Dicky Zainal Arifin: Siddharta Gautama adalah murid Arkhytirema


Tidak cukup dengan mengarang kisah dalam agama Islam, Dicky Zainal Arifin, Guru Utama Lanterha the Lemurian Meditation (d.h Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman [LSBD HI]), juga mengaitkan Siddharta Gautama sebagai murid Arkhytirema. Arkhytirema sendiri adalah tokoh sakti dari Bangsa Lemurian dalam novel karangannya, Arkhytirema, yang dia klaim sebagai kisah nyata di komunitasnya. Siddharta juga disebut-sebut pindah ke Planet Lemurian dan menjadi warga negara di planet tersebut.

thailand-buddhists-monks-and-50709.jpeg

Ringkasan Kisah Siddharta Gautama versi Dicky Zainal Arifin

SIDARTHA GAUTAMA itu bukan nama, tapi panggilan dalam bahasa LEMURIA. SDARTHA (bukan SIDARTHA) berarti manusia yang baik, lurus, berbudi dan berbakti. GAUTAMA berarti memiliki keutamaan, terutama selalu memberikan keutamaan dan kebaikan bagi umat manusia. Ajaran utama yang dicontohkan oleh beliau adalah WISHNU, yang diterjemahkan dalam DHARMA atau contoh kehidupan yang baik dan bermanfaat.

Ajaran yang diterima oleh pemuda berbakat ini dihembuskan oleh seorang LEMURIAN Super bernama ARKHYTIREMA. Beliau memiliki kemampuan yang ditingkatkan oleh ARKHYTIREMA pula, sehingga menyamai LEMURIAN 40%.

Di dalam kehidupannya, beliau melawan agresi dari Empat Bangsa Besar yang ingin menguasai ARDH GRUMMA (red: Planet Bumi). Empat Bangsa Besar itu datang sebagai DIPHA atau manusia istimewa yang harus di sembah oleh para 2,5%. Istilah DIPHA ini sekarang berubah menjadi DEVA atau DEWA, yang sebetulnya berarti Manusia Istimewa yang harus dipuja dan disembah.

SDARTHA GAUTAMA diangkat ke Planet LEMURIAN untuk dijadikan warga negara disana, hanya CASING nya harus diganti dengan CASING (red: jasad) yang lebih memenuhi syarat. Jadi SIRNA SALIRA itu berarti, menghilangkan Casing lama, diganti dengan Casing baru sebagai syarat untuk hidup di Planet LEMURIAN.

SDARTHA GAUTAMA sendiri bukan dari Bangsa RHAMA, tapi dari LEMURIAN 2,5% yang karena semangat juang sangat tinggi untuk menegakkan kebenaran, dan setelah melalui berbagai macam cobaan, maka badannya mulai di rubah dulu di KLAD nya.

Sumber: Mushaf KDZA Grazdavoda Drentaga, halaman 8.

Iklan

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s