Murid Hikmatul Iman: Tidak Ada Anjuran Khatamkan AlQuran


Seorang murid HI dengan entengnya menyatakan bahwa tidak ada anjuran untuk mengkhatamkan AlQuran

Dwi AsliLemurian

tidak ada anjuran untuk mengkhatamkan AlQuran, yang ada hanyalah kewajiban “membaca” (mempelajari, memahami, dan menjalankan)…

Sumber: https://www.facebook.com/dwi.hartantosyoleh/posts/10201492550172464?fref=nf

Kebiasan Para Ulama Mengkhatamkan Qur’an

Imam Nawawi rahimahullah dalam kitab Al-Adzkar menjelaskan kebiasaan para ulama dalam mengkhatamkan Al-Qur’an. Dianjurkan untuk mengkhatamkan setiap minggu atau sebanyak mungkin selama tidak mengganggu kegiatan penting sehari-hari dan tidak membuat bosan. Beliau juga menceritakan bahwa Utsman ra mampu mengkhatamkan Al-Qur’an dalam satu shalat bahkan jumlah khatamnya tidak terhitung lagi. Ketika seseorang akan mengkhatamkan Al-Qur’an, dianjurkan untuk mengadakan kumpulan dan berdoa. Ibnu Umar ra bahkan memerintahkan pembantunya untuk mencari informasi orang-orang yang akan khatam qur’an. Jika ada, beliau akan datang dan menghari khatam qur’an mereka.

Transkrip Lengkap Diskusi Murid HI

Umur rasul ribuan tahun dan tidak ada anjuran khatamkan qur'an.
Umur rasul ribuan tahun dan tidak ada anjuran khatamkan qur’an.

Dwi AsliLemurian
1 Februari ·
taukah Anda berapa kali rasulullah selama hidupnya khatam AlQuran??? ternyata tidaklah banyak…ada ulama yang menyatakan hanya 1 kali…karena setelah ayat terakhir turun, tidak lama rasulpun meninggal…
untuk mempelajari AlQuran sendiri rasulullah butuh waktu yg tidak sedikit…ada yg mengatakan umur rasul 63 tahun, tp ada juga yg berpendapat ratusan bahkan ribuan tahun, krn rasulullah pernah isra miraj, dan waktu dilangit dan dibumi ternyata beda…
tidak ada anjuran untuk mengkhatamkan AlQuran, yang ada hanyalah kewajiban “membaca” (mempelajari, memahami, dan menjalankan)…
mana yang mau kita ikuti??? SANG PENCIPTA tentunya…
Bagikan
5 orang menyukai ini.
2 berbagi

Solihin St ceuk saha teu aya anjuran ?banyak hadits yg menerangkan keutamaan mengkhatamkan alqur an,dari Hadits Bukhari Abu khurairoh berkata sesungguhnya Jibril datang kd nabi membacakan,dan nabi membacanya sekali setiap tahun,di tahunmeninggal nya nabi jibril datang 2x, ngaji deui geura
1 Februari pukul 18:20

Dwi AsliLemurian Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat (QS.7:24)
atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan (QS.73:4)
Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al Quran karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya (QS.75:16)
Apabila kamu membaca Al Quran hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk. (QS.16:98)
Maka Maha Tinggi Allah Raja Yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al qur’an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu[946], dan katakanlah: “Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.” (QS.20:14)
Ini adalah beberapa Dalil dari SANG PENCIPTA tentang membaca ALQURAN, tidak ada satupun ayat agar wajib mengkhatamkan, yang ada hanyalah pelajari, pahami agar mendapat rahmat, mendapat ilmu pengetahuan, mendapat petunjuk agar bisa terlindung dari syetan terkutuk…malah banyak sekali teguran bagi yang suka membaca dg cepat2 agar ingin cepat menguasai, pdhl yang seperti ini tidak ada faedahnya, bahkan ada yg ekstrim membaca AlQuran tidak sampai lewat dari tenggorokan…mau mengikuti selain SANG PENCIPTA mah ya mangga tidak ada paksaan…saya mah hanya mengikuti yang pasti-pasti sajalah, karena SANG PENCIPTA mah MAHA BENAR…mempelajari “BISMILLAH dan ALHAMDULILLAH” sajah sudah banyak membawa perubahan yg dahsyat dan tidak ada habis2nya… membaca tidak hanya pake mulut, tapi seluruh anggota tubuh…
3 Februari pukul 5:53 · 2

Adi Setiadi menghatam kan itu bagus supaya bisa belajar secara utuh, semakin sering dibaca dan dipelajari secara utuh tentu semakin baik supaya alam bawah sadah kita juga ter”format” atau setidak nya terdefrag perlahan lahan…bagi yang mempelajari dengan ikhlas pasti akan ada barokahnya. tidak semua lancar banyak yang masih “lelengkah halu” tp jika istiqomah insya Alloh barokah..cikaracak ninggang batu laun laun jadi legok..insyaAllah
3 Februari pukul 17:36

Sumber: https://www.facebook.com/dwi.hartantosyoleh/posts/10201492550172464?fref=nf

Iklan

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s