Pertemuan Forum Ulama Ummat Indonesia Membahas Paham Agama Hikmatul Iman


Alhamdulillah, dengan izin Allah swt akhirnya laporan tim HIkmatul Iman Watch (HIW) pada Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) perihal penyimpangan Hikmatul Iman mulai memasuki tahap bedah kasus. Laporan kami sebetulnya dilakukan sejak bulan Oktober 2012. Semenjak saat itu, secara terpisah tim FUUI dan tim HIW melakukan investigasi. Tim FUUI mencari data langsung dari lapangan, terutama sekolah-sekolah yang memiliki ekskul Hikmatul Iman di tempatnya. Sementara itu, tim HIW tetap konsisten melalui jaringan sosial facebook, twitter, dan blog dengan membuat tulisan yang mengungkap fakta-fakta tentang paham Hikmatul Iman dan mengkonternya.

Bedah Kasus Hikmatul Iman

Acara bedah kasus Hikmatul Iman dilakukan hari Sabtu, 23 Maret 2013, setelah dzhuhur. Sebelumnya, tim HIW mengikuti pengajian rutin Ustadz Athian Ali yang berlangsung jam 10-dzuhur. Satu hal yang menarik, materi pengajian Ustadz Athian membahas tentang sihir yang dikaitkan dengan rencana pemerintah membuat Undang-undang Santet. Banyak materi pengajian ini yang menentang paham Kang Dicky. Misalnya Ustadz Athian Ali jelas-jelas mengatakan bahwa manusia tidak bisa melihat jin. Berbeda jauh dengan paham Hikmatul Iman yang menyatakan jin bisa ditangkap oleh kamera digital. Ustadz Athian Ali juga menceritakan tanggalnya gigi rasul sebagai bukti bahwa beliau hanya manusia biasa yang lemah. Sekali lagi, berbeda jauh dengan hasil “takhrij” Kang Dicky yang menyatakan hadits tersebut palsu.

Ustadz Abdul Hadi, ketua Divisi Anti Pemurtadan (DAP) Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI).
Ustadz Abdul Hadi, ketua Divisi Anti Pemurtadan (DAP) Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI).
Ustadz Abdul Hadi membuka pertemuan.
Ustadz Abdul Hadi membuka pertemuan.

Dalam pertemuan pertama ini, FUUI memulai dengan membedah kasus paham Hikmatul Iman. Acara ini dihadiri oleh beberapa Ormas Islam dan pengurus Pondok Pesantren. Total peserta kami perkirakan 25 orang. Acara diawali dengan penjelasan singkat dari Ustadz Athian Ali, ulama karismatik Jawa Barat dan juga ketua FUUI. Beliau membahas tentang kesamaan karakteristik aliran-aliran sesat. Perlu diketahui bahwa FUUI sangat berpengalaman dalam mengungkap kasus aliran sesat.

Ustadz Athian Ali, Ketua Forum Ulama Umat Indonesia, membuka pertemuan ini dengan membahas sifat dasar berbagai aliran sesat.
Ustadz Athian Ali, Ketua Forum Ulama Umat Islam, membuka pertemuan ini dengan membahas sifat dasar berbagai aliran sesat.

Setelah penjelasan Ustadz Athian, salah satu admin HIW diminta untuk mempresentasikan hasil pengkajiannya terhadap paham HI. Bukti yang ditunjukkan admin adalah Novel Arkhytirema, rekaman Open Dialog, rekaman video Kang Dicky di YouTube, tulisan-tulisan murid HI, dan Diktat HI yang terbit tahun 1995-1997. Setelah ini, Ustadz Abdul Hadi –ketua Divisi Anti Pemurtadan (DAP)– mempersilahkan pengunjung yang ada untuk memberikan tanggapannya. Di antaranya, ada Ustadz Zulfan dari Pondok Pesantren Manba’ul Huda yang juga pengamat Bela Diri Pernafasan menyatakan bahwa menurutnya Hikmatul Iman sudah tidak lagi murni mengajarkan Tenaga Dalam tapi juga sudah mengarah ke ideologi tertentu.

Admin HIW menjelaskan pengalamannya ketika di HI dan pemahaman-pemahaman HI yang terindikasi menyimpang.
Admin HIW menjelaskan pengalamannya ketika di HI dan pemahaman-pemahaman HI yang terindikasi menyimpang.

fuui-hiw-hikmatul-iman-10

Di bagian akhir acara, Ustadz Abdul Hadi meminta saran dari para peserta. Salah satu saran berasal dari Ustadz Syarif dari Persatuan Islam. Beliau menyarankan FUUI agar mengadakan pertemuan lebih besar lagi dengan mengundang lebih banyak alim ulama dan semua pihak yang berkepentingan dengan penyebaran paham Hikmatul Iman. Beberapa saran yang ditampung dari peserta adalah:

  1. Perlunya membuat janji pertemuan tabayyun dengan Kang Dicky.
  2. Mengundang ahli hukum untuk membahas kemungkinan pasal yang bisa menjerat Kang Dicky. Misalnya tafsir “Khuldi dalam kisah Nabi Adam adalah persetubuhan” mungkin dijerat pasal penodaan agama.
  3. Pembentukan Sekretariat Pengkajian dan Pengaduan Kasus Paham Hikmatul Iman.
  4. Mengadakan pertemuan lebih besar untuk membahas paham Hikmatul Iman.
  5. Perlunya mempublikasikan hasil pengkajian dalam bentuk VCD, buklet, buku, atau selebaran.

Pertemuan HIW dan Dicky Zainal Arifin

Direncanakan FUUI akan memfasilitasi pertemuan antara Dicky Zainal Arifin dan Admin HIW. Kantor FUUI dan tempat tinggal Kang Dicky sangat dekat. Sangat tidak masuk akal jika Dicky Zainal Arifin menolak pertemuan ini.

Admin HIW, Mohammad Jeprie, bersama Ustadz Abdul Hadi.
Admin HIW, Mohammad Jeprie, bersama Ustadz Abdul Hadi.

Bagaimana Jika Dicky Zainal Arifin Menolak Pertemuan dengan FUUI dan HIW?

Kang Dicky selalu mendengung-dengungkan bahwa dirinya menghargai proses tabayun dan menganggap HIW hanya menyebarkan fitnah. Kang Dicky juga selalu menyatakan bahwa dirinya terbuka terhadap siapa pun. Muridnya pun beberapa kali mengajak pihak HIW untuk bertemu Kang Dicky langsung. Tentu mustahil beliau dengan tingkat permaklumannya yang tinggi akan menolak pertemuan dengan kami. Tapi, bagaimana jika Kang Dicky benar-benar menolak dan bekelit dengan berbagai alasan?

Pertanyaan ini diajukan Ustadz Abdul Hadi pada peserta pertemuan. Ustadz Syarif dari Persatuan Islam menjawab bahwa proses pengkajian dan pemutusan fatwa harus terus berlanjut walaupun tanpa ada konfirmasi dari Kang Dicky. Kasus ini bisa dianalogikan dengan proses keputusan sebuah pengadilan. Seandainya dua pihak berselisih dan salah satu tidak menghadiri pengadilan, maka hakim akan tetap menjatuhkan vonis berdasarkan pada fakta dan data yang ada.

Sekretariat Pengkajian dan Pengaduan Kasus Hikmatul Iman

Disepakati bahwa Sekretariat Pengkajian dan Pengaduan Kasus Hikmatul Iman berada di kantor FUUI, Masjid Al-Fajr, Jalan Cijagra, Bandung. Masyarakat yang ingin mengadukan kasus ini atau memberikan data tentang paham Hikmatul Iman dipersilakan langsung mendatangi kantor FUUI.

Sekretariat Pengkajian dan Pengaduan Kasus Paham Hikmatul Iman
Sekretariat Pengkajian dan Pengaduan Kasus Paham Hikmatul Iman

Penutup

Dengan terjunnya para ulama dalam mengkaji kasus paham Hikmatul Iman, kami berharap agar kebatilan paham mereka semakin terbuka dan masyarakat waspada terhadapnya. Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan semua pihak yang telah mendukung kami selama ini, baik para mantan murid Hikmatul Iman, Pihak MUI Kabupaten Cianjur, Sekretaris Umum MUI Jawa Barat, para guru dan Urusan Siswa sekolah SMA 1 Cianjur, para blogger, dan juga follower kami di Facebook dan Twitter.

Obrolan ringan selepas acara membahas fenomena aliran sesat yang marak saat ini.
Obrolan ringan selepas acara membahas fenomena aliran sesat yang marak saat ini.
Iklan

10 thoughts on “Pertemuan Forum Ulama Ummat Indonesia Membahas Paham Agama Hikmatul Iman”

  1. hahah kasian, NYARIII MASSSA YAA? aduhh kacian, apa an najm kurang 40 kurang jelas tuh, cuma rabb yang tau hambanya yang tersesat. Segituny yaa ego kalian, sampe menggunakan atas nama aqidah lah apalah, pliss deh, gunain energi kalian buat hal yang konkrit, kaya bikin GTBB

  2. Jangan lupa bahas AURA buatan SYEKH DICKY yang bisa menghancurkan PLANET !!!! tanya pula dalil PINEAL GLAND dasar ILMIAH nya ???? pelatihan OTAK TENGAH KIRI KANAN (asal jangan OTAK MIRING karena tidak bisa menunjukkan dalil karena NGIMPLENG) !!!!! jangan berhujah dengan GALILEO GALILEI karena beda kasus & tidak berhubungan dengan RELIGI !!!! tolong anak HI membaca sendiri kisah GALILEO GALILEI jangan berdasarkan ucapan SYEKH DICKY !!!!! #Mohon di cerahkan dengan ILMIAH

  3. yang lebih parah lagi adalah kasus kristenisasi, ada pendeta murtadin bernama syiafuddin ibrahim,,,, yang plintir 2 ayat quran dan salah tafsir dia aktif mendebat umat islam di kampung2 ….. cepat tanggapi

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s