Kisah Wasdal #2: Ketika Kang Dicky, Ahli Ngimpleng, Kehilangan Sandal


Semua murid Kang Dicky, guru utama Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD HI, sekarang berubah nama jadi Lanterha The Lemurian Meditation), akan menjunjung tinggi namanya. Mereka meyakini beliau adalah manusia dengan tenaga dalam tertinggi di dunia ini, mampu melihat menembus ruang dan waktu dengan ilmu ngimpleng, dan juga sosok yang bijaksana.

Yudi Wahyudin, Mantan Wasdal LSBD Hikmatul Iman
Yudi Wahyudin, Mantan Wasdal LSBD Hikmatul Iman

Namun, kesan ini akan hancur seketika jika Anda mendengar berita tentang Kang Dicky dari Kang Yudi Wahyudin. Sosok kedua ini adalah mantan Pengawas dan Pengendali (wasdal) di LSBD HI. Dikenal sebagai murid ke-12 atau DP #12. Beliau termasuk di antara jajaran elite murid angkatan pertama yang mendirikan dan mengembangkan LSBD HI. Keberadaan LSBD HI di Srimahi Jakarta, Cimahi, bahkan Duri Sumatera tidak bisa dilepaskan dari jasa beliau.

Kang Dicky sering bercerita ke murid-muridnya tentang petualangannya yang fantastis. Kisah heroik dan ajaib yang akan membuat Chuck Norris sampai terkencing-kencing jika mendengar nama Kang Dicky.

Di antara kisah yang pernah didengar langsung oleh Kang Yudi adalah petualangan Kang Dicky menyelam ke Sang Hyang Tikoro, sebuah situs di dalam sungai di Cianjur, untuk mengambil jamur purba yang dijaga oleh ular raksasa sebesar lapangan basket. Kang Dicky menyelam lalu memakan jamur tersebut. “Bagaimana dengan ularnya, kang”, tanya para murid. “Ular itu hanya diam saja sambil mengawasi akang,” jawab Kang Dicky. Kang Dicky melanjutkan bahwa jamur tersebut berkhasiat mempercepat regenerasi sel, membuat luka orang yang memakannya akan cepat sembuh. Sederhananya, seperti Wolverine di komik X-men.

Ada satu kisah menarik. Suatu hari, pernah Kang Dicky diajak debat oleh seorang ustadz muda, membahas masalah keilmuan HI dan konsep jin. Bukan ustadz terkenal, ustadz biasa. Kang Dicky mengajak murid-muridnya untuk mengikuti perdebatan ini. Di Masjid Pasir Impun, ustadz muda itu sudah siap dengan setumpuk kitab berbahasa Arab sebagai rujukan diskusi. Di luar dugaan Kang Dicky, ustadz muda tadi banyak mengeluarkan argumen cerdas yang tidak mampu dia jawab. Perdebatan berlangsung sengit dan lama. Semakin malam, Kang dicky mulai emosi. Pihak masjid pun mulai tidak sabar. Pengurus masjid sampai mengusir Kang Dicky dengan mematikan lampu masjid. Ketika pulang, Kang Dicky kaget karena sandalnya hilang sebelah. Sambil kebingungan dia bertanya-tanya, “Mana sandal? Mana sandal?”

Di kemudian hari, Kang Yudi mengetahui bahwa sandal itu sengaja disembunyikan pengurus masjid untuk menguji kemampuan ngimpleng Kang Dicky.

Begitulah kuasa Allah. Makar sebesar apa pun bisa dihadapi dengan mudah, cukup dengan sandal. Jika sandal hilang saja tidak ketemu, apalagi jika ngimpleng kisah rasul dari 1400 tahun yang lalu?

LSBD HI sekarang sudah bermetamorfosis menjadi lembaga baru, Lanterha The Lemurian Meditation, namun momen sandal yang hilang akan terus melekat menjadi bagian dari sejarahnya.

Iklan

16 thoughts on “Kisah Wasdal #2: Ketika Kang Dicky, Ahli Ngimpleng, Kehilangan Sandal”

  1. Heheeheh…ketahuan juga tuh bohong bin ngibulnya, cari sendal aja udah kalangkibut begitu..ngakunya sudah ke sidratul muntaha(Zadramunha) spt para nabi (Grazdavoda/hammadz).
    Mau ngaku Nabi tapi MASIH TAKUT PD MANUSIA jd istilah nabi dan rasul DISAMARKAN dg Jargon2 Lemurian 😛

  2. k bohongan ini prnah di jelaskn kd di od 1 mei 2016.. ngmong2 knp web ini ga update od/radio kang dicky lagil

    1. Diupload di youtube kami. Open Dialog 1 Mei itu yang terbuka di radio? Kami lebih suka data rekaman Open Dialog yang tertutup, tidak disiarkan secara terbuka. Bahasannya selalu lebih jujur dan lugas.

    2. Info hilangnya sendal, kami peroleh dari saksi-saksi yang waktu itu berada di luar masjid. Dede Hadian Anwar, murid seangkatan wasdal LSBD HI, secara jelas melihat adegan “Mana sendal? Mana sendal?”

  3. bohong jojo.sy ada disana saat itu justru sy teman dari orang yang memegang sendal kang dikcy saat itu.kang dicky selalu bawa asisten bila ada open dialog..biasanya mereka yang mengamakan aset kang dciky..udahlah kalo fitnah ngaku aja..suruh datang aja saksi anda ke rajamantri..atau para mantan wasdal yang anda banggakan..berani nggak mereka datang ke rajmantri??sy jamin nggak akan berani..jujur diantara mereka semua nggak ada satu pun yang berkualitas..sebab kalo mereka berkualitas nggak mungkin keluar..karena ilmu mereka akan terupgrade dengan sendirinya..maaf buat para mantan wasdal jangan tersinggung..sy cuma mengungkapkan fakta aja…jadi sendal yang hilang bukan punya kang dicky..alamat kang dicky kan udah jelas..datang aja kerajamantri buah batu bandung..tukang ojek disana juga udah pada tahu kok

    1. coba anda time travel kiranya sandal itu di mana? apa kata si mbap soal mana sandal? sesakti apa si mbap sampe harus ada tim penyelamat aset? apakah sandalnya tidak memancarkan aura lemuria? apakah si mbap takut sampai bawa muridnya? padahal si mbap sangat kuatir muridnya kenapa-kenapa? kalau menuduh fitnah mustinya data yang ada di lawan data juga, bukan testimoni dan tuduhan fitnah. anda terlalu cepat menvonis. turunkan ego maklumi diri

  4. Itu Kang Yudi. ? Dia kl latihan tarung sama Kang Dicky ga pernah menang. Kah? Bagaimana dgn diruqyah jg ga Ada reaksinya . Jd kl pakai Jin hrsnya kena. Coba tarung Ulang antara kd Dan Kang Yudi

    1. ah web ini cuma adu domba aja..sy ada disana saat kejadian sendal aslinya nggak seperti itu..kalo mau tanding datangin aja langsung kang dikcynya kan alamatnya sudah jelas..cuma karena pihak HIW banci semua yah susah

  5. Heheheh ….. asli itu bnr nyelam ? Sulit d terima um … no pict = hoax,,, harusnya kang dicky bangga n bersyukur soalnya apa yang sllu d sampaikan beliau kan kita harus memakai akal kita buat berpikir, nah skrg sdang d aplikasikan oleh murid2 atau orang trdekatnya, jd sbnrnya para wasdal atau ex hi yg trgabung d hi watch ini sedang meng aplikasikan intruksi kang dicky agar kita memakai akal kita untuk berpikir, jd wajar klo banyak pertanyaan n kang dicky ga bisa jawab otomatis ex hi ini sedang menurunkan egonya untuk memaklumi kang dicky, makanya memutuskan untuk keluar jg . jd buat yg lain jgn mengotori hati kita untuk benci kepada ex hi, begitu pula untuk tim hi watch jgn benci jg k anggota hi yg aktif … mudah2n allah membuka mata hati kita semua aminnn …

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s