Ritual Klenik Menghadapi Ujian Nasional (UN) ala Hikmatul Iman


Bangsa kita memang sudah overdosis mistik! Bahkan untuk menghadapi Ujian Nasional sekalipun mereka melakukan amalan-amalan yang berdasarkan logika sangat tidak masuk akal, salah satunya adalah ruwatan pensil.

Ritual Klenik dan Mistik Menjelang Ujian Nasional
Ritual Klenik dan Mistik Menjelang Ujian Nasional. Sumber: Forum MyQur’an.

Terlepas dari kontroversinya, ternyata ini pun bisa dialami oleh pihak-pihak yang mengklaim dirinya ilmiah. Termasuk Hikmatul Iman. Hikmatul Iman memiliki ilmu metafisika yang diklaim mampu menjawab persoalan-persoalan. Mari kita bahas lebih dalam lagi!

Ilmu Peneropong Mata Batin dengan Jempol

Kami buka dengan keberadaan ilmu Tenaga Metafisika bernama Ilmu Peneropong Mata Batin dengan Jempol untuk mengetahui maksud dan keadaan hati orang lain. Ilmu ini kami temukan kembali keberadaannya di Diktat Hikmatul Iman yang terbit sekitar tahun 1995-1996.

Cover Diktat LSBD Hikmatul Iman
Cover Diktat LSBD Hikmatul Iman

Ilmu Peneropong Mata Batin dengan Jempol yang memiliki klaim luar biasa ini ternyata di Hikmatul Iman hanya termasuk tingkat rendah saja. Luar biasa!

Ilmu Peneropong Batin hanya ilmu tingkat rendah
Ilmu Peneropong Batin hanya ilmu tingkat rendah

Berikut adalah penjelasan ilmu ini dalam Diktat Hikmatul Iman.

Penjelasan fungsi ilmu tenaga metafisika
Penjelasan fungsi ilmu tenaga metafisika
Penjelasan Ilmu Peneropong Batin dengan Jempol
Penjelasan Ilmu Peneropong Batin dengan Jempol

Peneropong Batin dengan Jempol: Ini adalah ilmu untuk menggosip. Ilmu ini untuk melihat maksud orang lain, keadaan hati orang lain, orang berisi atau tidak, dsb. Yang bersifat terkaan.
Cara menggunakannya: pertama-tama hadirkan dulu ilmunya, kemudian kepalkan tangan dengan jempol menghadap ke atas dan letakkan di depan dada. Kedua, konsentrasikan pikiran pada obyek yang dituju, dan ajukan pertanyaan mengenai obyek yang dituju. Ketiga, apabila tangan ada yang membawa, ikuti dan jangan ditahan sampai ujung jempol menghadap ke atas, ke pinggir, atau ke bawah. Apabila jempol menghadap ke atas berarti jawaban yang positif (ya), kalau ke pinggir berarti jawaban ragu-ragu atau ilmunya tidak bisa menjawab (bingung), jempol ke bawah berarti negatif (tidak). Ilmu ini harus sering dilatih untuk mengasah ketajaman ilmunya, biasanya jawaban masih simpang siur antara yang benar dengan yang salah, tetapi lama-lama biasanya lebih banyak benarnya daripada salahnya.

Dijelaskan salah satu rekan kami –mantan anggota Hikmatul Iman Dasar 4 yang saat ini gencar mengungkap paham HI– bahwa ilmu ini bisa digunakan untuk menjawab pertanyaan Benar dan Salah. Penjelasan ini didapatnya langsung dari Pelatih Hikmatul Iman, yaitu Dedi Misbah. Caranya dengan mengepalkan jari dan mengacungkan jempol. Niatkan menguatkan kepekaan lalu biarkan tangannya bergerak. Jika kemudian jempol menunjuk ke atas maka jawabannya Ya. Jika ke bawah, maka jawabannya tidak. Jika ke pinggir, maka jawabannya tidak meyakinkan.

Kesimpulan

Apa pantas ilmu semacam ini dianggap sebagai ilmu yang logis, masuk akal, dan ilmiah? Sungguh bertolak belakang dengan klaim mereka selama ini. Kalaupun benar ilmu ini menunjukkan jawaban, apa mungkin energi metafisika/aura bisa berfikir dan memberi jawaban? Atau mungkin ada sesuatu atau bahkan makhluk lainnya yang berfikir dan memberi jawaban?

Yang jelas, lebih baik belajar saja yang benar. Cari referensi sebanyak mungkin dan terus berfikir. Jangan sampai hanya keluar dari satu ritual klenik dan masuk ke ritual klenik lainnya yang bergaya modern dan seolah-olah ilmiah.

Download Diktat Hikmatul Iman

Iklan

3 thoughts on “Ritual Klenik Menghadapi Ujian Nasional (UN) ala Hikmatul Iman”

  1. Kira kira GEMPA BUMI masih berlanjut gk ya ? ayoo JEMPOL DIGOYANG kanan kiri .. kanan kiri … ayoo goyang jempol … #prei OPLOSAN

  2. Waaahh bahaya … Jumlah siswa yang tidak lulus dalam ujian nasional 2014 pasti bertambah … Goyang Jempol #prei NGIMPLENG

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s