Paham Kang Dicky: Lailatul Qadr adalah Malam Terjadinya Fluktuasi Energi dan Metode baru Melihat Hilal


Pengantar Admin

Alhamdulillah. Hari ini, kami memperoleh lagi kiriman file tentang paham-paham agama dari Hikmatul Iman dan Dicky Zainal Arifin, Guru Utama Hikmatul Iman. Sebelum ini, di Bulan Ramadhan kami pernah membahas tafsir Kang Dicky bahwa Lailatul Qadr adalah malam di mana turunnya energi. Tulisan yang berisi penjelasan Kang Dicky pada Ramadhan 1432 H ini kembali mengkonfirmasi fakta yang telah kami ungkap.

Tulisan ini juga mengungkap fakta yang telah kami ungkap bahwa Kang Dicky mengaku mampu melihat hilal dengan metode yang berbeda dengan para ahli rukyat ataupun ahli astronomi. Metode apalagi yang dimaksud itu jika bukan ngimpleng, cukup dengan menutup mata lalu mengkhayal atau menunggu sesuatu datang dan menyisipkan gambar-gambar ke dalam pikirannya.

Bagi pembaca lain yang ingin ikut mengungkap paham bermuatan agama dari Hikmatul Iman dan Dicky Zainal Arifin, silakan hubungi kami melalui Facebook.


Penjelasan Kang Dicky Tentang Malam Lailatul Qadr

Bulan Ramadhan mah latihan ringan menghadapi hidup , tapi punya nilai bagus apabila kita mengerti . Ari urang mah , sok terjebak di ritual na . Pahala itu apa sih definisi nya ? Bulan Ramadhan adalah Bulan penuh Hikmah . HeuHeu itu betul , tapi apakah kita tahu persis hikmah apa yang bisa dilihat dari Ramadhan itu ?

Sebetulnya Rasulullah SAW dulu mencontohkan Puasa adalah bagaimana kita mempelajari rasa lapar dan haus , juga mengajarkan bagaimana mengendalikan semua sistem di dalam tubuh . Bagaimana mengetahui kinerja otak agar bisa mengendalikan tubuh dan emosi juga jiwa dengan baik dan benar . Tapi keterangan tentang itu semua dihilangkan dengan semena-mena . Jadi makna puasa yang sebenarnya kita jadi tidak tahu . Tapi soal “point nilai lebih dan manfaat” atau “Pahala” tidak pernah dijelaskan secara benar . Akhirnya Pahala diartikan secara mistis .

Padahal definisi pahala adalah point nilai lebih dan manfaat dari semua perbuatan yang diperintahkan Allah SWT kepada kita . Tapi jadi mistis karena tidak memikirkan , dan riwayat yang menjelaskan semua itu sengaja dihilangkan agar kita semua sesat dan lemah .

Manfaat dari Puasa atau mengendalikan Nafsu adalah bulan bagaimana menggembleng diri dan mengkaji kinerja tubuh untuk memahami bagaimana nafsu itu bekerja . Jadi bulan penuh hikmah adalah kita akan memahami kinerja tubuh kita secara benar dan baik sehingga kita akan tahu persis bagaimana mengendalikan itu semua karena sekali lagi kita akan memahaminya dengan baik dan benar .

Laylatul Al Qadr adalah malam yang diibaratkan lebih baik dari seribu bulan berdasarkan Firman Allah SWT . Kebanyakan kita hanya menunggu malam itu untuk mendapatkan pahala yang kita sendiri belum jelas makna dari pahala tersebut . Kalau ditanya soal malam ini , rata-rata semua yang mengaku ulama tidak pernah satupun yang tahu jawabannya secara pasti . Semua jawaban mereka masih meraba-raba seperti mencari benda di tempat gelap tanpa penerangan sama sekali . Padahal apabila kita mampu mengendalikan nafs selama puasa , maka pytuitari kita akan menjadi aktif dan mampu mendeteksi keberadaan malam tersebut . Malam itu adalah malam dimana pusat titik poros magnetik bumi yang dahulu menarik asteroid , sehingga menumbuk mekah yang asteroid tersebut bernama Hajar Aswad , dan ternyata sekarang berfungsi pula sebagai penyeimbang magnetik bumi pada benda angkasa yang lain , terarah pada satu titik dimana titik tersebut membuat terjadinya fluktuasi energy di Planet bumi , hanya fluktuasi tersebut bisa dirasakan oleh orang yang mampu mengendalikan nafs nya selama bulan Ramadhan , itupun syaratnya kemampuan 2,5 % nya masih pure atau murni . Sekarang kita belum tentu masih sebegitu , karena dirusak oleh sekolah dan pola makan .

Malam itu adalah malam dimana pusat titik poros magnetik bumi yang dahulu menarik asteroid , sehingga menumbuk mekah yang asteroid tersebut bernama Hajar Aswad , dan ternyata sekarang berfungsi pula sebagai penyeimbang magnetik bumi pada benda angkasa yang lain….

Di beberapa etimologi dikatakan pula malam itu adalah malam yang sempit , karena turunnya para malaikat ke planet Bumi . Dan apabila kita mampu merasakan , maka planet bumi benar-benar penuh sesak oleh fluktuasi energy . Maka dikatakn pula bahwa malam itu , malam diturunkannya Al-Qur’an karena alam yang sangat mendukung oleh sebaran energy tersebut . Jibril menyuruh Iqra pada Rasulullah SAW ketika mulai diturunkannya ayat setelah didownloadkan bahasa firman Allah SWT yang pada awalnya Rasulullah SAW tidak mengerti karena bahasa yang berbeda , dengan adanya fluktuasi energy tersebut mampu secara perlahan-lahan menterjemahkannya . Apabila tidak ada fluktuasi energy ini , mungkin entah harus berapa puluh kali mendownloadkannya pada otak Rasulullah SAW .

Maka dikatakn pula bahwa malam itu , malam diturunkannya Al-Qur’an karena alam yang sangat mendukung oleh sebaran energy tersebut .

Jadi yang jelas , malam itu adalah malam fluktuasi energy , dimana apabila kita mampu memanfaatkannya dengan baik , maka benar-benar manfaat 1000 bulan itu bukan bohong , tapi nyata .

Rahasianya , ketika kita puasa , ” Janganlah menahan Nafsu tetapi mengendalikan nafsu ” . Jadi ketika kita merasa lapar , haus , marah , kesal , dan berbagai macam perasaan emosi buruk , coba perhatikan dan pelajari , mengapa itu terjadi . Bagaimana mekanismenya , bagaimana hubungannya dengan kimia tubuh kita , lalu bagaimana nanti otak kita mengendalikan semua itu dengan baik dan benar . Bagaimana mempelajari naiknya amarah dan hubungannya dengan kimia tubuh dan hubungannya dengan Amygdala .

Ketika puasa , badan akan menjalin kerja sama dengan alam , terutama Bumi . Apabila kita kendalikan nafsu kita dengan memperhatikan secara seksama , dan mengerti betul bagaimana bekerjanya , maka bumi akan menjadi bagian dari kita , karena semua energy nafsu yang berlebihan akan diserap oleh bumi . Marah , dendam , benci , sedih , khawatir , waswas , bingung , semuanya akan diserap secara total oleh bumi dan menjadi lebur .

Nafsu bisa menjadi syaitan yang terkutuk . Coba lakukan ini , ketika kita marah dan kesal , tarik nafas dalam – dalam lalu ucapkan sambil buang nafas Audzubillahhiminasyaitonirojim dan telapak tangan menyentuh tanah tanpa pengejangan sambil rileks-kan badan , insya allah marah kita akan terserap oleh tanah dengan sempurna . Tapi syaratnya , setelah kemarahan kita reda , jangan diingat-ingat lagi hal yang membuat kita marah itu .
Jadi jangan harap kita akan merasakan Laylatul Al Qadr apabila puasa kita masih “menahan” bukan “mengendalikan”.

Kemampuan untuk merasakan dan melihat hilal sama dengan kemampuan untuk merasakan dan melihat Lailatul Qadr . Selama puasa mereka masih menahan , maka dia tidak akan pernah bisa merasakan gejala alam apapun , karena tubuhnya tidak bisa bersatu dengan alam . Hilal memang tidak bisa dilihat tegas apabila dibawah derajat penglihatan teleskop carl zeis punya boscha atau teleskop lain yang menggunakan teknologi lensa .

Makanya , selama manusia masih menggunakan teknologi kuno seperti itu , pasti jadi berdebat nggak jelas . Padahal Allah SWT sudah memberi triger pembaca Lailatul Qadr dan Hilal itu dengan puasa , asal puasanya bener .

Seharusnya umat islam kembali ke perhitungan awal yaitu ke sistem ORIGOM , perhitungan antariksa yang dihilangkan oleh penguasa waktu itu karena terlalu canggih . Akhirnya kita meraba-raba lagi dan terjadi perdebatan seperti ini . Tapi itu semua memang disengaja agar umat islam di dunia tidak bersatu .

Sebetulnya kalau mau diceritakan , ini sebetulnya ada konspirasi besar untuk pemecahbelahan umat seperti zaman Snouck Hurhonjre dulu . Perhitungan ORIGOM adalah perhitungan galaxy yang menggunakan bulan sebagai patokan perputaran ZANUURA . Karena bulan diletakan sangat presisi . Ini yang hilang dari islam .

Awalnya ORIGOM diturunkan ADHAMA ke LEMURIAN yg kemudian diajarkan ke ras2 yg lain. Ras terakhir yg menggunakannya adalah Suku Maya.

ORIGOM dasarnya adalah metode yg kemudian dikembangkan alatnya. Alatnya memerlukan energi yg besar & uranium adalah suplai energi minimal yg bisa memenuhinya. Perhitungannya digunakan untuk membaca galaxy berpatokan pada NIRRANTEA bukan kutub bumi. ORIGOM bs digunakan untuk meramal kondisi galaxy hingga 2rb tahun ke depan.

Iklan

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s