Murid HI Membahas Ritual Shalat Tanpa Bacaan (RSTB) Yang Dilakukan Rasulullah


Jody H Bayuaji, murid dekat Dicky Zainal Arifin (DZA), membahas tentang Ritual Shalat Tanpa Bacaan (RSTB) dalam diskusi yang dicatat Dedi Misbah di dalam mushaf KDZA. Menurut Jody, RSTB juga membangun energy seperti halnya latihan Tenaga Dalam.

Ironisnya, Jody juga mengklaim bahwa DZA tidak pernah mengajarkan untuk mengubah bacaan dan tata cara shalat.

jody-h-bayuaji
Jody H Bayuaji

Copas catatan Teh Aske:

Rasulullah itu di gua hira’ bukan semata2 berdiam diri tapi rasulullah itu sedang melakukan RSTB. Dan beliau menjalankan RSTB itu gerakan2 dari WISHNU
membutuhkan waktu 40 tahun.

Kenapa RSTB penting, RSTB itu adalah proses merasakan jasad hingga satuan partikel terkecil agar bisa terhubung dengan RUBH (ZTD). TD atau latihan energy adalah cheat untuk percepatan akselerasi merasakan partikel terkecil tubuh. Kaum 2.5% sangat
bisa merasakan ZTD ketika sudah melalui prosesnya.

Dari catatan di atas sudah terlihat kan Kang Agung RSTB nya Rasulullaah itu. Bahkan dijelaskan juga proses RSTB itu apa. Bahkan disitu ditulis juga bhw latihan TD atau latihan energy itu cheat buat apa.

Salahkan bila bisa diambil kesimpulan bahwa RSTB juga membangun energy
seperti halnya latihan TD.Merasakan jasad hingga partikel terkecil utk MENCAPAI ZTD adalah sekaligus membangun energinya

Tulisan Jody H Bayuaji di Mushaf KDZA Bagian 7, hal 64.

Iklan

2 thoughts on “Murid HI Membahas Ritual Shalat Tanpa Bacaan (RSTB) Yang Dilakukan Rasulullah”

  1. Setelah saya simak, sepertinya lakukan latihan pernafasan dengan konsentrasi tinggi dengan melakukan gerakkan shalat, disetiap gerakkan untuk mengalirkan energy yang dihasilkan,

    Itu penangkpan pikiran saya

    Tp pembahasan RSTB harusznya dijelaskan secara detail

  2. mngkin ada benar ny klo dikatakan bhwa kd tdk prnah mngubah bacaan dan tata cara sholat.itu apabila sholat dan zholtaz dipandang sebagai sesuatu yg berbeda. sholat sbagai ritual , zholtaz sbagai latihan.. n kbarnya sih klo tidak salah. KD ini msih mnjalankan ritual sholat. bhkan prnah jadi imam. dan jumatan juga. jdi kita tdk bisa mnghakimi dia kaf*r.. krena dia msih bersyariat.. beriman atau tdak..hanya allah yg tahu .

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s