Upaya Memalukan Ruqyah Watch Menghancurkan Ruqyah Syariyyah


Sunnah Rasul adalah kebanggaan semua muslim dan akan selalu dijaga oleh siapa pun yang masih mencintai baginda Rasul saw. Bahkan, ketika sunnah itu tidak diamalkan, seorang muslim tetap akan menjaganya dari tangan-tangan jahat selama itu merupakan sunnah rasul. Sebagai contoh adalah ketika muncul larangan penggunaan cadar (niqab atau burqa), gelombang protes muncul dari mana-mana. Termasuk Muhammadiyah yang tidak mengadopsi cadar sebagai sunnah ikut protes. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penjagaan umat terhadap sunnah rasul.

Salah satu serangan terhadap sunnah rasul, muncul melalui Ruqyah Watch, akun FB anonim yang memiliki misi mengungkap kesyirikan ruqyah. Ruqyah adalah perkara syar’i yang sudah diakui oleh umumnya umat Islam, sehingga terpaksa Ruqyah Watch menggunakan cara-cara yang kami rasa sangat hina, memalukan, dan jauh dari ilmiah.

Siapa Ruqyah Watch?

Melalui tim investigasi HIW, kami temukan bahwa Ruqyah Watch adalah Jundullah Net yang sempat berkomentar di blog metafisis.

Ruqyah Watch adalah Jundullah Net

Silakan baca komentar terakhirnya di blog ini:

Insya alloh aki, nanti sy akan membuat blog khusus tentang ruqyah syariat and be confident it..termasuk segala pendapat dan komentar yg keluar dr mulut para praktisi ruqyah syariat…!! tp blog tsb tdk akan memberi ruang unk debat ato komentar dr pengunjung yg hanya akan berujung seperti blog metafisis yaitu debat kusir debat yg gak ada ujungnya dan polemik yg berkepanjangan..!!! sy sudah membaca percakapan antara KD dan Antum, dan disitu KD mengatakan ga usah berdebat yg hanya akan membuang waktu dan energi, mending kita gunakan waktunya unk umat..yg jelas kan kt sudah saling menyampaikan atas apa2 yg perlu kita sampaikan..!!setelah sy pikir2 memang ada betulnya, mending kita action ajah, atas apa2 yg perlu kita lakukan dan bukan hanya cuap2 tanpa ada langkah nyata..!!!

sy pun sudah mulai jenuh dng debat di blog ini, krn situasinya sdh tidak kondusif dan tidak intelek..klo diskusi sudah mulai ngomong yg kasar2 dan kotor2 yah sulit donk, paling2 kita akan kepancing unk berbicara kotor dan emosi, yah ge bener jadinya..!!

tdnya sy berpikir dng diskusi di blog ini bs mendapat pencerahan tentang ruqyah syariah, ekhh malah makin bingung ajah dng pendapat yg di ungkapkan para praktisinya di blog ini..!!!

klo emang nick Jundullah Net ini mau di banned sesuai keinginan sodara wijojo, yah silahkan Banned ajah dan sy berjanji ga akan eksis lg di blog ini..!! mngkn dng hilangnya sy, blog ini makin homogen dan selaras antara bahasan dan komentarnya..selaras alias ga ada yg menyanggah ato mempertanyakan berdasarkan fakta2 ilmiah..!! cmiw..!!

Sumber: Lanjutan Diskusi Perdana Akhmad…

Kami meyakini Ruqyah Watch adalah pendukung Kang Dicky dan Hikmatul Iman, bahkan bisa jadi adalah salah satu muridnya. Ini terlihat dari daftar teman-temannya yang mayoritas anggota Hikmatul Iman juga. Tentu, ini juga terlihat dari komentar Jundullah Net yang sering kali mendukung pemikiran Hikmatul Iman.

Fatwa Ulama Palsu

Kelemahan pertama dari Ruqyah Watch adalah dia mengeluarkan fatwa ulama palsu dalam tulisan yang diberi judul Fatwa Ulama Mengenai Ruqyah. Masalahnya, tidak ada sedikit pun informasi ulama manakah dimaksud. Siapakah ulama itu?

Sekali lagi, ilmu impleng tim intelegen HIW yang jauh lebih dahsyat daripada ilmu ngimpleng HI bisa membuktikan dengan telak.

Silakan cermati dua artikel di bawah. Atas adalah artikel fatwa dari ulama anonim tentang sesatnya ruqyah versi Ruqyah Watch dan di bawah adalah fatwa sesatnya ruqyah dari Dicky Zainal Arifin, Guru Utama Hikmatul Iman.

Fatwa Ulama Versi Ruqyah Watch
Fatwa Ulama Versi Ruqyah Watch
Fatwa Kang Dicky tentang Ruqyah

Jelas keduanya adalah artikel yang sama. Jadi, ulama yang dimaksud dalam artikel “fatwa” itu adalah ulama abal-abal bernama Kang Dicky. Tulisan Ruqyah Watch ini juga membuktikan dugaan kami sebelumnya bahwa Kang Dicky disetarakan dengan ulama di intern komunitas Hikmatul Iman. Ucapan Kang Dicky yang tanpa ilmu agama sama sekali, mereka setarakan dengan fatwa para ulama terpercaya.

Membuat artikel fatwa tanpa menjelaskan referensi nama ulama yang dimaksud jelas sekali menunjukkan kebodohannya dan ketidakmampuannya dalam mengeluarkan pendapat.

Menyebarkan Komentar-Komentar Palsu

Dalam komentar terakhirnya, Jund Net menyatakan bahwa dia akan membuat blog anti ruqyah tanpa memberi ruang untuk debat kusir sebagaimana blog metafisis.

Insya alloh aki, nanti sy akan membuat blog khusus tentang ruqyah syariat and be confident it..termasuk segala pendapat dan komentar yg keluar dr mulut para praktisi ruqyah syariat…!! tp blog tsb tdk akan memberi ruang unk debat ato komentar dr pengunjung yg hanya akan berujung seperti blog metafisis yaitu debat kusir debat yg gak ada ujungnya dan polemik yg berkepanjangan..!!!

Sumber: Lanjutan Diskusi…

Tapi, coba tebak apa yang dia lakukan? Ruqyah Watch mulai membuat komentar-komentar palsu di situsnya. Salah satunya adalah seseorang yang jelas menyatakan sebagai Pembela Ruqyah mengkafirkan dirinya. Ruqyah Watch pun dengan elegannya menjawab dengan kepala dingin. Apa mungkin seorang peruqyah dengan mudahnya menyebut kafir pada seseorang? Kami tantang siapa pun di sini untuk menunjukkan bukti bahwa kami ataupun peruqyah mengkafirkan orang lain dengan mudah!

Komentar Palsu #1: Pendukung ruqyah mudah mengkafirkan

Tidak cukup itu, Ruqyah Watch juga menampilkan akun palsu salah satu saudara kami yang aktif di blog ini, Bung Lukman Mubarok.

Lukman Mubarok palsu di Blog Ruqyah Watch

Bahkan, admin blog ini juga muncul di blognya dengan komentar yang sangat bodoh.

Widjojo Palsu di Blog Ruqyah Watch

Jadi, untuk menghindari debat kusir Ruqyah Watch malah membuat rekayasa drama antara pro ruqyah dengan anti ruqyah. Dibuatnya komentar pro ruqyah sangat kasar dan bodoh sementara dirinya sebaliknya.

Menolak Diskusi

Untuk memperkuat argumennya, Ruqyah Watch juga menolak pertanyaan yang terlalu rumit dia jawab. Salah satu komentar saudara kami, Bung Thalib, tidak disetujui.

Komentar Bung Thalib masih dimoderasi
Komentar Bung Thalib masih dimoderasi

Hanya orang bodoh yang akan mengatakan bahwa kedua komentar di atas hanya memancing debat kusir dan tidak berargumen. Kami tantang Ruqyah Watch untuk memunculkan komentar itu dan menjawabnya! Lakukanlah jika memang Anda berani!

Penutup

Jika tidak mau ruqyah, silakan. Toh tidak ada paksaan untuk meruqyah atau diruqyah. Tidak ada seorang pun ulama yang mewajibkan ruqyah. Jika lebih percaya dokter, silakan pergi ke dokter. Tidak ada seorang pun ulama yang mengharamkan berobat ke dokter, bahkan ke dokter kafir sekalipun.

Tapi, tidak perlu menolak ruqyah yang jelas-jelas muncul di hadits-hadits shohih. Imam Bukhari bahkan menulis satu bab khusus berjudul Pengobatan (Thibbun) dalam shohihnya. Ulama-ulama pun banyak yang menulis tentang pengobatan cara nabi. Jelas, ini sebuah penentangan nyata terhadap sunnah rasul.

Terlebih lagi, Ruqyah Watch menggunakan cara-cara yang licik untuk mendukung idenya. Memunculkan komentar palsu, mengklaim fatwa ulama palsu, dst.

Rasanya tidak ada lagi yang bisa kita simpulkan dari Ruqyah Watch selain dari perbuatannya sangat hina! Mudah-mudahan kita tidak perlu berurusan dengannya dan ini adalah artikel terakhir yang kami tulis tentangnya.

Iklan

One thought on “Upaya Memalukan Ruqyah Watch Menghancurkan Ruqyah Syariyyah”

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s