MUI Cianjur Bahas Paham Menyimpang HI


Update: Pihak Hikmatul Iman (HI) menggugat Surat Rekomendasi yang dikeluarkan MUI Kab Cianjur. Namun, MUI Kab Cianjur tetap bertahan dengan keputusannya bahwa paham ini jelas-jelas kesesatannya. Pihak HI sendiri terus menyebarkan opini palsu bahwa Surat Rekomendasi ini ilegal dan telah dicabut. Baca penjelasannya di artikel ini. Anda juga bisa menghubungi langsung kantor MUI Kabupaten Cianjur untuk penjelasan lebih detail di Jalan Imun Sulaeman No. 21 Cianjur 43211, telpon: (0263) 265703, atau email: muicianjur@gmail.com.


Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur secara resmi telah menyimpulkan bahwa ada paham-paham menyimpang yang diajarkan oleh Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD HI). MUI Kab Cianjur tidak mengeluarkan fatwa karena LSBD HI sudah memiliki jangkauan hingga nasional, sehingga fatwa lebih tepat dikeluarkan oleh MUI lebih tinggi, yaitu MUI Provinsi Jawa Barat atau MUI Pusat. MUI juga memberi rekomendasi pada MUI di berbagai daerah yang memiliki LSBD HI di tempatnya untuk mengkaji pemahaman LSBD HI dan mengambil tindakan-tindakan yang dirasa perlu untuk menjaga kemurnian aqidah ummat Islam.

Tim Hikmatul Iman Watch (HIW) akan terus menyebarkan berita ini agar penyimpangan paham mereka, yang berupa kisah palsu para Nabi dan tafsir agama yang ganjil, semakin diketahui oleh masyarakat luas. Kami berterima kasih pada berbagai pihak yang telah membantu kami mengungkap dan mengkaji pemahaman Hikmatul Iman.

  1. Para mantan anggota LSBD HI yang telah memberi kami data mentah dan kesaksian yang sangat berharga.
  2. KH. R. Abdul Halim (Ketua Umum MUI Kab Cianjur)
  3. Ustadz Ahmad Yani (Sekretaris Umum MUI Kab Cianjur)
  4. Ustadz Drs. Tjetjep Saefuddin, Apt, MM (Sekretaris Komisi Pengkajian dan Pengembangan MUI Kab Cianjur)
  5. Ustadz Drs. H. Unang Sobandi, MA (Ketua Komisi Pengkajian dan Pengembangan MUI Kab Cianjur)
  6. Ustadz Rafani Akhyar (Sekretaris Umum MUI Provinsi Jawa Barat)
  7. KH. Athian Ali (Ketua Forum Ulama Ummat Indonesia)
  8. Ustadz Abdul Hadi (Ketua Badan Anti Pemurtadan Forum Ulama Ummat Indonesia)
  9. Para pembaca Blog Hikmatul Iman Watch dan Metafisis
  10. Fans dan follower HIW di Facebook dan Twitter

Surat Rekomendasi MUI Kab Cianjur

MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI)
KABUPATEN CIANJUR

Jalan Imun Sulaeman No. 21 (0263) 265703 Cianjur 43211
website: http://www.muicianjurkab.or.id | email: muicianjur@gmail.com

REKOMENDASI

Nomor: 113/R/MUI.Kab/VII/1434

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur setelah mengkaji pemahaman Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman menemukan beberapa kejanggalan, di antaranya adalah:

  1. Keyakinan bahwa Arkhytirena, tokoh utama dalam Novel Arkhytirema, memiliki peran sebagai penjaga Rasulullah saw.
  2. Nabi Adam masih hidup dan saat ini berada di planet lain, bukan bumi.
  3. Adalah Arkhytirema yang mengerahkan burung Ababil dalam perang melawan tentara gajah di tahun kelahiran Rasulullah saw.
  4. Tafsir versi Dicky Zainal Arifin, Guru Utama LSBD HI, bahwa kata malaikat-malaikat dalam al-Qur’an berarti energi.
  5. Keyakinan bahwa Dicky mengetahui tata cara shalat Nabi Adam yang bernama Wishnu.
  6. Tafsir versi Dicky bahwa Khuldi dalam kisah Nabi Adam dan Hawa adalah kiasan dari persetubuhan.
  7. Keberadaan ilmu ngimpleng (terawang) di Hikmatul Iman yang bisa jadi dibimbing oleh setan.

Melalui surat ini, kami merekomendasikan agar pengurus MUI di daerah lain dan Ormas Islam lainnya untuk mengkaji lebih mendalam hasil kajian Komisi Pengkajian dan Pengembangan MUI Kabupaten Cianjur tentang paham-paham LSBD HI (terlampir) dan mengambil Iangkah-langkah yang diperlukan demi menjaga aqidah ummat Islam.

Demikian rekomendasi ini diberikan untuk diketahui sebagaimana mestinya.

Cianjur, 18 Raiab 1434 H / 28 Mei 2013 M

Pimpinan Daerah;

Ketua Umum,

KH. R. ABDUL HALIM

Bukti Scan

Rekomendasi MUI Kab Cianjur tentang Pemahaman Menyimpang Hikmatul Iman
Rekomendasi MUI Kab Cianjur tentang Pemahaman Menyimpang Hikmatul Iman

Berikut adalah hasil scan lampiran Surat Rekomendasi MUI Kab Cianjur tentang paham menyimpang LSBD HI. Anda bisa membaca versi teks lampiran di Koreksi Terhadap Hikmatul Iman -Artikel dari Anggota Komisi Pengkajian Fatwa Majelis Ulama Indonesia Kab Cianjur.

Lampiran "Koreksi terhadap Hikmatul Iman" Hal 1
Lampiran “Koreksi terhadap Hikmatul Iman” Hal 1
Lampiran "Koreksi terhadap Hikmatul Iman" Hal 2
Lampiran “Koreksi terhadap Hikmatul Iman” Hal 2
Lampiran "Koreksi terhadap Hikmatul Iman" Hal 3
Lampiran “Koreksi terhadap Hikmatul Iman” Hal 3
Lampiran "Koreksi terhadap Hikmatul Iman" Hal 4
Lampiran “Koreksi terhadap Hikmatul Iman” Hal 4
Lampiran "Koreksi terhadap Hikmatul Iman" Hal 5
Lampiran “Koreksi terhadap Hikmatul Iman” Hal 5
Lampiran "Koreksi terhadap Hikmatul Iman" Hal 6
Lampiran “Koreksi terhadap Hikmatul Iman” Hal 6
Lampiran "Koreksi terhadap Hikmatul Iman" Hal 7
Lampiran “Koreksi terhadap Hikmatul Iman” Hal 7
Lampiran "Koreksi terhadap Hikmatul Iman" Hal 8
Lampiran “Koreksi terhadap Hikmatul Iman” Hal 8
Iklan

13 thoughts on “MUI Cianjur Bahas Paham Menyimpang HI”

  1. Assalamualaikum wr.wb
    Saya berharap ada ruang aduan bagi masyarakat cianjur ke MUIcianjur tentang dalil terkait ustad/dai di cianjur,jadi jangan sampai masyarakat terpecah belah, begitu banyak masyarakat yg pusing terkait kebiasaan dalam ibadah yg dulu dan sekarang yg bersumber pada kitab piqih,seperti sholat jumat sekarang ada di sebagian daerah yg melakukan sholat jumat ditambah dengan muadah jumlah ma’mum setempat lebih dari 40 ma’mun dewasa,alasan tertulis dibeberapa kitab piqih dahulu mukmin dsb,pertanyaannya kenapa masa masa dahulu tidak, kita perlu penerangan dari MUI,TERIMAKASIH

  2. Iya contoh dunks eistein atau stephen hawking yang sel otak yang aktif nya lebih dari 10% … payah nih pada gk bisa MIKIR .. mikir nya pakai DADA sih jadi lemot .. mikirnya pakai AMYGDALA dunks biar cerdas #mohon di cerah kan secara ILMIAH

  3. Pemain-pemain sepakbola diidentifikasi, diuji, dianalisis dan dipilih oleh expert sepakbola, pelatih dan official. Kiai, Ulama, Ustadz diidentifikasi, diuji, dianalisis dan dipilih berdasarkan mata pandang industri dan kepentingan komersial. Orang Islam terlalu jauh meninggalkan akal sebagai modal utama kemuslimannya. Mereka salah sangka terhadap Al Qur’an, dan kurang peka memikirkan kemungkinan bahwa Iblis dan Setan sejak jaman dahulu kala sudah fasih membaca Quran dan mungkin menghapalnya, sebagai satu bagian strateginya untuk mengalahkan manusia. EAN

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s