Waktu Berbuka Puasa Versi Sekte Hikmatul Iman


Waktu berbuka puasa Islam versi Hikmatul Iman (HI) ternyata beda dengan Islam Sunni. Ini kami temukan dari diskusi dua murid HI, Agung Wibawa dan Wilman Ramdani, yang dikatakan sebagai ajengan atau ulamanya HI dan juga pengalaman langsung rekan kami yang pernah berbuka puasa bareng Dicky Zainal Arifin, Guru Utama HI.

Menurut versi mereka, buka puasa dilakukan setelah malam, yaitu ketika langit benar-benar gelap, sekitar 20 menit setelah waktu maghrib. Waktu puasa pun menurut dimulai setelah langit terang. Oleh karena itu, masih boleh makan minum setelah adzan shubuh asalkan langitnya masih gelap.

Murid Hikmatul Iman: Patokan buka puasa bukan adzan.
Murid Hikmatul Iman: Patokan buka puasa bukan adzan.

Murid Hikmatul Iman: Patokan puasa adalah RHA (matahari).
Murid Hikmatul Iman: Patokan puasa adalah RHA (matahari).

Agung El Mu’atthiris Syadzyyi

Ngingtin aje …Untuk org beriman yg lagi puasee…mohon dikndlikn lgi wktu bukanyeee…blon saatnye yaeee..apanan patokannye bukn ajan di tipi…tapi al baqoroh 187… yg laen mah biarinn ajee…namnya jga dah gaa tahan laper ame auus…hihihi

Sumber: https://m.facebook.com/agung.wibawaa/posts/4285250185831

Agung El Mu’atthiris Syadzyyi

Yaa iyaaa atuhh Kang Endang….wktu awal dan akhir puasa qta kan brhubngan dgn alam….yg patokanya RHA (MATAHARI/SYAMS) cuman ..wktu imsaaak yg ktanya 10 mnit sblun ajan shubuh itu bukan brrti telah haram mkn..minum dan aktfts sahur lainnya…bhkan klo merujuk Al Quran dan hadist pda al baqoroh 187.. waktu azan subuh ditipi pun blum lah awal puasa…artinya masih bisa qt makan dan minum…krn alam masih gelap dan ufuk timur pun blum mnnjukn wktu terbit fajar… tapi untuk WASKITA/HATI HATI/WASPADA.. Ktka azan shubuh sebaiknya berhnti dan sdh slesai aktfts sahur…kecuali klo ksiangan bngun pas azan…minum atw mkan sewajarnya mangga weee…teu sawios….heuhu
ini arti ayatnya buat dikaji
Artinya:
“Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri-istri kamu; mereka adalah pakaian bagi kamu, dan kamu pula adalah pakaian bagi mereka, Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu.

{“Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu FAJAR Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam,”}

tetapi janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayatNya kepada manusia, supaya mereka bertakwa
(ALBAQOROH 187)

TAAH anne kasih tanda…naaah bener tuh…kudu Mama Ajengan Wilmurian Ahli Tafsirna Urang yeuh…hehuheu

Sumber: https://www.facebook.com/agung.wibawaa/posts/4285250185831?comment_id=4285467871273&offset=50&total_comments=72

Mirip Waktu Puasa Orang Syi’ah

Setahu kami yang awam ini, telah sepakat bahwa para fuqaha bahwa puasa dimulai sejak waktu shubuh hingga maghrib. Kami menemukan pendapat waktu buka puasa yang sama seperti HI di situsnya Syiah.

Dengan judul seperti di atas, saya tidak hendak mengatakan atau menyatakan batalnya puasa saudara-saudara ahlusunah. Karena masing-masing punya alasan fikihnya sendiri dalam menentukan waktu berbuka puasa. Tapi terkadang kesalahpahaman membuat orang berpikiran salah mengenai mazhab Syiah ahlulbait yang memiliki waktu berbuka puasa lebih lama dari muslim umumnya.

Sumber: http://syiahali.wordpress.com/2011/08/27/kritik-atas-waktu-memulai-puasa-dan-waktu-berbuka-puasa/

Dikatakan “Syiah ahlubait yang memiliki waktu berbuka puasa lebih lama dari muslim umumnya” dalam kutipan di atas. Wwaktu puasa keduanya, HI dan Syiah, ternyata sama saja. Dalam tanya jawab Facebook juga sama, dikatakan bahwa para Syi’ah ini berbuka 45 menit setelah adzan Sunni.

Sinar Agama: Salam dan trims pertanyaannya:

Maghrib yg sebenarnya itu adalah hilangnya mega merah di sebelah timur setelah matarahi terbenam. Karena itu, harus menunggu sktr 45 menit lagi setelah adzan saudara2 sunni yg sekarang. Kalaulah mau nekad jg, usahakan untuk tdk lebih cepat dari separuh antara adzan maghrib sunni dan adzan isya’ sunni. Tp saya tdk ikut tanggung jawab. Karena kesaksian ru’yat yg benar dan saya percayai, adalah 45 menit setelah adzan sunni.

Sumber: https://www.facebook.com/notes/sinar-agama/lagi2-diskusi-waktu-maghribberbuka-puasa-seri-tanya-jawab-muhammed-almuchdor-dg-/478208152189738

Dalam Mau’suah Fiqhiyyah dikatakan tentang rukun puasa:

رُكْنُ الصَّوْمِ :
رُكْنُ الصَّوْمِ بِاتِّفَاقِ الْفُقَهَاءِ هُوَ : الإِمْسَاكُ عَنِ الْمُفْطِرَاتِ ، وَذَلِكَ مِنْ طُلُوعِ الْفَجْرِ الصَّادِقِ ، حَتَّى غُرُوبِ الشَّمْسِ .
وَدَلِيلُهُ قَوْله تَعَالَى : { وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ } .
وَالْمُرَادُ مِنَ النَّصِّ : بَيَاضُ النَّهَارِ وَظُلْمَةُ اللَّيْلِ ، لا حَقِيقَةُ الْخَيْطَيْنِ ، فَقَدْ أَبَاحَ اللَّهُ تَعَالَى هَذِهِ الْجُمْلَةَ مِنَ الْمُفْطِرَاتِ لَيَالِيَ الصِّيَامِ ، ثُمَّ أَمَرَ بِالإِمْسَاكِ عَنْهُنَّ فِي النَّهَارِ ، فَدَلَّ عَلَى أَنَّ حَقِيقَةَ الصَّوْمِ وَقِوَامَهُ هُوَ ذَلِكَ الإِمْسَاكُ

Rukun Puasa:

Sepakat para ulama bahwa rukun puasa adalah: menahan (imsak) dari yang membatalkan dari terbit fajar shaddiq hingga tenggelam matahari. Dalilnya: {Makan dan minumlah hingga jelas benang putih dari benang hitam dari fajar, lalu sempurnakan puasa hingga malam}.

Maksud dalil tersebut: putihnya siang dan gelapnya malam, bukan benang sesungguhnya, Allah telah memperbolehkan dengan kalimat tersebut kebolehan berbuka pada malam hari, lalu memerintahkan untuk puasa di siang hari. Menunjukkan bahwa inti dari puasa adalah imsak/menahan.

Penjelasan hadits di atas bahwa yang dimaksud adalah waktu adzan shubuh bisa ditemukan dalam situs Bin Baz dan juga di tanya jawab Konsultasi Syariah.

قال الله تعالى في كتابه العزيز: ((… فَالآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ… ))[البقرة:187]، ما هو الخيط الأبيض، وما هو الأسود، وكيف يُعرف ذلك، وخاصةً إذا كان في المدينة ضوء ويكثر فيها الضوء؟

المراد بذلك صبح، الصبح والليل والخيط الأبيض نور الصبح، والأسود ظلمة الليل، فإذا اتضح الفجر أمسك عن الأكل والشرب الصائم، ودخل وقت صلاة الفجر، والخيط عبارة عن الصبح والليل، فالمؤمن يأكل ويشرب إذا كان يريد الصيام حتى يتبين هذا، ولا يصلى صلاة الفريضة حتى يتبين الخيط الأبيض من الخيط الأسود من الفجر، وإذا ضبط ذلك بحساب الساعات على طريقة مضبوطة نفع ذلك وكفى، لكن إذا كان في محل يمكن أن ينظر الصبح؛ ينظر الصبح، سواء كان في سفر أو في البر أو كان في البوادي، أوفي القرى التي ما عندهم أنوار قد يرى الصبح بسهولة.

Sumber: http://www.binbaz.org.sa/mat/9060

Dengan demikian waktu dibolehkannya seseorang makan, minum dan berjima’ pada saat Ramadhan adalah sejak waktu malam hingga waktu fajar sebagaimana penjelasan diatas.

Adapun waktu malam yang dimaksud adalah maghrib, sebagaimana diriwayatkan Bukhori dan Muslim dari ‘Ashim bin ‘Umar bin Al Khaththob dari bapaknya berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika malam telah datang dari sana dan siang telah berlalu dari sana serta matahari telah tenggelam, maka orang yang berpuasa sudah boleh berbuka “.

Sumber: http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/batas-waktu-bersetubuh-suami-istri-di-malam-bulan-ramadhan.htm#

Wallahu a’lam.

Diskusi Lengkap Murid HI

Diskusi waktu puasa versi Hikmatul Iman.
Diskusi waktu puasa versi Hikmatul Iman.

Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
11 jam ·
Ngingtin aje …Untuk org beriman yg lagi puasee…mohon dikndlikn lgi wktu bukanyeee…blon saatnye yaeee..apanan patokannye bukn ajan di tipi…tapi al baqoroh 187… yg laen mah biarinn ajee…namnya jga dah gaa tahan laper ame auus…hihihi
Suka·Komentari·Bagikan

Feby Lestari
Yah paa.. Saya udah terlanjur bukaaa
Suka · 11 jam yang lalu
Hadi Prasetyo Zhenna Suroto
lihat matahari aje biar mudahnye…. dah sunset atau blm
Suka · 2 · 11 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Feby Lestari…yaa wiss raa popooo…bsok mah lbih di kndisikan sktr 10-15 mnit lah… bener kata pakde Hadi Prasetyo Zhenna Suroto tuuhh..liat aja mathrinya dah bnr bnr sunset blm …klo msih terang mah ntar ntaran…
Suka · 1 · 10 jam yang lalu
Kang Endang
Mang Agung El Mu’atthiris Syadzyyi : Kalo u/ waktu imsak gimana mang? Apakah kita masih berpatokan pd RHA? Colek oge mang ajengan wilman Wilmurian ah meh afdol
Disunting · Suka · 10 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Yaa iyaaa atuhh Kang Endang….wktu awal dan akhir puasa qta kan brhubngan dgn alam….yg patokanya RHA (MATAHARI/SYAMS) cuman ..wktu imsaaak yg ktanya 10 mnit sblun ajan shubuh itu bukan brrti telah haram mkn..minum dan aktfts sahur lainnya…bhkan klo merujuk Al Quran dan hadist pda al baqoroh 187.. waktu azan subuh ditipi pun blum lah awal puasa…artinya masih bisa qt makan dan minum…krn alam masih gelap dan ufuk timur pun blum mnnjukn wktu terbit fajar… tapi untuk WASKITA/HATI HATI/WASPADA.. Ktka azan shubuh sebaiknya berhnti dan sdh slesai aktfts sahur…kecuali klo ksiangan bngun pas azan…minum atw mkan sewajarnya mangga weee…teu sawios….heuhu
ini arti ayatnya buat dikaji
Artinya:
“Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri-istri kamu; mereka adalah pakaian bagi kamu, dan kamu pula adalah pakaian bagi mereka, Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu.

{“Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan dan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu FAJAR Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam,”}

tetapi janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayatNya kepada manusia, supaya mereka bertakwa
(ALBAQOROH 187)

TAAH anne kasih tanda…naaah bener tuh…kudu Mama Ajengan Wilmurian Ahli Tafsirna Urang yeuh…hehuheu
Suka · 9 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Mangga Mama Ajengan Wilmurian menguraikn pandangannyah …menyimak
Suka · 9 jam yang lalu
Kang Endang
Berarti ttp RHA patokan kita ya mang. Wahhhh ane msh baluweung nih
Suka · 9 jam yang lalu
Wilmurian
Ayatna n bhs arab na dunks….
Suka · 8 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
SURAT AL-BAQARAH (2) Ayat 187

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَآئِكُمْ هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَأَنتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ عَلِمَ اللّهُ أَنَّكُمْ كُنتُمْ تَخْتانُونَ أَنفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنكُمْ فَالآنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُواْ مَا كَتَبَ اللّهُ لَكُمْ وَكُلُواْ وَاشْرَبُواْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّواْ الصِّيَامَ إِلَى الَّليْلِ وَلاَ تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ تِلْكَ حُدُودُ اللّهِ فَلاَ تَقْرَبُوهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللّهُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

[Dihalalkan bagi kalian pada malam hari (bulan) puasa bercampur dengan isteri-isterimu; (karena) mereka itu adalah pakaian bagimu, dan kalian pun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kalian tidak dapat menahan diri, maka Allah mengampuni dan memaafkan kalian. Karena itu sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah Allah tetapkan untukmu, serta makan dan minumlah hingga nyata bagimu (perbedaan antara) benang putih dari benang hitam di waktu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam. Dan janganlah mencampuri mereka sedang kalian berittikaf di masjid. Itulah ketentuan-ketentuan Allah, maka janganlah kalian melanggarnya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, dengan harapan mereka bertakwa.]

[Permitted to you, on the night of the fasts, is the approach to your wives. They are your garments and ye are their garments. Allah knoweth what ye used to do secretly among yourselves; but He turned to you and forgave you; so now associate with them, and seek what Allah Hath ordained for you, and eat and drink, until the white thread of dawn appear to you distinct from its black thread; then complete your fast Till the night appears; but do not associate with your wives while ye are in retreat in the mosques. Those are Limits (set by) Allah: Approach not nigh thereto. Thus doth Allah make clear His Signs to men: that they may learn self-restraint.]
Suka · 8 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Mangga Mama Ajengan Wilmurian..sklian anne urai trjmhn inggris buat pmbnding. …heuheu
Suka · 8 jam yang lalu
Wilmurian
Kl الليل mah sdh jelas atuh… peuting, artinya sdh tdk ada cahaya. Dan disitu patokannya jelas bhw buka puasa itu bukan wkt maghrib…. tp wkt setelah lewat maghrib, pd posisi malam, saat sdh tdk ada cahaya matahari. Bahasanya apalagi ditambah اتموا الصيام SEMPURNAKAN PUASA KALIAN sampe malam…. jd setelah dur maghrib tunggu lg sampe mlm tiba, sampe tdk ada cahaya. Hehehe…. ayeuna salah kaprah kabeh nya…. wkwkwkwkwk
Suka · 2 · 8 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Waduuuh…kafraah banget…. patokannya aja ajaan tipiii dan di masjidd jg smaa ..malah kadang jadwal imsaakiyah…

Klo posisi transisi kumaha tah… ?pan aya hadisina ti Umar Bin Khothob dirwyatkan oleh bukhory… Idzaa Aqbala AlLaylu min Haa Hunaa wa Adbaron Nahaaru min haa hunaa faqod afthoros shooimu… “jika telah datang malam dri arah sini (barat) dan siang telah berlalu dri arah sini (timur) maka telah (tiba) waktu buka puasa bgi org brpuasa…
Ieu kumaha Mama?
Disunting · Suka · 1 · 8 jam yang lalu
Jake Napier
WDEW..INI DUA AHLI TAPSIR LAGI DEBAT DI BAHTSUL MATSAIL
Suka · 2 · 8 jam yang lalu
Kang Endang
Waduh waduh waduuuuhhh … ane jd tmbh melieur yeuh mang ajengan Wilmurian
Suka · 8 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Lain debaaat mang Jake Napier..puguh ieu teh urang ju konpirmasi ti ahli na…heuheuhey..mangga ngiringan mang jep..bari nyemil…
Suka · 7 jam yang lalu
Kang Endang
Keun weh mang jep Jake Napier urang mah tinggal mulungan elmuna weh
Suka · 1 · 7 jam yang lalu
Irfan Ostman
kalo liat keterangan kang wil & kang agung, sunset juga masih belum atuh… pada waktu matahari terbenam biasanya masih ada cahaya kan
Suka · 1 · 7 jam yang lalu
Jake Napier
MQS Kang Endang..ALIAS..MUQALLID SEJATI KA MUJTAHIDUL MUTHLAQ KAWAS PAKGURUROHISPAKARNAPENENDANGWAHABUN Agung El Mu’atthiris Syadzyyi..
Suka · 1 · 7 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Wkwkwkwk…..taaah tambihan msukan ti Amenna Irfan Ostman .. sunset maah caang keneh nyak? Puguh ieu ge amun mrujuk ka ayat eta can waktosna urang buka puasa…hahhahaha…. barartaal kabeh tahhh…wkkwkw
Suka · 7 jam yang lalu
Kang Endang
Ane msh baluweung nih
Suka · 7 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Ieu kondisi alam ann ambil… sekitar 20 mnitan dr ajan di tipi…sblh barat awan msih tmpak rona merah…tpi timur blkang ann dan ats itu sdh mulai gelap…saat itu ann bru berbuka
Disunting · Suka · 7 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Baluweung ti palih mana na juragaan Kang Endang? Apanan tos jelas tah pnjlsan mama Ajengan teh..
Suka · 7 jam yang lalu
Wilmurian
……
Klo posisi transisi kumaha tah… ?pan aya hadisina ti Umar Bin Khothob dirwyatkan oleh bukhory… Idzaa Aqbala AlLaylu min Haa Hunaa wa Adbaron Nahaaru min haa hunaa faqod afthoros shooimu… “jika telah datang malam dri arah sini (barat) dan siang telah berlalu dri arah sini (timur) maka telah (tiba) waktu buka puasa bgi org brpuasa…
Ieu kumaha Mama? ….
Enya eta posisi nunjukna dmn? Patokannya definisi AL LAIL bae…. peuting…. artinya sdh tdk ada matahari, mega beureum atau hawar2 cahaya…. Makanya di belakangnya “sempurnakan sampai mlm” biar clear n clean…. wkt maghrib mah pengingat transisi saja…. tah ieu teh maghrib… tp puasa… اتم الصيام jd sempurnakan sampe mlm…. jd lewat dunks sesudah maghrib…. hehehe
Suka · 4 · 7 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Tapi ga sampe ke isya teuing pan Mama?
Suka · 7 jam yang lalu
Kang Endang
Ane + keluarga biasana br buka puasa pas selesai sholat maghrib, dr pas adzan – ngantri wudlu – sholat berjamaah kira2 15 menitan lah tp pas buka teu ningali deui RHA, kmha tah mang Agung El Mu’atthiris Syadzyyi , mang ajengan Wilmurian ?
Suka · 1 · 7 jam yang lalu
Wilmurian
Eta mah msh wkt maghrib mang agung…. blm al lail…. saeutik deui ti dinya…. hehehe…
Suka · 2 · 7 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Waduuuh kuring ge can leres atuh nya..hahhaha …hampuraaa gustiii… brrti 20 mnit lbih atuh nungguan wktu buka na
Suka · 7 jam yang lalu
Wilmurian
Nya bisa begitu kang endang….
Suka · 1 · 7 jam yang lalu
Wilmurian
Kl menurut quran ya begitu SEMPURNAKAN PUASAMU HINGGA MLM TIBA…. taaaah mangga
Suka · 2 · 7 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Punteun mama…tapi pan anu di smpurnaken teh shiyaaam na….lain Layl na…kumaha tah
Suka · 1 · 7 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Atimmus shiyaam ila Laiill…
Suka · 7 jam yang lalu
Wilmurian
Yeeee, eta logika bahasana teh SEMPURNAKAN PUASA KALIAN SAMPE MALAM…. artinya mengendalikan makan minum n NISPHA sampai mlm…. ari definisi malam mah sdh fix tdk ada cahaya matahari atawa transisi…. tp sdh mlm weh…
Suka · 1 · 7 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Okeeh siiip…brrti ksmpulan na kudu bener bener poek nyak? Hahhahah

Tapi nteu dugi ka isya kan?
Suka · 7 jam yang lalu
Wilmurian
Yoi mang agung….. Maghrib mah pengingat masuk wkt sholat…. lain pengingat wkt buka….
Suka · 1 · 7 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Scra fikih jg bab naa beda nya…

Teras mslh wktu awal puasa na kumaha tah…
Suka · 7 jam yang lalu
Ahmad Nugie Jayaprawira
Ngiring komen…kajian dari beberapa sumber…saling melengkapi aj

“Dan makan minumlah sehingga terang kepadamu benang putih dari benang hitam yaitu fajar” [Al-Baqarah : 187] [Hadits Riwayat Bukhari 4/911].

1. Benang Putih dan Benang Hitam
Ketika turun ayat tersebut sebagian sahabat Nabi Shalallalahu ‘alaihi wa sallam sengaja mengambil iqal (tali) hitam dan putih [2] kemudian mereka letakkan di bawah bantal-bantal mereka, atau mereka ikatkan di kaki mereka. Dan mereka terus makan dan minum hingga jelas dalam melihat kedua iqal tersebut (yakni dapat membedakan antara yang putih dari yang hitam-pent).

Dari Adi bin Hatim Radhiyallahu ‘anhu berkata : Ketika turun ayat (yang artinya) : “Sehingga terang kepadamu benang putih dari benang hitam yaitu fajar” [Al-Baqarah : 187]. Aku mengambil iqal hitam digabungkan dengan iqal putih, aku letakkan di bawah bantalku, kalau malam aku terus melihatnya hingga jelas bagiku, pagi harinya aku pergi menemui Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan kuceritakan padanya perbuatanku tersebut. Beliaupun bersabda “Maksud ayat tersebut adalah hitamnya malam dan putihnya siang” [3].

Dari Sahl bin Sa’ad Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : Ketika turun ayat “Makan dan minumlah hingga jelas bagi kalian benang putih dari benang hitam”. Ada seorang pria jika ingin puasa, ia mengikatkan benang hitam dan putih di kakinya, dia terus makan dan minum hingga jelas dalam melihat kedua benang tersebut. Kemudian Allah menurunkan ayat : “(Karena) terbitnya fajar” , mereka akhirnya tahu yang dimaksud adalah hitam (gelapnya) malam dan terang (putihnya) siang. [Hadits Riwayat Bukhari 4/114 dan Muslim 1091]

Setelah penjelasan Qur’ani, sungguh telah diterangkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada sahabatnya batasan (untuk membedakan) serta sifat-sifat tertentu, hingga tidak ada lagi ruang untuk ragu atau tidak mengetahuinya.
Suka · 1 · 7 jam yang lalu
Kang Endang
Dr penjabaran di luhur, perlu teu ane nga-revisi pengetahuan soal buka puasa ka keluarga mang ajengan Wilmurian , mang Agung El Mu’atthiris Syadzyyi ?
Suka · 7 jam yang lalu
Ahmad Nugie Jayaprawira
2. Fajar ada dua
2. Fajar ada dua
Diantara hukum yang dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan penjelasan yang rinci, bahwasanya fajar itu ada dua.
Fajar kadzib : Tidak dibolehkan ketika itu shalat shubuh dan belum diharamkan bagi yang berpuasa untuk makan dan minum.
Fajar shadiq : Yang mengharamkan makan bagi yang puasa, dan sudah boleh melaksanakan shalat shubuh.

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) : “Fajar itu ada dua : Yang pertama tidak mengharamkan makan (bagi yang puasa), tidak halal shalat ketika itu, yang kedua mengharamkan makan dan telah dibolehkan shalat ketika terbit fajar tersebut” [Hadits Riwayat Ibnu Khuzaimah 3/210, Al-Hakim 1/191 dan 495, Daruquthni 2/165, Baihaqi 4/261 dari jalan Sufyan dari Ibnu Juraij dari Atha dari Ibnu Abbas, Sanadnya SHAHIH. Juga ada syahid dari Jabir, diriwayatkan oleh Hakim 1/191, Baihaqi 4/215, Daruquthni 2/165, Diikhtilafkan maushil atau mursal, dan syahid dari Tsauban, diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah 3/27]

Dan ketahuilah -wahai saudara muslim- bahwa :

1. Fajar Kadzib adalah warna putih yang memancar panjang yang menjulang seperti ekor binatang gembalaan.
2. Fajar Shadiq adalah warna yang memerah yang bersinar dan tampak di atas puncak bukit dan gunung-gunung, dan tersebar di jalanan dan di jalan raya serta di atap-atap rumah. Fajar inilah yang berkaitan dengan hukum-hukum puasa dan shalat.

Dari Samurah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
(yang artinya) : “Janganlah kalian tertipu oleh adzannya Bilal dan jangan pula tertipu oleh warna putih yang memancar ke atas sampai melintang” [Hadits Riwayat Muslim 1094]

Dari Thalq bin Ali, (bahwasanya) Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
(yang artinya) : “Makan dan minumlah, jangan kalian tertipu oleh fajar yang memancar ke atas. Makan dan minumlah sampai warna merang membentang” [Hadits Riwayat Tirmidzi 3/76, Abu Daud 2/304, Ahmad 4/66, Ibnu Khuzaimah 3/211 dari jalan Abdullah bin Nu’man dari Qais bin Thalaq dari bapaknya, sanadnya Shahih. Abdullah bin Nu’man dianggap tsiqah oleh Ibnu Ma’in, Ibnu Hibban dan Al-Ajali. Ibnu Khuzaimah tidak tahu keadilannya. Ibnu Hajar berkata Maqbul!!].

Ketahuilah -mudah-mudahan engkau diberi taufiq untuk mentaati Rabbmu- bahwasanya sifat-sifat fajar shadiq adalah yang bercocokan dengan ayat yang mulia.
(yang artinya) : “Hingga jelas bagi kalian benang putih dari benang hitam yaitu fajar”
Karena cahaya fajar jika membentang di ufuk atas lembah dan gunung-ghunung akan tampak seperti benang putih, dan akan tampak di atasnya benang hitam yakni sisa-sisa kegelapan malam yang pergi menghilang.

Jika telah jelas hal tersebut padamu berhentilah dari makan, minum dan berjima’. Kalau di tanganmu ada gelas berisi air atau minuman, minumlah dengan tenang, karena itu merupakan rukhshah (keringanan) yang besar dari Dzat Yang Paling Pengasih kepada hamba-hamba-Nya yang puasa. Minumlah walaupun engkau telah mendengar adzan.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) : “Jika salah seorang dari kalian mendengar adzan padahal gelas ada di tangannya, janganlah ia letakkan hingga memenuhi hajatnya” [Hadits Riwayat Abu Daud 235, Ibnu Jarir 3115. Al-Hakim 1/426, Al-Baihaqi 2/218, Ahmad 3/423 dari jalan Hamad dari Muhammad bin Amir dari Abi Salamah dari Abu Hurairah, sanadnya HASAN. Ada jalan lain diriwayatkan oleh Ahmad 2/510, Hakim 1/203,205 dari jalan Hammad dari Amr bin Abi Amaran dari Abu Hurairah, sanadnya shahih].

Yang dimaksud adzan dalam hadits di atas adalah adzan subuh yang kedua karena telah terbitnya Fajar Shadiq dengan dalil tambahan riwayat, yang diriwayatkan oleh Ahmad 2/510, Ibnu Jarir At-Thabari 2/102 dan selain keduanya setelah hadits di atas.
(yang artinya) : “Dahulu seorang muadzin melakukan adzan ketika terbit fajar” [Riwayat tambahan ini membatalkan ta’liq Syaikh Habiburrahman Al-Adhami Al-Hanafi terhadap Mushannaf Abdur Razaq 4/173 ketika berkata : “Ini dimungkinkan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya muadzin adzan sebelum terbit fajar!!” Walhamdulillahi wahdah].

Yang mendukung makna seperti ini adalah riwayat Abu Umamah Radhiyallahu ‘anhu.
“Telah dikumandangkan iqamah shalat, ketika itu di tangan Umar masih ada gelas, dia berkata : ‘Boleh aku meminumnya ya Rasulullah ?’ Rasulullah bersabda : “Ya’ minumlah” [Hadits Riwayat Ibnu Jarir 2/102 dari dua jalan dari Abu Umamah]
Suka · 7 jam yang lalu
Wilmurian
Iya begitu… clear kan apa itu malam dan apa itu siang kang nugie? Mangga kang endang…. dikit2 aja kasih pemahamannya….
Suka · 7 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Ari eta mah awal waktu puasa yaa Mang Ahmad Nugie Jayaprawira??

Ieu oge nu sklian urang bahas… mangga mama Ajengan Wilmurian…. di babar sklian mslh wktu imsak dan awal puasa na..biar jelas
Suka · 7 jam yang lalu
Ahmad Nugie Jayaprawira
3. Menyempurnakan puasa hingga malam
Jika telah datang malam dari arah timur, menghilangkan siang dari arah barat dan matahari telah terbenam bebukalah orang yang puasa.

Dari Umar Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata Rasullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) : “Jika malam datang dari sini, siang menghilang dari sini dan terbenam matahari, telah berbukalah orang yang puasa” [Hadits Riwayat Bukhari 4/171, Muslim 1100. Perkataannya : “Telah berbuka orang yang puasa” yakni dari sisi hukum bukan kenyataan karena telah masuk puasa].

Hal ini terwujud setelah terbenamnya matahari, walaupun sinarnya masih ada. Termasuk petunjuk Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, jika beliau puasa menyuruh seseorang untuk naik ke satu ketinggian, jika orang itu berkata : “Matahari telah terbenam”, beliaupun berbuka [Hadits Riwayat Al-Hakim 1/434, Ibnu Khuzaimah 2061, di SHAHIH kan oleh Al-Hakim menurut syarat Bukhari-Muslim. Perkataan Aufa : Yakni naik atau melihat.]

Sebagian orang menyangka malam itu tidak terwujud langsung setelah terbenamnya matahari, tapi masuknya malam setelah kegelapan menyebar di timur dan di barat. Sangkaan seperti ini pernah terjadi pada sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian mereka diberi pemahaman bahwa cukup dengan adanya awal gelap dari timur setelah hilangnya bundaran matahari.

Dari Abdullah bin Abi Aufa Radhiyallahu ‘anhu : “Kami pernah bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam suatu safar (perjalanan), ketika itu kami sedang berpuasa (di bulan Ramadhan). Ketika terbenam matahari, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada sebagian kaum : “Wahai Fulan (dalam riwayat Abu Daud : Wahai Bilal) berdirilah, ambilkan kami air”. Orang itu berkata, “Wahai Rasulullah, kalau engkau tunggu hingga sore”, dalam riwayat lain : matahari). Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Turun, ambilkan air”. Bilal pun turun, kemudian Nabi minum. Beliau bersabda, “Kalau kalian melihatnya niscaya akan kalian lihat dari atas onta, yakni matahari”. Kemudian beliau melemparkan (dalam riwayat lain : berisyarat dengan tangannya) (Dalam riwayat Bukhari- Muslim : berisyarat dengan telunjuknya ke arah kiblat) kemudian berkata : “Jika kalian melihat malam telah datang dari sini maka telah berbuka orang yang puasa”. [Hadits Riwayat Bukhari 4/199, Muslim 1101, Ahmad 4/381, Abu Daud 2352. Tambahan pertama dalam riwayat Muslim 1101. Tambahan kedua dalam riwayat Abdur Razaq 4/226. Perkataan beliau : “Ambilkan segelas air” yakni : siapkan untuk kami minuman dan makanan. Ashal Jadh : (mengaduk) menggerakkan tepung atau susu dengan air dengan menggunakan tongkat (kayu)]

Telah ada riwayat yang menegaskan bahwa para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengikuti perkataannya, dan perbuatan mereka sesuai dengan perkataan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Abu Said Al-Khudri berbuka ketika tenggelam (hilangnya) bundaran matahari. [Diriwayatkan oleh Bukhari dengan mu’allaq 4/196 dan dimaushulkan oleh Ibnu Abi Syaibah dalam Mushannaf 3/12 dan Siad bin Manshur sebagaimana dalam Al-Fath 4/196, Umdatul Qari 9/130, lihat Taghliqut Ta’liq 3/195]
Suka · 1 · 7 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Ieu cuplikan pnjlsn ibnu katsir dlm tafsirna buat pmbnding
Suka · 1 · 7 jam yang lalu
Kang Endang
Satuju ka mang agung … mangga di babar mang ajengan Wilmurian
Suka · 7 jam yang lalu
Wilmurian
Imsak mah bukan awal puasa…. pan jelas wkt fajar mah tdi…. posisina JELAS BENANG PUTIH DAN HITAM DI WKT FAJAR….
Suka · 7 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Kang Ahmad Nugie Jayaprawira..klo penentuan waktu magrib yg dirujuk ke hdits abdullah bin aufa ..ntu ada illatnya deh.. artinya mereka sdg dalam safar…sdg dalam safar ada rukshoh untuk tdk puasa….. jadi klo dlm keadaan biasa kaynya cocok hadist umar bin khothob ttg perginya siang dan dtgnya malam… artinya sdh malam sprti yg dijlaskn ku Mama ajengan…heuheuheu
Disunting · Suka · 7 jam yang lalu
Kang Endang
Sip sip sip … berarti paten nyah bhwa patokannya adalah RHA nyah mang ajengan?
Suka · 7 jam yang lalu
Wilmurian
Komo dina keterangan ibnu kasir mah eta… ضياء الصباح من سواد اليل dhiya itu putih nya tdk أبيض artinya tdk putih banget tp samar2 dari wkt (samar2) hitamnya mlm….
Suka · 3 · 7 jam yang lalu
Wilmurian
Heeuh kitu… ulah lieur nya…. wkwkwkwk
Suka · 7 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Brrti wlw ajan shubuh masih bisa sahur ya…krn kondisi alam msih gelap…can aya Dhiyaa Shobaah (sinar pgi) pisan..??
Suka · 7 jam yang lalu
Ahmad Nugie Jayaprawira
Kng Kang Endang, Kng Wilmurian, Kng Agung El Mu’atthiris Syadzyyi…saling melengkapi aja penjelasan, pendapat & infonya dalam menafsirkan ayat al Qur’an berkenaan dgn kajian QS al Baqoroh 187dengan Tafsir bil ma’tsur (dikaitkan dengan hadits) atau Tafsir bi Ra’yi (dikaitkan dengan nalar/logika/sains) atau Tafsir Isyari (isyarat/maksud yg tersembunyi), baik dengan metodologi tahlili (analitik), Ijmali (global), Muqarin (korelasi) atau maudhu’i (tematik)…ditambah penjelasan KDZ dengan kapabilitas beliau… semoga menambah input bagi kita
Disunting · Suka · 3 · 7 jam yang lalu
Wilmurian
Fajar bro… Fajar mah sblm shubuh atuh…
Suka · 2 · 7 jam yang lalu
Kang Endang
Sip mang ajengan Wilmurian
Suka · 7 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Tah ktrngan na aya oge ti hadiat anu di paparken ku mang Ahmad Nugie Jayaprawira
Suka · 7 jam yang lalu
Kang Endang
Satuju mang Ahmad Nugie Jayaprawira
Suka · 7 jam yang lalu
Kang Endang
Betarti waktu imsak teh udh bnr nyah yen kita udh hrs stop “loading” agar WASKITA sprti yg mang agung jls kan di awal?
Suka · 7 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Siiip mang Ahmad Nugie Jayaprawira….datanya sangt mmbnto bingits… jdi ada dalil tambahan…tggal cb qt urai lagi kira kira wktu pas awalnya sbnrnya yg kaya gimana…mangga di bbar jga ku mang nugie…qt shring aj..

Btw Prbedaan ke duanya naon tah Mama Wilmurian…? Atra subuh dgn fajar? Korelasina dgn hadist ttg fajar $hodik dan kadzib kumaha?
Suka · 7 jam yang lalu
Roedi Soediro
tapi….ada kisah kejadian waktu open dialog di SMA 11 soal berbuka…
Suka · 2 · 7 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Tapi klo pas imsaak malah msih gelaap Kang Endang…blm klhtn tnda tnda fajar…waskita yg ann mkad adlah wktu ajan ditipi…hihihi
Disunting · Suka · 7 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Naaah mkin bnyak data nihh..mangga Kang Roedi Soediro…
Suka · 7 jam yang lalu
Roedi Soediro
males nulis..entar para hater bikin heboh
Suka · 2 · 7 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Hahhhaah iyaa jg siih… ywdah inbox aj deh..
Suka · 7 jam yang lalu
Kang Endang
‪#‎gagaro_sirah_teu_ateul‬
Suka · 1 · 7 jam yang lalu
Kang Endang
Inbox mang Roedi Soediro
Suka · 7 jam yang lalu
Wilmurian
Hahaha rigid jadina…. coba balik deui ka quran geura…. sdh clear n clean eta quran… hadeuuuh….
Suka · 1 · 7 jam yang lalu
Ahmad Nugie Jayaprawira
siip…perbedaan pendapat pasti selalu ada dlm berbagai hal, termasuk
waktu awal buka & akhir sahur yg di angkat oleh kng Agung El Mu’atthiris Syadzyyi, tentu masing2 memiliki kesimpulan & keyakinan berdasarkan jenis penafsiran & metodologi tafsir ayat tsb, termasuk keilmuan & pemahaman tiap orang berbeda2…yg penting diskusi ini saling berbagi ilmu & melengkapi…agar lebih manfa’at & menambah wawasan kita…jgn dijadikan perdebatan yg tdk ada ujungnya…beda input beda output…en bnyk jga yg perlu dikaji & ditelusuri sesuai info dari KDZ…nalungtik dkk tea pan.hehehe;)
Suka · 7 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Iyaa siih..tapi masih abu abu nih…. arii quran pann. .. makan dan minun lah smpai jlas/nyata bagimu benang putih dari benang hitam dari wktu fajar…. ??
Suka · 1 · 6 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Daa insya Allah moaal aya debat Mang Ahmad Nugie Jayaprawira…qt sma sama sharing pndpat diskusi dan tnya jawab..selwbih nya akan di kmblikan masing masing….. kyanya bnyak jg yg silent reader di thread ini…biar ambil ksmpulan na..
Suka · 2 · 6 jam yang lalu
Wilmurian
Heuh kitu bro…. hehehe… balik pd keyakinan masing2…. hehehehe lg….
Suka · 3 · 6 jam yang lalu
Ahmad Nugie Jayaprawira
klo menurut analisa saya berdasarkan hadits yg dikutip hasil search di atas :
Dari Sahl bin Sa’ad Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : Ketika turun ayat “Makan dan minumlah hingga jelas bagi kalian benang putih dari benang hitam”. Ada seorang pria jika ingin puasa, ia mengikatkan benang hitam dan putih di kakinya, dia terus makan dan minum hingga jelas dalam melihat kedua benang tersebut. Kemudian Allah menurunkan ayat : “(Karena) terbitnya fajar” , mereka akhirnya tahu yang dimaksud adalah hitam (gelapnya) malam dan terang (putihnya) siang. [Hadits Riwayat Bukhari 4/114 dan Muslim 1091]

*benang putih : terbitnya fajar (thulu’il fajri)
*benang hitam : tenggelamnya matahari (ghurubisyamsyi)
Suka · 6 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Heuheuheu….tapi trimkasih untuk smua yg sdh sharing pngthuan dan brbgi data…trutama mama ajengan..mang nugi ..mang rudi..n mang endang…

Tapi bgi anne masih blm lngkap pnjlsn gmbran wktu nya nih..yg mslh awal puasa…heuheuheu…
Suka · 6 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
waaah brsmaaan postingnya….nuhun mang Ahmad Nugie Jayaprawira…analisanya..tapi arii ghurubsyamsi=sunset mah sblm layl atuh…. atw mgkn ada mksd lain.?
Suka · 6 jam yang lalu
Ahmad Nugie Jayaprawira
yg memang menjadi perbedaan pendapat sesuai yg kng Agung El Mu’atthiris Syadzyyi angkat dlm diskusi ini apakah adzan maghrib itu pertanda buka/benang hitam/tenggelam matahari (ghurubisyamsyi) & adzan shubuh itu awal dimulai shaum/benang putih/terbit fajar (thulu’il fajri) ? maka yg berpendapat demikian tentu akan berbuka setelah adzan maghrib berkumandang & memulai shaum setelah adzan shubuh berkumandang…disini mungkin letak perbedaan penafsiran benang hitam & benang putihnya…karena maghrib sendiri bermakna tenggelam (matahari)…atau ada yg menunggu buka setelah adzan maghrib sampai betul2 gelap itu pun tidak membatalkan shaum hanya disunahkan menyegerakan berbuka bagi yg menganggap waktu berbuka adalah setelah adzan maghrib berkumandang, yg membatalkan shaum itu jelas yg berbuka setelah adzan dzuhur ato ashar…hehehehe

*Dari Umar Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata Rasullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (yang artinya) : “Jika malam datang dari sini, siang menghilang dari sini dan terbenam matahari, telah berbukalah orang yang puasa” [Hadits Riwayat Bukhari 4/171, Muslim 1100.

Hal ini terwujud setelah terbenamnya matahari, walaupun sinarnya masih ada. Termasuk petunjuk Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, jika beliau puasa menyuruh seseorang untuk naik ke satu ketinggian, jika orang itu berkata : “Matahari telah terbenam”, beliaupun berbuka [Hadits Riwayat Al-Hakim 1/434, Ibnu Khuzaimah 2061, di SHAHIH kan oleh Al-Hakim menurut syarat Bukhari-Muslim. Perkataan Aufa : Yakni naik atau melihat.]

Sebagian orang menyangka malam itu tidak terwujud langsung setelah terbenamnya matahari, tapi masuknya malam setelah kegelapan menyebar di timur dan di barat. Sangkaan seperti ini pernah terjadi pada sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian mereka diberi pemahaman bahwa cukup dengan adanya awal gelap dari timur setelah hilangnya bundaran matahari.
Disunting · Suka · 1 · 6 jam yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Betul mang Ahmad Nugie Jayaprawira tapi hrs dicermati pula bhwa babus sholaat dan baabus shiyaam mmliki aturan yg beda dlm hal plksnaan dan waktu… maslaahnya adzan magrib di tipi itu trllu cepat…dan kbnykan muadzin di msjjid pun bukan perbhan gjala alam sprti ijtihad yg dilkukkn pr shahabt di dlm hdist di ats melainkan mereka mlhat jdwal imsaakiyah….naah disaat itu org orang rata lgsg pda buka…bhkan saat azan blm trdengar…bru beduk mreka lgsg buka…iyaaa sih ingin mngjar fadhilah segera berbuka…tapi klo blm wktunya gimna? Dan mnrt mang nugi diatas pan SETELAH ADZAN MAGRIB BUKAN BARU PISAN ADZAN..

Dan silhkn sja mang Nugi cb mmprhtikan situasi langit saat azan magrib di tivi…bhkan klo sdh slsai sklipun ajan na…itu masih teraaang bingits…. heuheuheu…
Disunting · Suka · 43 menit yang lalu
Agung El Mu’atthiris Syadzyyi
Tapi skli lgi kmbali ke mang Ahmad Nugie Jayaprawira atw para pemirsu monggoo mw ambil ijtihad pndpt yg mana…dikmblikn k masing masing…ann mah mngmbil wktu yg aman aja dehh…dr pda mngjar yg sunnh sgera brbuka tapi ga taunya blm wktunya…lbih aman smpe bner bner lwt trnsisi na… nuhun sharing na mang nugie…. PUDIA SADYANA KAWAZA
Suka · 31 menit yang lalu

Sumber: https://m.facebook.com/agung.wibawaa/posts/4285250185831

Iklan

11 thoughts on “Waktu Berbuka Puasa Versi Sekte Hikmatul Iman”

  1. nah ya tuh diketinggian matahari bisa tdak trlihat trbenam. walapun dibawah sdah trlihat trbenam… Tpi dijaman nabi diketinggian yg jdi pemasti trlihat trbenam/tidak nya matahari…

  2. kyaknya wktu magrib tu msih ada cahaya matahari…(prnah dulu wktu kemping dialam bebas sy kira msih sore trnyata sdh magrib). Dilingkungan kita mataharinya tidak trlihat krena trhalang lingkungan atau trtipu lampu… Yg bnar2 malam tu ktika dkat isya…

  3. yah..aneh juga ya… Mungkin mreka pngikut penafsir azzhohiri…

    mirip wahabi..tpi klo ga salah wahabi mngatakan imsak sekte lain(10 mnit sblum azan) bidah…

    1. Syaikh bin Baz yang di kita dikenal sebagai Wahabi ternyata tidak begitu. Linknya sudah ada dalam artikel di atas.

      Tidak ada yang menyatakan bid’ah dalam imsak karena itu hanya teknis peringatan mau masuk waktu Shubuh saja. Hanya di kita disepakati peringatannya itu 10 menit.

  4. Dicky dan muridnya kan pengamat teknologi ruang angkasa. Tapi mengapa mereka tidak menguasai ilmu falak atau astronomi ya? Seharusnya mereka belajar pada pakar kita Pak Thomas Djamaludin

  5. sebenarnya yg jd point masalahnya itu di akurasi waktu azan maghrib dan subuh masjid2 & mushola2..,contoh,sering kita dapati langit masih terang tp banyak musholla dan masjid yg sdh mengumandangkan azan maghrib krn patokannya hanya pd jam waktu sholat yg sdh ada jadwalnya tanpa mau repot2 melihat dl penampakan matahari

    1. Waktu sholat itu ditentukan oleh posisi matahari bukan gelap terangnya. Bisa saja matahari masih terbit namun gelap karena tertutup awan atau asap, begitu matahari terbenam namun terang karena pantulan cahayanya masih tersebar.

      Waktu sholat dan berbuka sudah cukup ditunjukkan oleh hasil perhitungan para ahli hisab.

  6. nungguin said,anton,dkk ahh.biasax klo ada thread baru cepat nongolx.kali ini sy mau nuntut jawaban dari pertanyaan2 sy kemaren:
    1.bhallamin nyata ato tdk??
    2.kalo jawabx ya,dalilx apa?klo tdk,yg katax hamilin cewek mantanx dicky itu siapa???
    ini aja dolo djawab…klo nggak djawab or ngeles buat apa diskusi yg lbih jauh.dasar2 aja dolo…

  7. tambah terang benderang lah hi ini udah bisa disebut sekte yg seharusx mreka tdk boleh mengklaim mereka msh golongan muslim…

  8. kayanya orang ini Ahmad Nugie Jayaprawira bener, dia berpegang pada hadist yang udah jelas. beda dengan dua orang lain yang menafsirkan seenaknya

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s