Penjelasan Lauh Mahfudz versi Hikmatul Iman


Arkhytirema hanya tokoh novel fiksi? Ah, masa. Kenapa sampai murid-muridnya bisa mengaitkan masalah aqidah agama Islam dengan novel. Apakah salah muridnya saja yang terlalu tolol ataukah jangan-jangan itu memang novel bermuatan aqidah? Dalam screenshot yang kami ambil dari wall salah satu murid Hikmatul Iman –namun saat ini sudah dihapus– dikatakan bahwa Lauh Mahfudz dalam Aqidah Islam adalah Allamudz dalam Novel Arkhytirema.

Lauh Mahfudz adalah Allamudz dalam novel Arkhytirema.
Lauh Mahfudz adalah Allamudz dalam novel Arkhytirema.

Teguh Supriyatno nyanyahoanan (red: sok tahu) sdh ada d Lauh Mahfudz…haha…coba apa definisi Lauh Mahfudz alias ALLAMUDZ (dlm bhs ZHUNNDA)?pasti ruqyah gangster susah jawabnya
10 hours ago via mobile · Like · 1
Sumber: http://www.facebook.com/ruqyah.watch/posts/216006615212056?comment_id=841238&offset=0&total_comments=4

Penjelasan di Novel

Dalam Novel Arkhytirema 2A, dikatakan bahwa Allamudz adalah sebuah tempat dan dimensi di mana semua rencana Sang Pencipta tertera dengan jelas berikut alternatifnya. Rencana mana yang akan terjadi ditentukan Sang Maha Kuasa.

Penjelasan Allamudz alias Lauh Mahfudz dalam novel.
Definisi Allamudz di Glosarium Novel Arkhytirema Bag 2B

Allamudz ini katanya bisa dibaca oleh makhluk bernama Erderak.

Erderak penjaga lauh mahfudz.
Definisi Erderak di Glosarium Novel Arkhytirema Bag 2B.

Penjelasan di Al-Qur’an

Wajib bagi kita mengimani bahwa Allah Ta’ala telah menulis dalam lauhul mahfudz catatan takdir segala sesuatu sampai hari kiamat. Tidak ada sesuatupun yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi kecuali telah tercatat.

أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّ اللهَ يَعْلَمُ مَافِي السَّمَآءِ وَاْلأَرْضِ إِنَّ ذَلِكَ فِي كِتَابٍ إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللهِ يَسِيرٌ {70}

“Apakah kamu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi?; bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah” (QS. Al Hajj:70).

وَعِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لاَيَعْلَمُهَآ إِلاَّ هُوَ وَيَعْلَمُ مَافِي الْبَرِّوَالْبَحْرِ وَمَا تَسْقُطُ مِن وَرَقَةٍ يَعْلَمُهَا وَلاَحَبَّةٍ فِي ظُلُمَاتِ اْلأَرْضِ وَلاَرَطْبٍ وَلاَيَابِسٍ إِلاَّ فِي كِتَابٍ مًّبِينٍ {59}

“Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)”” (QS. Al An’am:59).

Sumber: http://muslim.or.id/aqidah/memahami-takdir-dengan-benar.html

Iklan

5 thoughts on “Penjelasan Lauh Mahfudz versi Hikmatul Iman”

  1. Bagi saya luhmahfuz itu adalah suatu standart capain terbaik yang ditetapkan,tapi tidak semua orang akan dapat mencapainya setelah menjalaninya.hasil ahir akan tergantung pada yang menjalaninya.
    Misalkan saja seseorang ditetapkan umurnya itu 160 tahun,tapi dalam
    perjalannya nanti belum tentu tercapai,dan bahkan jarang sekali orang dapat mencapainya,oleh sebab itu dikatakan ajal itu ada 2 macam,bisa orang tsb meninggal dunia sesuai standart luhmahfuz dan bisa juga tidak,misalkan meninggal umur 40 th yang diakibatkan hukum sebab akibat dimana semuanya akan dimintakan pertanggung jawabannya.
    kalau dia mati dalam perjuangan kemulyaan dalam ukuran Tuhan maka
    bisa dikatagorikan fii sabilillah,artinya sisa umurnya dari 160-40=80 th
    perbuatan mulia terus menerus shg pantas dia mendapatkan tempat
    kemulyaan/sorga.dan juga sebaliknya kalau perbuatan nya dalam katagori bunuh diri,atau perbuatan lalai lainnya akan dipertimbangkan
    segi untung ruginya dan siapa yang patut bertanggung jawab atas kematian orang tersebut.Demikian juga yang berkaitan dg hal-2 lainnya
    seperti rizki,karena Tuhan telah memberika kesempatan kepada umatnya untuk mendapatkan capain terbaik dengan anugrah Tuhan berupa akal pikir yang sangat luar biasa tersebut bila dibandingkan dengan mahluk-mahluk lainnya.

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s