Pengakuan Dicky Zainal Arifin Diusir Penjaga Masjid Nabawi


Mungkin Anda belum tahu bahwa selain guru silat, Dicky Zainal Arifin ternyata nyambi juga sebagai pembimbing umroh. Mengingat Dicky ini memiliki pemahaman agama yang aneh —Nabi Adam as masih hidup dan berada di pesawat canggih, rasul saw diimplan teknologi canggih di dadanya oleh Jibril, Nabi Nuh ahli rekayasa genetika— kami sangat meragukan keilmuannya dalam Fiqih Islam. Melalui pengakuannya sendiri terungkap bahwa Dicky pernah diusir oleh penjaga Masjid Nabawi.

Umroh versi Hikmatul Iman
Umroh versi Hikmatul Iman

Dalam siaran di radio gratis Hikmatul Iman pada 18 Desember 2013, Dicky bercerita bahwa gerakan sujud di tempat beranomali magnetik akan meningkatkan akselerasi sel tubuh. Menurutnya, terdapat alat canggih bernama Dorphal yang menimbulkan anomali ini. Keberadaan alat ini di Madinah sudah diketahui oleh Nabi Muhammad saw ketika beliau pertama kali datang ke Madinah. Di siaran radio, Dicky mengungkapkan kisahnya ketika datang ke Masjid Nabaawi membawa kompas dan kamera besar untuk mencari letak dorphal beranomali tinggi itu. Menurut hasil “penelitian” Dicky, ternyata anomali itu bukan di Raudhoh yang ditandai oleh karpet hijau. Di tempat penemuan baru mereka, mereka bersujud lama. Namun, mereka kemudian diusir askar (penjaga) masjid Nabawi.

Transkrip Rekaman Dicky

Download file MP3: https://drive.google.com/file/d/0B45X88gS5kJTMVg4ZHczbm9ORk0/

Pengakuan ini ada di rekaman audio menit 59:38. Transkrip berikut tidak sama persis kata per kata, namun isinya sama.

Tanya (Wilman Ramdani): Kang, tentang sujud di sebuah tempat yang sangat besar dorphalnya. Apa boleh saya tebak itu adalah Mekkah.

Jawab (Dicky Zainal Arifin): Kalau Mekkah itu beda. Kalau Dorphal sangat besar itu di Madinah, Masjid Nabawi.

T: Letaknya di mana?

J: Di masjid Nabawi, di sana kan ada namanya raudah yang karpet hijau. Kita kan ke sana waktu itu sampai diusir sama askar. kita ke sana masuk ke dalam Mesjid Nabawi. Kita bawa kompas lalu bawa kamera gede-gede buat ngeliatin itu. Langsung askar-askar mengusir. Karena ternyata bukan di dalam karpet hijau itu yang radiasinya tinggi.

Dulu…. dalam riwayatnya, rasul menyuruh unta. Sebetulnya, rasul sendiri sudah tahu bahwa di sana itu ada dorphal. itu sebabnya rasul memilih membuat rumah di sana, tepat di atas dorpal, tempat itu dinamakan taman surga.

Ternyata di luar karpet hjau itu. Jadi, kita tidak ada saingannya. Kita sujud di situ. Dilamakan sujudnya. Karena ketika sujud, akselerasi sel meningkat karena ada anomali magnetik itu.

Informasi Raudhoh

Beriku video dan foto dari internet tentang area roudhoh di Masjid Nabawi yang dikhayalkan Dicky sebagai tempat berteknologi canggih.

Raudhoh. Sumber: Umrah Orang Berdosa.
Raudhoh. Sumber: Umrah Orang Berdosa.
Iklan

75 thoughts on “Pengakuan Dicky Zainal Arifin Diusir Penjaga Masjid Nabawi”

  1. Hello … DORPAL sudah di servis belum ? masih banyak yang goyang yah gunung nya menurut BMKG loh ! gunung bawah laut DORPAL nya rusak juga yah ? mangga ACTION nya di antos #prei OPLOSAN

  2. Ammy # Anda jangan salah faham … apa yang di maksud membuka AIB ? Siapa yang mengedarkan cerita BHALLAMIN yang menyerupai SYEKH DICKY … silahkan anda cari siapa pengedar ceritanya ! tapi nyarinya jangan pakai ilmu GOYANG JEMPOL … wkwkwkwkwk #prei OPLOSAN

  3. Lebih baik diam daripada berbuat dosa, mengumbar aib orang, seakan diri kita lah yang paling benar. Benarkah Allah menyukai orang-orang yang seperti ini, yang menggunakan sisa waktunya secara sia-sia. Tanyakan pada hati nurani anda masing-masing.

    1. Mengumbar aib orang? Dicky sendiri yang dengan bangga mengakui secara terbuka bahwa dirinya diusir dari Masjid Nabawi. Apakah disebut aib jika pelakunya merasa bangga dengannya bahkan mengumumumkan secara terbuka di radio?

      1. Jo..jo.. ngapain ngurusin kd di usir ..kd .mau bilang di usir ke, mau di kasih duit ke, mau bilang di poto bersama ke…mau fi umimin di rafio ke, di corong mesjid ke, di tempat sunatan ke ..sibuk amat ente….la yang bersangkutan z biasa biasa..

      2. Terus apa urusan Anda komentar di sini? Sibuk amat ente!

        Kita aja biasa-biasa saja. Ini artikel lama, dari tahun lalu. Ente yang sok sibuk, buat komentar baru segala.

  4. Murid HIKMATUL IMAN belum ada yang menggunakan kalung ASCLEPIUS yah ? kalau kalung BI*FIR ada yang pernah pakai gk ? ko gk ada yang jawab ? pada NGINTIP yah ? kenapa gk komentar disini ? takut RIYA ya ? kalau jawab jangan hasil COPI PASTE punya blog orang lain nanti ketahuan loh !! kalian disuruh berfikir bukan COPAS loh ! nanti kalau ketahuan SYEKH DICKY bisa gk di aku murid hikmatul iman alias BHALLAMIN !! di open dialog kan SYEKH DICKY sering bilang murid HI yang mana yang NGOMONG ? wkwkwkwk #prei OPLOSAN

    1. Apa gunanya berkata seperti itu, hanya mudharat saja yang ada. Lebih baik melakukan hal yang positif 🙂 . Jika anda mencoba merenung, bertanya pada hati nurani anda, Insya Allah, Allah akan membimbing anda

  5. Shen # Kira kira kalau SYEKH DICKY duet sama DEDDY CORBUIZER bagaimana yah ? SYEKH DICKY juga pernah loh ngomentarin trik nya deddy corbuizer !! lagi pula SYEKH DICKY gk pernah masang di youtube levitasinya !!!! dengan alasan ke AGAMA an takut TAKABUR .. takut RIYA tapi cerita kesana kesini bisa LEVITASI ! SYEKH DICKY juga bilang bisa main trik loh ! ( dengarkan radioonline HI ya) tapi yang muncul di youtube matahin batu sama kikir ! batu nya kecil lagi ngomongnya bisa ngancurin batu sebesar KERBAU !! #prei OPLOSAN

    1. coba silahturahmi dengan yg senior HI, sebut sj angkatan pertama…. yg senior aja di test atau ga mau di test di tanya2 aja jg boleh …rata2 yg angkatan pertama itu pernah liat demo atau prakteknya kang dicky..malah banyak yg jadi murid itu krn kalah duel……kl yg baru gabung 10-15thn di HI sy ragu itu pernah liat demo akang, paling latgab aja ..ya bakar2 kertas ..:)..jd cari yg udah gabung minimal 20thn lah…:)

  6. Gmna klo mas diky sama mas wijoyo adu ilmu.. Mas diki terapi mas joyo , mas joyo rukiah mas diki.. Sama sama eling kan hasilnya.. Posting di utube lebih mantep..

    1. Buat apa? Kalaupun dilakukan, apa parameter pengukurannya?

      Sederhana saja. Datang bareng ke MUI. Ungkapkan paham Islam versi Lemuria secara terus terang. Biarlah MUI yang memutuskan siapa sebetulnya yang sesat.

      1. Parameter pengukurannya satu,…keberanian., mau gak? Punya niat baik gak? , masa kalah sama mas perdata…mas perdamaian ,maap mas perdana. 🙂 🙂 yg pernah datang lansung, walaupun harus di kawal orang lain….. 🙂

      2. Emang berani hi ketemu di mui? Klo hi punya niat baik share video dunk.. ga usah ketemu di mui juga gpp. Ah anton ni .. katanya golongan orang yang berpikir tapi jawabanya kaya orang yang g bisa mikir dah

  7. gak usah pada ribut,kalo menurut anda kang dicky sesat gak usah di ikuti dan jangan pernah menghujat,biarkan kang dicky dengan dunianya dan anda dengan dunia anda sendiri.apakah anda orang suci sehingga berani menghujat orang? lain.saya bukan pro kang dicky dan saya bukan kontra kang dicky,tapi saya anggap ini adalah tambahan pengetahuan saya.salam rahayu

  8. Masa sih admin HIW jadi prof (kator) pinjem bahasa SYEKH DICKY ! coba baca komentar saudara MAJID yang mempermasalahkan SHALAWAT pakai sayyidina seolah olah itu barang baru nanti QUNUT subuh,shalat TARAWIH di bawa juga ke FORUM ini !! kalau ARKHYTIREMA melindungi rasul SAW dalilnya apa ? kita umat islam juga mau tahu loh !! siapa yang prof (kator) nih ? #prei oplosan

  9. Perhatikan kata2 admin hiw dia membuat asumsi juga opini supaya org lebih senang berbenturan dan silang pendapat yang sengaja diruncingkan supaya umat berpendapat lebih pada arah kebencian terhadap suatu golongan waspada dan berpikir cerdas jangan menjadi bagian umat yang mau diadu domba..waspada kaum muslin,,, sesungguhnya setan2 bermental iblis selalu mengajak kepada perpecahan.. WASPADA AGEN-AGEN KHUSUS SPESIALIS adu domba ..

    1. Silakan dijelaskan lebih detail mana kata-kata admin HIW yang sengaja mengarahkan kebencian. HIW hanya mengungkap fakta sesuai omongan Dicky sendiri di rekamannya.

      Jika memang ada manipulasi, silakan Anda tunjukkan data yang sesungguhnya.

  10. Yunus # Apa yang dilakukan SYEKH DICKY di tanah suci bertentangan dengan ucapan beliau sendiri. yang mana SYEKH DICKY selalu berkata melakukan sesuatu harus karena ALLOH bukan karena yang lain apa lagi kalau untuk akselerasi sel ! apa lagi menentukan titik tertentu yang tidak berdalil atau mungkin kang Yunus tahu hadits tentang dropa di RAUDHOH ? semoga dalil tersebut belum dihilangkan BHALLAMIN #jooosss

  11. Dedi # saya setuju tuh sama pendapat anda. saya yakin umat islam pun pasti setuju kalau yang di ajarkan oleh SYEKH DICKY sesuatu yang benar. tapi SYEKH DICKY mau tidak membahas itu di depan umat islam tentunya dengan dalil yang ada di al quran & hadits ? sebab disini saja murid murid HI tidak ada yang menjawab apa yang sudah di ajarkan di hikmatul iman (abhanes,adhama,arkhitirema,orb,dll) ? seolah olah itu hal yang exclusiv untuk kalangan tertentu. SYEKH = pemimpin /guru #jooos

    1. justru itu disinilah penting MUI segera bertindak. MUI seharusnya setelah menerima pengaduan dari HIW harusnya memanggil kedua belah pihak untuk diklarifikasi. Kalau sudah beberapa kali MUI memanggil kemudian salah satu pihak tidak hadir maka MUI bisa turun ke lapangan langsung untuk mencari fakta-fakta yang ada. Nah setelah itu diputuskan kan lah melalui sidang MUI. Apapun hasilnya nanti ada kejelasan bagi semua pihak. Apakah sekarang di MUI masih dalam proses masalah ini atau bagaimana? Saya baca juga ada surat rekomendasi dari MUI kuningan tentang kejanggalan novel tersebut seharusnya dilanjutkan saja ke MUI bandung, Jawa Barat dan Pusat oleh MUI tersebut jangan sampai berlarut-larut. Seharusnya yang pro aktif mendorong MUI adalah kedua belah pihak karena sama-sama berkepentingan. Kalau masalah kang Dicky mau tidaknya membahas itu di depan umum saya juga tidak tahu harus kang Dicky yang jawab. he…Tapi disanalah peran MUI. MUI harus memanggil kedua belah pihak untuk menjelaskan kepada MUI untuk saling klarifikasi. jadi MUI harus lebih proaktif. Kalau MUI sudah proaktif (mengundang, memanggil dan mendatangi) tetapi ada salah satu pihak yang tetap g mau terbuka maka MUI bisa memutuskan melalui sidang( masyarakat bisa menilai secara individu pihak yang tidak kooperatif berarti pihak tersebut bermasalah)

    2. Menurut saya sudah sewajarnya Al Qur an itu dimudahkan dalam bahasa semua kaum didunia ini, karena Al Qur an bersifat rahmatan lil alaamin,inilah tugas ulama yang ahli dibidang bahasa untuk menterjemahkan apa adanya ( jangan lgs difafsir dulu),Kita beruntung
      memiliki kitab yang masih murni terjaga didalam bahasa rosulnya yaitu
      bahasa arab.
      Sebagai refrensi di Al Qur an surat Ibrahim (14); ayat :4 berbunyi sbb:
      Kami tidak mengutus seorang rosulpun,melainkan dengan bahasa kaumnya ,supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada
      mereka.Surat Pushshilat (41 );ayat :44 berbunyi:Dan jikalau kami jadikan AL Qur an itu suatu bacaan balam bahasa selain bahasa arab,
      tentulah mereka mengatakan”Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya ?.
      apakah patut Al Qur an itu dalam bahasa asing selain arab sedangkan
      rosulnya orang arab.Surat Ad dukhaan ( 44 ),ayat : 58,59,berbunyi sbb: Sesungguhnya kami mudahkan Al Qur an itu dengan bahasamu
      supaya mereka mendapat pelajaran, maka tunggulah sesungguhnya
      mereka menunggu.Dan juga renungkanlah surat Ar raad ( 13 ),ayat : 37.
      Dengan tulisan ini spy kita tidak juga terjebak seperti yang telah dilakukan umat terhadap kitab-2 sebelumnya langsung ditafsir oleh ulama bahasa,yang tentunya pengetahuannya juga terbatas.
      Mudah-mudahan sekelumit untain pendapat tsb dapat membuka wawasan kita bersama yang selama ini selalu mencari kebenaran,dan bukan semata-mata mencari kemenangan.
      Lebih kurangnya mohon maaf jika ada pihak yang tidak sependapat,tapi bagi saya antara menterjemahkan dan menafsirkan
      itu essensinya sangat berbeda.

      Wassalam,

  12. Tinggal dibeberkan saja pemahaman SYEKH DICKY .. kita umat islam juga mau benar qo !! yang dibahas oleh SYEKH DICKY itu tentang islam loh !!! #towel dikit jooss

    1. Kalau mengenai ilmu keagamaan Islam tentu landasannya al-qur’an dan hadis. Kalau tidak sesuai ya salah. Kalau mengada-ada ya bahaya. Sesuatu yang tidak jelas tersurat di al-qur’an dan hadis tentu tafsirnya harus orang yang ahli agama (ulama). Tapi kita g boleh mencap sesorang atau suatu lembaga sesat secara individu. Yang boleh memutuskan di negara kita adalah MUI untuk urusan agama Islam. JAdi lebih baik support MUI untuk secepatnya memutuskan sesat atau tidaknya. Kalau dibiarkan terus ketidakjelasannya maka merugikan semua pihak. Kalau menurut keputusan MUI paham HI, TD, metafisik HI haram dan sesat maka semua murid HI dan yang pro harus menerima dan begitu juga sebaliknya kalau menurut MUI tidak haram dan sesat maka HIW dan yang kontra harus menerima juga. Pertanyaan saya masalah ini sudah sampai mana di MUI dicoba diselesaikan? terus untuk pa wiranata kata syekh untuk kang dicky itu maksudnya syekh yang artinya apa?

      1. Saya kira ulama(ahli baca tulis AlQuran dan hukum-2 agama) yang dipahami ummat Islam itu berbeda dengan ulama yang dimaksudkan AlQuran.Sejatinya ulama itu adalah orang-2 yang ber ilmu dalam segala bidang pengetahuan.orang-2 yang menguasai ilmu pengetahuan luas inilah yang lebih pantas menafsirkan kitab-2 wahyu tersebut.sedangkan ulama dalam bahasa Arab tugas pokoknya adalah menterjemahkan sajalah dulu ayat-2 itu asli kedalam bahasa Indonesia
        sesuai bunyi aslinya tidak dipengaruhi oleh paham yang sudah ada.misalkan kalau dalam bahasa Arabnya warruuhi=dengan ruh,jangan langsung ditafsir jibril,Robb=Tuhan,jangan lgs ditafsir Allah,demikian juga sebaliknya. dan banyak lagi.
        Sehingga kita akan mendapatkan Al Quran itu asli dalam bahasa INdonesia apapun bunyinya walau dg konsekwensi tidak sama dengan paham yang sudah berkembang hampir 15 abad tsb.
        Sekarang tugas para ahlilah yang akan menafsirkan ayat-2 tersebut sesuai dengan bidang keilmuannya masing-2.karena AL Quran itu
        mencakup segala bidang ilmu pengetahuan spt.Astronomy,kedoteran,
        biology,filsafat,fisika atom,kimia,hukum,ilmu falak,ilmu sosial dll.
        Karena Al Quran haruslah kita lihat sebagai kitab pelajaran,jangan hanya fokus sbg hukum semata.(benar/salah).
        Dengan demikian kita ummat manusia akan mendapatkan manfaat
        yang lebih besar dari ilmu-2 Allah yang kita dapatkan tersebut.
        Mungkin kita bisa membayangkan,bagaimana seorang yang hanya
        menguasai bahasa Arab dan hukum-2 syariat saja harus menafsirkan
        misalkan surat Arrahman(55):ayat 19,20 dan ayat 33.dan banyak lagi ayat-2 yang mutasyabihat(samar-2).dibutuhkan ilmu pengetahuan yang
        amat luas dan dibekali hati yang bersih.
        Demikianlah mungkin sekedar urun rembuk yang bisa kami sampaikan,mudah-2an tidak ada pihak yang merasa tersinggung.
        kaalupun ada saya mohon maaf,hal ini kita lakukan dalam rangka mencari kebenaran,bukan masalah menang dan kalah.Hidup didunia
        hanya sekali,jadi kalau sampai salah akan menyesal selama lamnya.

        Wassalam,
        Dahlawi Maddom.

      2. Kalau menurut saya pengertian ulama tidak boleh hanya di monopoly oleh orang-2 yang hanyamemahami hukum-2 agama saja (urusan peribadatan saja spt; ilmu fikih,shorof,Nahu,bahasa Arab dll).Karena ulama dalam bahasa Indonesia nya adalah orang yang ber ilmu,dahulu sebelum zaman imamGhozali orang seperti Ibnu shina pelopor ilmu kedokteran disebut ulama,karena ilmu yang dimaksudkan dalam Al Quran itu meliputi alam semesta tidak sesempit yang kita pahami. Tuhan dan Malaikat itu juga mengurus semesta alam ini meliputi dunia akhirat. Kalau kita amati ayat-ayat Al Quran khususnya dan kitab-2 lain umumnya meliputi hal-hal yang berkaitan dengan Ilmu astronomy,fisika atom,kedokteran,ilmu falak,imu hukum,ilmu pemerintahan,ilmu sosial,ilmu fisika,ilmu metafisika,ilmu sastra dll.jadi banyak disiplin ilmu yang harus dilibatkan agar mendapatkan penafsiran yang berkwalitas.Hanya saja Al Quran itu harus diterjemahkan dulu murni kedalam bahasa Indonesia,sehingga bidang disiplin ilmu macam-macam itu ikut partisipasi menafsirkan tanpa harus belajar bahasa Arab lagi.

        Wassalam,Dahlawi Maddom.

      3. Silakan lihat biografi Ibnu Sina (Avicenna). Beliau ini tergoong polymath, seseorang yang menguasai banyak bidang. Di kalangan muslim waktu itu biasanya dimulai dari agama, hukum syariat, lalu berlanjut ke science.

        Ibnu Sina hafal Qur’an umur 10 tahun, menulis kitab penjelasan tentang al-Qur’an. Dicky hafal Qur’an umur berapa? Sudah nulis berapa kitab?

        Avicenna memorized the Quran by the age of ten, and as an adult, he wrote five treatises commenting on suras from the Quran. One of these texts included the Proof of Prophecies, in which he comments on several Quranic verses and holds the Quran in high esteem. Avicenna argued that the Islamic prophets should be considered higher than philosophers.

        Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Avicenna#Theology

      4. Hanya saja Al Quran itu harus diterjemahkan dulu murni kedalam bahasa Indonesia,sehingga bidang disiplin ilmu macam-macam itu ikut partisipasi menafsirkan tanpa harus belajar bahasa Arab lagi.

        Oh, jadi nanti ahli tafsir Qur’an bisa saja tidak paham sama sekali Bahasa Arab?

        Tanya…. Kalau sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia, apakah terjemahan itu disebut sebagai al-Qur’an juga setara dengan al-Qur’an berbahasa Arab, sebagaimana Injil terjemahan dalam berbagai bahasa tetap disebut sebagai Injil?

      5. Mas Dahlawi , spektrumnya beda. Al qur’an bukan buku teks sains atau teknik.dan apa yg diusulkan mas justru berbahaya krn membuka lebar lebar pintu tafsir al quran seliberal mungkin seenak perut.Dulu saya juga berpikir gitu kayak mas tapi skrg saya sadar. Cukuplah agama dihandle ahli agama. Jgn org sains yg ga paham agama ikut nimbrung ga jelas. Bakal ribut jadinya ntar.

      6. Menurut saya justru cara berfikir kebanyakan kita yang menstraim sekarang inilah yang sangat menghambat kemajuan umat Islam seperti sindiran didalam Al Quran surat Al An am(6) : ayat 116;Dan jika kamu
        mengikuti kebanyakan orang dimuka bumi ini,niscaya mereka akan menyesatkannu dari Allah.Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka,mereka tidak lain hanyalah berdusta.
        Dan ayat ini tidak hanya berlaku di zaman Nabi masih hidup,tetapi juga
        berlaku sepanjang masa sampai zaman kita sekarang ini.
        Disamping itu saya juga berkeyakinan bahwa AL Quran itu diturunkan
        sebagai peringatan/sekalian pelajaran bagi semesta alam.tercantum dalam surat Shaad ( 38 ) :ayat 87; berbunyi; Al Qur an itu tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam.jadi bukan hanya diperuntukkan segolongan umat tertentu,apalagi dimonopoli oleh satu kaum saja.
        Maafkan saya atas sikap pemahaman seperti ini,dan bukan juga bermaksud menggurui.

        Wassalam,

        Dahlawi Maddom.

  13. Pembelaan murid-murid HI seperti fenomena LIA EDEN dan EYANG SUBUR yg mana unsur figur guru menjadi faham fanatik murid-muridnya !? Yah.. tunggu saja masanya.. pasti akan datang ketika para pendurhaka dicabut ubun2nya..

    1. yup betul yang durhaka akan dicabut nyawanya tapi yang g durhaka juga sama akan dicabut nyawanya. he…jadi semua harus mempersiapkan diri. Membela boleh asal nilai kebenaran yang dibela bukan karena individu. Senang atau benci sama seseorang kalau benar harus di bela kalau salah ya harus diingatkan dengan cara yang baik.

  14. zzzzzz,
    ko ribut trus ya, pantesan Indonesia Ga maju2..
    orang2nya pada pusing mikirin orang lain…
    netral ajalah, mikir dri sndri buat kbaikan umat, jgn slalu lihat dri sisi negatif yg brtentangan dgn kita
    untukku agamaku, untukmu agamamu
    knpa ga terimplementasikan d kehidupan yg nyata?

  15. boleh tanya, apa Admin pernah berangkat umroh atau berhaji. dan apakah dimana letak raudah masjid nabawi serta disebelah manakah makam nabi Muhammad SAW, apakah admin sudah pernah melihat sendiri seperti apa askar di masjid nabawi dan masjidil haram?, mohon dijawab demi ALLAH saya ingin jawaban dari admin yang sangat baik 🙂

    1. Para ulama tidak ada satu pun yang membahas keberadaan Dorphal dan efek anomali magnetik ketika sujud dalam kutub mereka. Apakah perlu dikatakan semua ulama ini belum pernah umroh dan haji?

  16. Majid # sudah bisa NGIMPLENG DROPA belum ? sudah pernah NGIMPLENG ABHANES belum ? kalau soal sayidina dan tidak sayidina bukan masalah wahabi loh … wkwkwkwk .. guru anda yang baca SHALAWAT pakai sayidina sudah pernah NGIMPLENG DROPA ? #towel dikit jooss

  17. org sana arab sana emang aneh..prnah juga guru/ustadz sy wktu disana baca shalawat..sy ga tau shalawat apa yg dibaca. tiba2 juga mau diusir dan dikatain bid’ah atau syirik.antara 2 ini… kmungkinan shalawatnya pakai sayidina jdi wahabi marah…

  18. maaf admin sudah pernah melaksanaka haji atau belum? terus seperti apa sih ika berada di dalam masjid nabawi dan raudah itu di sisi sebelah mana yah? mohon penjelasannya

  19. Dedi # Sujud bukan untuk beribadah tapi untuk penelitian otak .. BETUL !!! tapi kalau beribadah demi kesehatan OTAK ini bertentangan loh dengan ucapan SYEKH DICKY !!! kalau penelitian HAUMORRA untuk apa sih ? adakah HAUMORRA dengan penelitian sujud sama ? betul kah molekul air menurut SAINS ? #towel dikit jooss

      1. HAUMORRA artinya mengubah air menjadi bersujud. Sujud dalam artinya membentuk molekular yang sempurna, 1 ditengah, 5 antara tengah dan pinggir serta 6 dipinggiran, berbentuk hexagonal dan sempurna. Makanya teknologi air 165 diberi nama HMR atau Hyper Molecular Resonance.

        Hyper Molecular Resonance (HMR), sebuah teknologi yang dikembangkan Kang Dicky lewat Hikmatul Iman Technology untuk memproses air sehingga menjadi air yang lebih layak minum dan higienis.

        Sumber: http://zeromind165.blogspot.com/2011_07_01_archive.html

  20. jadi alasan kang Dicky diusir itu karena apa di masjid Nabawi? di artikel di atas tidak dijelaskan. Apa karena sujud terlalu lama? apa karena bawa kompas dan kamera? dan apakah kalau orang lain melakukan yang sama akan diusir juga? Atau supaya menarik saja pakai judul seperti itu. Di artikel di atas saya dapat kesan seolah2 rombongan umrah kang Dicky tujuannya untuk meneliti bukan tuk meningkatkan ibadah di sana. Apakah itu maksud artikel di atas? kata “pengecut” sepertinya lebih elok diganti “tidak berani” karena bahasa mencerminkan tujuan. Terus murid2 HI harusnya jangan apa2 nanya ke kang Dicky terus menerus coba sedikit2 teliti sendiri dan buktikan sendiri. kalau ternyata apa yang dikatakan kang Dicky tidak bisa dibuktikan maka kan bisa komplain. jangan selalu percaya karena kang Dicky itu manusia jadi pasti ada salahnya

    1. itu masih dalam konteks dorpalnya. jadi si dukun nggak bisa ngeles lagi.

      dengerin radio onlinenya jangan pake ngimpleng, soale belum ada teknologi menyambungkan ngimpleng dengan internet.

      1. bagaimana caranya ngimpleng dengerin radio online? sampai sekarang saya belum percaya ngimpleng. Kalau benar ngimpleng itu bisa dibuktikan dan bisa diajarkan kayaknya indonesia bisa menjadi negara maju dalam setahun kurang

      2. Kalau benar ngimpleng itu bisa dibuktikan dan bisa diajarkan, sebelum memajukan indonesia, HI sudah maju terlebih dahulu. HIW juga tidak akan berkutik menghadapi HI.

        Faktanya…. HI masih begitu-begitu saja, jadi bahan olokan. Mereka juga tidak sanggup menghentikan HIW.

      3. Kalau bner bisa ngimpleng buat apa lewat radio, novel, OD? Si dicky tinggal ngede mancarin gelombang (klo bner bisa sih).. trus muridnya tinggal merem ngeden juga.jadi receivernya.

  21. Waduh apa ajaran agama dicky memang seperti itu? Agama baru ya?
    Bagian mana tuntunan sholat yang berhubungan dengan mitokondria? Haduh..ampun dah.. orangnya cuman ngotot debat, super dimata muridnya tapi tiarap didebat orang lain …

      1. Gak usah banyak ngomong, Kang Anton. Sudah jelas guru Anda ini pengecut. Hobinya hanya curhat, minta dikasihani sebagai korban fitnah.

        Saking pengecutnya, ditanya muridnya sendiri tentang status fakta atau fiksi novel Arkhytirema saja gak berani jawab.

      2. Hahaahaha… novel itu apa? Fiksi apa bukan? Turunka ego? Untuk sementara bilang aja sini novel? Bla bla bla..itu namanya tiarap

      3. Jo pengecut mana dengan anda, mau konfirmasi sama kd z harus bawa bawa orang lain dengan alasan sebagai sumber hukum …coba kalau datang sendirian kan yang butuh penjelasan itu anda,masyarakat tahu kesimpulan terakhir nya dari anda…

      4. Sederhana. Saya dan Kang Dicky datang ke kantor MUI Jawa Barat, lalu ungkapkan paham Islam versi Lemuria secara terbuka. Biar MUI yang menilai kebenaran atau kesesatannya. Kita serahkan urusan ini pada MUI.

        Berani tidak Kang Dicky?

        Kalau cuma datang sendiri lalu siapa yang menilai? Saya? Dicky? Orang lain/pihak ketiga ini perlu untuk memperoleh kesimpulan yang objektif.

        Bagi orang seperti Anda (murid HI), pihak ketiga memang tidak perlu. Dicky sudah jelas benar dan HIW tukang fitnah. Semua yang menentang Dicky pasti salah. Jangankan ke MUI, ke ustadz terdekat saja tidak berani terang-terangan mengungkapkan paham agama yang diajarkan Dicky.

        Anda pernah konsultasi paham agama versi Dicky ke siapa saja, Anton? Sudah pernah cerita ke MUI, imam masjid, ustadz tetangga?

        Kami sudah datang ke MUI. Kami sudah memperoleh pernyataan dari Komisi Pengkajian MUI. Kami sudah ketemu dengan Ust Athian Ali di Bandung. Buktinya ada. Bagaimana dengan Dicky dan Anda? Dicky sudah mengkonsultasikan paham agama Islam Lemurian ke siapa saja?

      5. masyarakat tahu kesimpulan terakhir nya dari anda

        Argumen sampah!

        Tetap saja itu akan jadi kesimpulan HIW, bukan kesimpulan akhir. Kalau mau kesimpulan akhir, maka harus berasal dari pihak ketiga yang netral. Di kita, salah satu pihak yang kompeten adalah Majelis Ulama Indonesia.

      6. katanya mau ketemu dengan MUI bareng-bareng. eh ternyata bohong lagi,

        hari hari kok diisi kebohongan, celakanya yang ngikuti malah ikut ikut mengamini kebohongan

      7. Anton…. hahahaha jawaban ente khas banget murid HI, tanya balik tanya, sok ilmiah, omong kosong hahaha kasian kau ton.. percuma sekolah tinggi2 kalau masih gampang ketipu sama cerita isepan jempol haha

      1. Siapa yang ngomong sujud syukur, Kang Anton? Yang ditanyakan adalah sujud untuk meningkatkan akselerasi sel.

        Pertanyaan sederhana saja tidak paham. Jangan-jangan Anda ini tidak bisa baca isi artikelnya ya?

      2. ngakak.
        sujud akselerasi sel. sujud baru untuk melengkapi ajaran nabi muhammad yang masih kurang versi dukun dicky

  22. Wiranata kasak kusuk cari dukungan # Cara membersihkan hati ala SYEKH DICKY bagaimana caranya ? apa pakai MITOKONDRIA juga ? atau pakai tebar tebar panas 21 jam di kepala ? #towel dikit jooss

  23. Oh berarti gk salah dunks saya manggilnya SYEKH DICKY !!! tapi rombongan umrohnya berangkat pakai pesawat gk ? barangkali saja SYEKH DICKY mengajak umroh jamaahnya pakai TELEPORTASI !!! kalau gk pakai TELEPORTASI ya jadi aneh !!! #towel dikit jooss

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s