Nasihat Mantan Murid Dekat Dicky Zainal Arifin


Berikut adalah nasihat berharga dari rekan kami, saudara kami atas dasar ikatan iman dan Islam, Rian Irawan Hariadi. Dulu, beliau adalah murid dekat dari Kang Gunadi, Pengawas dan Pengendali (wasdal) Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD HI), dari ranting Institut Teknologi Bandung (ITB). Saking kuat keimanannya terhadap ajaran HI, Rian sampai mengalami konflik dengan orang tuanya sendiri. Kami bahkan sempat berdebat keras dengan beliau. Semoga beliau memaafkan kekerasan hati kami dan kekasaran ucapan kami.

Kini, bi idznillah, Rian telah melihat dengan lebih jernih, telah memahami argumen yang mematahkan doktrin-doktrin yang diajarkan gurunya dahulu di LSBD HI yang sekarang telah berubah nama menjadi Lanterha the Lemurian Meditation (LTLM). Rian memiliki pesan buat rekan-rekannya yang masih aktif di LTLM dan mendukung pemikiran Guru Utama LTLM, Dicky Zainal Arifin. Berikut adalah pesan beliau:

rian
Rian Irawan Hariadi, mantan murid dekat Kang Gunadi, wasdal LSBD HI.

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Kepada kawan2 dan saudara saya di lingkungan Lanterha, ex LSBD Hikmatul Iman, Selamat menuaikan ibadah shaum Ramadhan 1437H, Ramendan, Ramadya, (atau apapun namanya menurut istilah kalian). Semoga momentum shaum Ramadhan ini bisa menjadi gerbang ampunan dan tauhid dari Allah SWT sehingga kita bisa beribadah dengan lebih baik kepada Allah, dengan keikhlasan, syariat dan yang utama: akidah yang sebenar-benarnya.

Ada satu doa dan pesan yg ingin saya sampaikan kepada kalian: SUATU HARI nanti, dan insya Allah hari itu takkan lama lagi, dengan izin dan pertolongan Allah SWT, kelak akan dibukakan dan diungkapkan kepada kita semua: SIAPA Kang Dicky itu YANG SEBENARNYA. Dan saat itu terjadi, kalian akan menyaksikan dan tersadar oleh suatu hal yang selama ini telah lewat belasan atau puluhan tahun bersama kalian, saya yakin di saat itu kalian akan terkejut, marah, menyesal, merasa tertipu, terhina, dsb.

Tapi saya berpesan satu hal: Manakala hal itu terjadi, saya mohon tolong kawan-kawan sekalian JANGANLAH terlalu membenci orang yang bernama Dicky Zainal Arifin tsb, karena secara pribadi orang tersebut pernah baik ke saya dan juga kawan2 sekalian.

Bagaimanapun hari-hari yang pernah kita lewati bersama dia, semua ada hikmah yang harus diambil pelajarannya, mungkin cara inilah Allah mendidik kita semua agar kita tetap lurus di jalan-Nya, dengan akidah yang sebenar-benarnya. Mungkin memang inilah yang disebut Hikmatul Iman: Hikmah dari Keimanan…

Kita belajar hikmah untuk merendah dan berserah diri di hadapan Allah, bahwa betapa banyak misteri Penciptaan yang mungkin takkan terjawab oleh kita bahkan sampai kiamat sekalipun, meskipun kita mencoba memaksakan akal kita, tapi karya Sang Pencipta terlalu banyak untuk dipahami mulai dari ukuran string, molekul, hingga nebula.

Kawan-kawanku, dengan akal dan ilmu pengetahuan kita bisa tahu bahwa bumi ini bulat, dengan teknologi kita bisa tahu bahwa virus itu ada, kita bisa menghitung jarak bumi ke matahari, jarak bumi ke Alfa Centauri, tapi kita TAKKAN bisa mengetahui di mana letak sidrathul muntaha, kita takkan pernah bisa menjangkau lauh mahfuzh, kita takkan pernah tahu dimensi ghaib setelah kematian sampai kita mengalaminya, kita takkan bisa mengetahui hakikat dari Zat Sang Pencipta secara akal, bahkan kita takkan bisa mengetahui sejarah masa lalu yang terlampau lalu buat kita.

Kawan-kawanku, biarlah yang ghaib tetap ghaib dan itu tetap menjadi hak Allah, tokh semuanya akan dijelaskan juga ke ke kita di yaumil akhir.

Dan akhirnya, dengan penuh kesadaran pun kita hanya bisa beristihgfar, mengucapkan Subhanallah, dan mengatakan satu kalimat tegas yang mungkin BELUM PERNAH diajarkan oleh Guru kalian tersebut sebelumnya, sebuah kalimat untuk menanggapi betapa lemah dan sedikitnya pengetahuan kita di hadapan Allah SWT, kalimat itu adalah: “Wallahu a‘lam bi shawab“,

Kawan-kawanku, belajarlah untuk selalu mengatakan kalimat ini, pada hal-hal yang masih ghaib untuk kalian.

والله أعلمُ بالـصـواب.

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Rian Irawan Hariadi

Semoga pesan beliau di Bulan Ramadhan penuh berkah ini menjadi pencerah yang akan membuka mata dan pemikiran banyak orang yang masih mendukung paham-paham diduga sesat di LTLM.

Kami berdoa kepada Allah swt untuk memberi kami petunjuk, ketaqwaan, dan amalan-amalan yang diterima.

Iklan

4 thoughts on “Nasihat Mantan Murid Dekat Dicky Zainal Arifin”

  1. Pandangan dan penafsiran seseorang berbeda2 kang rian..tergantung apa yg melandasi nya…(iri ,syirik ato sakit hati maupun jernih) apalagi dengan pemahaman yang terpotong bisa fatal akibatnya karena menimbulkan fitnah..

  2. Alhamdulillah..
    Semakin kesini semakin banyak hal2 yang dulu tersembunyi jadi terungkap jelas.
    Dan sekarang saya yakin 100% untuk meninggalkan dan menentang semua yang sudah dan masih diajarkan di Hikmatul Iman atau sekarang jadi Lanterha The Lemurian Meditation

    Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh admin Hikmatul Iman Watch karena selalu menyajikan berbagai informasi yang bertujuan untuk menyadarkan semua anggota yang masih aktif seperti saya ini.
    Alhamdulillah wasyukurillah..Semoga Allah SWT membalas semua amal ibadah ini 🙂

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s