Pelaporan Lanterha (d.h LSBD Hikmatul Iman) ke ITB, Masjid Salman, dan KH Miftah Faridl


Upaya mengungkap fakta keberadaan paham menyimpang di Lanterha the Lemurian Meditation (d.h Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman [LSBD HI]) yang bersumber dari Guru Utama Dicky Zainal Arifin (DZA) tidak berhenti. Kami membentuk kelompok-kelompok yang siap bergerak demi menjaga kemurnian aqidah agama Islam dari ajaran Islam nyeleneh berbau Lemurian.

Kemarin (18 Juni 2016), Tim HIW bersama Rian Irawan Hariadi, mantan asisten pelatih LSBD HI dan juga murid dekat Dicky Zainal Arifin bersilaturahmi ke Kampus Istitut Teknologi Bandung (ITB). Kami menemui Dr. Eng. Sandro Mihradi, Pembantu Umum Rektor ITB Bidang Kemahasiswaan, dan memberikan informasi tentang LSBD HI yang saat ini masih aktif mengadakan kegiatan di ITB.

Terakhir, kami juga mendengar informasi bahwa mereka akan mengadakan acara Latihan Gabungan Se-Bandung Raya di Lapangan ITB. Ternyata, melalui penelusuran Pak Sandro diketahui bahwa LSBD HI bukan lagi UKM ITB sehingga tidak berhak memanfaatkan fasilitas kampus dan kegiatannya, andaikan dilakukan, ilegal.

Rian Irawan Hariadi, mantan asisten pelatih LSBD HI, bersama Dr. Eng. Sandro Mihradi, Pembantu Umum Rektor ITB Bidang Kemahasiswaan.
Rian Irawan Hariadi, mantan asisten pelatih LSBD HI, bersama Dr. Eng. Sandro Mihradi, Pembantu Umum Rektor ITB Bidang Kemahasiswaan.

Dari laporan di lapangan, agenda Latihan Gabungan LSBD HI Se-Bandung Raya akhirnya dibubarkan oleh petugas keamanan. Tim kami sempat berpapasan dengan murid-murid HI yang sedang berjalan gontai, lemas, dan lesu. Mereka berbisik-bisik mengatakan “HIW… HIW….”

Lapangan tempat latihan terlihat lengang.
Lapangan tempat latihan terlihat lengang.

Di hari yang sama, kami juga menemui ulama karismatik Bandung, Prof. Dr. K.H. Miftah Faridl, di kantor Dewan Keluarga Masjid (DKM) Salman ITB. Kami menginformasikan kondisi LSBD HI yang saat ini sedang kami laporkan ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat. Ternyata, beliau sudah mengetahui lebih dahulu kasus ini sehingga kami tidak perlu memberikan penjelasan panjang lebar pada beliau.

Di kesempatan ini, kami secara resmi menyerahkan beberapa dokumen kepada DKM Salman ITB dan MUI Kota Bandung yang beliau pimpin.

Rian Irawan Hariadi bersama Prof. Dr. KH. Miftah Faridl.
Rian Irawan Hariadi bersama Prof. Dr. KH. Miftah Faridl.

Akhir kata, kami sangat senang dan bangga bisa bertemu dengan para ulama dan cendekiawan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap umat dan aqidahnya. Kami memang bukan ulama, juga bukan mujtahid yang ahli menggali hukum-hukum agama. Oleh karena itu, kami menganggap penting silaturahmi kepada para ulama dalam rangka menemukan pemahaman agama yang benar. Karena melalui tangan merekalah, kita seharusnya mengambil pemahaman agama. Bukan dengan ngimpleng dan otak-atik gatuk ayat Qur’an.

إن الْعُلُمَاءُ وَرَثَةُ اْلأَنْبِيَاءِ، إِنَّ اْلأَنْبِياَءَ لَمْ يُوَرِّثُوْا دِيْناَرًا وَلاَ دِرْهَماً إِنَّمَا وَرَّثُوْا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَ بِهِ فَقَدْ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ
“Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa mengambil warisan tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.”

Iklan

7 thoughts on “Pelaporan Lanterha (d.h LSBD Hikmatul Iman) ke ITB, Masjid Salman, dan KH Miftah Faridl”

    1. Tidak ada. Mereka tidak aktif mengikuti blog ini. Tapi, Kang Jehan Hidayat, Wasdal dan mantan Ketua Umum LSBD HI, mengaku beliau mendapatkan banyak informasi dari blog ini yang tersembunyi di kalangan HI sekalipun.

      1. ane dulu yang nickname RocketBall kang…wah gile jg doktrin(bualan) dicky sampe bisa nutup2in informasi di era info tanpa batas begini

  1. Intiny kan awal2ny di ruqyahnya yah anak hi vs orang yg ruqyah,…ternyata ga Ada yg bereaksi. lalu, selanjutnya mencari2 kesalahan. Mmg, sensitive kl agama di imajinasikan,…tp kl sekedar imaginasi tnpa meyakini bgmn karna otak manusia kelebihannya di imajinasi ini. Saya termasuk Suka hal ini. Tinggal tunggu pembuktian aj NIH. Pertarungan yg biasanya disukai….antara KD Dan penantangnya. Pertandingan persahabatan.

  2. Maju terus pantang mundur kang rian ….
    Semoga allah selalu membuka mata hati kita semua. Klo memang sholat tanpa bacaan lbh fokus ke konsentrasi n merasakan energi, trus apa gunanya rasul menyuruh kita mengawali membaca alfatihah dlm setiap sholat ? Bahkan selama ini sepertinya energi, td n latihan lbh jd no 1 yah di banding berlomba2 menjadi tahfidz … bukan begitu rekan2 hi yg lain ?? Silahkan pakai hati nurani anda semua …. kita harus berpikir silahkan …. lbh banyak mengingat allah atau lbh banyak salur hawa panas, silahkan berpikir sdra2 ku yg msh bergabung … wallahuallam bi’sawab

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s