Kebingungan Murid HI: Apakah Ilmu HI Juga Mengundang Jin? (Updated 2)


Kebencian dan penolakan murid HI terhadap ruqyah sudah jelas dan nyata. Fakta ini telah beberapa kali diungkapkan sejak lama oleh Perdana Akhmad di blog Metafisis.

Saat ini, salah satu argumen yang mereka gunakan adalah artikel kuno dari tahun 2005 berjudul Ruqyah, Dampak dan Bahayanya dari Muhammad Luthfi Ghozali. Inti artikel itu mengkritisi ruqyah yang membuat orang sehat mendadak kesurupan dan menyebut ruqyah ini malah memasukkan jin, bukan sebaliknya. Para murid HI mengira artikel ini argumen valid untuk menolak ruqyah syar’iyyah dan melecehkannya sebagai acara mengundang jin. Ternyata Asisten Pelatih HI sendiri menolak bahkan berbalik mempertanyakan ilmu HI yang juga berlaku sama, membuat orang sehat mendadak kesurupan.

Ilmu HI menyebabkan pasien sadar jadi hilang kesadaran.
Ilmu HI menyebabkan pasien sadar jadi hilang kesadaran.

Andrias Laszuldidas: Mau nanya,metode pembersih anasir gmn tah.ada pasien yg tadi nya sadar tiba-tiba menjadi ilang kesadaran,teriak-teriak persis yg dikatakan penulis pada artikel tsb.apakah pembersih anasir trmasuk memasukkan jin atau mengeluarkan jin?dan satu lagi,apa kah kekuatan jin lebih hebat dari manusia?mangga praktisi metafisika anti ruqyah menjawab.saya pikir penulis artikelnya cukup bodoh menggunakan logikanya semata

Dengan argumen yang sama, ternyata ilmu pembersih anasir dari Hikmatul Iman sama saja dengan ruqyah yang ditolak oleh si penulis, membuat pasien sadar tiba-tiba hilang kesadaran dan teriak-teriak. Artinya ilmu HI juga memasukkan jin pada tubuh pasiennya ya? 🙂

Artikel Yang Sama Menentang Pemahaman Dangkal Ruqyah Versi Dicky

Artikel yang dibanggakan murid HI ini ternyata memuat definisi ruqyah yang bertentangan dengan Dicky Zainal Arifin. Dicky menyebut ruqyah adalah membaca jampi-jampi dan mantra yang tidak ada bedanya dengan dukun.

…wajar Rasulullah SAW melarang kita melakukan Ruqyah karena, apa bedanya kita dengan tukang tukang sihir yang melakukan jampi jampi, hanya jampinya dirubah dengan menggunakan ayat ayat Al Qur’an atau dengan bahasa arab. Al Qur’an bukanlah kumpulan mantera mantera, …

Sumber: Ruqyah , Tamimah dan Tiwalah adalah syirik

Artikel itu malah menyebut ruqyah sebagai mantera atau jampi-jampi yang dicontohkan rasul.

Maka menurut hadis Nabi saw. di atas – dan hadis-hadis lain yang tidak mungkin dapat disampaikan di dalam pembahasan yang singkat ini, yang dimaksud ruqyah adalah membacakan mantra atau jampi-jampi, baik dengan ayat-ayat Alquran al-Karim maupun dengan kalimat doa kepada orang yang sakit, supaya sakitnya menjadi sembuh.

Sumber: Ruqyah, Dampak dan Bahayanya

Walaupun bertentangan dengan fatwa ngawur Dicky Zainal Arifin, ternyata artikel itu mereka gunakan juga sebagai argumen. Padahal sebenarnya argumen itu malah berbalik menyerang mereka.

Andrias Laszuldidas

Andrias Laszuldidas adalah salah satu murid Hikmatul Iman yang galau. Bingung antara tetap berpegang teguh pada sunnah atau mengakui paham sesat gurunya yang menolak mutlak ruqyah syar’iyyah dan menyebarkan kisah nabi versi Lemuria. Biasanya kebanyakan murid HI memilih jadi kambing conge. Pura-pura tidak tahu dan tidak mau tahu tentang paham aneh yang disebarkan guru tercinta mereka, sang mujtahid madzhab Ahlu Ngimpleng wal Jamaah, Dicky Zainal Arifin.

Andrias Laszuldidas, asisten pelatih Hikmatul Iman ranting UIN, Bandung. Sumber foto
Andrias Laszuldidas, asisten pelatih Hikmatul Iman ranting UIN, Bandung. Sumber foto

Transkrip Lengkap Diskusi

Diskusi membahas ruqyah adalah proses memasukkan jin ke tubuh.
Diskusi membahas ruqyah adalah proses memasukkan jin ke tubuh.

Alpian JajakaZunda Salawasna bersama Andrias Laszuldidas dan 12 lainnya
Kemarin jam 7:37 · Kota Bekasi ·
Ruqyah, Dampak dan Bahayanya
Oleh Muhammad Luthfi Ghozali
BELAKANGAN ini di sebagian masyarakat marak dilakukan ruqyah. yaitu dengan membaca ayat-ayat suci Alquran al-Karim oleh pelaku, kemudian para pendengarnya seketika menjadi bergelimpangan tidak sadarkan diri. Bahkan ada yang muntah dan kencing di tempat.
Para pendengar yang khusuk itu bareng-bareng kesurupan makhluk jin, lupa ingatan dan berteriak-teriak bagaikan orang gila.Para pelaku rugyah mengatakan bahwa apa yang dilakukan adalah sarana untuk mengeluarkan jin dari tubuh manusia.
Penulis berpendapat, apakah benar pelaksanaan yang tersebut di atas itu dikatakan ruqyah? Beberapa buku tentang ruqyah menuliskan bahwa ruqyah itu adalah sarana untuk mengobati orang sakit supaya menjadi sembuh.
Yang sering kita lihat belakangan ini, mengapa orang yang semula sadar, setelah dibacakan ayat-ayat suci Alquran menjadi hilang kesadarannya atau kesurupan setan jin, dan kemudian jin itu dikeluarkan lagi oleh para ustad yang katanya menggunakan tenaga dalam.
Mengeluarkan jin dari dalam tubuh manusia? Apakah itu tidak salah dalam pelaksanaan?
Bagaimana logikanya orang yang semula sadar menjadi tidak sadar dan bahkan dapat berakibat sakit yang berkepanjangan malah dikatakan ruqyah, yang artinya menyembuhkan orang sakit ?
Barangkali masih ada yang perlu diteliti lagi, bahwa pelaksanaan tersebut boleh jadi justru telah menyimpang dan menyalahi dari apa yang dimaksud dengan ruqyah itu sendiri. Marilah direnungkan. Seandainya kesadaran manusia yang sedang terganggu akibat dikuasai makhluk jin setelah diruqyah itu tidak dapat dipulihkan kembali sebagaimana semula, sehingga menjadi seperti orang gila dalam waktu yang berkepanjangan, berteriak-teriak sepanjang jalan seperti saat pertama kali dia kesurupan jin pasca diruqyah; maka apa jadinya dan siapa lagi yang dapat menolongnya serta bertanggung jawab atas semua itu?. Apakah para ahli rugyah itu mampu memberikan jaminan untuk selalu dapat memulihkan kembali kesadaran manusia yang sedang dikuasai makhluk jin.
Pelaku ruqyah selalu dengan bersusah payah memulihkan kesadaran itu, dan yang berhasil dipulihkan kemudian menjadi lemas seperti orang yang sedang sakit keras. Apakah pelaku ruqyah tidak berfikir bahwa orang itu memang sedang sakit keras akibat terluka, lebih-lebih luka itu berada di wilayah kesadarannya ?.
Penulis merasa perlu menanggapi kejadian seperti itu sebagai bentuk pengabdian yang hakiki seorang hamba yang dhoif kepada Tuhannya, demi keselamatan anak-anak cucu kita semua dari tipudaya dan gangguan setan jin yang terkutuk.
Penulis berpendapat bahwa yang dikatakan ruqyah tersebut bukanlah mengeluarkan jin dari tubuh manusia, akan tetapi justru membantu memasukkan jin untuk menguasai kesadarannya.
Mantra
Ruqyah menurut bahasa artinya mantra atau jampi – jampi. Sedangkan yang dimaksud menurut istilah ialah cara penyembuhan terhadap orang yang sedang sakit sebagaimana yang biasa dilakukan orang-orang zaman dahulu, yang kemudian sesuai dengan cara yang islami telah dibenarkan dan diperbolehkan oleh Baginda Nabi saw; sebagaimana contoh kejadian yang pernah terjadi pada zaman Rasulullah saw. yang tersebut di dalam hadis yang artinya di bawah ini:
Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri r.a ,” Sesungguhnya beberapa orang dari kalangan Sahabat Rasulullah saw sedang berada dalam perjalanan. Mereka pergi ke salah sebuah kampung Arab dan mereka berharap agar boleh menjadi tamu kepada penduduk kampung tersebut. Namun ternyata penduduk kampung itu tidak mau menerima mereka. Tetapi ada yang bertanya: Apakah ada di antara kamu yang bisa menjampi?, Karena ketua atau penghulu kampung kami terkena sengat. Salah seorang dari para Sahabat menjawab: Ya, ada. Lalu beliau menemui ketua kampung tersebut dan menjampinya dengan surat Al-Fatihah.
Kemudian ketua kampung tersebut sembuh, maka Sahabat tersebut diberi beberapa ekor kambing. Beliau tidak mau menerimanya dan mengajukan syarat: Aku akan menyampaikannya kepada Nabi s.a.w, beliau pun pulang menemui Nabi s.a.w dan menyatakan pengalaman tersebut.
Beliau berkata: Ya Rasulullah! Demi Allah, aku hanya menjampi dengan surat Al-Fatihah. Mendengar kata-kata itu, Rasulullah saw tersenyum dan bersabda: Tahukah engkau, bahwa Al-Fatihah itu memang merupakan jampi (ruqyah).
Kemudian baginda bersabda lagi: Ambillah pemberian mereka dan pastikan aku mendapatkan bagian bersama kamu. (Riwayat Bukhari di dalam Kitab Pengobatan hadits nomor 5295, Riwayat Muslim di dalam Kitab Salam hadits nomor 4080, Riwayat Tirmidzi di dalam Kitab Sholat hadis nomor 1989.)
Maka menurut hadis Nabi saw. di atas – dan hadis-hadis lain yang tidak mungkin dapat disampaikan di dalam pembahasan yang singkat ini, yang dimaksud ruqyah adalah membacakan mantra atau jampi-jampi, baik dengan ayat-ayat Alquran al-Karim maupun dengan kalimat doa kepada orang yang sakit, supaya sakitnya menjadi sembuh. Bukan kepada orang yang sehat wal afiat dan sadar – karena alasan-alasan tertentu – kemudian menjadi hilang ingatan atau hilang kesadarannya karena dikuasai makhluk jin, sebagaimana yang setiap saat dapat kita lihat dari apa yang ditayangkan oleh televisi pada akhir-akhir ini.
Barangkali kita perlu bertanya; mengapa orang – dibacakan ayat-ayat Alquran al-Karim – bisa kehilangan kesadaran dan kesurupan jin, dan yang dikatakan oleh para pelaku Rugyah tersebut malah mengeluarkan jin? Benarkah itu?
Makhluk jin adalah makhluk yang notabene lebih kuat dari manusia. Mereka diciptakan dari api sedang manusia diciptakan dari debu. Mereka dapat melihat manusia dari dimensi yang manusia tidak dapat melihat mereka. Mereka bisa dengan leluasa memasuki tubuh manusia akan tetapi manusia tidak dapat memasuki tubuh mereka, bahkan iblis dan balatentaranya yaitu para setan jin yang terkutuk telah ditetapkan oleh Allah Ta’ala sebagai musuh utama manusia.
Allah SWT. berfirman,”Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka perlakukanlah ia sebagai musuhmu “. QS Fathir ayat 6.
Supaya setan jin dapat melancarkan tipudayanya dengan mudah maka manusia harus dikuasai melalui wilayah kesadarannya, seperti sering terjadi belakangan ini.
Wilayah kesadaran manusia adalah bagian yang paling utama yang harus mendapatkan perhatian dan penjagaan dengan bersungguh-sungguh. Ia jangan dipertaruhkan dengan apa pun, lebih-lebih dengan alasan yang belum pasti dan dibuat – buat serta ditakut-takuti dengan tanpa alasan yang masuk akal.
Karena yang pasti adalah kesadaran itu, apabila dirasakan sehat, berarti sehat dan tidak ada jin di dalamnya. Kalau ada jin di dalamnya, berarti manusia itu sedang kesurupan.
Dengan kesadaran itu, supaya manusia – di dalarn keadaan yang bagaimanapun – tetap selalu dapat ingat kepada Allah Ta’ala dan selanjutnya supaya dapat bersyukur atas segala anugerah dan kenikmatan yang telah diturunkan kepadanya. Supaya manusia dapat melaksanakan pengabdian dengan sebaik-baiknya.
Barangkali banyak kalangan kurang memahami, sesungguhnya makhluk jin itu dapat bebas keluar masuk ke dalam tubuh manusia, serta untuk memberi informasi dan mengadakan tipudaya kepada manusia bahkan langsung melalui hatinya (QS. An-Nas ayat 5-6) (11)
– Muhammad Luthfi Ghozali, pengasuh Ponpes Al Fithrah, Gunungpati Semarang.
Suka · Bagikan
26 orang menyukai ini.
6 berbagi

Iketuing Dimastaka Rawan akan pelencengan akidah..
Kemarin jam 7:40 · Suka

Alpian JajakaZunda Salawasna nya eta tea kang..anu paling ngabahayakeun mah…
Kemarin jam 7:41 · Suka

Upifia Ya btul teh …
Kemarin jam 8:42 · Suka · 1

Alpian JajakaZunda Salawasna ko teteh c,heee
Kemarin jam 8:45 · Suka

Iketuing Dimastaka Lebih baik bertawasul dengan amal sendiri dan berdoa dengan diri sendiri
Kemarin jam 8:46 · Suka · 1

Upifia ouh ya akang maaf ath slah ketik …
Kemarin jam 8:49 · Suka · 1

Upifia Ya slah ketik kang….
Kemarin jam 8:50 · Suka

Alpian JajakaZunda Salawasna gpp ko teh,dah biasa…gkgkgk……
Kemarin jam 8:52 · Suka

Budimansyah Basuni Hayang apal rukyahmah tanya ka kiayi & ajeungan nu aya di pasantren atawa ka BRC bandung.
Kemarin jam 10:12 · Suka · 1

Angga ‘Ara’ Wirawan Eeuuh rukyah deui rukyah deui…

Rukyah tak diajarkan.. oleh para nabi.. kitab suci.. atau hadits sekalipun….Lihat Selengkapnya
Kemarin jam 11:07 · Telah disunting · Suka · 2

Yanti Apriyanti Sukmana sepertinya meruqiyahnya si para ustad sekarang bukan lg dengan niatan ingin menolong mengobati sesama tp motif rupiah semata…
Kemarin jam 11:13 · Suka · 4

Yanti Apriyanti Sukmana perdukunan dgn kedok ustad-ustadan…
Kemarin jam 11:15 · Suka · 3

Ari Uhenk tah eta teh yanti…. tuhan tlah tergantikan oleh duit dan kepentingan heuheu
Kemarin jam 11:16 · Suka · 3

Angga ‘Ara’ Wirawan Tah eta… loba per na..

Per… duit… an…Lihat Selengkapnya
Kemarin jam 11:20 · Suka · 2

Hayani Tanjung Ruqyah di zaman sekarang hanya Pembodohan terhadap masyarakat….
Yang jelas ini adalah salah satu Ajang Bisniss… carui Duit…
Yah Masyarakat kita yang kritis donk… jangan asal asalan Ruqyah… …Lihat Selengkapnya
Kemarin jam 12:32 · Telah disunting · Suka · 2

Suparwanto Wanto agar tak tertipu cari guru jati, cari gaalih kangkung
Kemarin jam 20:31 · Suka

Hengky Hernomo Udah pernah ketemu JIN ? kenalan ga ? mbok sekali kali kalau kesurupan itu kesurupan malaikat.
Kemarin jam 22:57 · Suka

Andrias Laszuldidas Mau nanya,metode pembersih anasir gmn tah.ada pasien yg tadi nya sadar tiba-tiba menjadi ilang kesadaran,teriak-teriak persis yg dikatakan penulis pada artikel tsb.apakah pembersih anasir trmasuk memasukkan jin atau mengeluarkan jin?dan satu lagi,apa kah kekuatan jin lebih hebat dari manusia?mangga praktisi metafisika anti ruqyah menjawab.saya pikir penulis artikelnya cukup bodoh menggunakan logikanya semata
23 jam yang lalu · Suka

Sumber: https://www.facebook.com/alpian.subang/posts/760754487277101?comment_id=7701339&offset=0&total_comments=18

Update 1

Asisten Pelatih HI menyebut ruqyah salah satu metode pembersih anasir dan menyebut artikel anti ruqyah sebagai tidak berdasarkan dalil.
Asisten Pelatih HI menyebut ruqyah salah satu metode pembersih anasir dan menyebut artikel anti ruqyah sebagai tidak berdasarkan dalil.

Alpian JajakaZunda Salawasna _/\_ Mohon maaf Kang Andrias Laszuldidas akang tentunya lebih faham daripada saya,silahkan akang jelaskan
Kemarin jam 7:22 · Suka

Andrias Laszuldidas Lho,justru sy heran apa maksud dgn artikel ini d posting?ruqyah dgn pembersih anasir bedanya cm metode.tapi tujuannya sama.jika semua mencela ruqyah lantaran menyetujui artikel ini,maka sama az mencela metode berbeda tapi tujuan sama.dan yg perlu dikritisi,apa benar jin memiliki kekuatan yang lebih besar dari manusia?jadi lihat kelemahan logika penulis artikel.kalo dy ga paham metafisika,jangan berkutat dalam persoalan metafisika.apalagi penulis artikel tampak nya pemahaman trhadap dalil mengutamakan logika drpda bukti-bukti yg memang terbukti ruqyah juga bs membersihkan anasis.dan itu hanya salah satu dari sekian banyak metode pembersih anasir
11 jam · Suka

Eko Ari Priyanto Anasir itu apayah ? @_@
11 jam · Suka · 1

Update 2

Asisten Pelatih HI: Ruqyah Lebih Efektif daripada Ilmu HI.
Asisten Pelatih HI: Ruqyah Lebih Efektif daripada Ilmu HI.
Asisten Pelatih HI: Ruqyah Lebih Efektif daripada Ilmu HI.
Asisten Pelatih HI: Ruqyah Lebih Efektif daripada Ilmu HI.

Andrias Laszuldidas Lho,justru sy heran apa maksud dgn artikel ini d posting?ruqyah dgn pembersih anasir bedanya cm metode.tapi tujuannya sama.jika semua mencela ruqyah lantaran menyetujui artikel ini,maka sama az mencela metode berbeda tapi tujuan sama.dan yg perlu dikritisi,apa benar jin memiliki kekuatan yang lebih besar dari manusia?jadi lihat kelemahan logika penulis artikel.kalo dy ga paham metafisika,jangan berkutat dalam persoalan metafisika.apalagi penulis artikel tampak nya pemahaman trhadap dalil mengutamakan logika drpda bukti-bukti yg memang terbukti ruqyah juga bs membersihkan anasis.dan itu hanya salah satu dari sekian banyak metode pembersih anasir
19 April pukul 20:09 · Suka

Eko Ari Priyanto Anasir itu apayah ? @_@
19 April pukul 20:25 · Suka · 2

Mami Aspi Ruqyah adalah menghidupkan kembali ke jaman Jahiliyah
23 April pukul 7:12 · Suka · 3

Andrias Laszuldidas Sepertinya yang komentar emang pada blm pernah obatin yg punya anasir.tapi komentarnya pada ahli semua
23 April pukul 11:21 · Suka

Apoed’s Lemurian Pada dasarnya tiap orang punya metode masing2 untuk membersihkan anasir,cuman hanya diantaranya ada yang metodenya pake khodam juga(pakuat-kuat), dan pada intinya kita diharapkan untuk tidak terpengaruh oleh tipu daya syaiton
23 April pukul 11:48 · Suka · 2

Andrias Laszuldidas Sy pernah punya teman HI yang diruqyah ama ahli metafisika yg gunakan wirid.stau sy dy g pernah plajari ilmu lain slain HI.stlah dy coba ikhlas dbersihkan,ternyata bereaksi.slama proses pembersihan tmen sy brusaha lepaskan smw.akhir na plong…nah kumaha tah.mun aya anggota HI d beberes ku ahli metafisika yg gunakan wirid.
23 April pukul 12:01 · Suka

Aliman Jangkung @ Andrias Laszuldidas:Boleh tuh..aq pengen jg d bersihin..bisa tsu d mana tuh…?
23 April pukul 13:17 · Suka · 1

Andrias Laszuldidas Gatau kang,dy gmw sebutin namany…skg dy memilih ikuti kelompok itu n tinggalkan ilmu HI
23 April pukul 15:40 · Suka

Alpian JajakaZunda Salawasna Kang Aliman Jangkung sy juga tertarik euy ,Kang Andrias Laszuldidas minta CP nya dong..biar kita bisa Bertabayun
23 April pukul 16:53 · Suka

Suryadi Pinustanjungsari sepertinya teman kang andreas itu belajar sesuatu sblmnya, mesti di tanya kebenaranya apakah dia benar benar “tdk belajar ” selain di HI
23 April pukul 16:58 · Suka

Andrias Laszuldidas Ga ada tuh dy ikut apapun slain HI.jikapun ikut yg slain HI bukanny bkal bentrok ya dgn TM HI?dy dah ikut 2 x latgab pangandaran.slama aktif,ga pernah lewat latgab d bandung.pan slalu ada penguatan TM slama latgab.knp biasa az?blm lagi,kata yang membersihkan anasirnya bilang,ini jin dari pangandaran.soale guru wiridna aktif mata bathinnya
23 April pukul 17:31 · Suka · 1

Suryadi Pinustanjungsari kalo yg sy tahu, hal bentrok TM HI dg yg lain itu tergantung niat orangnya
23 April pukul 17:34 · Suka

Andrias Laszuldidas Sy pernah liat anggota baru yg latgab kemudian ditransfer mengalami bentrok n trganggu…akhirnya d ketahui bahwa yg brsangkutan pelajari ilmu yg lain.tapi tmen sy slama latgab n penguatan TM g ada bentrok apapun..
23 April pukul 17:38 · Suka

Andrias Laszuldidas O ya,sy mw tau tgapan dr yg hadir di sini.ada anggota HI yang sy coba terapi krn dy ga enak badan.stelah trapi,spt biasa sy kasi transfer air.krn sy berkeyakinan ayat ruqyah juga bs mengobati maka sambil transfer sy bacakan ayat qursy,alikhlas,alfalaq,annas 3x.nah anggota HI yg brusan sy trapi mendadak berubah sikap.ga mau minum air yg sy transfer dgn ayat ruqyah td.sampe usir sy dr rumahnya.ga lama dy pingsan.sadar lg pas d bangunin,n ga sadar dy nolak air minum transfer dr sy n ngusir sy dr rumahnya.stlah sadar dr pingsannya bru mau minum air transfer dr sy.n kondisi na membaik.kumaha tah?
23 April pukul 17:45 · Suka

Andrias Laszuldidas Klo ketemu dgn dy,kalo pas lg sakit mendadak pingsan.sy coba terapi,kmudian sy ingat dy pernah berubah mendadak.sy coba pembersih anasir,spt ga ada reaksi.tp setelah d bacakan ayat qursyi,dy bereaksi ksakitan dalam kondisi pingsan.maka sy baca ayat qursyi brulang kali sampe dy sadar…ko bisa anggota HI spt ini?jika punya khadam,apa khadamnya ga hilang selama latihan HI?lalu jika ada khadam knp dy lebih bereaksi dgn ayat” ruqyah d bandingkan pembersih anasir dan virus pemakan energy?padahal bliau ikutan latgab origom
23 April pukul 17:52 · Suka

Kang Jhony sok silahkan dijawab mang Suryadi Pinustanjungsari ulah kabobodo tenjo kasamaran tingal…..heuheu
23 April pukul 18:18 · Suka · 2

Suryadi Pinustanjungsari setiap kasus memang unik, sy jg melatihkan teknik HI kpd non HI, dan dia berbakat dlm pendeteksian dan melihat astral. diapun mengakui ada khodam yg selalu mengikutinya,meskipun ia tdk belajar ilmu gaib. mungkin krn berbakat jadi jin oge resepeun he he… nah pas latihan HI, tujuanya adalah utk memulihkan sakit yg dialami, namun secara otomatis kemapuannya semakin tajam. dan Jin khodam yg sllu mengikutinya masih ada, namun jaraknya menjauh. pas tiap di perkuat TM nya dia jg tdk bereaksi yg aneh aneh, hanya diam dan terasa berat sj menerima TM. tadinya coba di niatkan utk menutup kemampuannya, nah pas konsul ke Gu,, bakat itu adalah anugerah,dan oleh GU hanya di kendalikan, dan itu pun menurut GU mesti bbrpa kali. nah hal jin yg slalu mengikutinya,dia sih tdk terlalu menghiraukan lg, dibbiarkan sj, krn menurutnya jin jg mahluk tuhan, jgn maen bunuh aja he he.dosa.
23 April pukul 18:55 · Suka · 2

Suryadi Pinustanjungsari nah menurut dia yg mampu melihat jin dan mencoba merasakan “pikiran ” orang lain, hal jin bereaksi itu setelah di bersihkan bbrpkali dan seperti tdk bersih bersih, hal itu krn sudah terekam di bawah sadarnya. jdi pas pas proses di transfer atau di bacakan ayat ayat seoleh bereaksi jinnya, pdhal itu sugesti. pdhl menurutnya abaikan sj
23 April pukul 18:58 · Suka · 1

Suryadi Pinustanjungsari dan sy pun pernah menangani kasus spt itu, sudah bbrp kali di bersihkan ..ttp sj bereaksi spt kesurupan jin. nah pas konsul ke GU dan di bw pasin nya langsung, jwbnya….etamah kabawa sugesti, jin a mah geus teu aya. tah mun ngamuk deui, banjur bae lah. TAH KASEMPETAN UING MAH…POKONA MUN MOTAH DEUI KU AING DI CABOK NGOBATANNA. tah al hamdulillah sampe ayeuna aman aman bae, bhkn pasien trsb sdh menjadi seorang guru. dan padahal mah..nya padahal manehna teh di lemburna tukang ceramah agama dan ceramah sholat ied juga..tp naha nya bisa “kaasupan jurig” he he ceuk pamikiran uing
23 April pukul 19:02 · Suka · 3

Suryadi Pinustanjungsari tah kitu mang Kang Jhony, tp teuing ieu jawaban atau dongeng..nya baca bae lah
23 April pukul 19:03 · Suka · 1

Kang Jhony heuheu…..sae sae….maklum jaman kiwari mah loba nu enya dilain2, nu lain di enya2
23 April pukul 19:08 · Suka · 1

Suryadi Pinustanjungsari punten..bilih salah kketik nulis..maklum teu aya juru edit..harap maklum..tah mang Kang Jhony..noelan bae
23 April pukul 19:10 · Suka · 2

Kang Endang Ieu gs sbrha episode mang Suryadi Pinustanjungsari ?
23 April pukul 19:26 · Suka · 1

Suryadi Pinustanjungsari nya kudu ngelehkeun tukang bubur ngacapruk he he
23 April pukul 19:27 · Suka · 1

Andrias Laszuldidas Nuhun info na kang…tp ko bisa ya pas pingsan d ruqyah malah bereaksi?padahal sy baca dalam hati.dan yg pingsan bisa gtu tersugesti dgn ruqyah?APA KUDU DICABOK eta anggota HI na?
23 April pukul 19:48 · Suka

Andrias Laszuldidas Ya,permasalahan na org tsb pingsan…apa perlu d cabok biar sadar?
23 April pukul 21:10 · Suka

Kang Jhony gak usah dicabok kang kasihan, kl emang menurut akang dan pengalaman akang ruqyah itu lebih baik dan lebih manjur dilanjut aja kang gak usah pake ilmu HI sekalian
23 April pukul 22:09 · Suka · 1

Andrias Laszuldidas Kang jhony,brarti ruqyah trmasuk metode yg brpngaruh.cb baca lg artikel di atas.apa pndapat pnulisnya?trus kalo sy masih pake ilmu HI kenapa,ga boleh?saya cm ingin ngajak berpikir,ceuk saha ruqyah syar’iyah teu bisa ngubaran nu aya anasiran?
23 April pukul 22:35 · Suka

Kang Jhony menurut saya ruqyah tidak berpengaruh apapun, akang boleh saja pake ilmu HI,tapi kalau menurut akang ilmu HI tidak ada pengaruhnya buat apa dipake, iya toh….
23 April pukul 22:45 · Suka

Andrias Laszuldidas buat sy ruqyah bermanfaat.ilmu HI juga bermanfaat.alhamdulillaah…dengan banyaknya manfaat dari kedua metode,makanya saya pake.ruqyah ada dalilnya,dan analisa penulis di atas sembrono dan sok tau.krn proses ruqyah g ada bedanya dgn proses pembersih anasir.manusia yang awalnya sadar menjadi tidak sadar lantaran diruqyah/pembersih anasir.apalg penulis diatas mengatakan bahwa jin lebih kuat dari pada manusia,AH CEUK SAHA…makanya aneh kalo pada telan bulat-bulat analisa penulis karena mengkritik ruqyah.coba liat reaksi na kalo saya kritisi ilmu HI yg tidak bereaksi,dan anggota HI yang “dibersihkan” oleh ahli metafisika yang wirid.apa reaksi na?
23 April pukul 22:54 · Suka

Andrias Laszuldidas Kalo cerita ini sampe ke media yg benci HI,kira-kira komennya sama ga ya kyak komentator dsini yg anti ruqyah?ehm
23 April pukul 22:56 · Suka

Andrias Laszuldidas Saya pake ilmu HI pake ruqyah,ya suka-suka saya…toh manfaat nya sama-sama bisa dirasakan…di sini saya cuma kritisi penulis artikel yang sok tau soal ruqyah dan komentar-komentar miring soal ruqyah…
23 April pukul 22:59 · Suka

Kang Jhony ini pendapat saya….setiap kita akan menggunakan atau mengaktifkn ilmu metafisik kita dianjurkan berdo’a dengan penuh kepasrahan memohon pada Alloh SWT disertai keyakinan, karena hanya Alloh lah yang Maha kuasa atas segalanya, dari keyakinan itulah munculnya kekuatan energi metafisik, dan kita harus sadar kekuatan itu hanya milik Alloh SWT, jika Alloh sudah berkehendak tidak ada satu kekuatan pun yang bisa menghalanginya, selanjutnya kita memanfaatkan kekuatan metafisik tsb untuk menerapi, mengobati dll, kita hanya berusaha masalah hasil akhir itu urusan Alloh…..
23 April pukul 23:04 · Suka · 2

Andrias Laszuldidas Betul sekali kang…saya tidak lupa dgn hal tsb..insyaAllaah..
23 April pukul 23:06 · Suka

Kang Jhony tadi sudah saya sebutkan silahkan pake ilmu HI jika itu memang adamanfaatnya, akang mau pake ruqyahjuga silahkan itu hak akang,,, iya toh
23 April pukul 23:09 · Telah disunting · Suka

Andrias Laszuldidas Muhun..
23 April pukul 23:11 · Suka

Kang Jhony sementara dalam kasus akang yang anak HI pingsan itu, menurut pendapat saya waktu akang menggunakan ilmu metafisik HI, keyakinan akang akan ilmu HI sangat kurang, itu mempengaruhi sekali (menurut saya), dan itu membuat ilmu metafisik akang kurang berpengaruh pada jin khodam, dan sebaliknya saat pake ruqyah si jin khodam pura2 terpengaruh, pura2 kesakitan, padahal sebenarnya gak ngaruh juga sama itu jin khodam, dia hanya ingin menggoda saja, (sekali lagi ini hanya pandapat saya, mohon maaf jika salah),
23 April pukul 23:25 · Suka

Didi Zhunnda Oche wah menarik sekali kang andrias …. saya baru dengar ada seorangg yang memakai wirid bisa membersihkan anak HI aktif …. patut untuk di datangi untuk bertabayyun dan tolong di bersihkan juga donk saya ….. maaf kang andrias kalo boleh saya minta nomor kontak nya serta alamat nya di mana … INSYA ALLAH nanti kalau ada rejeki nya saya mau ber silaturrahim ke tempat beliau …. sekali lagi saya mohon kerja sama nya kang andrias ….. NUHUN sebelum nya ….
23 April pukul 23:39 · Suka · 4

Angga ‘Ara’ Wirawan Meni Rame keneh..
Bisa bisa si PA ikut nimbrung bari seuseurian.
*Arabic oh arabic

Yg saya tau cmn Pe-Rok-Yah alias Para Pengguna Rok.

“Dlm satu peristiwa BRC, menantang kami setiap Baksos Minggu.. namun tidak di tanggapi. Org tsb selalu datang dgn para ajudannya tiap minggu.

Mereka minder ketika banyak yg nyeletuk jd ringan setelah di terapi. Sampai sampai tiap minggu jd langganan terapi disana.

Akhirnya massa bertambah banyak dr minggu keminggu..

Dan kami bwt program baksos di bagi 2..
Terapi dan Latihan.

Sampai sampai ajudan tsb masuk ke HI.

Dan yg org BRC yg menantang tsb.. ga pernah terlihat lagi (cukup melihat push up HI) dan kenyataannya lewat yg ia lihat.
24 April pukul 5:01 · Suka · 1

Andrias Laszuldidas Asumsi kang jhony demikian.begitu juga asumsi saya demikian.sama-sama berasumsi jadi pegang z keyakinan masing-masing.masalah teman saya biarlah jadi pelajaran,dy dah lama g ada kabar.kalo memang niat di bersihkan,niat yg tulus,ikhlas.bukan menantang ato coba-coba…
24 April pukul 5:53 · Suka

Suryadi Pinustanjungsari rame euy..hayu ngopi..sok atuh tuan rumah kaluarkeun tah kakaren
24 April pukul 7:45 · Suka · 1

Didi Zhunnda Oche yu ah urang amparkeun samak ma teras urang ngopi bari nyaneut ulen ….
24 April pukul 8:01 · Suka · 1

Alpian JajakaZunda Salawasna Mangga Kang Suryadi Pinustanjungsari bajigurna nembe pisan,cuma cau gorengna masih di kang Ari Uhenk,heuheu
24 April pukul 8:07 · Suka

Alpian JajakaZunda Salawasna Kang Didi Zhunnda Oche mangga kang,tong hilap sambel oncomna,geeeek
24 April pukul 8:08 · Suka

Andrias Laszuldidas Yeuh aya beer pletok mangga anu bade.heuheu
24 April pukul 8:23 · Suka · 1

Ari Uhenk waduh cau na can dipelak… antosan nya urg melak heula
24 April pukul 8:25 · Suka

Suryadi Pinustanjungsari ieu yeuh….goreng cucunguk, soka ah di tuang
24 April pukul 8:27 · Suka · 1

Ari Uhenk wkekkwkk…. pais na aya teu?
24 April pukul 8:29 · Suka

Suryadi Pinustanjungsari aya..pais laleur, sok ah ulah eraan
24 April pukul 8:30 · Suka · 1

Ari Uhenk siap… di tampi ah… lumayan sarapan saacan ka kebon hahshaaa
24 April pukul 8:33 · Suka · 1

Ari Uhenk siap… di tampi ah… lumayan sarapan saacan ka kebon hahshaaa
24 April pukul 8:33 · Suka

Sumber: https://www.facebook.com/alpian.subang/posts/760754487277101

Iklan

12 thoughts on “Kebingungan Murid HI: Apakah Ilmu HI Juga Mengundang Jin? (Updated 2)”

  1. ni..sy ilham yg diatas 100 prsen sama orgnya… jojo@. kmu bca ga koment suryadi pinustanjungsari dll..jwbnny sdh ada dsitu.. giliran kmu yg mnjawab..knp wahabi mngatakan kiai2 nu itu mlkukan sihir.pdhlkn.wirid yg dibacakan sama aja dgn yg dpakai wahabi(dri quran jg) bedanya PA dan konco2ny hnya brfokus kepngobatan.smntara kiai2 NU(or ulama tradisional) pnggunaan ruqyah2(jampi) ny lbih luas.mliputi pngobatan,kesaktian,kerezekian,wibawa,asihan.dll. apakah hanya karena wahabi hnya meruqyah(menjampi) untuk pngobatan.trus dia ga mrasa mlakukan prbuatan sihir? pdhal stau sy para penyihir dahulu jg ada yg mnjampi untuk pngobatan. jdi apa yg mmbuat wahabi mngatakan bhwa kiai2 Nu iti pnyihir. apkh hnya krena wiridnya dipakai tuk slain pngobatan?. oh ya gmana kbar konco anda si PA… sy prnh bca2 artikel diinternet.akhirnya sdh ada yg mmbongkar mtode ruqyah PA yg mirip reiki dan aliran metafisik lain.. kualat dia tu.. akhirnya sgala fitnahanya kpada org lain dikerjakan oleh tangannya sendiri. . naudzubillah

  2. ABHANES bagaimana ? siapa yang tahu ABHANES ? HAMMADZ bagaimana ? Kalau jampe kyai mah gk ada apa apa nya. #prei OPLOSAN

  3. anggap saja wahabi mengatakan mantra2 qurannya kiai tradisional adalah syirik dikarenakan digunakan untuk ilmu yg sperti sihir sprti kesaktian/pengasih/wibawa.dll
    tpi bukankah para penyihir sejak dulu juga ada yg menggunakan mantra sihirnya untuk PENGOBATAN medis,non medis…..

    knapa kmu pas kebongkar borok selalu tak mampu menutupnya..?

  4. ops. Spertinya artikelnya memang itu…

    kita hrus tahu dulu definisi ruqyah(komat kamit bhkan ada yg smpai brbuih) dan doa menurut kd…..

    Mau nanya nih,wahabi klo memang ruqyah syarie ,knapa mereka membacanya seolah olah yg dibacanya itu mempunyai kekuatan magic shingga diulang2 sampai ksurupan,kyak tukang sihir aje.beda dgn yg dicontohkan nabi.bhkan ada yg sampai pakai niat, visualisasi kbatinan,membentuk gaib,shield,bola energe ayat kursi,pedang zulpiqar dll yg sy tda tau,dia mencangkok metode ilmu yg dikatakannya haram..woow

    klo wahabi pendukung mantra knapa dia mengharamkan .kiai2 tradisional yg ilmunya pakai ruqyah/mantra dri quran? Pdhal kiai2 itu memakai hadis2 yg membolehkan pakai mantra asal tdak yg syirik lho… Wahabi membingungkan,karena cara mereka memakai/menghukumkan suatu hadis(mngkin qur,an juga)kadang tdak sesuai dgn aturan ulama jumhur… Oleh karena itu mereka selalu kalah dalam berdebat.. yg benar TU.klo wahabi yg dikatakan>memahami agama sesuai nafsunya,yg enak ambil,sebaliknya buang. BUKAN YANG LAIN

  5. sy jga prnah baca artikel hi tntang ruqyah ,hsil ksimpulan sy tntang pndapat kang dicky ialah.dia tidak membolehkan mantra/sihir/ruqyah.walaupun memakai bahasa arab,ayat. Tpi dia tdak mengatakan haram berdoa dgn doa di quran,sperti yg dicontohkan nabi(sy bingung knpa msih ada yg tak mengerti,sngajakah)….. Sy tdak tau artikelnya skarang dimana..spertinya bukan yg diatas…

  6. Kalau TA’AWUDZ menurut HIKMATUL IMAN apa artinya ? adakah cara selain TA’AWUDZ ? moga moga ada yang jawab ! moga moga jawaban nya bukan COPY PASTE dan bukan OPLOSAN … #prei OPLOSAN

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s