Download Diskusi Grup WhatsApp LSBD Hikmatul Iman — Bagian 1


Kami sajikan dokumen Diskusi Grup WhatsApp LSBD Hikmatul Iman. Dokumen ini telah kami serahkan ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat sebagai bahan kajian paham diduga menyimpang Dicky Zainal Arifin (DZA) yang disebarkan di lembaganya, Lanterha the Lemurian Meditation (d.h Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman [LSBD HI]). Untuk mempermudah pengkajian, kami membaginya menjadi sebelas bagian.

diskusi-grup-whatsapp-lsbd-hikmatul-iman
Diskusi Grup WhatsApp LSBD Hikmatul Iman
  1. Diskusi Grup WhatsApp LSBD H — Bagian 1 (68 halaman)
  2. Transkrip Asli Diskusi Grup WhatsApp LSBD HI (870 halaman)
  3. Grup WhatsApp LSBD HI + Media (110 MB)

Dokumen-dokumen ini disebarkan di kalangan terbatas untuk pengkajian paham diduga menyimpang DZA, tidak untuk diperjualbelikan atau disebarkan ajarannya.

Daftar Isi Bagian 1

Download

1-1. Pembuatan Grup

  1. Dedi Misbah membuat Grup WhatsApp LSBD Hikmatul Iman dan menambahkan anggota.
  2. Nomor telepon anggota ditutupi demi menjaga privasi. Untuk melihat nomornya, silakan unduh dokumen asli yang belum kami edit di http://wp.me/p2krPS-1dq.

1-2. Kontradiksi Al-Qur’an

  1. Wilman ungkapkan ayat-ayat kontadiktif, saling bertentangan. Ada ayat yang menyerupakan Allah dengan makhluk, menyuruh zina, memaksa orang untuk masuk Islam.
  2. Wilman Ramdhani (Bogor): Al-Qur’an bukan wahyu Tuhan Semesta Alam!
  3. Di Arab kasus perkosaan dianggap tidak ada. Apalagi kalau diperkosa terus hamil, itu bisa dianggap perzinahan.

1-3. Pengaturan Lambang Grup

  1. Grup menggunakan lambang Hikmatul Iman.

1-4. DZA Membuat Hujan di Bali

  1. Membuat Bali hujan mudah karena ada banyak Dorphall, yaitu teknologi relay purba yang dibuat Bangsa LEMURIAN 40% pasca meledaknya Gunung ZHUNNDA berfungsi sebagai penyeimbang planet bumi yang sebetulnya rapuh.

1-5. Ayat-ayat Palsu

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): An-Nisaa:15 ayat palsu.
  2. Habibi Velo (Rawamangun JKT): An-Nisaa:79 sepertinya ayat beneran tanpa sisipan.
  3. Gunadi: QS 21:35 sepertinya tidak asli.
  4. Wilman Ramdhani (Bogor): QS 21:35 pernyataan pertamanya asli, yang kedua palsu.

1-6. Tugas dan Tujuan Hikmatul Iman

  1. Tugas kita mensyiarkan Islam yang tidak eusleum, yaitu menegakkan syariat Islam yang asli, bukan yang palsu.
  2. Bayangkan kalau DZA tiba-tiba memperkenalkan ayat asli dan palsu, pasti sejak tahun 90-an sudah gegar di mana-mana.
  3. Mengenalkan aturan Islam sebenarnya yang bukan buatan Bhallamin memang berat.

1-7. Ayat-ayat Kontradiksi

  1. Setiabudi dan Wilman Ramdhani (Bogor): Ayat waris kontradiktif.
  2. Di Bali wanita kerja dan laki-lakinya mabuk.
  3. Ajaran yang ada di Bali itu bukan Hindu, tidak jelas. Asalnya ajaran WISHNU.

1-8. Pernikahan Muslim dan Non-Muslim

  1. Dedi Misbah (P-BDG): Ayat Qur’an tentang pernikahan muslim dan non-muslim bertentangan.
  2. Wilman Ramdhani (Bogor): Boleh nikah dengan yang beriman, baik beriman kepada nashrani, yahudi, shabiin, islam, konghucu, hindu, atau budha.
  3. Wilman Ramdhani (Bogor): Intinya, kalau mau murni, tidak sah semua pernikahan, sebab masih menuhankan duit, jabatan, harta, tahta, dll.
  4. Wilman Ramdhani (Bogor): Di Quran jelas, boleh nikah dengan wanita beriman, bukan dengan wanita muslim.
  5. Setiabudi Hi: Penafsiran saya sih memang sengaja ada pengkotak-kotakan kelompok masyarakat supaya mudah diadu-domba. Termasuk dibuatlah kotak bernama “agama”.
  6. Wilman Ramdhani (Bogor): Orang yang beriman dengan benar sudah seharusnya lepas dari institusi agama.
  7. Setiabudi: Di mushaf Utsmani tidak ada ayat yang menyatakan bahwa Allah menciptakan agama.
  8. Agung Baziva (Bekasi): Seharusnya yang dicari bukan pasangan yang beragama tapi yang beriman.
  9. Wilman Ramdhani (Bogor): Oleh karena itu, nikah jangan memakai agama, lieur. Banyak Islam, Nashrani, Yahudi, Hindu, atau Budha yang beriman.
  10. Setiabudi Hi: Kalau memang Allah menciptakan simbol dan ritual dalam kotak agama, kenapa pertanyaan saat di akhirat adalah “Siapa tuhan kamu?”. Kenapa bukan “Apa agama kamu?” atau “Bagaimana ritual kamu?”
  11. Setiabudi Hi: Pada QS. An-Nisa’: Ayat 79, cukup Allah SWT yang menjadi saksi. Ini ayat asli.

1-9. Definisi Islam dan Iman

  1. Semua yang mengajarkan keselamatan adalah Islam.
  2. Orang beriman disebut pembawa EZLAMA dalam bahasa Lemurian atau Islam dalam bahasa umum sekarang.
  3. Sebagian besar pengakuan beriman adalah kebohongan terbesar pada diri sendiri, orang lain, dan terutama pada Sang Maha Pencipta. Di hadapan Sang Maha Pencipta, mungkin tidak ada satu pun manusia Bumi yang Islam, apalagi beriman. Jadi, enteng saja kalau Dewan Galaxy mau memusnahkan dan meratakan Planet ini, lalu dibuat lagi kehidupan yang baru, toh yang dimusnahkannya juga bukan kategori manusia kok, tapi mahluk yang lebih sesat dari hewan ternak, dan sudah jadi parasit untuk planet tempat mereka hidup.
  4. Enak saja kita bicara soal iman tanpa kita sendiri mengerti soal beriman, jadi wajar kalau harus dimusnahkan, karena akan menyebarkan ketidakpahaman dan ujung ujungnya saling memusnahkan antar kelompok.
  5. Ketika kita sudah bisa “Memandang” Zat Tidak Dikenal yang menghidupkan segala sesuatu, dan kita bisa merasakan Zat Tidak Dikenal itu, lalu bisa bersatu dan menjadi wakil untuk memelihara tempat dimana kita hidup, barulah kita disebut beriman.
  6. Setiap orang mempunyai kemampuan untuk merasakan, melihat, mendengar dan berkomunikasi dengan Dzat Allah SWT. Intinya harus konsentrasi dan memusatkan perhatian juga harus mengenal diri secara total.
  7. Dedi Misbah (P-BDG): Sebarkan EZLAMA.

1-10. Luqman Mampu Mendeteksi Dzat Allah

  1. Luqman mempunyai kemampuan untuk mendeteksi Dzat Allah Swt dan mengenalkannya kepada anak-anaknya.

1-11. Warkha, Zarkh, dan Zat Tidak Dikenal

  1. Kaum dengan akselerasi sel lebih dari 90% tidak terlepas dari hukum Warkha dan Zarkh. Semakin banyak menindas, Zarkh-nya semakin besar dan setelah tewas akan tetap tersiksa.
  2. Jangan berimajinasi soal ZTD, karena nanti akan muncul hal aneh lain, berupa gangguan psikologis dan megalomania.
  3. Ketika kita mendirikan shalat, dalam artian yang sebenarnya, pada waktu kita melakukan kebaikan secara ikhlas, seikhlas atheis yang tidak memikirkan surga atau neraka, bahkan tidak memikirkan Sang Maha Pencipta sekalipun, maka Zat Tidak Dikenal akan terasa lebih baik. Terasa berupa kebahagiaan spontan, dan itu akan lebih terasa daripada kalau mengharapkan pahala atau surga.
  4. Habibi Velo (Rawamangun JKT): Di lapangan, sudah ada murid HI yang terkena gangguan psikologis dan megalomania karena ajaran Zat Tidak Dikenal.

1-12. Definisi Tuhan

  1. Dedi Misbah (P-BDG): Apakah dengan melihat kemampuan anggota HI saat ini sudah layak mengatakan “Saya adalah Tuhan. Tuhan adalah saya” alias mengaku sudah Manunggaling Kawula lan Gusti?
  2. Agung Baziva (Bekasi): Dari sisi bahasa, Dewan Galaksi juga bisa berarti Allah karena ALLAH secara bahasa adalah Tuhan yang telah diketahuinya sebagai sembahan.
  3. Agung Baziva (Bekasi): Istilah Allah sudah dipakai oleh kaum pagan jauh sebelum rasul lahir. Dan kaum arab membayangkan Allah kebanyakan kepada benda yang kemudian diluruskan oleh Rasul. Kondisi sekarang sama, definisi Allah sudah bergeser. DZA sebagai GRAZDAVODA sekarang sedang mencoba mengembalikan ke makna aslinya.
  4. Dedi Misbah (P-BDG): Kalau sampai menyebut Allah, tuhan umat islam, sebagai alien itu menurut saya aneh.

1-13. Merasakan Zat Tidak Dikenal, Warkha

  1. Jody H Bayuaji: Intinya kita harus paham dulu pergerakan molekular tubuh kita.
  2. Jody H Bayuaji: DZA sudah mencontohkan merasakan Zat Tidak Dikenal.
  3. Jody H Bayuaji: Tahapannya adalah merasakan, memandang, lalu bersatu alias manunggaling kawula lan gusti.
  4. Perbuatan baik yang ikhlas akan menghasilkan zat WARKHA yang memproduksi kenikmatan pada ARWATHA (arwah) sehingga mampu melihat ke luar dimensi BARZKH (Barzah).
  5. Di dalam RUH, terdapat zat THLAZ yang menyambungkan dan menyebar ke segala arah, meninggalkan jejak amal kita.v

1-14. Shalat

  1. Shalat harus dipahami secara mendalam.
  2. Tepat waktu dalam shalat itu bukan soal jam, tapi soal fluktuasi tubuh dengan alam. Makanya Ritual Shalat itu bisa disatukan.
  3. Spiritual Shalat itulah yang harus diketahui secara benar. Kuncinya adalah mengenal tubuh dan alam secara benar dengan mengenal sistem jasad dan jiwa, baru kita akan bisa mendirikan Shalat.
  4. Kalau malas berlatih, lakukan Ritual Sholat Tanpa Bacaan (RSTB). Kalau malas RSTB, tidak akan bisa merasakan Zat Tidak Dikenal.

1-15. Merasakan Zat Tidak Dikenal

  1. Jika sudah merasakan dengan menyatu dengan Zat Tidak Dikenal, pengendalian alam itu tidak sulit. Satu contoh ringan, bisa mengatur alam agar hujan atau tidak hujan, mengatur gempa atau tidak gempa.
  2. Kalau malas berlatih lakukan RSTB kalau malas RSTB tidak akan merasakan ZTD.

1-16. Definisi Allah, RUH, Jiwa

  1. Allah itu bukan hanya Tuhannya orang Islam. Jauh sebelum Rasulullah lahir, sudah ada sebutan Allah. Para penyembah berhala juga mengatakan “Aku Bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah” tapi Allah dalam artian Dewa Bulan. Jadi kalau dikatakan bahwa Allah itu adalah Tuhannya orang Islam, maka itu terbantahkan secara fakta penelusuran.
  2. Kalau bicara soal Zat Tidak Dikenal (ZTD), maka penelusurannya ada pada diri sendiri. Nanti lama kelamaan akan bisa bersatu dengan ZTD alam semesta.
  3. Zat Tidak Dikenal akan berubah, menyesuaikan dengan casing (jasad) yang dimasukinya.
  4. Allah tidak bersumber dari AL’A.
  5. Sang Maha Pencipta adalah Pencipta Aliens dan ada unsur-Nya yang hidup menggerakan Aliens, seperti di manusia bumi.
  6. Lebih tepat begini, “Rabb di dalam saya dan saya di dalam Rabb”.
  7. Cara satu-satunya mengenal Yang Maha Ghaib adalah unsur Sang Maha Ghaib itu sendiri yang bernama RUH, yaitu zat yang ditiupkan pada diri kita ketika di dalam kandungan.
  8. Unsur RUH ini hanya bisa dirasakan setelah kita bisa mengenal semua akselerasi sel di dalam tubuh kita secara utuh.
  9. RUH itu adalah energy yang Maha Dahsyat dan sanggup menggerakkan alam semesta tanpa jeda.
  10. RUH akan membawa kita pada sumbernya, yaitu Dzat AL’A (Allah Swt).
  11. Ijrail tidak berkuasa mencabut RUH, tapi berkuasa mencabut Jiwa.
  12. Jiwa berhubungan dengan fisik dan berbagai macam pertimbangan nalar karena Jiwa memiliki proses untuk mempergunakan akal sebagai hardware nya.
  13. Jika diibaratkan ke komputer, jiwa = software, ruh = listrik, dan casing = badan.
  14. RUH mampu menampung semua memory manusia sampai ke tingkat sel.
  15. Nama Allah SWT tidak berasal dari kata AL’A, tapi dari Allat, yaitu Dewa Bulan.
  16. Nama Allah terlalu kecil untuk ukuran Rabb.

1-17. Ayat-ayat Kontradiktif

  1. Dedi Misbah menunjukkan beberapa pasangan ayat yang dianggap saling bertentangan.
  2. Masih banyak ayat kontradiktif di Mushaf Utsman. Penghapal Mushaf Utsman di Saudi dan rata rata Timur Tengah jadi tidak percaya Mushaf kemudian berganti keyakinan jadi Atheis. Mereka berlindung di agama kristen, tapi tidak pernah ke gereja.
  3. Arab panik karena kalau minyak habis, mereka bergantung pada pariwisata Haji atau Umroh.
  4. Ada banyak ayat kontradiktif di Mushaf Utsman. Silakan cari dan bahas.
  5. Wilman Ramdhani (Bogor): Selama ini ditipu. Semua adalah ibadah kaum pagan.
  6. Wilman Ramdhani (Bogor): Ayat hukuman, seperti rajam dan potong tangan, adalah ayat palsu.
  7. Wilman Ramdhani (Bogor): Hammadz (Muhammad) sebenarnya mengajarkan cara merasakan Zat Tidak Dikenal.

1-18. Quran Ajarkan Kesadisan

  1. Gunadi: Agama apa yang kitab sucinya mengajarkan penyiksaan, pembunuhan, perang dan hal-hal sadis lainnya?
  2. Habibi: Islam, wajar saja dulu Salman Rusdi bilang ayat-ayat setan.

1-19. Pembersihan Ayat Palsu di Qur’an

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): Kitab masih dibutuhkan untuk ukuran planet ARDH GRUMMA (BUMI). Perlu strategi dalam upaya purifikasi ayat-ayat palsu dalam quran.
  2. Aulia Pradipta (Yoli): Ada yang sudah ‘menyisir’ Al-Quran dari awal hingga akhir memberi tanda stabillo ayat-ayat yang diragukan?
  3. Setiabudi: Bedakan antara Mushaf dan Qur’an. Mushaf hanya sekedar kumpulan catatan, sedangkan Qur’an adalah tebaran ayat-ayat Sang Maha Pencipta yang selalu dijaga keasliannya.

1-20. Pengalaman Mengajarkan Mushaf Ke Pasien

  1. Jody: Momen tepat biasanya di saat terapi dan TV membahas “ummat yg mengaku islam”.
  2. Jody: Point pertama yang saya lontarkan. Percayakah Anda bahwa Islam mengajarkan kebencian, mengumandangkan peperangan, dan mendiskreditkan kaum hawa?
  3. Jody: Point kedua. Tahukah Anda bahwa di Saudi Arabia banyak penghafal Al Qur’an menjadi atheis?
  4. Jody: Point ketiga. Tahukah Anda bahwa penyebabnya adalah banyaknya ayat kontradiktif dalam Al-Quran yang mereka baca?
  5. Jody: Point keempat. Tahukah Anda bahwa Mushaf Qur’an itu banyak lho di luar sana? Tapi, kenapa kita yakini dan kita pakai sekarang hanyalah satu mushaf, yakni Mushaf Utsman dengan jumlah ayat paling sedikit dibanding yg lain. Ke mana ayat-ayat lainnya?
  6. Jody: Buat mereka yang tidak tahu ini jadi pengetahuan baru. Buat yang sudah tahu, ini membuat mereka galau dan mulai tidak yakin dengan mushaf Usman
  7. Jody: Point kelima. Banyak yang meyakini bahwa Allah menjaga orginalitas Al Quran sampai akhir zaman. Pertanyaannya, Al Quran yg mana? Al Quran yang tersimpan di Lauh Mahfudz atau Mushaf Quran yg berbeda-beda jumlah ayat dan tafsirannya?
  8. Jody: Point keenam. Mushaf itu artinya catatan.mungkinkah sebuah catatan dipalsukan, ditambah, atau dikurangi sehingga beginilah yang terjadi pada ummat kita sekarang?
  9. Jody: Point selanjutnya, bila mereka penasaran, kita tunjukkan hasil bahasan kita di grup ini mengenai ayat-ayat kontradiktif di mushaf Utsman.

1-21. 25 Tahun Untuk Memahami Materi Diskusi DZA

  1. Habibi: Materi yang dijelaskan DZA di tempat praktek sudah didiskusikan di grup.
  2. Habibi: Anggota member masih ada yang belum menerima materi dari DZA. Bahkan ada yang mempertanyakan “Agama kalian apa?”
  3. Habibi: Kita diberi waktu 25 tahun untuk berubah menerima materi yang diajarkan DZA sebelum planet bumi dihancurkan Dewan Galaksi.
  4. Habibi: Materi dari DZA disampaikan di grup ini dalam bentuk diskusi, bukan doktrin.
  5. Wilman Ramdhani (Bogor): Sebaiknya diadakan pertemuan untuk mengkaji ajaran DZA, bisa di sekretariat LSBD HI atau di rumah peserta.
  6. Wilman Ramdhani (Bogor): Kaji novel Arkhytirema dan materi Open Dialog terbaru, misalnya tentang ayat-ayat palsu.

1-22. Kontradiksi Ayat Qur’an

  1. +62 813-1234-XXXX: Ayat QS 2:256, 3:151, dan 8:12 saling bertentangan.
  2. Setiap umat memiliki rasul. Ada rasul bangsa Lemurian, rasul bangsa Viking, rasul bernama Fletilsi untuk bangsa Indian ada Rasulnya Fletilsi tea. Info ini sengaja dihapus agar dianggap bahwa hanya ada satu orang saja yang diutus untuk seluruh dunia. Memang Rasulullah SAW punya kemampuan menjelajah galaksi untuk menyamakan persepsi ke seluruh alam.
  3. Kenapa kata seorang rasul dihapuskan jadi hanya rasul saja? Kenapa dikatakan “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat”, padahal seharusnya “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus SEORANG rasul pada tiap-tiap umat.”
  4. Quran di THRELL tidak menggunakan Bahasa Arab, tapi Bahasa AL’A. Bahasa ini adalah bahasa universal yang berupa frekwensi.
  5. Ayat-ayat di Mushaf Utsmani terlihat sangat bertentangan dan dijadikan alasan banyak orang untuk murtad, walaupun mereka hapal mushaf utsman.
  6. Tugas kita adalah memunculkan versi asli dari Al-Qur’an. Mulai dengan membahas pertentangannya dulu. Pelajari semuanya dengan berbagai terjemahan. Sok, sekarang silahkan cari semua kontradiksi di dalam Mushaf Utsman.
  7. DZA akan munculkan satu persatu ayat asli dari dimensi Threll.
  8. Ada kontradiksi ayat-ayat antara paksaan masuk Islam dan kebebasan beragama.

1-23. DZA Mendatangkan Hujan

  1. DZA dengan mudah membuat hujan di Bali.

1-24. Ayat Palsu

  1. Ada kontradiksi ayat-ayat antara paksaan masuk Islam dan kebebasan beragama.
  2. Gampang membedakan ayat asli dan ayat palsu buatan Bhallamin.

1-25. Definisi Islam

  1. Akar kata Islam itu sendiri adalah Aslam-Aslamu atawa Selamat. Jadi semua yang mengajarkan keselamatan itu adalah Islam.
  2. Ketika kita sudah bisa “Memandang” Zat Tidak Dikenal yang menghidupkan segala sesuatu, dan kita bisa merasakan Zat Tidak Dikenal itu, lalu bisa bersatu dan menjadi wakil untuk memelihara tempat di mana kita hidup, barulah kita disebut beriman.

1-26. Ritual Sholat Tanpa Bacaan (RSTB) Menghadap Kiblat?

  1. Dani Ramdhani: Ke mana pun kita menghadap, di situ Allah berada. RSTB bsia menghadap ke mana pun, rasanya sama-sama enak dan nyaman.

1-27. Bangsa Rama dan Dorphall di Mekkah

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): Dorphall (alat canggih peningkat akselerasi sel) Makrha di Mekkah sudah diambil Raja Bangsa RAMA dari India untuk dijadikan senjata di Perang Baraatayudha. Dengannya, Bangsa RAMA bisa engalahkan bangsa ATLANTH.
  2. Wilman Ramdhani (Bogor): Bangsa RAMA memberi tugas ke suku quraisy agar menjaga MAKRHA.
  3. Setiabudi: Sisa energi di MAKRHA sekitar 5%.

1-28. Apakah RSTB Berjamaah?

  1. Aulia Pradipta (Yoli): Saya dan anak maghrib barengan. “Man, lihat gerakan bapak saja, ikutin. Gak usah ngomong. Pikiran, perasaan masuk ke dalam diri sendiri. Pas tangan di dada rasakan detak jantung sambil terus mencari-cari merasakan keberadaan-Nya di diri sendiri.”
  2. Setiabudi: Ritual sholat berjamaah terasa fluktuasi energinya. Coba saja pas jumatan. Apalagi waktu teraweh saat ARKHYDARR (Lailatul Qadr).
  3. Aulia Pradipta (Yoli): Rasulullah sebetulnya sudah tidak perlu ritual. Ritual rasul itu membimbing umatnya.
  4. Wilman Ramdhani (Bogor): Nabi menghadap Makrha (Mekkah) untuk memperbaiki penyembah Latta Uza.
  5. Dani Ramdhani: Bagi pemula Makrha berhubungan dengan ritual sholat. Rasul menghadap Makrha sebagai contoh baik bagi para penyembah berhala.
  6. Setiabudi: Di mushaf Utsmani tidak ada perintah untuk menghadap MARKHA dalam ritual sholat. MAKRHA hanya dimanfaatkan untuk ritual haji dan umroh.
  7. Dani Ramdhani: Ritual sholat bagi pemula perlu diseragamkan dengan menghadap MAKRHA.

1-29. Haji Bisa Ke Mana Saja

  1. Dani Ramdhani: Haji hukumnya wajib untuk mengikuti napak tilas para nabi. Tempatnya tidak harus ke Saudi.
  2. Setiabudi: Jangan-jangan ritual Haji itu sebenarnya nggak ada. Haji yang sebenarnya adalah pencapaian paripurna keimanan kita, dengan kata lain Haji adalah attitude (sikap) bukan ritual.
  3. Wilman Ramdhani (Bogor): Haji sudah bermotif ekonomi, tidak ada motif ibadah, apalagi motif keyakinan spiritual.
  4. Wilman Ramdhani (Bogor): Dahulu, orang melakukan ritual pagan dengan mengelilingi MAKRHA sambil telanjang dengan dikenai pajak oleh pemegang kekuasaan di sana. Awalnya mereka muter-muter bugil untuk mengakselerasi sel, biar sehat. Tapi lama kelamaan jadi ideologi semu berupa ibadah ke Tuhan LATTA UJJA.
  5. Wilman Ramdhani (Bogor): Datanglah HAMMADZ (Muhammad) untuk memperbaiki, mulai dari TAURI (Tauhid) dan sholat yang benar dengan merasakan Zat Tidak Dikenal (ZTD). Di zaman rasul, kondisinya masih ideal untuk mempercepat akselerasi sel di daerah DORPHALL/MAKRHA. Area itu dikelola agar akselerasi sel lebih cepat dan lebih mudah merasakan ZTD. Tujuan kerasulan memang memaksimalkan potensi tubuh untuk membantu proses tubuh mengenal diri-NYA. HAMMADZ pun begitu, memanfaatkan potensi sisa radiasi MAKRHA agar mudah merasakan ZTD.
  6. Wilman Ramdhani (Bogor): Tujuan DRENTAGA (DZA) sama dengan HAMMADZ, yaitu memaksimalkan potensi tubuh untuk mengenal dirinya dan diri-NYA. Ujungnya jelas, yaitu merasakan ZTD.
  7. Wilman Ramdhani (Bogor): Haji adalah warisan Usman bin Bhallamin sebab dia punya strategi panjang untuk menyesatkan pengikut HAMMADZ dan mengambil keuntungan menjadi nilai ekonomi tinggi. Seakan-akan semua baik dan seragam, rapih, menghadap kiblat, tapi esensinya ideologi semu, hanya makna ritual, miskin spiritual.
  8. Wilman Ramdhani (Bogor): Kalau mau jujur, sebenarnya sholat merasakan ZTD tidak mungkin dilaksanakan secara berjamaah. Masing-masing saja. Tidak bisa disamakan. Bagaimana mungkin SHOLAT merasakan ZTD diseragamkan? Durasi takbir sekian, durasi ruku sekian, durasi sujud sekian, dan seterusnya. SHOLAT merasakan ZTD itu tergantung individu (kumaha aing).

1-30. 13 Perintah BHALLAMIN

  1. Hilangkanlah ilmu pengetahuan penting.
  2. Ajarkan masyarakat untuk lebih mencintai nilai, status, dan berbagai macam kebanggaan duniawi, agar mereka materialistis dan takut mati.
  3. Jangan larang mereka beragama, tapi jauhkan mereka dari TAURI (Tauhid, Siapa Tuhannya) dengan membombardir PHYK (Fiqih, Hapalan, Ritual).
  4. Nomorsatukan hiburan agar mereka menjadi pengejar kesenangan.
  5. Hancurkan dan tutupi semua peradaban yang memberi bukti dan pengetahuan bahwa masa lalu itu sangat modern.
  6. Hilangkan teknologi, dan jatah mereka dengan teknologi yang sangat terbatas.
  7. Buatlah sebanyak mungkin “Industri Kesehatan” agar pengobatan menjadi barang mahal.
  8. Bunuhlah mereka yang mencoba mengembalikan atau memunculkan kembali kejayaan dan teknologi para leluhur.
  9. Turunkanlah kekebalan tubuh dan sel-sel otak mereka dengan kamuflase kesehatan.
  10. Sebarkan tayangan yang mengajarkan untuk mengungkapkan kemarahan, kebencian, dan kesedihan dengan ekspresi wajah yang sangat jelas.
  11. Sebarkan makanan yang mengandung pengawet dan siap saji, agar terjadi kerusakan sel pada tubuh  mereka.
  12. Tingkatkan kendaraan atau fasilitas pengadaan energy dengan bahan bakar fosil agar alam menjadi rusak, lalu merusak tubuh mereka karena residu pembakaran.
  13. Tutup semua berita tentang LEMURIA, munculkan berita tentang ATLANTIS.

1-31. Persiapan Hukum Jika Dituduh Sesat

  1. Bintang Yalasena: Penghinaan agama diatur di KUHP. Tidak ada penjelasan kategori penghinaan tersebut. Laporan cukup bukti dan 2 saksi.
  2. Bintang Yalasena: Pencegahan: 1. Hati-hati menulis hal sensitif di medsos tentang agama, karena ada UU ITE yang cukup dengan bukti tulisan di medsos, hukum pidana sudah bisa berjalan. 2. Kalau mau gunakan medsos untuk dakwah, bahas pemahaman dan maknanya secara umum seperti DZA. 3. Kalau tidak yakin dalam membahas pemahaman, gunakan akun palsu agar tidak terjerat UU ITE seperti trio macan.
  3. Bintang Yalasena: vKalau sudah dilaporkan, siapkan saksi ahli supaya bisa menyampaikan pemahaman. Jadi kuncinya di pemahaman.

1-32. Ritual Sholat Tanpa Bacaan (RSTB) Berjamaah

  1. Wilman Ramdhani (Bogor): Menghadap Mekkah dan shalat berjamaah adalah hasil rekayasa Bhallamin.
  2. Wilman Ramdhani (Bogor): Ayat syatrol masjidil haram kontradiksi dengan ayat sebelumnya, wa lillahi al-masyriq wa al-maghrib.
  3. Dani Ramdhani: RSTB bisa dilakukan berjamaah asal imam dan ma’mum sudah satu pemahaman. Dani RSTB di belakang imam sholat biasa (dengan bacaan) dan mengikuti gerakannya. Akan lebih nikmat jika imam sudah paham RSTB.
Iklan

2 thoughts on “Download Diskusi Grup WhatsApp LSBD Hikmatul Iman — Bagian 1”

  1. sy lihat si kade ini suka tdk konsisten.. pndapatnya suka berubah2.dri tahun ke tahun.dan lama2 makin diluar batas aja…. apakh muridnya tdk mampu berpikir.menggunakan akalnya..contoh seperti ini: wah jgn2 guruku ini sdang menggiring secara perlahan menuju. …….. entahlah.. makanya awal2 ny pndapatnya msuk akal .tpi lama kelamaan..?????

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s