMMADZ Khataman Nabi

  1. Diskusi pendek berikut adalah implikasi perjalanan Rasul bertemu kaum MOSRAM dari zaman Nabi Musa.
  2. Aulia Pradipta (Yoli): Dari cerita DZA, bisa saja HAMMADZ (Muhammad) hadir sebelum ADHAMA (Nabi Adam).
  3. Setiabudi Hi: Mungkin itu bisa jadi penjelasan mengenai pengertian Khataman Nabiyyin untuk Hammadz sebagai mata cincin dari sebuah siklus waktu.
  4. Aulia Pradipta (Yoli): Bangsa MOSRAM tidak dibebaskan oleh ADHAMA karena sudah di luar wilayah kerjanya.

8-19. Ciptaan Pertama

  1. Gunadi (W-BDG): Zat Waktu diciptakan paling pertama kali sebelum zat-zat lain di alam semesta.
  2. Gunadi (W-BDG): Sang Maha Pencipta menciptakan waktu sebelum proses big bang. Waktu berada di seluruh alam semesta, termasuk dimensi. Pengaruh waktu terhadap semua zat di alam semesta ini sama.

8-20. ALLAMUDZ (Lauh Mahfudz)

  1. Gunadi (W-BDG): Lauh Mahfudz ada di Dimensi ZADRAMUNHA.
  2. Wilman Ramdhani (Bogor): PRADLAVRODRHALLA adalah tempat informasi yang kemudian ditutup oleh HAMMADZ (Muhammad) sehingga ABRASS (Iblis) tidak bisa mencuri informasi.
  3. Bintang Yalasena: Seingatku yang ke Lauh mahfuzh bukan cuma hammadz, tapi Daud dan Isa juga. Catatanku yang ke Zadramunha hanya Adam dan Hammadz.

8-21. Sidratul Muntaha (ZADRAMUNHA), Lauh Mahfudz (ALLAMUDZ)

  1. ZADRAMUNHA adalah dimensi lompatan. Di sana ada pintu pilihan ke THRELL, ke PRADLAVRODRHALLA, ke ZANUURA, dan banyak lagi.
  2. Pintu menuju PRADLAVRODRHALLA memang ditutup untuk makhluk api. Tapi, manusia masih bisa mengaksesnya.
  3. ALLAMUDZ adalah sebuah tempat dan dimensi di mana semua rencana Sang Maha Pencipta tertera dengan jelas dalam bentuk kehidupan dan langkah selanjutnya disertai beberapa alternatif perjalanan awal. Namun, penentuan akhir adalah urusan Sang Maha Kuasa. Kaum API pun mampu menembus sampai tirai awal.
  4. Istilah Kaum API memang dikenal di kalangan Empat Bangsa Besar. Dengan kemampuan di atas 40%, mereka bisa dengan bebas mendeteksi antar dimensi. Akan tetapi untuk urusan ALLAMUDZ, itu harus dilakukan oleh orang yang terpilih. Dalam artian memiliki aktivitas otak sedikit berbeda. Satu diantaranya yang diceritakan dalam Buku Dua Bab Dua ini adalah ÉRDÉRAK.

8-22. Hadits Yang Dimusnahkan, Kiblat Shalat Semua Galaksi

  1. Dedi Misbah (P-BDG): Apakah masih mungkin bagi kita untuk menelusuri catatan-catatan hadis Rasulullah saw yang dimusnahkan?
  2. Bisa ditelusuri tapi mereka yang sudah keenakan dengan hadist yang ada pasti menentang.
  3. Ibadah ritual sholat di seluruh galaksi semua sama, lima waktu, hanya panjang waktunya saja yang berbeda.
  4. Semua mengarah ke arah global yaitu ZANUURA. Di planet bumi (ARDH GRUMMA), poros titik arah ZANUURA adalah KABAH karena di bawahnya ada batu meteor besar bernama Hajar Aswad. Ketika jatuh, meteor besar ini lurus dengan ZANUURA.

8-23. Shield Buatan Rasul (PRADLAVRODRHALLA), Codec Lauh Mahfudz Nabi Yusuf

  1. PRAGLAVRODRALLA adalah teknologi penutup (sield) gerbang pusat ilmu pengetahuan yang tersimpan di satu dimensi LAUH MAHFUDZ yang dibuat khusus oleh Rasulullah saw.
  2. Jin tidak bisa menembus PRAGLAVRODRALLA dan mencuri rahasia di sana.
  3. Tetapi, kadang kelenjar Pituitary manusia mengeluarkan energy dan menembus ke sana melalui mimpi sehingga bisa melihat masa depan. Fenomena ini dikenal dengan istilah DEJA VU.
  4. Nabi yang diberi kemampuan mentakwilkan mimpi adalah Yusuf AS karena otaknya diberi CODEC LAUH MAHFUDZ.
  5. Sebelum ada PRAGLAVRODRALLA, mahluk api (jin) bisa dengan bebas menembus LAUH MAHFUDZ. Tukang sihir dan tenung memanfaatkan ini untuk meramal masa depan.
  6. PRAGLAVRODRALLA bereaksi terhadap semua mahluk berbahan dasar api dan menghantamnya dengan cahaya yang jauh lebih kuat sehingga di tubuh jin itu ledakan sangat dahsyat dan mereka bisa mati.
  7. Manusia yang mampu menembus PRAGLAVRODRALLA harus memiliki etika. Jangan membocorkan rahasia karena akan terkena fitnah.

8-24. Implan PRAGLAXIRTA Rasulullah saw

  1. Rasulullah saw pernah berhubungan dengan bangsa di seluruh jagad. Hadist tentang ini hampir seluruhnya dihilangkan karena khawatir umat akan jadi berfikir. Oleh karena itu, penguasa pada Zaman kekhalifahan menyembunyikannya dari umat.
  2. Rasulullah saw memiliki Implan PRAGLAXIRTA, yaitu teknologi pembuka dimensi dan waktu yang ditanamkan ke dalam tubuhnya sehingga bisa bebas pergi ke mana saja. Oleh karena itu, Rasul sering dikunjungi oleh bangsa-bangsa lain yang disangka para sebagai bangsa jin.
  3. Waktu membacakan ayat-ayat Al-Qur’an kepada masyarakat Jin, beliau memfungsikan PRAGLAXIRTA untuk menarik Bangsa Jin masuk ke dimensi kita. Maka mereka semua berkumpul di hadapan Rasulullah SAW mendengarkan ayat demi ayat dengan takjub kemudian beriman. Ketakjuban mereka itu bukan hanya terhadap ayat-ayat itu, tapi juga terhadap kemampuan diri Rasulullah saw.

8-25. Tenaga Dalam Ali bin Abi Thalib

  1. Rasulullah SAW banyak mengajarkan pengetahuan modern pada Ali. Di antara para sahabat, Ali paling maju di sisi ilmu dan pemanfaatan tenaga dalam.
  2. Ali sangat menghargai para sahabat lain. Ali juga sangat ditakuti musuh karena penguasaan tenaganya sudah mencapai 40%. Jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan sahabat yang lain.
  3. Ali wafat karena dibokong oleh senjata bernama XEERGA, yaitu senjata penghancur benda buatan bangsa BROPA. Pembunuhnya memiliki kemampuan tinggi karena dikendalikan oleh BHALLAMIN melalui proses cuci otak dan steroid sekali pakai.
  4. Senjata XEERGA ini hanya sekali pakai dan bisa dikamuflasekan dalam bentuk senjata apa pun. Penyebab utama kematian Ali adalah ledakan energi di kepala karena menahan benturan XEERGA.
  5. Rasulullah saw pernah mengatakan pada Ali bahwa ia akan dibunuh oleh seseorang dengan senjata khusus dan akan terluka di kepala.
  6. BHALLAMIN mencuri senjata ini berbarengan dengan pencurian ROD.

8-26. Codec Bahasa Rasulullah, Al-Qur’an dalam Bahasa Antar Galaxy

  1. Demi dakwah, Rasulullah SAW mempelajari berbagai macam bahasa dan sifat seluruh bangsa yang di datanginya. Yang bisa memahami semua pengalaman Rasulullah SAW hanyalah Ali.
  2. Rasulullah juga memahami bahasa antar Galaxy karena telah diberi codec bahasa oleh Jibril. Codec adalah singkatan dari encoding-decoding, yaitu cara mengirim dan menerima informasi.
  3. Jibril mengajarkan codec bahasa pada Rasulullah SAW agar bisa memahami semua bahasa. Awalnya, itu tidak dimengerti tapi otaknya segera menerima dan bereaksi terhadap segala bahasa, makanya secara perlahan diterjemahkan dalam bentuk Al-Qur’an.
  4. Al-Qur’an harus diterjemahkan ke berbagai bahasa termasuk bahasa antar Galaksi, tapi harus dijaga keasliannya dengan dicatat di satu bahasa yaitu bahasa ARBHIINA (Arab).

8-27. Kemampuan Time Travel Rasulullah saw

  1. Rasulullah SAW mampu pergi ke masa depan (time travel). Dengan cara ini, Rasulullah bisa mengetahui teknis pembunuhan Ali.

8-28. Pemasangan Implan PRAGLAXIRTA Rasulullah, Portal Dimensi Jin

  1. Rasulullah SAW sebetulnya mengalami beberapa kali proses pembelahan dada. Riwayat hadits hanya mencatat sekali saja pembelahan dada, yaitu ketika pemasangan IMPLAN PRAGLAXIRTA. Di masa Bani Umayah, semua riwayat penting dimusnahkan.
  2. Nabi Sulaiman AS tidak memiliki PRAGLAXIRTA tapi memiliki BARQHA, yaitu portal khusus menuju dimensi jin.
  3. Manusia, meskipun dengan kemampuan 2,5%, bisa membuka portal jin asal berkonsentrasi penuh dan bekerja sama dengan para jin.
  4. Jin bisa membantu manusia mengurangi KLAD. Tapi, mereka harus bersatu dulu dengan jin tersebut.

8-29. Demo Kekuatan Ali bin Abi Thalib

  1. Khalid bin Walid punya kemampuan cukup meskipun sebetulnya masih dibawah Ali, tapi sudah cukup untuk. Memimpin dengan baik dan benar.
  2. Ali harus memberi contoh kekuatan pada para sahabat tentang manfaat berlatih, dan harus mencontohkan dari hasil latihan yang selama ini diajarkan oleh Rasulullah SAW. Makanya Ali sering demo kekuatan, membelah tubuh lawan dilakukan dengan mudah dari kepala sampai kaki meskipun lawan pakai baju besi, dan sebagainya.
  3. Inilah Ali, dia mengalah karena tahu, apabila dia menjadi khalifah pertama, maka akan terjadi perpecahan di kalangan sahabat

8-30. Isra Mi’raj, Implan PRAGLAXIRTA, Adu Domba Bhallamin

  1. Isra Mi’raj adalah salah satu contoh pemanfaatan implan PRAGLAXIRTA yang terkenal. Di saat itu, turun perintah shalat dan terjadi perjalanan antar dimensi.
  2. Kehebatan PRAGLAXIRTA Rasulullah saw adalah bisa menembus dimensi RUH atau Alam Barzakh.
  3. Ali selalu pengalah, tapi jika ada kekacauan, dia yang membenahinya.
  4. BHALLAMIN menyusup kesana kemari untuk mengadu domba umat islam menggunakan MINNARU, teknologi canggih untuk menyamar. Tapi, Ali bisa mengetahui penyamaran BHALLAMIN.
  5. Kelenjar pituitary Ali sudah diaktifkan Rasulullah SAW sehingga bisa mendeteksi MINNARU. Hanya Ali yang mengetahui teknik ini, ARKHYTIREMA saja tidak.
  6. Rasulullah saw meninggalkan iptek yang diwariskan pada Ali. Catatan-catatan lain pun ada, tapi dimusnahkan.
  7. Ketika para shahabat membahas suksesi kepemimpinan, Ali mengurusi jenazah Rasul. Ali menjaga agar pelepasan energi dari tubuh Rasulullah SAW berlangsung aman dan terkendali, tanpa dimanfaatkan oleh jin. Oleh karena itu, Ali juga ditakuti oleh jin.
  8. Kemampuan 100% yang keluar dari jasad Rasul akan membuka portal kemana-mana karena ada PRAGLAXIRTA IMPLAN. Inilah  yang dijaga oleh Ali.
  9. Rasulullah SAW harus meninggal, karena apabila terus hidup, beliau akan disembah oleh umat.
  10. Ketika wafat, PRAGLAXIRTA IMPLAN ikut musnah karena tidak ada baterainya, yaitu energi Rasulullah SAW.
  11. BHALLAMIN menyebarkan isu kekuasaan sehingga ada pemberontakan terhadap Ali. Dalam perang antar kaum muslimin yang melibatkan Aisyah pun, BHALLAMIN ikut andil.
  12. Ali pernah dikeroyok banyak musuh sehingga kakinya terkena panah bor. Pada kondisi biasa, panah itu sulit dicabut karena terkunci oleh ototnya yang sangat kuat. Panah hanya bisa dicabut ketika shalat, karena energinya terfokus di kepala untuk bersatu dengan Sang Pencipta.

8-31. Rasul Melatih Ali bin Abi Thalib Tenaga Dalam

  1. Ali memiliki kemampuan tinggi dan ditakuti jin. Tenaga Dalam shahabat lain masih di bawah Ali. Mereka kalah bakat dan kalah cerdas.
  2. Ali dilatih pola napas oleh Rasulullah SAW dengan gaya yang berbeda dan jauh lebih berat. Ini membuatnya lebih kuat dibandingkan yang lain.
  3. Kalau energi tidak dilatih, walaupun keturunan Rasul, pasti mandek.
  4. Ali sempat menurunkan ilmu tenaga dalam yang ia pelajari dari Rasul ke anak-anaknya, Hasan dan Husein. Tapi, mereka malas berlatih.

8-32. Codec Bahasa Rasul

  1. Codec bahasa Rasul sangat canggih, karena bisa menerjemahkan bahasa asing dalam seketika. Beda dengan software bahasa di Hikmatul Iman yang hanya membantu memudahkan belajar bahasa.
  2. Ali belum pernah diajak berdakwah menggunakan PRAGLAXIRTA, karena hanya bisa digunakan untuk sendiri. Tapi, semua peristiwa diceritakan ke Ali, tanpa kecuali.
  3. Bekam dan ruqyah adalah salah satu strategi agar umat islam bodoh dan menjadi tukang jampi.

8-33. Dakwah IPTEK Rasulullah

  1. Sejak awal berdakwah, Rosululloh sudah mengajarkan ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus membedah al-Qur’an. Tapi, pada masa itu masyarakat belum mengerti sehingga Rasulullah SAW harus menyederhanakan penjelasannya.
  2. Implan PRAGLAXIRTA Rasul SAW berisi peta lengkap seluruh jagad raya ciptaan Allah SWT termasuk alam-alam tersembunyi lain. Hanya Rasulullah SAW yang memilikinya, ADHAMA (Nabi Adam) pun tidak.

8-34. Energi 100% Rasul, Hadits Palsu Bhallamin

  1. Sebagai rahmatan lil ‘alamin, Rasul saw menggunakan energinya yang 100% untuk berkelana ke berbagai tempat dan dimensi dengan implan PRAGLAXIRTA.
  2. Perjalanan Rasul saw ke planet lain sebetulnya lama, tapi tidak dirasakan oleh manusia bumi lainnya. Rasulu saw pernah ke Gugusan ORKADAR untuk menuju Planet LEMURIAN dan berdakwah selama sekian bulan. Beliau kembali ke tempat asalnya seolah tidak pergi kemana-mana, seperti baru keluar dari toilet. Jadi, beliau bisa berangkat jam 12:00 ke gugusan lain dan kembali lagi jam 12:05 di hariyang sama.
  3. Implan PRAGLAXIRTA Rasul bisa digunakan untuk time travel. Misalnya kembali ke lima detik setelah beliau berangkat, padahal beliau berada di gugusan bintang lain selama tiga bulan.
  4. Energy yang digunakan Rasul luar biasa besar dan terus menerus, ya wajar saja kalau harus dihentikan penggunaannya. Rasul akhirnya sakit dan meninggal.
  5. Di gugusan lain, dakwah Rasul saw jauh lebih sukses daripada di Planet Bumi.
  6. BHALLAMIN menyebarkan berita HOAX bahwa gigi Rasul SAW patah di satu pertempuran. Itu sebabnya, riwayat ini mengandung banyak sekali kelemahan dan tanpa penjelasan yang jelas. Semuanya simpang siur. Riwayat itu membuat kita melakukan pembenaran akan kelemahan diri dan tidak mau berkembang.

8-35. Kemampuan Rasulullah Sebenarnya, Syafaat

  1. Apabila manusia tahu kemampuan Rasulullah SAW yang sebenarnya, seperti yang diceritakan DZA di grup WhatsApp ini, mereka akan mempertuhankan beliau.
  2. Sekarang saja, orang-orang yang berpikiran mistis sudah mendewakan Rasulullah SAW secara berlebihan.
  3. Umat saat ini mengharap syafa’at Rasul dengan memperbanyak shalawat disertai ratapan dan linangan air mata. Seandainya Rasulullah SAW melihat umatnya seperti ini, tentu beliau akan sangat prihatin.

8-36. Rasulullah Pengendali Binatang, Bhallamin Memfitnah Rasul di Tha’if

  1. Semua binatang tunduk pada Rasul saw.
  2. Sulaiman AS yang mampu memprofile binatang dan mengerti bahasa mereka
  3. Rasul SAW mampu berpikir seperti binatang, berbahasa binatang, serta mengendalikan binatang dengan pikirannya.
  4. Rasulullah SAW jauh lebih kuat daripada Arkhytirema. Sewaktu menundukkan DRULLA, semacam anjing namun dengan kecepatan supersonik, ARKHYTIREMA menggunakan dengan kekuatannya. Rasulullah SAW cukup menggunakan pandangan matanya yang menembus otak DRULLA dan mereka langsung merapatkan badannya ke tanah untuk bersujud pada Rasulullah SAW.
  5. Rasul saw dilempari di Tha’if karena BHALLAMIN menghasut penduduk di sana dengan menuduh beliau sebagai manusia aneh dan tukang sihir kuat.
  6. Sampai sekarang, banyak team BHALLAMIN yang bertugas memalsukan hadist lalu berceramah di mana-mana.

8-37. Perjalanan Rasulullah ke Ribuan Planet, Rasulullah Berumur Ribuan Tahun

  1. Petualangan Rasulullah SAW jauh lebih banyak daripada ARKHYTIREMA karena memiliki PRAGLAXIRTA IMPLAN. Rasul mendatangi lebih banyak planet dibandingkan ARKHYTIREMA. Ke planet-plnaet itu, Rasulullah mengajarkan Islam.
  2. Pertanyaannya, apakah umur Rasulullah SAW ketika meninggal itu antara 63 – 65 tahun?
  3. Rasulullah SAW pernah bertahun-tahun dakwah di satu satu Planet. Bayangkan ada berapa ribu atau berapa juta planet yang didatangi dengan waktu yang berbeda-beda pula. Jadi, berapa ribu atau puluh ribu tahunkah umur Rasulullah SAW?
  4. Umur rasul dihitung setelah dilantik jadi Rasul pada waktu usia sekitar 40 tahun, kemudian ditanamii Implan PRAGLAXIRTA dan menerjemahkan Al-Qur’an ke berbagai bahasa bangsa di jagad raya.
  5. Rasul saw pernah berada di gugusan SORTAVARE di Bangsa UTRAVA selama 10 tahun 8 bulan 13 hari 12 jam 15 menit 13 detik lalu kembali ke planet bumi 5 detik setelah keberangkatan. Jadi dalam waktu 5 detik, umur Rasulullah SAW sudah bertambah 10,5 tahun lebih. Dan dalam satu hari hitungan dunia, Rasulullah SAW bisa dua, tiga, bahkan empat kali berangkat ke planet lain. Nah, coba itung berapa umur rasul?
  6. Quran di Planet Bumi hanya diterjemahkan ke dalam satu bahasa, yaitu bahasa ARBHIINA (Arab).
  7. Lama rasul tinggal di planet lain variatif. Paling lama 10 tahun. Yang paling sebentar itu 3 bulan.

8-38. Iblis Bisa Saja Dibunuh

  1. Manusia bisa jauh lebih jahat dari IBLIS. Iblis bisa saja dimusnahkan dengan mudah, tapi pasti akan digantikan oleh manusia. NISPHA (nafsu) manusia akan membuatnya lebih jahat dari Iblis. Rasul SAW tidak akan membunuh BHALLAMIN, IBLIS, dan semua yang jahat kecuali jika mereka yang menyerang lebih dahulu.
  2. Rasul SAW dengan Implan PRAGLAXIRTA mampu memasuki dunia Iblis dan membunuhnya. Bahkan Rasul pernah mengejar dan mendatangi Iblis yang ternyata Iblis tersiksa oleh pikirannya sendiri. Maka, beliau tidak jadi menghabisinya. Ini membuat Iblis semakin marah dan bersemangat untuk menyesatkan manusia.
  3. Iblis memasukan gelombang kesadaran distorsi agar kita berupaya mengubah nasib untuk hidup yang lebih baik bukan untuk Allah.

8-39. Ayat Quran Buatan Bhallamin, Shalawat Asli

  1. Kita harus pelan pelan karena akan membahas ayat buatan Bhallamin. Kita harus berpikir soal keganjilannya dulu.
  2. Kita perkenalkan ayatnya, redaksi yang dirubahnya, nanti ayat sebenarnya.
  3. Redaksi shalawat itu bukan seperti sekarang. DZA belum menjelaskan seccara lengkap soal shalawat ini.

8-40. Pembuatan Makhluk Istimewa (ZETRAVAT)

  1. ZETRAVAT adalah penjelasan teknis tentang pembuatan mahluk yang secara khusus diberi banyak kelebihan.

8-41. Kelahiran Rasulullah

  1. RUBH (ruh) Hammadz berbeda, karena dipengaruhi oleh casingnya (jasadnya) yang kencang.
  2. Dedi Misbah (P-BDG): Kenapa casing (jasad)HAMMADZ (Nabi Muhammad) mirip Bangsa LEMURIAN, bukan mirip Bangsa ARBHIINA (Arab)?
  3. Bintang Yalasena: Rasul adalah keturunan Lemurian.
  4. Fakhri Amrullah H (Bekasi): Kalau tidak salah, DZA pernah menyatakan bahwa DNA rasul pulih akibat proses fluktuasi energi sehingga muncul DNA lemurian. Ini membuat ibunya tidak mau menyusui beliau.
  5. Fakhri Amrullah H (Bekasi): Pancaran gelombang ENDARAD selama 56 detik memutasikan fisik rasul.
  6. Jody H Bayuaji: Pada waktu Rasul saw lahir, terjadi fluktuasi alam dan ARDH GRUMMA (Planet Bumi) berada dalam radiasi ENDARAD yang sangat kuat selama 56 detik. Kejadian alam itu sangat mempengaruhi bayi yang dilahirkan tepat ketika fluktuasi energy memuncak. Begitu si bayi keluar, energy itu mempengaruhinya secara molekular sehingga KLAD yang ada di tubuh bayi itu habis. Bayi itu yang kemudian dikenal dengan nama HAMMADZ (Muhammad) oleh LEMURIAN.
  7. Jody H Bayuaji: Sebetulnya semua bayi terpengaruh oleh kejadian alam itu. Tapi, karena DNA yang tidak cocok maka bayi lainnya meninggal.
  8. Wilman Ramdhani (Bogor): Dulu pernah dibahas bahwa ciri-ciri HAMMADZ tidak seperti bangsa ARBHIINA (Arab) sehingga ibunya sempat stress dan air susunya tidak keluar. Terpaksa harus disusui orang lain.

8-42. Energi Siti Maryam

  1. Siti Maryam tadinya memiliki energi 10%, saat hamil naik menjadi 80%, kemudian kembali ke 10% sesudah melahirkan.
  2. Siti Maryam juga memproduksi ANTI KLAD, yaitu sejenis implan yang dipasangkan oleh GABRELLA (Jibril).

8-43. Wajah HAMMADZ (Muhammad) Mirip Lemurian

  1. Setiabudi Hi: Jika sejarah asli Hammadz dibongkar bahwa ia aslinya keturunan Lemurian, bisa-bisa para habaib pada heboh.
  2. Aulia Pradipta (Yoli): Muhammad SAW itu tidak berjenggot.
  3. Faishal Hermawan: Oleh sebab itu, wajah Hammadz tidak boleh digambarkan.
  4. Bintang Yalasena: Yang pasti, wajah Hammadz tidak seperti arab.
  5. Dani Ramdhani: HAMMADZ tidak mirip Arab tapi mirip seperti kita, orang keturunan LEMURIAN.

8-44. Tiupan RUH Pada Janin

  1. Perkembangan janin di perut ibu menggunakan sistem sel untuk meregenerasi. RUH ibu menggerakkan sel untuk meregenerasi dan membuat sel-sel baru untuk pembentukan janin.
  2. Untuk mengakselerasi pembentukan janin di bagian lain, diperlukan RUH tambahan untuk ikut mengakselerasi sendiri agar nanti bisa lepas dari RUH si Ibu yang membantu sejak awal.

 

Daftar Isi Bagian 9

9-1. DZA Menemukan Informasi Dari Threll

  1. DZA menggali kisah HAMMADZ (Muhammad), tapi menemukan kisah lain.
  2. THRELL sedang penuh oleh informasi.

9-2. Ta’ziyah Lemurian

  1. Innaa lillahi wa innaa ilahi rojiun = NARATINA KAWAZA GALLUR NA KAWAZA MUGINA ARWATHA SALAYA WARKHA

9-3. Meniupkan RUBH

  1. Ketika JASAD terbentuk di dalam kandungan, saat umur 40 hari RUBH masuk terlebih dahulu lalu beberapa detik kemudian JIWA diimplankan ke OTAK.
  2. Teh Herni: Waktu hamil, DZA bilang bahwa ketika janin sudah terbentuk otak dan tulang belakangnya, ia sudah mulai bisa berkomunikasi dengan cara mengirim sinyal yang bisa ditangkap oleh binatang dan anak tertentu yang punya kemampuan. Janin sudah bisa protes, bisa memberi tahu ini-itu dan prediksi ke ortunya, bisa merasakan energi, dll.
  3. Aulia Pradipta (Yoli): Situasi suasana komunikasi antar RUH ini harus intens hingga dipersyarati suhu/panas tubuh keduanya sama. Ketika suhu sel-sel tersebut sama, ruh-ruh tersebut “bersalaman” dan ovum menerima diri dimasuki oleh satu sel pria terkuat yang berisi ruh pria.
  4. Proses perkembangan janin di perut Ibu menggunakan sistem sel untuk meregenerasi. Yang menggerakkan sel untuk meregenerasi adalah RUH si Ibu yang membuat sel-sel baru untuk pembentukan janin.
  5. Setelah cukup waktu, janin akan memenuhi syarat untuk bisa menerima Dzat Sang Maha Pencipta.

9-4. Zat Tidak Dikenal Adalah Bagian Dari Sang Pencipta

  1. Gunadi (W-BDG): Tidak ada satu zat pun yang bisa menggambarkan Sang Maha Pencipta. Zat Tidak Dikenal pun yang merupakan bagian dari Sang Pencipta, mungkin hanyalah sebesar atom atau bahkan jauh lebih kecil lagi.

9-5. Definisi Islam dan Iman

  1. Akar kata Islam adalah Aslam-Aslamu atau Selamat. Jadi, semua yang mengajarkan keselamatan itu adalah Islam
  2. Rata rata pengakuan keimanan adalah “KEBOHONGAN TERBESAR PADA DIRI SENDIRI DAN ORANG LAIN, TERUTAMA PADA SANG MAHA PENCIPTA”.
  3. Makanya di hadapan Sang Maha Pencipta mungkin tidak ada satupun manusia Bumi yang Islam, apalagi beriman.
  4. Jadi enteng saja kalau Dewan Galaxy mau memusnahkan dan meratakan Planet ini, lalu dibuat lagi kehidupan yang baru.
  5. Toh yang dimusnahkannya juga bukan kategori manusia kok, tapi mahluk yang lebih sesat dari hewan ternak, dan sudah jadi parasit untuk Planet tempat mereka hidup.
  6. Ketika kita sudah bisa “Memandang” Zat Tidak Dikenal yang menghidupkan segala sesuatu dan bisa merasakan Zat Tidak Dikenal itu, lalu bisa bersatu dan menjadi wakil untuk memelihara tempat di mana kita hidup, barulah kita disebut beriman.
  7. Gunadi (W-BDG): Ketika kita sudah menyatukan diri dengan Sang Maha Pencipta, maka kita akan mengakui bahwa diri kita adalah CIPTAAN dan SANG MAHA PENCIPTA-lah yang menciptakan kita.
  8. Jody H Bayuaji: Selama ini kita baru di level “percaya” bahwa kita adalah ciptaan Sang Maha Pencipta, belum di level “beriman” karena belum membuktikan sampai di tingkat molekular.

9-6. MUI Lagi…. MUI Lagi

  1. Wilman Ramdhani berbagi artikel tentang MUI mensosialisasikan vaksin. Komunitas HI sendiri meyakini bahwa vaksin adalah racun dan bagian konspirasi global pemusnahan masal.
  2. Sandi Nugroho: MUI ersis wali songo yang jadi alat perusahaan agar rakyat nurut.
  3. Setiabudi Hi: Kan MUI lembaga nirlaba. Cuma bisa dapat dana dari sponsor.
  4. Wilman Ramdhani (Bogor): MUI, Merusak Umat Islam.
  5. Budi Mulyadi: Sekretaris MUI Cianjur masih kesel ke HI.

9-7. Alam Semesta (ZANUURA), Kiamat Kubra

  1. ZANUURA lebih dari satu dan jumlah pastinya harus diselidiki lagi.
  2. Setiap ZANUURA memiliki ATURAN sendiri. Baik urusan waktu, dimensi, manusia, jin, malaikat, atau frekuensi yang berbeda-beda di setiap ZANUURA.
  3. Begitu pula dgn para utusannya. Setiap ZANUURA punya ADHAMA dan HAMMADZ yang berbeda.
  4. Kiamat Kubra adalah penghancuran satu ZANUURA berikut isinya. Selanjutnya, disusun lagi menjadi ZANUURA baru dengan casing-casing (jasad) manusia baru berkapasitas 100%.
  5. Mulai dari sinilah skenario surga dan neraka seperti yg dijelaskan sebelumnya yaitu surga bagi manusia berWARKHA cukup untuk beradaptasi dengan casing baru 100% dan neraka bagi manusia berZARKH banyak dan tidak bisa beradaptasi dgn casing baru 100%.
  6. Contoh umat penghuni surga dan neraka yang HAMMADZ lihat kemungkinan adalah contoh ZANUURA lain yang pernah mengalami Kiamat Kubra.
  7. ZADRAMUNHA adalah PORTAL ANTAR DIMENSI yang berada di mana-mana.
  8. ZADRAMUNHA menggunakan WORMHOLE yang berbeda dgn WORMHOLE-nya BARKHA.
  9. BARKHA (Buroq) adalah PORTAL ANTAR JARAK.
  10. Ada lagi PORTAL ANTAR GALAXY dengan karakter WORMHOLE yang berbeda pula.
  11. Semua WORMHOLE tidak terikat waktu. Karenanya, di dalam WORMHOLE semua waktu menjadi paradox.

9-8. Definisi Surga (ZUGA), Surga Planet VRUR

  1. Jody H Bayuaji: Kaum VRUR dibuatkan planet baru dan casing baru dengan kemampuan 70% oleh ETHEPHAKA. Kejadiannya masuk kategori Kiamat SUGRA karena hanya satu planet. Kalau Kiamat Kubra kan satu ZANUURA yang dihancurkan.
  2. Jody H Bayuaji: ADHAMA dan pesawat antaraksinya, OLLYMPH, mampu bertahan dari proses Kiamat Kubra.
  3. Jody H Bayuaji: Catatan proses Kiamat Kubra sudah dibagikan oleh Kang Dedi Misbah.
  4. Jody H Bayuaji: Bangsa VRUR mengalami dua kiamat, qubra dan sugra, dan dua kali ganti casing (jasad), 70% setelah suqra dan 100% setelah qubra.
  5. Jody H Bayuaji: Akhirat adalah alam semesta baru dengan aturan baru. Pernah dibahas oleh DZA tentang Padang Mahsyar itu ada buktinya ngga?

9-9. Reinkarnasi, RESUVARTA

  1. Faishal Hermawan: Bangsa VRUR kembali dari dimensi BARZH ke dimensi dunia, seperti manusia-manusia yang dihidupkan Nabi Isa.
  2. Faishal Hermawan: Apakah mereka bisa disebut mengalami reinkarnasi? Walau dalam konsep yang berbeda dengan ajaran agama Budha dan Hindu.
  3. Jody H Bayuaji: ARWATHA (arwah) di dimensi BARZH bisa kembali lagi ke dunia jika casingnya dibuatkan kembali.
  4. Jody H Bayuaji: RESURAVTA adalah contoh kemampuan manusia untuk melakukan itu. Dibuatlah teknologi untuk melakukan itu.
  5. Jody H Bayuaji: REINKARNASI adalah pemahaman di agama Budha dan Hindu. Pemahaman Reinkarnasi yang kita bahas adalah RESURAVTA.
  6. Jody H Bayuaji: RESURAVTA adalah ARWATHA lama memasuki casing baru dengan pola DNA lama. REINKARNASI adalah ARWATHA lama yg masuk ke dalam casing baru dgn pola DNA baru
  7. Setiabudi Hi: Yang menarik dari catatan Kang Jody adalah kemungkinan HAMMADZ menyebrang ke Sistem ZANURAA lain.

9-10. Hadits Yang Hilang: Nabi Adam Masih Hidup dan Berkelana Ke Langit

  1. Gunadi (W-BDG): Hadist-hadist yang sejalan dengan materi DZA banyak yang hilang.
  2. Ada hadist menceritakan bahwa Nabi Adam masih hidup dan berkelana ke langit.
  3. Dari Ibnu Mas’ud: ketika itu berkumpul para sahabat di kediaman rasulullah, lalu Rasulullah bertanya, tahukah kalian bahwa Adam itu tidaklah mati? Para sahabat tidak menjawab dan menunggu perkataan selanjutnya. Lalu nabi melanjutkan, “Dia pergi ke tempat-tempat di langit dengan kuasa yang diberikan oleh Allah.” (Bukhari).

9-11. Pengklasifikasian Ayat Qur’an

  1. Setiabudi Hi: Pengklasifikasian ayat Qur’an, hadits qudsi, hadits, dsb itu cuma buatan manusia.
  2. Setiabudi Hi: Pada dasarnya semua adalah Ayat yang disampaikan dalam berbagai versi di segala elemen.
  3. Setiabudi Hi: HAMMADZ itu al-Qur’an berjalan tapi semua informasi darinya kita klasifikasikan.
  4. Jody H Bayuaji: Diklasifikasikan agar umat tetap berfikir mistis tentang proses turunnya sebuah ayat dgn pembawa pesannya, yaitu Jibril.
  5. Jody H Bayuaji: Kemampuan manusia dikerdilkan oleh kata mukjizat.
  6. Jody H Bayuaji: Jadi, mukjizat sendiri sebetulnya tidak ada. Yang ada hanyalah kekuatan manusia yang belum tercapai.

9-12. Kejanggalan Quran

  1. Gunadi (W-BDG): Rasul tidak memerintahkan untuk membukukan keterangan, ucapan, dan sebagainya, yang berasal darinya.
  2. Gunadi (W-BDG): Kitab Suci Al-Qur’an muncul setelah Rasulullah wafat.
  3. Gunadi (W-BDG): Rujukan Al-Qur’an berdasarkan catatan-catatan para sahabat.
  4. Terlalu banyak kejanggalan dan keanehan untuk sesuatu yang katanya kitab suci.

9-13. Pertemuan HAMMADZ (Nabi Muhammad) dan ADHAMA (Adam)

  1. Dedi Misbah (P-BDG): WISHNU diajarkan ADHAMA saat bertemu HAMMADZ. Keduanya membahas WISHNU.
  2. Setiabudi Hi: WISHNU disempurnakan oleh HAMMADZ.

9-14. Kejanggalan Shahabat Yang Dijamin Masuk Surga

  1. Gunadi (W-BDG): Kejanggalan lain di Qur’an adalah kisah sahabat-sahabat yang dijamin surga. Mustahil itu berasal dari Rasulullah. Padahal, beliau sendiri tidak tahu ketentuan Sang Pencipta untuk dirinya.
  2. Gunadi (W-BDG): Ada bau-bau strategi untuk melegalkan hujah-hujah yang keluar dari orang-orang yang diceritakan dijamin ‘surga’ tersebut.

9-15. Kumpulan Nama Lemurian

  1. DZA diyakini bisa mendengar frekuensi DNA bayi baru lahir.
  2. Banyak anggota komunitas HI menamai anaknya dengan nama Lemurian yang didengar DZA.
  3. Dalam diskusi grup ini, ada 500 bayi yang diberi nama Lemurian.

 

Daftar Isi Bagian 10

10-1. Nama Lemurian

  1. Gunadi (W-BDG): Nama anak dalam Bahasa Lemurian yang diberikan DZA sesuai dengan DNA masing-masing anak.
  2. Gunadi (W-BDG): Setiap nama mewakili tugas dan bakat masing-masing anak.

10-2. Menolak Vaksin

  1. Habibi Velo (Rawamangun JKT): Vaksinasi = depopulasi.
  2. Jody H Bayuaji: Vaksinasi bertanggung jawab atas munculnya homoseksualitas.
  3. Jody H Bayuaji: Banyak sekali fakta negatif vaksin tapi MUI masih tutup mata.

10-3. Menjaga Informasi Rahasia

  1. Dani Ramdhani: Sekarang suka tegang kalau mengadakan Open Dialog.
  2. Adi Permana (Kuningan): Yang harus khawatir adalah kita yang jauh dari DZA. Ternyata PA dan MJ bergerak dan menyusup. Tapi kita dahului mereka dengan mendatangi MUI, sekolah, dan universitas. Alhamdulillah bisa ditangani. Terakhir di latgabnas rame masalah mushaf dan shalat. Ini masih kita proses. Kita gerilya. Bahkan sebagian sudah masuk ke lingkungan RSTB. Sebagian lagi masih diajak. Jangan khawatir.
  3. Habibi Velo (Rawamangun JKT): Himbau peserta Open Dialog untuk tidak terlalu bersemangat memposting materi sensitif ke media sosial.

10-4. Pertemuan Rasul dan Jibril

  1. Aulia Pradipta (Yoli): Dulu nabi bertemu dengan Jibril bukan di dalam gua, tapi di atas pintu masuk gua dalam posisi berdiri.

10-5. Sholat Gerhana Hanyalah Berita Bohong (Hoax)

  1. Wawan PU: Apa yang harus kita (Kaum Pencerah) lakukan ketika menghadapi GMT (Gerhana Matahari Total) nanti?
  2. Gunadi (W-BDG): Nonton saja, bulan kan mesin. Tidak berpengaruh ke RSTB atau ZOLTHAZ. Tidak akan ada efek fluktuasi energi.
  3. Teh April (HI UNJ): Berarti sholat sholat gerhana itu hoax (berita bohong).
  4. Setiabudi Hi: Saya membaca penelitian bahwa shalat gerhana baru ada di zaman Dinasti Abbasiyah untuk menggantikan perayaan pagan setiap ada gerhana.

10-6. Rasul saw dan Bangsa Pembuat Bulan (NIRRANTHEA), Buraq

  1. NIRRANTHEA adalah bangsa yang ahli membuat cahaya. Mereka mampu membuat penerangan dengan bahan apa pun di planet bumi.
  2. Bangsa LEMURIAN atau MU meminta mereka untuk membuat sumber cahaya di malam hari. Akhirnya, dibuatlah sebuah benda bulat pemantul sinar matahari yang letaknya di antara matahari dan bumi yang diberi nama NIRRANTHEA (bulan).
  3. NIRRANTHEA membuat malam menjadi terang. Di sana, mereka membuat pangkalan dan stasiun pengendali NIRRANTHEA.
  4. Tetapi orang ATLANTIS tidak suka. Mereka menyebarkan fitnah bahwa benda buatan bangsa NIRRANTHEA adalah benda sesat yang menyaingi Sang Pencipta.
  5. Bangsa NIRRANTHEA marah dan pergi ke planet NIRRANTHEA di gugusan bintang lain. Mereka tidak mau membersihkan debu kosmik yang menyelimuti permukaan NIRRANTHEA selama ribuan tahun dan membiarkannya terkatung-katung tanpa kendali.
  6. “Kalo hubungannya dengan Rasulullah saw yg membelah bulan? Ada hub-nya dgn bangsa NIRRANTHEA ini?”
  7. Bulan bisa dibuka ke pinggir seperti terbelah untuk proses perawatan. Rasulullah punya akses ke NIRRANTHEA.
  8. Rasulullah bisa isra mi’raj sehingga wajar bisa kontak dengan Bangsa NIRRANTHEA dan meminta mereka untuk membelah NIRRANTHEA untuk maintenance
  9. Bagaimana cara Rasulullah kontak dg bangsa NIRRANTHEA?
  10. Rasulullah SAW memiliki kitab Rahmatan Lil alamin dan Rasulullah SAW sendiri merupakan rahmat Allah SWT yang luar biasa. Jadi, wajar kalau beliau mampu menghubungi Bangsa NIRRANTHEA karena energinya cukup.
  11. BURAQ adalah sistem pembuka portal untuk membuat jalan pintas (shortcut) antar ruang dan waktu. Tetapi, BURAQ harus disesuaikan dengan DNA penggunanya agar tidak berantakan waktu di wormhole.
  12. Sebagaimana dijelaskan di Al qur’an ayat “wa samaa’i dzatil hubuuk” atau “langit yang memiliki jalan-jalan”.
  13. Ada riwayat menceritakan Rasulullah SAW dibelah dadanya oleh malaikat untuk dimodifikasi. Inilah kuncinya.
  14. Jadi, BURAQ adalah sebuah sistem pembuka portal yang hanya mampu digunakan Rasulullah SAW karena energinya cukup dan badannya memenuhi syarat.

10-7. Sholat Gerhana Sambil Menyerap Energi

  1. Dani Ramdhani: Ketika Gerhana Matahari Total (GMT) 1995, saya ikut sholat gerhana dengan niat sambil menyerap energi dari peristiwa tersebut. Ketika berdiri ritual sholat gerhana, badan saya panas, berkeringat, dan pusing seperti anemia. Akhirnya saya duduk karena gak kuat. Setelah itu saya berusaha mengendalikannya. Saya lupa berapa lama pulihnya. Itu bisa karena pengaruh energi peristiwa GMT atau sugesti.

10-8. Efek Gerhana Matahari

  1. Ade Supiandi (Cianjur): Cahaya matahari jadi membuat pusing ya.
  2. Wilman Ramdhani (Bogor): Pusing, mual, mau muntah. Akhirnya ZOLTHAZ.

10-9. Hoax Sholat Gerhana

  1. Gunadi memperlihatkan jawaban DZA bahwa saat gerhana, tidak perlu RSTB atau Zolthaz.
  2. Dedi Misbah (P-BDG): Ada yang menarik dari info DZA. Purnama mempengaruhi tubuh manusia, sehingga dianjurkan shaum sunat di pertengahan bulan. Saat gerhana matahari, tidak ada pengaruh pada tubuh.
  3. Gunadi (W-BDG): kondisi gerhana matahati persis kondisi matahari terbit atau tenggelam. Literatur kuno juga menyatakan keduanya waktu terlarang untuk shalat.
  4. Dedi Misbah (P-BDG): Waktu gerhana kali ini kan bersinggungan dengan waktu sholat sunat dluha. Bolehkah sholat sunat gerhana di waktu sholat dluha?”
  5. Gunadi (W-BDG): Kalau Islam versiku sih tidak mau zolthaz, entah kalau Islam yang lain.

10-10. Tahapan Zolthaz

  1. ZOLTHAZ tahap permulaan dilaksanakan dalam waktu-waktu transisi, yaitu pertengahan siang, pertengahan malam, dan maghrib/subuh (optional, pilih salah satu).
  2. Jika didirikan tidak dalam tiga waktu transisi tadi maka tidak efektif.
  3. Jika Zolthaz tahap permulaan didirikan dengan benar, energi yang dihasilkan cukup untuk 24 jam.
  4. Tahap ZOLTHAZ 24 jam adalah action dari hasil tahap permulaan.

10-11. Kebohongan (Hoax) Sholat

  1. Dedi Misbah (P-BDG): Dengan acuan waktu ritual ZOLTAZ yang diuraikan DZA, banyak sekali ritual ZOLTHAZ (terutama yang sunat) ternyata bohong?
  2. Jody H Bayuaji: Sholatnya saja hoax alias karangan penguasa.
  3. Dedi Misbah (P-BDG): Banyaknya waktu dan gerakan ZOLTHAZ yang hoax, tidak akan memberikan kesehatan dan manfaat.

10-12. Tidak Boleh Zholtaz (Sholat) Ketika Gerhana

  1. Mereka yang merasakan keleyengan, mual, dan hawa dingin berarti tubuhnya sensitif. Keadaan energi memang kurang bagus sehingga tidak boleh ZHOLTHAZ.
  2. Sama seperti ketika RHAMADYA (Ramadhan) meninggalkan kita.
  3. Dani Ramdhani: Kasihan mereka yang sholat berjamaah gerhana matahari. Apakah tidak mual?
  4. Dani Ramdhani: Yang membuat pusing itu ketika bulan mendekati dan menjauhi matahari. Karena posisinya lebih di atas, reaksi terhadap tubuh jadi lebih terasa.

10-13. ZOLTHAZ Diajarkan Nabi Lain

  1. Jody H Bayuaji: ZOLTHAZ diajarkan pula oleh para utusan sebelumnya. ZOLTHAZ lalu disempurnakan oleh HAMMADZ (Muhammad).
  2. Setelah ZOLTHAZ disempurnakan, selanjutnya naik level menjadi “bersatu” dengan RABB.
  3. Jody H Bayuaji: Karena mereka sudah sampai di level bersatu, maka tidak sulit utk menyentuh kitab-Nya yang ada di THRELL.

10-14. Wasdal HI Mundur

  1. Kenapa para wasdal mengaku Islam tapi tidak tabayun?
  2. Ini yang selalu membuat saya berpikir dua kali sebelum menceritakan rahasia terpendam selama ribuan tahun. Begitu tidak siap, jadi seperti ini.

10-15. Hanya Kaum Berfikir Yang Paham Bahasan Kita, Kitab Ada di Dada Orang Beriman

  1. Semua bahasan kita hanya bisa dipahami oleh kaum yang berpikir dan menuruti perintah Sang Maha Pencipta.
  2. Apakah kita akan jalan di tempat atau maju? Jangan sampai hambatan dari dalam mempengaruhi tugas kita membenahi Planet Bumi.
  3. Percayalah pada Allah, jangan percaya Ustadz. Kita tidak pernah membiarkan Allah membimbing secara langsung. Padahal Sang Maha Pencipta lebih dekat dari urat nadi.
  4. Kita akan memahami isi kitab dengan sebenar-benarnya paham.
  5. Kitab itu ada di dada orang yang beriman. Tentunya iman itu setelah melalui berbagai macam pembuktian tentang keberadaan Zat Tidak Dikenal, bukan berdasarkan doktrin.

10-16. Menafsirkan Al-An’am:25

  1. Apakah Allah menyempitkan dada seseorang dan membuatnya sesat?

10-17. Antisipasi Pembubaran Ranting

  1. Tidak boleh ada pertemuan mengajak anggota LSBD HI tanpa sepengetahuan DZA, Guru Utama LSBD HI.
  2. Wasdal LSBD HI, Yudi Wahyudin, menyatakan bahwa DZA sudah menyimpang.
  3. Yudi Wahyudin mengumpulkan murid HI Ranting Sanyo untuk membubarkan diri.

10-18. Menafsirkan Al-An’am:25

  1. Sandi Nugroho: Isi ayat aneh karena menyatakan bahwa Allah menghendaki keburukan atas manusia.
  2. Ilham Amir Hi: Allah tidak mungkin menyesatkan hambanya, ini sama seperti ayat kontradiktif lainnya. Kesimpulannya sebagian ayat ini sudah ditambahi oleh Bhallamin.
  3. Jody H Bayuaji: Ayat ini adalah salah satu ayat yang kontradiktif seperti ayat Ar Radd-11.

10-19. Mengkritisi Konsep Doa

  1. Jody H Bayuaji: Ummat tidak memahami bahwa RABB tidak akan pernah terpengaruh oleh ciptaan-Nya.
  2. Jody H Bayuaji: Mereka tidak sadar bahwa doa mereka, yang berupa perintah, adalah salah satu upaya utk mempengaruhi Sang RABB.
  3. Jody H Bayuaji: Sang RABB dianggap seperti dewa-dewa Olympus di film “Clash of The Titans”. Zeus panik karena manusia tidak lagi mau berdoa pada mereka sehingga kekuatannya berkurang.
  4. Jody H Bayuaji: Ummat tidak pernah tahu bahwa Sang RABB itu ada dalam diri mereka. Mereka menganggap Tuhannya ada di luar, entah di mana.
  5. Jody H Bayuaji: Seandainya ummat tahu bahwa RABB itu ada dalam diri, paradigma berfikirnya akan berubah karena segala sesuatu harus dimulai dari dirinya sendiri dengan mengikuti bimbingan RABB dalam dirinya
  6. Jody H Bayuaji: Segala bentuk seserahan adalah upaya utk mempengaruhi Sang RABB agar senang dan memberikan segalanya.
  7. Jody H Bayuaji: Itu semua karena tidak punya pemahaman bahwa RABB ada dalam dirinya.

10-20. Menafsirkan Al-An’am:25

  1. Aulia Pradipta (Yoli): Janggal kalau pernyataan begitu keluar dari wahyu Tuhan.
  2. Jody H Bayuaji: Sama kontradiktifnya dgn Ar Radd: 11, memadamkan semangat.

10-21. Mushaf Tidak Dijaga Allah

  1. Banyak umat tidak menyadari adanya kontradiksi dalam ayat Quran.
  2. Mereka terlalu terdoktrin bahwa Al-Qur’an itu dijaga oleh Allah.
  3. Padahal di ayat lain juga dikatakan yang dijaga itu bukan mushaf, tapi yang di Lauh Mahfudz.
  4. Rata rata umat tidak bisa membedakan antara mushaf dengan Al-Qur’an.
  5. Tugas kita memahamkan masyarakat perbedaan antara mushaf dan Al-Qur’an.

10-22. Masalah Wasdal

  1. Ketika kita sudah mulai banyak menyadarkan masyarakat bahwa mushaf tidak dijaga Allah, mereka yang di dalam mencoba menggerogoti. Padahal, masyarakat yang sadar sekarang sudah mulai meluas.
  2. Kita sudah maju, mereka malah jalan di tempat. Masih lumayan kalau diam. Tapi, mereka melarang orang lain untuk maju. Ini berbahaya.
  3. Kita akan terus berusaha objektif dan menelusuri fakta sebenarnya. Kalau ternyata objektivitas kita mengganggu status quo, itu memang resiko manusia yang mengikuti perintah Allah untuk berpikir.
  4. Ingat, semua Nabi pun pasti dikatakan sesat oleh kaum status quo yang tidak mau terganggu zona nyamannya.
  5. Ingat para Nabi yang malah orang terdekatnya tidak mau mengikuti. Wajar kalau manusia seperti kita akan mendapat tantangan justru dari orang orang dekat. Sejarah akan selalu berulang.
  6. Tidak apa apa. Kita akan terus bergerak untuk kemaslahatan. Orang-orang dekat yang terus mengikuti perkembangan dan update berita semua memahami dan bahkan mendukung dengan baik.

10-23. Langkah Menjelaskan Perbedaan Mushaf dan Quran

  1. Dedi Misbah (P-BDG): Langkah-langkah apa saja yang harus kita persiapkan dan lakukan agar bisa memberikan pengertian pada masyarakat mengenai perbedaan antara mushaf dan Al-Qur’an sesuai dengan bahasa kaum?
  2. Wilman Ramdhani (Bogor): 1. Menjelaskan per definisi arti mushaf dan proses sejarahnya.
  3. Wilman Ramdhani (Bogor): 2. Menjelaskan per definisi arti qur’an yg dihubungkan dng “bahasa langit”, atau bahasa tuhan yg ada di THRELL. (Hermaneutika)
  4. Edo Asban: Sejatinya alquran ada di lauhil mahfuzh, sebagian tertuang dalam kodekode pada alam semesta dan terdapat di dalam dada namun semua itu terjalin sampai ke lauhil mahfuz.
  5. Edo Asban:fokus dari mengenalkan alquran yang sejati pada diri kita sendiri, juga pada mereka
  6. Setiabudi Hi: Kalau menurut saya salah satu cara yang efektif mengenalkan perbedaan antara Qur’an dan Mushaf adalah dengan memperlihatkan beberapa Mushaf selain Mushaf Utsman
  7. Dani Ramdhani: Beberapa orang teman dan pasien sudah mengetahui perbedaan antara mushaf dan al-Qur’an melalui terapi dan saling share mengenai agama dan nilai spiritualnya. Setelah itu mulai menggiring pada hal-hal kontradiktif dan mengajak berpikir lagi. Ketika ini sering dilakukan, alam bawah sadarnya mulai bisa open mind. Ketika sudah mulai open mind, mulai diskusikan ayat-ayat kontradiktif sampai akhirnya tahu bahwa yang kita pegang selama ini adalah mushaf bukan al-Qur’an.
  8. Sudah selurus apakah hidupmu sehingga berani menyatakan orang lain melenceng? Apa jaminan bahwa hidupmu lurus di hadapan Allah?

10-24. DZA Keturunan Rasul?

10-25. Sejarah Suku Quraisy

  1. Aulia Pradipta (Yoli): Suku Quraisy berasal dari kabilah-kabilah kecil yang menyebar di dataran ARV yang ditaklukan oleh orang India dan diberi tugas menjaga Ka’bah.
  2. Aulia Pradipta (Yoli): Suku Quraisy pernah kalah ketika berhadapan dengan tentara besar tukang perang nuklir sekelas Vikramadhitya.

10-26. Rasul Keturunan Lemurian

  1. Hadits larangan membahas nasab rasul melebihi Adnan adalah hadis palsu untuk memaksakan pemahaman bahwa beliau asli Arab.
  2. Wilman Ramdhani (Bogor): LEMURIAN adalah induk dan model kehidupan yang tinggi dan pertama. Sudah pasti ada turunan LEMURIAN, tadi di siapa?

10-27. Apakah Surat Muhammad Bagian Dari Al-Quran?

  1. Aulia Pradipta (Yoli): Ayat yang menuliskan muhammad terasa hoax (palsu). Kalau ahmad karena dialek saja. Sang Maha Kuasa sdh menciptakan beliau, sekujur tubuhnya, HAMMADZ, tidak mungkin memanggil dengan nama lain.
  2. Aulia Pradipta (Yoli): Yang memanggil muhammad itu shahabatnya karena sudah terbawa pergaulan sosial.
  3. Aulia Pradipta (Yoli): Jangan-jangan tidak ada Surat Muhammad.
  4. Dedi Misbah (P-BDG): Bisa jadi itu Surat MU tentang Benua MU (Lemurian).

10-28. Interaksi Kakek Rasul dengan Bangsa Lemurian

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): Abdul Muthollib sering berinteraksi dengan nusantara.
  2. Setiabudi Hi: Waktu awal-awal penyusunan novel Arkhytirema, DZA pernah menyatakan bahwa kakeknya HAMMADZ (Muhammad) memang sering berinteraksi dengan Bangsa MU.
  3. Setiabudi Hi: “Interaksi” ini maknanya luas
  4. Wilman Ramdhani (Bogor): Nama Mu-thallib berarti diasuh sejak dini oleh Bangsa MU (Lemurian).
  5. Dedi Misbah (P-BDG): Menjelang kelahiran HAMMADZ. MAKRHA diserang Pasukan robotik ABRASS.
  6. Wilman Ramdhani (Bogor): Tapi keburu habis di tengah jalan diserang burung phoenix.
  7. Hadi Prasetyo (D4): ARKHYTIREMA menjaga kelahiran HAMMADZ. Kakek HAMMADZ belajar pada ARKHYTIREMA ketika Mekkah mau diserbu pasukan Abrahah.
  8. Hadi Prasetyo (D4): Kalo tidak salah, saat itu yang berperan langsung cuma ARKHYTIREMA.
  9. Wilman Ramdhani (Bogor): Masalahna, empat orang Lemurian sakti (ARKHYTIREMA, GLABINARA, RHINGGAMANA, GRIBADAAR) tidak bisa terlibat langsung, harus ada yang diajari.
  10. Wilman Ramdhani (Bogor): Yang diajari adalah MU+THOLLIB. Diajarkan cara menangani kelahiran dan sebagainya.
  11. Wilman Ramdhani (Bogor): Ketika ibunya melahirkan, kakeknya rasul (Abdul MU + THOLLIB) menjaganya dengan pelajaran dari bangsa MU.
  12. Wilman Ramdhani (Bogor): Dulu bangsa nusantara jualan logam metalurgi yang dibutuhkeun bangsa ARBHIINA.
  13. Setiabudi Hi: Ada kemungkinan kalau Abdul Muthallib punya hubungan darah dengan ARKHYTIREMA.
  14. Wilman Ramdhani (Bogor): Sebenarnya Timur Tengah selalu diperebutkan. Tapi, tidak bisa dikuasai, baik oleh Romawi atau Persia, sebab strategi dan senjatanya selalu diberi oleh Bangsa MU.

10-29. Kelahiran Rasul dan Serangan Bhallamin

  1. Hadi Prasetyo (D4): Sebelum kelahiran HAMMADZ (Muhammad), Mekkah sudah dijaga oleh ARKHYTIREMA.
  2. Hadi Prasetyo (D4): Sudah ada firasat bahwa Bhallamin akan menyerang dengan memanfaatkan tangan Abrahah.
  3. Dedi Misbah (P-BDG): Menjelang kelahiran HAMMADZ, alam semesta dan mungkin termasuk ADHAMA (Nabi Adam) fokus ke ARDH GRUMMA (Planet Bumi) karena sudah banyak bocoran tentang kelahiran Sang Utusan.
  4. Wilman Ramdhani (Bogor): Sepertinya Abdul MU + THALLIB dan keluarga ibunya tahu detik-detik waktu kelahiran cucunya. Karena diajari Bangsa MU bisa jadi dalam ka’bah sudah dipersiapkan “MORTAPHRABENA”.
  5. Wilman Ramdhani (Bogor): Tidak mungkin partikel ENDARAD seluruh alam semesta RHEM tanpa persiapan? Pasti ada desain yang penuh perhitungan.
  6. Hadi Prasetyo (D4): Saat brojolnya HAMMADZ posisi ARKHYTIREMA ikut bantu gak ya?
  7. Setiabudi Hi: Terus juga belum ada penjelasan apakah HAMMADZ begitu lahir langsung punya kemampuan 100% atau 2,5% dulu
  8. Setiabudi Hi: Akselerasinya baru terjadi waktu brol borojol
  9. Dedi Misbah (P-BDG): Bandingkan dengan kelahiran Nabi Isa yang diawasi oleh beberapa Bangsa UFO.
  10. Wilman Ramdhani (Bogor): Oleh karena itu, ada peran ARKHYTIREMA di belakang layar yang mendidik MU + THOLLIB.
  11. Rasulullah SAW lahir ketika terjadi fluktuasi alam dan ARDH GRUMMA dalam radiasi ENDARAD yang sangat kuat selama 56 detik. Kejadian alam itu sangat mempengaruhi bayi yang dilahirkan tepat ketika fluktuasi energinya memuncak. Begitu lahir, energi itu mempengaruhi secara molekular sehingga KLAD di tubuh sang bayi itu habis. Bayi itu kemudian hari dikenal dengan nama HAMMADZ oleh LEMURIAN.
  12. Wilman Ramdhani (Bogor): Banyak yang tidak diceritakan tentang HAMMADZ. Ibunya, Aminah, sampai stress. Selain tidak mirip ARAB, bisa jadi ketika lahir langsung melayang.
  13. Hadi Prasetyo (D4): Kenapa HAMMADZ bayi tidak terbang ya seperti saat ARKHYTIREMA lahir? Mungkinkah ditutup-tutupi?
  14. Wilman Ramdhani (Bogor): Kata siapa ibu HAMMADZ tidak stress. Pertama lahir langsung berdiri sambil melayang. Itu sebabnya, air susunya tidak keluar.
  15. Dedi Misbah (P-BDG): Nabi Isa saat masih janin pernah ngobrol. Bisa jadi HAMMADZ juga ngasih bocoran ini itu pada orang tuanya.
  16. Hadi Prasetyo (D4): Nabi Isa dikisahkan sejak bayi merah sudah bisa bicara. Tapi, HAMMADZ kok biasa-biasa saja ya? Agak aneh. Seolah-olah lebih ajaib Nabi Isa.
  17. Dedi Misbah (P-BDG): Mungkin Aminah “disiapkan” juga oleh Abdul MU-Thallib.
  18. Wilman Ramdhani (Bogor): Interaksi budaya dan sosial antara Bangsa Arab dengan Lemurian sudah berlangsung lama. Interaksi itu menjadi puncak pembuktian bangsa MU kpd ARBHIINA saat kelahiran HAMMADZ.
  19. Dedi Misbah (P-BDG): Phoenix yang menyerang pasukan Abrahah diteleportasi dari Planet LEMURIAN. Artinya RHAMIDAR dan para sesepuh nun jauh di sana pun memantau.
  20. Wilman Ramdhani (Bogor): Bhallamin saja mengetahui kelahiran HAMMADZ sehingga dia membuat makar dan kekacauan?
  21. Hadi Prasetyo (D4): Zervo memberi bocoran kepada Bhallamin.
  22. Wilman Ramdhani (Bogor): Ada perseteruan dua kepentingan, yaitu ETHEPAKA vs ZERVO di langit, dan Bhallamin + Abrohah vs pasukan berkuda ARBHIINA + MU 2,5% anak buah DARINDARTA + burung phoenix.
  23. Hadi Prasetyo (D4): Cerita dari DZA cuma sosok fisik yg beda & minum ASI-nya banyak sekali.
  24. Wilman Ramdhani (Bogor): Ketika HAMMADZ lahir, yang terjadi malah tenang dan tenteram. Berarti casing HAMMADZ saat itu memang satu THRELL dengan ZTD. Karena hanya ketenangan, ketundukan, dan kepatuhan partikel alam semesta raya yang bisa tenang, diam, dan hening.

 

Daftar Isi Bagian 11

11-1. Sejarah Batu Meteor Hajar Aswad

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): Dulu VIKRAMADITYA, Raja RHAMA dari India, menambang asteroid MAKRHA (Hajar Aswad).
  2. Dedi Misbah (P-BDG): Proses penambangan radiasi MAKRHA menggunakan teknologi super karena anya mengambil radiasinya, bukan batunya.

11-2. Islam Sebenarnya

  1. Pemahaman DZA harus disampaikan secara mendalam. Jika ditulis dalam point singkat pasti akan menyebabkan kesalahpahaman. Mereka yang hanya mengaku Islam tapi tidak menjalankan agamanya dengan baik, pasti akan langung mengambil kesimpulan dan vonis, tanpa mau tabayyun.
  2. Saat ini, kita dijauhkan dari fakta dan proses berpikir.
  3. Semua pemahaman baru dari DZA punya dasar. Apakah kita tidak berhak mempertanyakan pemahaman yang ada sekarang?
  4. Saat ini, kita mencoba menelusuri agama yang selama ini diyakini yaitu Islam dan kita menemukan banyak fakta penyebab mundurnya umat yang mengaku Islam. Kita juga sudah mulai menyelidiki fakta sebenarnya melalui penelusuran lebih mendalam.
  5. Apakah itu salah? Apakah salah berusaha mencari Zat Tidak Dikenal?
  6. Ikrar LSBD HI adalah mempertahankan dan menyebarkan Agama Islam yang sebenarnya, bukan Arabisasi.
  7. Tapi kita tidak akan menyerah. Fakta yang sudah kita ungkap harus kita sebarkan secara perlahan.
  8. Uu Hi: Semoga DZA bisa mempertahankan point 2 ikrar LSBD HI (Menolong sesama manusia dan ikut serta mempertahankan/menyebarkan Agama Islam). Tepatnya, menerapkan isi Al Quran yang asli dan menyebarkan Agama Islam yang sesungguhnya.
  9. Kunci kesadaran adalah menyatukan kesadaran dengan Sang Maha Kesadaran itu sendiri.

11-3. Ali Mau Membunuh Umar?

  1. Aulia Pradipta (Yoli): Dari forum sebelah saya memperoleh kisah bahwa Ali bin Abi Thalib sempat mau membunuh Umar bin Khattab.
  2. Aulia Pradipta (Yoli): QS Maryam:84 membuat sikap Ali melunak pada Umar. Terutama, saat pembukuan Al-Quran di masa khalifah Abu Bakar sampai Umar.

11-4. Ayat Quran Baru, THRELL

  1. Fahmi Hi: Punten kang, apa setelah rasulullah wafat masih ada ayat auran yg turun?
  2. Siapapun yang bisa meng-akses Threll, dia akan bisa menerima kebenaran.
  3. Indra Bayu: Malaikat VERDA kalau mampu menghubungkan otak kita dengan THRELL

11-5. Kisah Nabi Versi Dicky

  1. Dedi Misbah (P-BDG): Mudah-mudahan DZA menceritakan kisah kelahiran setiap nabi (256 ribu lebih) untuk dijadikan pelajaran.

11-6. Kerajaan ANUNGGARUNGGA di Ranca Buaya

  1. Dedi Misbah (P-BDG): Ada kerajaan berpusat di Ranca Buaya dengan nama ANUNGGARUNGGA. Bangunannya dibuat oleh BHADAZA yang memiliki kekuatan 10x lipat manusia biasa. Dari nama BHADAZA ada istilah bedas di Bahasa Sunda.
  2. BHADAZA mampu membuat bangunan dengan kekuatan tangan saja. Mengukir batu pun hanya menggunakan telunjuk.
  3. DARINDARTA adalah pembina dan koordinator kerajaan ANUNGGARUNGGA.
  4. Setelah ANUNGGARUNGGA, muncul Salakanagara (Salaksa Nagara) yang merupakan cikal bakal kerajaan Pajajaran atau Sunda Land.
  5. Pusat Pajajaran di Ranca Buaya. Yang di Bogor itu hanya salah satu bagian kerajaan tersebut.
  6. Salaksanagara dibina oleh AKI TIREM, yaitu ARKHYTIRÉMA (tokoh dalam novel Arkhytirema karangan DZA).

11-7. Tafsir Hadits Iman, Islam, Ihsan

  1. Para murid membahas hadits jibril di arbain nawawi nomor dua.
  2. Dedi Misbah (P-BDG): Yang mendatangi Rasulullah SAW bukan jibril, tapi orang yang sudah menjelajahi waktu (time travel) dari masa lain.
  3. Setiabudi Hi: Yang mendatangi Rasulullah SAW bukan jibril, tapi ARKHYTIREMA. Riwayatnya diedit untuk menghilangkan jejak warisan Lemurian dalam Islam dan info bahwa HAMMADZ (Muhammad) dibimbing Bangsa Lemurian.
  4. Dani Ramdhani: Hadits yang berisi tanya jawab dengan rasul mencurigakan. Terkesan ada upaya untuk membenarkan ibadah yang bukan sekadar bungkus bukan inti, seperti shalat fardhu, puasa, membayar zakat, dan haji. Padahal diskusi kita di sini sudah melewatinya. Awal atau akhirnya pun hanya buat masuk surga.
  5. Aulia Pradipta (Yoli): Hadits itu mengandung upaya pembelokan makna.
  6. Dani Ramdhani: Mungkin kedatangan orang asing itu benar, tapi tanya jawabnya pasti lebih berbobot dari itu.

11-8. Perkataan Jibril dalam Bahasa AL’A

  1. Aulia Pradipta (Yoli): Ketika turun ayat Iqra di gua hira, Jibril menyampaikan dalam Bahasa AL’A, kalau tidak salah, Qraqraa – qaqraa – qaqraa. Di mulut Nabi jadi Iqra.

11-9. Umat Berfikir, Penceramah Panik

  1. kalangan agamawan mulai panik karena umat mulai berpikir dan mempertanyakan.
  2. Arti qiamat itu adalah dibangkitkan atau hari kebangkitan.
  3. Tujuan kita adalah untuk yang sebenar-benarnya, bukan serba katanya. Kita ini “bersaksi” bukan hanya sekedar “percaya”.
  4. Ledakan Atheisme sangat luar biasa di Timur Tengah, apalagi di Arab Saudi. Itu terjadi karena umat dilarang berpikir dan mencari informasi sebenar-benarnya. Umat harus mengikuti doktrin-doktrin seperti yang terjadi di negara kita.
  5. Ketika para penceramah dan pendoktrin tidak mampu menjawab pertanyaan umat, mereka langsung mengeluarkan ancaman ancaman.
  6. Ini menyebabkan umat Islam semakin hari semakin berkurang. Kitalah yang harus menggali, agar Islam menjadi agama yang sebenar-benarnya.
  7. Apakah salah menggali agama untuk memunculkan yang sebenarnya?
  8. Bintang Yalasena: Secara yuridis tidak masalah, dasarnya konstitusi.
  9. Indra Bayu: Memunculkan yang sebenarnya dari proses penggalian agama tidak salah.
  10. Sandi Nugroho: Saya pribadi merasa tidak ada yang salah dengan penelusuran ini.
  11. Hadi Prasetyo (D4): Secara pribadi, justru saya menemukan kenikmatan tersendiri ketika mengikuti perkembangan ilmu dan informasi dalam penggalian agama ini.
  12. Dedi Misbah (P-BDG): Menggali agama untuk memunculkan yang sebenarnya bukanlah sesuatu yang salah.
  13. Faishal Hermawan: Menggali dan menelusuri yang disembunyikan itu perlu.
  14. Jody H Bayuaji: Menurut pendapat saya, sama sekali tidak salah bahkan merupakan suatu keharusan.
  15. Ade Supiandi (Cianjur): Selama ini memang terasa banyak kejanggalan dalam ajaran agama. Terima kasih kepada DZA yang telah memicu pemikiran yang kadang oleh diri sendiri masih diragukan, beberapa kali ada keraguan2 terjadi tapi terus dicari.
  16. Hukum soal penistaan agama adalah bentuk kepanikan status quo
  17. Penistaan agama itu wilayah abu abu, tidak jelas
  18. Amir Santoso: Menggali Agama untuk memunculkan yang sebenarnya merupakan suatu keharusan.
  19. Kita harus mengikuti perintah Sang Maha Pencipta untuk menelusuri kebenaran. Kalau hanya sekedar mengikuti yang sudah tersaji, berarti kita hanya mengikuti perintah manusia, bukan perintah Sang Maha Pencipta.
  20. Paham agama sekarang sarat dengan kepentingan kaum yang hidup dari menjual ceramah dan ayat.

11-10. Teknologi Masjid Aqsha

  1. Bangunan Al-Aqsha ketika Isra Mi’raj belum ada. Tapi, Ancient Technology yang bernama AKAZHA sudah ada, jauh sebelum Rasulullah SAW lahir. AKHAZA biasa dipakai sebagai portal menuju Dimensi Lompatan.
  2. Di mana pun bisa menjadi mesjid atau tempat bersujud, bukan hanya sebuah ruangan untuk menampung manusia. Di mana pun kita sujud, di situlah mesjid kita. Planet Bumi adalah mesjid kita.

11-11. Dorphall di Masjid Quba

  1. DORPHALL adalah relay ancient technology buatan Bangsa LEMURIAN 40% yang berfungsi sebagai penyeimbang planet bumi. Baca Glosarium Novel Arkhytirema Bab Dua Krisis Brodella, halaman 28.
  2. Dani Ramdhani: Pahala sama di Masjid Quba sama dengan umroh. Artinya kekuatan feedback ketika bersujud di sana sama dengan di Mekah.
  3. Setiabudi Hi: Mungkin di Quba ada BARQHA.
  4. Setiabudi Hi: Tembok ratapan adalah ritual rekayasa penguasa supaya bangsa Yahudi jauh dari eksplorasi fluktuasi energi AKAZHA, seperti ritual di MAKRHA saat ini
  5. Setiabudi Hi: Di Quba sepertinya ada Ancient Technlogy yang digunakan untuk berlatih sebelum mampu memanfaatkan AKAZHA
  6. Aulia Pradipta (Yoli): Ketika menengok bekas jatuhnya Makrha, Adhama (Nabi Adam) menemukan tempat itu dikerubuti mahluk cahaya (malaikat). Beliau lalu menjadikannya sebagai “energy sanctuarium” bagi anak cucunya. Ini diikuti oleh keturunannya, termasuk Nabi saw.
  7. Aulia Pradipta (Yoli): Setelah belajar Zholtaz ketika isra miraj, Nabi saw tiba-tiba merasakan pancaran energi itu di mekkah.
  8. Habibi Velo (Rawamangun JKT): Dengan kemampuan Rasulullah, mudah sekali mendeteksi keberadaan anomali di masjid Masjid Quba dan memanfaatkannya sebagai sarana mengenal sang Pencipta.
  9. Habibi Velo (Rawamangun JKT): Bung karno membangun hotel di sukabumi karena merasakan anomali magnetik ancient teknologi berupa titik temu atau koordinat magnetik. Jika sekelas bung karno saja bisa, apalagi rasulullah.
  10. Aulia Pradipta (Yoli): Selama di Yatsrib, rumah Rasul ada di atas Raudlah. Seumur-umur beliau menunggangi energi Dorphall tersebut.

11-12. DORPHALL dan Kelahiran Rasul, Mushaf Yang Benar, Radiasi Masjid Quba

  1. Di Quba, terjadi beban kosmik pada DORPHALL sehingga overload dan pecah. Itu terjadi ketika ada fenomena fluktuasi kosmik sewaktu lahir HAMMADZ (Muhammad). Akibatnya, terjadi penyerapan energy kosmik yang besar. Yang paling peka dan paling dekat adalah AKAZHA karena berhubungan dengan kosmik untuk membuat lubang cacing.
  2. Terjadilah fluktuasi energi dan DORPHALL pun meledak. Secara otomatis, Trondallo menggantinya dengan Dorphall yang lebih kuat. Sisa pecahan DORPHALL dibuang dan berserakan karena badai pasir dan angin besar. Setelah mempelajari ZOLTHAZ, rasul saw berkunjung ke sana lalu menumpukkannya. Waktu itu, tarikan anomalinya masih sangat kuat dan dimanfaatkan untuk mengakselerasi sel dalam rangka merasakan ZTD.
  3. Aulia Pradipta (Yoli): Batu-batu itu dikumpulkan dan ditumpuk agar bersatu memancarkan radiasinya. Setelah itu ubun-ubun kepala diarahkan ke sana.
  4. Aulia Pradipta (Yoli): Pantas nabi betah bolak balik ke Masjid Quba. Tujuannya untuk ZOLTHAZ ke sumber yang dekat karena yang di madinah sudah agak melesak masuk ke dalam tanah.
  5. DZA dan komunitasnya pernah shalat di titik radiasi terkuat Masjid Quba, yaitu di dekat tembok sebelah kiri. Tepat di bawah tempat shalat mereka, terdapat DORPHALL kuat.
  6. Pahala sholat di Masjid Quba sangat besar karena akselerasi sel yang dihasilkan kuat sekali kalau kita paham cara memanfaatkan energi di sana. Itulah sebabnya, qiblat awal itu di sana.
  7. Aulia Pradipta (Yoli): Fungsi Wudhu adalah mempersiapkan tubuh agar lebih fresh dan bisa mengajak sel-sel tubuh merasakan elusan Dorphall.
  8. Aulia Pradipta (Yoli): Sewaktu partikel ENDARAD melewati alam sekitar, mereka terkesima dan mengikutinya. Begitu berlabuh di raga HAMMADZ (Muhammad), mereka mengiringinya dengan mengkondusifkan lingkungan keberadaannya, yang mau tidak mau mengusik kestabilan alam. Pada saat tersebut Siti Aminah stress, di Yerusalem terjadi hentakan energi yang dirasakan Bahira, dan di bawah kampung Quba terjadi gempa lokal.
  9. Wilman Ramdhani (Bogor): Umat manusia yang peka dan menyaksikan kelahiran manusia kuat yang kemudian jadi utusan alam semesta pasti kaget.
  10. Aulia Pradipta (Yoli): Semua DORPHALL, baik yang ditanam oleh Adhama (Nabi Adam) maupun Rhamidaar, menempati tempatnya masing-masing untuk menstabilkan bumi. Kehancuran Dorphall Adhama yang kemudian diganti dengan Dorphall Rhamidaar tentu akan mengubah konstelasi letak Dorphall. Ada lokasi yg dikorbankan pada saat Arkhytirema mengamati itu semua.
  11. DORPHALL buatan ADHAMA tersebar di seluruh dunia. Dorphall inti ada di AKAZHA, QUBA, Jabal Magnet, dan lain-lain. Ciri khas DORPHALL di Jazirah Arab agak lebih besar, karena di sana ada MAKRHA. Asteroid TAKRHA juga ada DORPHALL penyeimbangnya. Di China, DORPHALL sangat banyak. DORPHALL yang dipasang RHAMIDAAR menjadi penyeimbang semua DORPHALL yang dipasang ADHAMA.
  12. Semua mushaf tidak saling melengkapi. Mushaf Ibnu Mas’ud saja yang beres.

11-13. Mengkritisi MUI

  1. DZA setuju penghapusan kolom agama di KTP.
  2. Wilman Ramdhani (Bogor): Kalau bisa depag dan mui dibubarkan ya.

11-14. Ritual Hindu Yang Diadaptasi Islam

  1. Beberapa ritual dan kebudayaan dari India (Hindu) yang diadaptasi oleh Bangsa Arvasthan (Arab) lalu diadaptasi Islam di antaranya idul dan empat bulan suci Islam.

11-15. Metode Penyebaran Paham DZA, Kepalsuan Surat Fatihah

  1. +62 822-9855-2516 bertanya ke Gunadi tentang pertanyaan istrinya terkait kewajiban membaca al-Fatihah dalam shalat.
  2. Gunadi (W-BDG): Cara paling mudah dalam menyampaikan sesuatu yang bertentangan dengan pemahaman yang sudah ada adalah dengan menyuguhkan fakta-fakta yang mengarahkan pemikiran ulang terhadap pemahaman sebelumnya. Jadi, tidak langsung memvonis “harusnya gini.. gini…”
  3. Kang Tedi (HI Purwasuka): Saya mencoba mengarahkan teman atau keluarga supaya praktek dulu dan meneliti mana yg paling enak dan lebih berkembang antara ritual dengan bacaan dan tidak pakai bacaan. Nanti, mereka biasanya bertanya. Baru dijelaskan dasar kenapa harus shalat dan tujuan shalat. Mereka akan menyimpulkan sendiri bahwa bacaan itu tidak diperlukan, malah mengganggu.
  4. Jody H Bayuaji: Lontarkan dengan pertanyaan “Bila Surat Al Fatihah itu sebegitu dahsyatnya hingga wajib dibaca, lalu mengapa surat tersebut hanya terdapat di Mushaf Ustman sementara di Mushaf lainnya nggak ada?”
  5. Jody H Bayuaji: Lanjut lagi dengan pertanyaan ”Benarkah surat Al Fatihah itu ada?”
  6. Tanya dulu dasar hukumnya. Kalau nggak ada, dari sana kita wajib mempertanyakannya lebih dalam. Biasanya mereka menjawab dengan katanya dan katanya.
  7. Atau pakai surat Al Muzammil ayat 20 : “Maka bacalah ayat-ayat yang mudah dari Al Qur’an”. Banyak ulama yang berpendapat bahwa Al Fatihah bukan rukun shalat, tidak wajib membacanya. Salah satunya adalah Abu Hanifah, pendiri Mazhab Hanafi.
  8. Wilman Ramdhani (Bogor): Kewajiban al-fatihah dalam sholat adalah rekayasa Usman Bin BHALLAMIN. Pantas Islam sekarang sesat sekali.
  9. Jody H Bayuaji: Berarti hadist yang meriwayatkan bahwa Rasulullaah pernah mengobati seseorang dengan “memantrai” air dengan bacaan Surat Al-Fatihah adalah benar-benar palsu ya?
  10. Jody H Bayuaji: Termasuk acara kirim surat Al-Fatihah sekian kali buat arwah orang yg sudah meninggal juga palsu belaka?
  11. Jody H Bayuaji: Hebat sekali Bhallamin?
  12. Jody H Bayuaji: Acara peringatan orang yang sudah meninggal alias tahlilan yang isinya kirim doa palsu juga ya?
  13. Jody H Bayuaji: Segala sesuatu yang menyertakan Surat Al Fatihah adalah hoax karena suratnya juga palsu?
  14. Amir Santoso Hi: Sekian lama penyamaran Bhallamin tdk ada yg tahu. Kemampuan 12% saja bisa mengendalikan sekian banyak sampai orang bisa meyakini yang palsu seakan-akan sebuah kebenaran. Sangat Beruntung manusia yang mampu mengetahui dan memahami kebenaran menurut Sang Maha Pencipta.

11-16. Istilah Kekasih Allah

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): Istilah kekasih Allah adalah hoax.
  2. Sandi Nugroho: Istilah kekasih itu punya konotasi disayang karena dibutuhkan. Sang Pencipta jelas tidak butuh manusia. Lagipula sifat Maha Penyayang-nya Sang Pencipta ke ciptaan akan terdegradasi sekali kalau hanya diungkapkan dengan istilah kekasih.

11-17. Umat Islam Sekarang Memuja Hajar Aswad?

  1. Jody H Bayuaji: DZA pernah mempertanyakan Apa bedanya pemuja berhala atau pemuja situs2 di zaman dahulu dengan ummat Islam sekarang yang memuja sebuah kotak hitam di Arab sana?”

11-18. Dunia Perhatikan HI

  1. Saat ini seluruh dunia sudah memusatkan perhatiannya ke komunitas Hikmatul Iman.
  2. Dilakukan pembersihan di internal HI, yaitu mengeluarkan para anggota yang tidak sepaham dengan visi DZA.
  3. Banyak anggota HI pasif yang sekarang merapat lagi.

11-19. Rasul Ketika Lahir Dinamai Khatan

  1. Aulia Pradipta (Yoli): Asalnya, ketika Muhammad bin Abdullah lahir, ia diberi nama Khatan oleh ibunya. Khatan berarti yang dipisahkan atau dibedakan. Nama ini muncul parasnya berbeda dng kebanyakan bayi. Ibunya shock, si anak dioper-oper.
  2. Aulia Pradipta (Yoli): Nama asli Abdul Muthalib sebetulnya bukan itu. Ia sering “berdagang” dengan pedagang dari kawasan Benua MU (Lemurian) yang tersisa. Dia terkesima dan tertarik terhadap utusan-utusan dari MU tadi.
  3. Aulia Pradipta (Yoli): Mereka sepintas terlihat sedang berdagang. Padahal, sebetulnya barter barang yang terlihat merugikan. Abdul Muthalib memberi barang tidak seberapa yang ditukar dengan barang-barang bagus. Padahal, tujuan orang-orang MU itu untuk memastikan bahwa Abdul Muthalib tidak rugi dalam membesarkan Khatan.
  4. Aulia Pradipta (Yoli): Abdul Muthalib menerima saran utusan MU untuk menamai bayi itu HAMMADZ, dengan penekanan lagi tracksource-nya menjadi MU-HAMMADZ.
  5. Aulia Pradipta (Yoli): Saat HAMMADZ berada di dalam kandungan, makanan yang dikonsumsi ibunya sudah di-supply oleh Bangsa LEMURIAN?
  6. Setiabudi Hi: Yang pasti, tidak mungkin makan nasi karena beras adalah tanaman rekayasa BHALLAMIN.

11-20. Bangsa ANNARA

  1. Bangsa ANNARA dikloning oleh bangsa-bangsa pembuat peradaban.
  2. Bangsa ANNARA menyuplai hidrogen sebagai bahan dasar air di suatu planet.
  3. Dedi Misbah (P-BDG): Bangsa ANNARA membantu proses GRANUMMA di banyak planet dengan menyebarkan jutaan jenis bibit tumbuhan dan tanaman, sekaligus menyebarkan jasad renik seperti bakteri dan jamur.

11-21. HI Beresiko Bubar

  1. Amir Santoso Hi: Ajaran HI sekarang banyak berbeda dengan ajaran umum. Organisasi HI beresiko bubar.
  2. Amir Santoso Hi: Anggota terbagi tiga kelompok, yaitu yang mengikuti ajaran guru, yang menolak ajaran guru, dan yang diam saja.
  3. Setiabudi Hi: Kepentingan HI hanya membuka cara berfikir untuk mencapai keimanan yang sebenarnya.
  4. Setiabudi Hi: Jangan usil dengan urusan orang karena kita bukan Rabb. Kecuali jika kita sudah merasa selevel dengan Rabb, silakan saja memvonis orang lain.
  5. Wilman Ramdhani (Bogor): Merasakan Zat Tidak Dikenal dapat dilakukan dengan berdoa (shalat).
  6. Kita move on. Terlalu banyak orang yang sekarang merapat dan harus diperhatikan.
  7. Yang jelas, bukan berarti kita cuek. Tetapi, kita menghargai sikap mereka juga. Kita hanya memblokir jalan mereka yang hendak merusak keluarga besar kita.
  8. Tapi, kita bisa menyedot semua amal mereka nanti. Sebetulnya, ini keuntungan besar buat kita. Hanya kasihan saja mereka. Nanti amalnya habis oleh kita.

11-22. Mekanisme Menyedot Amal Orang Lain

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): Amal kehidupan pasti terkait WARKHA dan ZARKH.
  2. Zat antar RUH itu sangat sensitif. Baru niat saja sudah terekam oleh sistem. Makanya setiap amal itu tergantung niatnya.
  3. Yang muncul bisa Warkha atau Zarkh tergantung dari program alam bawah sadar.

11-23. Ayat Kontradiktif

  1. Dedi Misbah (P-BDG): Apakah Surat 8:12, 9:5, 9:14, dan 9:123 adalah sisipan agar umat Islam dikondisikan untuk selalu melakukan qatala atau pembunuhan?
  2. Ini yang harus diwaspadai. Ayat kontradiktif seperti ini yang membuat umat menjadi mempertanyakan keabsahan dari kitab.
  3. Ada yang menelusuri seperti kita, ada yang malah jadi Atheist seperti di Timur Tengah. Banyak sekali ayat-ayat yang bertolak belakang seperti itu. Bahkan, di satu ayat ada yang langsung bertolak belakang kata-katanya. Salah satunya QS. Ar-Rad 11.
  4. Makanya, orang yang beriman dan bersaksi, pasti akan menelusuri dan mencari kebenaran.
  5. Apa yang terjadi dengan kitab yang sebenarnya? Kitu tah.

11-24. Menyebarkan Info Kepalsuan Quran

  1. Dani Ramdhani: Tadi, di rumah pasien berdiskusi tentang perbedaan antara mushaf dan al-Qur’an.
  2. Dani Ramdhani: Yang kita pegang sekarang ini bukan Qur’an tapi mushaf, kata saya.
  3. Dani Ramdhani: Kalau seseorang sudah bilang mushaf, berarti dia tahu ada mushaf yang lain.
  4. Dani Ramdhani: Sampai akhirnya ibunya mulai ‘ngeh’ tentang apa bedanya mushaf dan Qur’an.
  5. DZA mendorong Dani Ramdhani untuk meneruskan aktivitasnya, menjelaskan mushaf dan al-Qur’an.
  6. Jody H Bayuaji: Beri pertanyaan seperti ini “Mengapa Anda hanya melihat satu mushaf saja, yakni mushaf Ustman bin Affan? Pernahkah Anda membandingkan dengan mushaf-mushaf lainnya?”
  7. Jody H Bayuaji: ”Pernahkan mendengar ada mushaf lain selain Ustman yang jumlah ayatnya lebih banyak dan konon ayatnya lebih runut susunannya?”
  8. Jody H Bayuaji: ”Pernahkah mendengar kalau mushaf Ustman ini justru jumlah ayatnya paling sedikit?”
  9. Jody H Bayuaji: ”Kalau terbukti mushaf Ustman jumlah ayatnya paling sedikit di antara mushaf lain, lalu ke mana ayat-ayat yang lainnya? Kembali lagi ke langit?”
  10. Jody H Bayuaji: ”Bukankah seharusnya yang jumlah ayatnya lebih banyak itu yang paling lengkap? Kenapa malah yang paling sedikit? Apalagi banyak ayat yang kontradiktif juga? Kenapa bisa begitu?”
  11. Jody H Bayuaji: ”Mushaf itu catatan Brow. Menurut anda, mungkin ngga yang namanya catatan itu bisa ditambah bisa dikurang?”
  12. Jody H Bayuaji: Senjata kita saat ini adalah menunjukkan beberapa ayat kontradiktif yang membuat banyak kaum Salafi sekali pun jadi atheis.
  13. Sandi Nugroho: Setuju Kang Jody. Dimulai dari ayat-ayat kontradiktif.
  14. Jody H Bayuaji: Langkah paling awal adalah memberi tahu mereka perbedaan mushaf dan Al Qur’an.

11-25. Membiarkan Diri Dibimbing Sang Maha Pencipta

  1. Kita harus menempatkan ‘nilai-nilai ketuhanan’ sebagai satu-satunya panduan sikap dan perbuatan.
  2. Nilai-nilai ketuhanan ini akan kita pahami ketika menyadari bahwa diri kita adalah ciptaan.
  3. Untuk membuktikan bahwa diri kita ini adalah ciptaan, kita harus ‘mengamati’ dan ‘mempelajari’ diri sendiri.
  4. Ketika secara sadar mengakui dan membuktikan sendiri bahwa kita ini ciptaan, maka pertanyaan yang muncul selanjutnya adalah siapa atau apa yang menciptakan kita?
  5. Jika kita secara sadar menjalani kehidupan ini sesuai dengan tujuan penciptaan sebagai manusia, maka kita sudah membiarkan diri kita dibimbing oleh Sang Pencipta dalam menjalani hidup ini.
  6. Sikap dan perbuatan kita akan sejalan dengan ‘nilai-nilai ketuhanan’ yang terkandung dalam tujuan diciptakannya manusia oleh Sang Maha Pencipta.

11-26. Rasul Hafal Quran?

  1. Aulia Pradipta (Yoli): Kalau Nabi saw itu hafidz Quran gak sih?
  2. Dedi Misbah (P-BDG): Semua mushaf disesuaikan Nabi Muhammad SAW sesuai “Bahasa Kaum”. Jadi, Beliau pasti tahu semuanya.
  3. Aulia Pradipta (Yoli): Apakah Nabi saw itu hafal Quran per kata atau memahami Quran kemudian menerjemahkan ke Bahasa Arab bagi kaumnya?
  4. Jody H Bayuaji: Akan sulit jika rasul menyusun dulu semua yang ada dalam dirinya untuk dibuat sebuah kitab berbahasa Arab. Rasulullah tidak membuat catatan, lebih efektif jika dimunculkan per kasus lalu dicatat para sahabat. Sekaligus memberi contoh juga bahwa Al Qur’an asli itu bisa diakses langsung.
  5. Jody H Bayuaji: Yang perlu Quran dalam bentuk catatan itu kan ummat 2.5%. Mungkin bagi kaum di atas 2,5%, Quran bukan lagi berupa catatan tapi mengaksesnya langsung bagi yang memiliki cukup akselerasi sel.
  6. Jody H Bayuaji: Selain itu, bila caranya dengan membuat satu kitab full berbahasa Arab sama dengan menyuapi ummat. Bukan membuat mereka berfikir. Oleh karena itu, dibuat sistem per kasus biar diingat terus.
  7. Dedi Misbah (P-BDG): Dengan kapasitas otak 2,5% saja, banyak yg hafidz Mushaf Utsman. Bayangkan kemampuan, daya hapal, dan daya nalar Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW pasti mampu menghapal semua mushaf yang ada.
  8. Wilman Ramdhani (Bogor): Kapasitas hafizh HAMMADZ berbeda dengan kaumnya. Artinya, ukuran dan indikatornya sudah gugur bila dibandingkan dengan makna hafizh dalam perspektif 2,5%.
  9. 04/15/16, 17:16:48: Dedi Misbah (P-BDG): Apakah hafidz itu hanya sekedar menghapal saja? Ini harus dikaji ulang.
  10. Aulia Pradipta (Yoli): Beliau SAW tidak hafal, tapi punya “tontonan tuntunan” yang bisa diakses setiap saat. Begitu melihat ada kesempatan yg cocok, beliau SAW kucurkan.
  11. Setiabudi Hi: HAMMADZ sepertinya mempunyai mega akses ke sumber-sumber informasi termasuk Lauh Mahfudz.
  12. Aulia Pradipta (Yoli): Hafal berarti semua ada di kepala. Mega akses berarti semacam penyimpanan cloud.

11-27. Berbagai Versi Quran, Qur’an AL’A

  1. Jody H Bayuaji: Al Qur’an kaum 2,5%, 10%, 20%, 30%, 40%, … 100% berbeda-beda menyesuaikan dengan kemampuan ummatnya. Aturan buat kaum 70% tidak mungkin diterapkan pada kaum dengan kemampuan di bawahnya
  2. Dedi Misbah (P-BDG): Itu yang saya maksud bahwa mushaf itu disesuaikan Nabi Muhammad SAW dengan “Bahasa Kaum”
  3. Jody H Bayuaji: Kalau sudah mampu mengakses langsung RUBH dan berkoneksi ke RABB, yang namanya Al Qur’an tadi sudah jadi lebih global lagi dengan nama AL’A.
  4. Aulia Pradipta (Yoli): AlQuran hanya satu, yaitu yang diturunkan pd saat ARKHYDAAR (Lailatul Qadr). Tapi, jadi berbeda-beda karena diakses oleh para nabi dan rasul kemudian diterjemahkan sesuai kemampuan umatnya masing-masing.
  5. Jody H Bayuaji: Isinya berbeda menyesuaikan dengan penerimanya. Al-Qur’an atau Bahasa AL’A itu sendiri hanya satu, yaitu yang ada di Lauh Mahfudz.
  6. Dedi Misbah (P-BDG): Jadi, untuk bisa mengakses Al-Qur’an dan dibimbing oleh Sang Maha Pencipta, kita harus berusaha dulu. Di antara usahanya seperti yang diuraikan oleh Kang Gun.

11-28. Definisi Quran versi DZA, Ingkar Hadits

  1. Al-Qur’an adalah ayat yang nyata di dada orang yang diberi ilmu, bukan ayat hapalan. Ayang yang dijawantahkan dalam kehidupan, bukan dihafal oleh umat.
  2. Ada semacam aturan yang mengharuskan marah kalau mempertanyakan Al-Qur’an dan Hadits.
  3. Kalau hadits itu begitu penting, mengapa baru dicatat 200 tahun kemudian setelah Rasulullah SAW wafat?
  4. Kalau begitu penting, mengapa tidak dicatat langsung ketika Rasulullah SAW masih hidup?
  5. Apakah jaminan di hadapan Allah bahwa hadits itu benar?
  6. Kalau mereka sudah berani menjamin, berarti sudah ujub, sombong dan takabur. Tidak boleh kita ikuti. Kalau jawabannya Wallahu’alam, berarti pilihan terserah kita dan mereka tidak boleh protes.
  7. Tanya lagi pada yang ngotot, apa jaminan bahwa mereka benar di hadapan Allah sampai berani bersikap seperti itu?
  8. Jauh sebelum Rasulullah SAW lahir sudah ada banyak catatan. Ada juga huruf sansakerta yang banyak bergeletakan di arab.
  9. Ada kisah Waraqah bin Naufal yang mengajarkan banyak agama di dunia pada Nabi kita.

11-29. Penentang Paham DZA dan Pembersihan LSBD HI

  1. Yang menentang pemahaman kita sudah berani mensejajarkan diri dengan Allah SWT.
  2. Kita juga akan menjadi syirik jika menuhankan mereka. Sangat bertentangan dengan ikrar syahadat.
  3. Kita harus berani membuat perubahan. Jangan sampai umat selamanya rusak seperti ini.
  4. Untuk itu, kita akan segera membersihkan segala anasir yang ada di dalam diri dan organisasi. Sudah waktunya kita melesat. Teknologi dan keilmuan baru sudah disiapkan. Penguasaan energi adalah kunci, baik energi diri dan energi alam. Dunia sudah siap bersatu dengan kita. Mereka yang masih berpikir kerdil harus segera menyingkir.
  5. Terlalu banyak pengkhianat di dalam organisasi dan itu harus segera dibersihkan. Keilmuan baru nanti tidak akan bisa sejalan dengan pemikiran Radikalisme, Anti Toleransi, Anti Tabayyun, dan juga pemikiran ajaran yang menyimpang secara Rahmatan lil ‘Alamin.
Iklan

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s