Benarkah Nabi Adam as Memiliki Ilmu Rekayasa Teknologi Tinggi dan Tenaga Dalam 100%?


Salah satu klaim kang Dicky dan Hikmatul Iman adalah Nabi Adam memiliki kemampuan luar biasa berupa Tenaga Dalam 100%. Mereka berdalil dengan surat Al-Baqarah: 31-33 yang tentu saja telah menggunakan tafsir mereka sendiri.

Tafsir Versi Kang Dicky dan Hikmatul Iman

Kang Dicky menyimpulkan ini berdasarkan pada Surat Al-Baqarah: 31-33.

وَعَلَّمَ آدَمَ الْأَسْمَاءَ كُلَّهَا ثُمَّ عَرَ‌ضَهُمْ عَلَى الْمَلَائِكَةِ فَقَالَ أَنبِئُونِي بِأَسْمَاءِ هَـٰؤُلَاءِ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ ﴿٣١﴾ قَالُوا سُبْحَانَكَ لَا عِلْمَ لَنَا إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَا ۖ إِنَّكَ أَنتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ ﴿٣٢﴾ قَالَ يَا آدَمُ أَنبِئْهُم بِأَسْمَائِهِمْ ۖ فَلَمَّا أَنبَأَهُم بِأَسْمَائِهِمْ قَالَ أَلَمْ أَقُل لَّكُمْ إِنِّي أَعْلَمُ غَيْبَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْ‌ضِ وَأَعْلَمُ مَا تُبْدُونَ وَمَا كُنتُمْ تَكْتُمُونَ ﴿٣٣

Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: “Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!” (TQS Al-Baqarah: 31)

Mereka menjawab: “Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”. (TQS Al-Baqarah: 32)

Allah berfirman: “Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini”. Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu, Allah berfirman: “Bukankah sudah Ku-katakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?” (TQS Al-Baqarah: 33)


Kang Dicky menafsirkan bahwa ilmu yang diajarkan Allah pada Nabi Adam as adalah pengetahuan hingga tingkat molekuler (Red: entah apa yang dimaksud molekular itu sebenarnya). Nabi Adam memahami semua zat yang ada di bumi ini hingga ke susunan atom pembentuknya. Ini membuat Nabi Adam as mampu melakukan rekayasa genetika, membuat reaktor nuklir purba di Gabon, hingga membuat pesawat canggih yang membuatnya bisa pergi ke berbagai planet lain.

Sebagai manusia pertama yang diciptakan Allah secara sempurna, mereka meyakini bahwa Nabi Adam as memiliki kemampuan yang luar biasa yaitu Tenaga Dalam yang mencapai 100%. Kisah Nabi Adam as juga diceritakan dalam Novel ARKHYTIREMA Buku Kesatu: Kelahiran dengan nama ADHAMA. Di halaman 90 disebutkan bahwa Nabi Adam as mampu berubah menjadi manusia energi jika mau.

Bapak kita, ADHAMA, kalau beliau mau, mampu menjadi manusia energi.

Tafsiran Ilmu Nabi Adam as Menurut Imam Ibnu Katsir

Sebagai seorang muslim, tentu tidak sepantasnya kita menafsirkan ayat Al-Qur’an sendiri berlagak seolah-olah seorang mufassir atau mereka-reka kisah para nabi tanpa dalil shahih. Di sini, ana akan mengutip sebagian dari terjemah Tafsir Ibnu Katsir Juz 1 tentang al-Baqarah: 31. Tafsir dalam bahasa asli bisa Anda baca di al-tafseer.

قال السدي عمن حدثه عن ابن عباس: { وَعَلَّمَ ءَادَمَ ٱلأَسْمَآءَ كُلَّهَا } قال: علمه أسماء ولده إنساناً إنساناً، والدواب، فقيل: هذا الحمار، هذا الجمل، هذا الفرس

As-Saddi mengatakan dari orang yang menceritakannya dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:

Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya,
Al-Baqarah: 31

Bahwa Allah swt. mengajarkan kepada Adam nama-nama semua anaknya seorang demi seorang, dan nama-nama seluruh hewan, misalnya ini keledai, ini kuda, dan seterusnya.

وقال الضحاك عن ابن عباس: { وَعَلَّمَ ءَادَمَ ٱلأَسْمَآءَ كُلَّهَا } قال: هي هذه الأسماء التي يتعارف بها الناس: إنسان ودابة وسماء وأرض وسهل وبحر وخيل وحمار، وأشباه ذلك من الأمم وغيرها

Ad-Dahhak meriwayatkan dari Ibnu Abbas mengenai makna firman-Nya

Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya,
Al-Baqarah: 31

bahwa yang dimaksud ialah nama-nama yang dikenal oleh manusia, misalnya manusia, hewan, langit, bumi, dataran rendah, laut, kuda, keledai, dan nama-nama makhluk yang serupa lainnya.

وروى ابن أبي حاتم وابن جرير من حديث عاصم بن كليب عن سعيد بن معبد عن ابن عباس { وَعَلَّمَ ءَادَمَ ٱلأَسْمَآءَ كُلَّهَا } قال: علمه اسم الصحفة والقدر، قال: نعم، حتى الفسوة والفسية

Ibnu Abi Hatim dan Ibnu Jarir meriwayatkan dari hadits Asim ibnu Kulaib, dari Sa’id ibnu Ma’bad, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna ayat

Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya,
Al-Baqarah: 31

bahwa Allah mengajarkan nama piring dan panci kepada Adam. Ibnu Abbas mengatakan, “Memang benar diajarkan pula nama angin yang keluar dari dubur.”

Imam Ibnu Katsir tidak sedikit pun membahas bahwa ilmu yang diajarkan pada Nabi Adam as adalah kemampuan mengembangkan teknologi canggih.

Penutup

Dari mana Kang Dicky dan murid-muridnya di Hikmatul Iman bisa menyimpulkan seperti itu? Apakah mereka memiliki rujukan tafsiran yang berbeda, mungkin dari Syaikh ahli tafsir lain yang kitabnya kurang populer di Indonesia? Atau mungkin Kang Dicky sudah time travel ke masa lalu dan melihat langsung Nabi Adam as?

Iklan

53 thoughts on “Benarkah Nabi Adam as Memiliki Ilmu Rekayasa Teknologi Tinggi dan Tenaga Dalam 100%?”

  1. hadeeeuuhhh….., susah kalo diskusi ama orang yg gak open mind, saya setuju dengan kang deniel di awal. kalo yg pola pikirnya selalu konservatif pemikirannya dangkal, yg pasti sy sangat percaya kalau teknologi di jaman para nabi yg terdahulu sudah maju bahkan lebih maju dr sekarang.kmajuan teknologi kita di jaman sekarang tidak akan melampaui kemajuan teknologi para terdahulu. kita ini sekarang hidup di jaman ‘ sisa ‘ sok mangga di cari lagi artikel artikel yg membahas tentang ini.banyak ko, silahkan di telaah dan direnungkan.

    1. Ironisnya…. Orang-orang yang Anda sebut pemikirannya dangkal ini sudah lebih dahulu mengkaji kitab-kitab berbahasa Arab, mencari pendapat para ahli, dan berbagai kajian primer lainnya. Sementara Anda yang open mind, menelaah, dan merenung, hanya mencukupkan diri dengan artikel-artikel.

      Hmmm…. 🙂

    2. Ye betul tu..kita umat muhammad umat akhir zaman yang kecil dan kerdil ni pun,mampu membina nuklier,kapal terbang,jet,roket,gedung2 tinggi..jalan raya,menghubungkan sana sini,,apa lagi pada zaman2 nabi dulu,yang fresh2 lagi akal manusianya..tinggi ilmu pengetahuan..semaetinya Mereka lebih hebat daripada kita…

  2. Ilmu Tafsir & Tafsir Quran itu tidak hanya dari Ibnu Katsier saja, beliau memang salah satu seorang Tokoh penafsir / mufasir Quran pada masa awal berkembangnya ilmu Tafsir di masa dinasti awal islam. Ilmu Tafsir berikutnya banyak bermunculan, Tokoh maupun metode Tafsir juga berkembang. Ada metode Tafsir Quran menyeluruh, Tafsir tematis (menurut tema utama Surat), Tafsir berdasar Urutan Surat & Ayat, tafsir berdasar Turunnya Surat & Ayat, Tafsir Kata (Maudlu’i), Tafsir Mitsal (permisalan / illustrasi dlm Quran), Tafsir Isyarat, dll, Dan diantara tokoh2 mufasir di abad 20 yg populer adalah ; Syaikh Muhammad Abduh ( Tafsir Al Manar), Sayid Quthub (Fii Zhilalil Quran), Thobathoba’i, kitab tafsir Al Muyassar dll… Silahkan di baca karya2 beliau, InsyaAllah anda akan mengerti bagaimana mengartikan (bukan menterjemahkan) – memaknai – mengambil pelajaran2 dll (sisi2 keagungan Quran yg lain). & InsyaAllah anda juga mulai mengerti apa yang dipikirkan oleh Akang Dicky. (meskipun tidak harus setuju & bertindak sama dengannya).

    Saya tidak bermaksud berat sebelah, tapi bahwasanya, sesuatu peringatan / pelajaran / pesan / anjuran / kesan / perintah juga larangan, dan sejarah maupun kisah2 dalam Al Quran dll, perlu kita perhatikan, perlu dipelajari, perlu dimengerti, perlu direnungkan, kita fahami, dan tentunya kita ‘amalkan.
    ” La’allakum Tafakkaruun, La’allakum Ta’qiluun”

    Tentunya bagi saya pribadi, mudah untuk berkomentar diatas, tapi masih sangat berat untuk bisa mengamalkannya, mohon maaf

    semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum

    1. Ibnu Katsir setahu kami memang tidak menyebutkan bahwa Nabi Adam as memiliki ilmu rekayasa teknologi.

      Apakah para mufassir dan kitab tafsir yang Anda sebutkan menyebutkan bahwa Nabi Adam as memiliki ilmu rekayasa teknologi?

      Kami sangat berharap Anda bisa menunjukkan scan halaman kitabnya, jika memang ada.

      1. Nabi nuh buat kapal atas gunung..logik tak?tu adalah teknologi yang Allah ilhamkan padanya..daripada situ kita yang diberi akal,sudah boleh berfikir,bahawa kesemua zaman2 nabiNya mempunyai ilmu teknologi yang tinggi,sehinggakan kita umat akhir zaman ini pun mampu mencipta satelit,mencipta roket..jadinya,tidak mustahil,dan tidak hairanlah pada zaman nabi dulu telah ada teknologi2 yang lebih canggih,dan luar dari jangkaan akal kita

  3. Beda kan cara berfikir SYEKH DICKY dan ilmuwan ISLAM ibnu sina,al farabi,albiruni,alkhawarizmi dll !!!! beda kan penemuan LENSA oleh al biruni dan Alat Anti Gempa Bumi SYEKH DICKY !!!!! #ILMIAH

  4. Tidak komplit nih sejarah para ANBIYA nya .. masa cuma adhama,musa,khired saja yang di ukur Tenaga Dalamnya !!! terus kalau zakariya,yahya,isa berapa persen Tenaga Dalamnya ???? semua bisa di ILMIAH kan !!!!! iya kan SYEKH DICKY ????? #ILMIAH

  5. Ada yang tahu nama PADEPOKAN nya nabi adam AS ??? siapa saja nama murid murid nabi adam AS ???? jurus apa yang asli dari nabi adam AS ??? apa PERGURUAN HIKMATUL IMAN sudah menguasai JURUS nabi adam ???? #mohon di cerah kan secara ILMIAH

  6. Iya ada kaum yang buat bangunan tinggi banget,, gimana buatnya itu,, kalau sudah jadi bangunannya,, dari lantai 1 ke lantai misalkan 100 gimana naek tangga cape dech,, atau pake lift teknologinya udah canggih kali yeh,, terus benteng buatan nabi zulkarnain gimana,, pake tiang tembaga setinggi gunung … kaya benteng laser aja ga bisa ditembus … gimana tuh bung coba di jawab satu2 …

  7. @semuanya .
    bisa saja jman nabi dulu itu alat2 sudah super canggih,
    buktinya dlm Qs.36:13 nb.sulaiman sdah mmbuat gdung2 thnggi,patung2,piring2 yg besar sperti kolam dsb.(apakah smacam UFO?) .
    itu slaiman aplgi nb adam sbg bsa d blang smber keilmuan pertma dibumi.!!
    tp knapa smpe skg tdk d tmukan tknologi ciptaan nb sulaiman itu ?
    karna beliau berdoa kpd allah untuk menengglamkan smua hartanya trmsuk temuan2nya krna bliau tdk mau hartanya jtuh pd org2 yg tdk brtnggungjwab.

  8. ini yg coment sholat 5 waktunya udah gak bolong2 kah? benahi diri dulu sblm ngurus yg lain2, kalau ada yg tersinggung sama coment saya ni, berarti anda harus instropeksi dulu ibadah dan kelakuan kalian sehari2!

  9. Logika sederhananya, kita saja yang baru tau secuil (bahkan kurang) dari nama-nama benda yang ada di alam ini sudah mampu berkreasi macam2. sekarang, bagaimana dengan manusia yang mengetahu nama seluruh benda di alam semesta ini? Logikanya kan tentu daya kreasi dan hasil kreasinya jauh lebih dahsyat, ya?

    “Imam Ibnu Katsir tidak sedikit pun membahas bahwa ilmu yang diajarkan pada Nabi Adam as adalah kemampuan mengembangkan teknologi canggih.” Saya setuju, Ibnu Katsir memang tidak menyinggung hal tersebut. Tapi, fakta/bukti/Ilmu Allah kan tidak sebatas tulisan itu, ya?

    Bukan mustahil bahwa ada tafsir yang telah dihilangkan/dirubah untuk tujuan tertentu. Ini yang perlu kita kaji, teliti, dan pelajari bersama.

    1. Ada tafsir yg telah dihilangkan/dirubah? Astaghfirullah. Hati2 loh itu bisa jadi tuduhan buat para ulama. Istighfar kang! Kalo dikatakan hilang berarti kang @gajah tau donk siapa penafsir yg dihilangkan itu? siapa tuh penafsirnya?

  10. @JO
    Saran maksa buat jojo.ganti tuh lambang HIWATCH nya yang ada orang sedang menengadahkan tangannya (HI) pakai gambar lain ke,itukan punya hak cipta jangan jadi PLAGIATOR!!!!!!!!

  11. disebutkan dlm ayat yg mana dari al Quran dn di Hadist yg mana,diriwayatkan oleh siapa bhw Nabi Adam as Memiliki Ilmu Rekayasa Teknologi Tinggi dn TenagaDalam 100% ? Kalau tdk disebutkan dlm ayat dn hadist,itu hnya mengada-ada
    hnya org sesat,miring dan keblinger yg membuat penafsiran bhw dg mengetahui nama2 benda berarti memiliki TD 100persen dn bs membuat membuat teknologi tinggi
    IPTEK tdk sebatas nama2 benda spt di buku pelajaran anak Pra-sekolah(TK) ini gunung,itu pohon,ini gitar,ini kuda,itu kursi,Dst.
    apa buktinya reaktor nuklir di gabon dibuat oleh nabi adam bukannya oleh yg lain? Bgmna memValidasinya?
    Thn berapa reaktor itu dibangun dan nabi adam hidup pd thn brp sampai brp sejaman atau tdk?
    Apa buktinya KD bs timetravel??, apa ada rekaman foto/Video dari org2 atau bangunan di jaman yg didatangi dg timetravel

    1. @bah
      teknologi itu termasuk kedalam fenomena ilmu pengetahuan,jadi tidak harus ada dalilnya karena bukan termasuk kedalam perkara ibadah .teknologi komputer tidak disebutkan dalam hadist,apakah hal tersebut juga mengada ngada?ibarat begini..jika pada jaman kerajaan majapahit ada yang mengatakan “nanti kuda tidak akam makan rumput, tapi akan kuat dari segala sesuatu dan berlari sangat kencang”,mungkin banyak orang pada jaman tsb yang menganggap gila…tapi kenyataanya sekarang?lihat di tiap sudut jalan berapa banyak kuda yang seperti itu bahkan anda juga memilikinya dari (mungkin) kreditan.(kuda =motor roda dua)

      1. Kalau pakai logika Kang Anton:

        1. Boleh-boleh saja bilang kalau Nabi Adam as dulu pernah bikin motor bebek karena itu fenomena ilmu pengetahuan.

        2. Boleh-boleh saja bilang kalau Nabi Yunus as dulu pernah bikin kapal selam karena itu fenomena ilmu pengetahuan.

        3. Boleh-boleh saja bilang kalau Nabi Yunus as dulu pernah bikin kapal pesiar karena itu fenomena ilmu pengetahuan.

        Yang dimasalahkan bukan sekadar teknologinya Kang Anton, tapi mereka-reka kisahnya.

        Misalnya tidak boleh mengatakan begini:

        Nabi Adam as pernah membuat gado-gado. Beliau ambil sayuran, direbus, lalu diberi bumbu dari kacang.

        Kisah itu mungkin saja, bahkan logis. Tapi tetap tidak boleh mengarang-ngarang kisah para Nabi walaupun sesederhana itu karena tidak ada dalilnya. Kisah Nabi adalah bagian dari aqidah dan aqidah harus berasal dari dalil shohih.

        Allah berfirman:

        إِنَّمَا يَأْمُرُكُم بِالسُّوءِ وَالْفَحْشَآءِ وَأَن تَقُولُوا عَلَى اللهِ مَا لاَ تَعْلَمُونَ

        Sesungguhnya syaithan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan kepada Allah apa yang tidak kamu ketahui. (QS. 2:169)

        Keterangan ini kami akhiri dengan nasehat: barangsiapa yang ingin bebicara masalah agama hendaklah dia belajar lebih dahulu. Kemudian hendaklah dia hanya berbicara berdasarkan ilmu. Wallohu a’lam bish showwab. Al-hamdulillah Rabbil ‘alamin.

        Sumber: http://ustadzmuslim.com/bahaya-bicara-agama-tanpa-ilmu/

    2. @bah
      dengan mengetahui sesuatu nama benda bisa membuat teknologi tinggi.contoh kita tahu nama sebuah benda yaitu besi dan karateristiknya lalu kita bisa mengolahnya menjadi pakaian buat perang/baju besi.bukankah baju besi tsb bisa dikatakan teknologi tinggi dibanding dengan baju dari kulit binatang yang umum saat jaman itu dipakai orang orang ketika berperang?

  12. Hmm..kalo yang cara pandang seperti ini,dengan keterbatasan ana, mungkin terlalu “sufistik”…
    Terlalu jauh buat ana,karena walau ana mungkin terbilang “berani’ me-logis-kan berbagai misteri yang anda dalam Al-Quran,namun tak pernah sedikitpun dan tidak ada keraguan didalamnya untuk berpikir,mereka-reka,atau membayangkan Allah sperti apa wujudnya?sifatnya? dan bla-bla-bla,tidak akan pernah bisa terjangkau akal kita yang terbatas,namun cukuplah dengan mengamati seluruh ciptaanNya dengan memanfaatkan akal,pikiran dan hati sebagai pemberianNya. Wallahu A’lam

    1. Masalah wujud Allah memang tidak boleh dibahas dan juga tidak boleh dipikirkan. Cukuplah jawaban sebagaimana jawaban Imam Malik ketika ditanya tentang arti Allah bersemayam (istawa’) di Al-Arsy, “kami meyakini dan tidak membahasnya”.

      Sifat Allah (asma wa sifat) dibahas dan masih menjadi perdebatan di kalangan ulama. Sikap aman bagi kita adalah cukup mengimaninya saja. Di sinilah dibutuhkan peran penjelasan ulama untuk menjaga agar pemahaman kita tidak menyimpang.

  13. Ana lampirkan beberapa link perihal mukzizat Nabi Musa AS :
    http://irfanwineers.wordpress.com/2012/05/27/fakta-mukjizat-nabi-musa-a-s/
    http://dimasadika.blogspot.com/2012/05/penjelasan-ilmiah-mukjizat-nabi-musa-as.html
    http://priendah.wordpress.com/2009/05/13/lanjutan-mukjizat-nabi-musa/

    Anda mungkin bertanya dan mengerutkan kening,apa urgensinya ana melampirkan link2 yang tidak ada hubungannya dngan tema atau komen anda sebelumnya.
    Maaf mas,yang ana inginkan hanya penegasan saja, bahwa ada peristiwa2 yang terecord dalam Al-Quran yang dapat dipecahkan misterinya, yang bisa di’rasional’kan atau yang bisa dijabarkan proses terjadinya dan blablabla,apakah para ahli tafsir terdahulu bisa’mendefinisikan secara sains’ kejadian itu ( terbelahnya laut-red )? Atau mungkin anda menanggap para ahli sains yang ‘berhasil’ mendesrikipsikan kejadian itu secara ‘manusia’ dan bukan hanya ‘samawi’semata sama dengan ahli tafsir abal-abal mungkin???
    Mas,buat ana Al-Quran tidak mungkin dan tidak akan pernah ‘terbelenggu’ oleh ruang dan waktu,interprestasi,tafsir atau makna yang terkandung didalamnya akan terus berkembang mengikuti suatu ‘siklus hidup’ yang sesungguhnya telah tergambar dalam Al-Quran itu sendiri,itulah cara ana memahami QS 15:9. Wallahu A’lam

  14. saya yakin kang dicky adalah org yg berpengetahuan luas…..

    yg ga boleh mentafsirkan quran itu adalah org yg ga tau apa2 dan resikonya klo mentafsirkan bisa masuk neraka…

    tpi kang dicky bukanlah org yg ga tau apa2…

    logika=mantiq…

    1. Pengetahuan luas itu perlu pembuktian, bukan sekadar keyakinan saja.

      Imam Bukhari saja dites hapalannya oleh para ulama dengan diberi 100 hadits yang sudah dibolak-balik.

      Syaikh Yusuf Qardhawi diakui sebagai ahli fiqih kontemporer bukan karena keyakinan pengikutnya saja. Beliau telah menghasilkan banyak kitab sehingga pengetahuannya bisa teruji. Beliau juga diakui oleh banyak ulama tingkat dunia. Keistiqomahannya teruji ketika beliau masuk penjara.

      Syaikh Al-Albani juga telah menulis berjilid-jilid kitab tentang keshahihan hadits. Dari tulisannya, dapat diteliti seberapa dalam pengetahuannya tentang hadits sehingga digelari sebagai ahli hadits kontemporer. Beliau juga belajar dari ulama-ulama yang memiliki sanad hingga rasul.

      Bagaimana dengan Kang Dicky? Sudah berapa kitab agama yang pernah Kang Dicky tulis? Pada siapa saja Kang Dicky belajar agama? Berapa ribu atau ratus hadits yang Kang Dicky hapal? Sudahkah Kang Dicky hafidz Qur’an? Seberapa dalam pengetahuan Kang Dicky tentang Ilmu Hadits? Sudahkah Kang Dicky mempelajari ikhtilaf para ulama? Siapa saja ulama yang sudah mengakui ketinggian ilmu Kang Dicky? Bagaimanakah ibadah Kang Dicky sehari-hari?

      Jika keilmuan Kang Dicky tidak jelas, maka dalam sisi pandang ilmu agama statusnya majhul yaitu tidak dikenal.

      Tidak semua orang boleh menjadi Mufassir Qur’an. Ada syarat-syaratnya.

      1. @jo
        siapakah yang mengatakan reaktor nuklir di gabon itu buatan adam? ada buktinya tidak dari perkataan tsb?

      2. @jo
        gimana kalau anda tanyakan langsung hal hal tersebut kepada orangnya?jangan seperti bertanya di kejauhan.sudahkah anda menemuinya?

  15. Itu ALLAH SWT lho yang mengajarkan Nabi Adam AS… Hadeuh… masak sich ALLAH SWT Yang Maha Mengetahui Segala Rahasia Langit dan Bumi mengajarkan Nabi Adam AS sbg calon KHALIFAH di muka bumi seperti cara mengajarkan guru TK ke anak2?? ini nama anak2mu, ini keledai, ini kuda, ini piring, ini panci, dll. Cik mikir atuh euy… tidak sesempit itu… XD Apakah saat itu di hadapan para malaikat Nabi Adam AS sudah mempunyai anak2…??
    Yang jelas menafsirkan dari hasil “BERFIKIR…”
    Bukankah Al-Qur’an itu buat orang2 yg “MIKIR”…??
    Menurut ente pribadi teknologi Nabi Adam AS gmn sich…??

    1. Sebetulnya banyak ayat Al Qur’an yang menyuruh kita untuk berfikir dan memikirkan apa yang Allah SWT berikan. Tetapi bagaimana pelaksanaannya? Satu contoh ayat : “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya siang dan malam, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan. Dan dengan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda keesaan dan kebesaran Allah bagi kaum yang memikirkannya” (QS Al Baqarah [2] : 164)

      Apakah Mas Wijoyo dan PA mau menyalahkan orang-orang yang berfikir dengan menggunakan dalil ini? Umar bin Khaththad Radliyahhalu ‘Anhu berkata : “berhati-hatilah kalian dari ashabir ra’yi (kaum yang menilai kebenaran dengan akalnya) karena sesungguhnya mereka itu adalah musuh-musuh sunnah. Mereka berkata dengan akalnya dan akhirnya mereka sesat dan menyesatkan.” (sunan Ad Daruquthni).

      1. Akal setiap orang berbeda. Akalnya Syaikh Ibnu Taimiyyah berbeda akal Tukul. Akalnya Lady Gaga berbeda dengan akal Syaikh Yusuf Qardhawi.

        Dalam masalah tafsir Qur’an, mana yang lebih bisa dipercaya? Akalnya Kang Dicky yang tidak jelas asal-usul keilmuannya ataukah Imam Ibnu Katsir yang sudah dikenal sebagai salah satu mufassir terbaik sepanjang masa?

      2. @jo
        “Akal setiap orang berbeda. Akalnya Syaikh Ibnu Taimiyyah berbeda akal Tukul. Akalnya Lady Gaga berbeda dengan akal Syaikh Yusuf Qardhawi ” apakah anda sudah pernah mengadakan penelitian tentang perbandingan akal mereka?kapan?dimana?atau hanya kira kira sajah?

  16. Itulah susahnya jika cara berpikir anda terlalu holistik dan konservatif….
    Jika kita selalu menyandarkan tafsir Al-Quran hanya pada ahli2 tafsir seperti Ibnu Katsir yang hidup pada abad dimana pesawat terbang,mobil dan motor belum ditemukan,sudah barang tentu hasil analisa dan tafsir beliau ‘hanya’ sebatas situasi dan kondisi yang terjadi dijamannya…terkecuali untuk ayat2 kauniyah yang berbicara tentang hukum,ibadah juga muamalah,tafsir semacam ini bisa dan pasti selalu dijadikan rujukan. Bagaimana Ulama2 Tafsir terdahulu menganalisa QS: 27:40 perihal salah seorang pembesar Nabi Sulaiman AS yang sanggup membawa Singgasana Ratu Balqis hanya dalam ‘kedipan’ mata saja dari jarak yang demikian jauh??? apakah cukup dengan mengatakannya ‘mukzizat?’bukankah hanya Para Nabi yang memiliki Mukzizat?

    Kesimpulan yang dapat Ana ambil adalah ;ayat2 Al-Quran yang berkaitan dengan hukum,muamalah dan ibadah,haruslah merujuk pada Ahli2 Tafsir yang mumpuni dan sudah diakui,namun Ayat2 Al-Quran yang berkaitan dengan Sains,teori penciptaan,ilmu bumi,biologi dsb,rasanya tidak cukup kita hanya merujuk kepada ahli2 tafsir semata,namun perlu juga ditunjang dengan keterbukaan dan penerimaan bahwa peradaban itu tidak bersifat statis,namun terus berkembang mengikuti jaman sehingga makna atau definisi ‘canggih’,’modern’atau futuristik dengan sendirinya menjadi relatif dan tentunya di dukung juga dengan keilmuan dan penelitian ilmiah. Wallahu A’lam

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s