Dicky Zainal Arifin


Sumber: Dicky Zainal Arifin | Prodimaar


Dicky Zainal Arifin

Turunkan ego dan maklumi orang lain

Dicky Zainal Arifin atau lebih dikenal dengan Kang Dicky ini adalah Guru Utama juga pendiri Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman Indonesia. Suami dari Risti Aristia Finia dan ayah dari Pertala Maruta Mandraguna serta Reksa Gumarang Kencana ini lahir di Bandung pada tanggal 22 Maret 1968, wilayah Provinsi Jawa Barat, Indonesia.

Saat ia sekolah di tingkat dasar, Kang Dicky termasuk yang paling berani dan kritis. Ia sering bermasalah dengan guru. Ia berani tampil seorang diri mengajukan protes saat guru sekolahnya melakukan praktik yang menyimpang. Kala itu Dicky menduga guru tersebut memakan uang siswa. Di SMP dia sering dikeluarkan saat pelajaran karena selalu terlibat adu argumen. Ia menggugat ketidaksesuaian informasi yang diberikan guru dengan buku bacaan yang dipelajarinya.

“Di SMU pun demikian, saya sempat berurusan dengan 3 guru. Saya langganan guru BP, karena sering terlibat debat dengan guru. Saat itu, pendidikan kita masih mengajarkan bahwa guru adalah sumber kebenaran dan segalanya, sehingga hanya patut digugu dan ditiru. Adu argumen menjadi sesuatu yang tidak lazim dilakukan dan dianggap melanggar,” jelasnya.

Karakteristik Kang Dicky ketika kecil ini dilakukan pula oleh anak sulungnya. “Tak jarang saya dipanggil pengajarnya, bahkan ia sekarang pindah sekolah pun karena terlalu sering anak saya berurusan dengan guru. Ia berani protes bila ada yang tidak benar. Banyak referensi dari saya, tetapi berbeda dengan guru,” papar Kang Dicky.

Yang jadi pedoman bagi Pertala adalah orangtua, dan itu yang seharusnya dilakukan oleh orang tua saat ini, lanjutnya. Sehingga tidak kehilangan wibawa dan melepas tanggung jawab pendidikan serta pengajarannya pada sekolah. Bagaimana pun orang tua yang akan dimintai tanggung jawab terhadap apa yang dilakukan anaknya. Sekolah hanya membantu orang tua, bukan sebaliknya.

Kang Dicky dalam mendapatkan ilmunya tidak dengan jalan berguru kepada perguruan manapun atau memodifikasi ilmu-ilmu yang ada sehingga menjadi ilmu yang lain. Ia mendapatkan ilmunya langsung berupa “maunah” yaitu pertolongan Allah SWT langsung kepada hamba-Nya tanpa perantara. Kalau dimisalkan, untuk para Nabi disebut “Mu’jizat”, para Wali disebut “Karamah”, untuk orang-orang biasa disebut “Maunah”. Oleh sebab itu, ilmu-ilmu yang diajarkan oleh Kang Dicky dengan Hikmatul Iman-nya tidak mengenal kata akhir atau tanpa batas, dan semua ilmu atau materinya tidak sama dengan perguruan lain sekaligus semuannya dapat dijelaskan dan dibuktikan secara logis.

Gambar diatas adalah gambar Kang Dicky tengah melakukan Aksi melompati batu besar, dengan melompat ke
udara kurang lebih 3-5 meter. Aksi ini dilakukan pada saat ia kelas 3 SMP.

Banyak sekali versi mengenai bagaimana ia mendapatkan ilmunya. Kang Dicky sejak kecil sudah memiliki kemampuan untuk melihat mahluk gaib, dan bakatnya ini bawaan sejak lahir. Selain itu kadang-kadang ia dapat mengetahui bahaya sebelum terjadi, hanya saja semua itu tidak diceritakannya kepada orang tuanya, apalagi kepada keluarga yang lain. Hal-hal semacam ini dibiarkannya terjadi sampai usia dewasa, dalam arti tidak dihiraukan. Sampai pada suatu hari dibulan September 1998, ketika beliau sedang asyik membaca komik, tiba-tiba situasi kamar berubah menjadi temaram, sedangkan lampu masih menyala secara normal, jadi cahaya lampu tidak dapat menembus ketemaraman kamar yang hanya berukuran 3 x 4 meter persegi. Disana, beliau melihat hologram seseorang sedang melakukan gerakan-gerakan silat dan pernafasan. Ketika dilihat secara jelas, yang melakukan gerakan itu ternyata dirinya sendiri. Kang dicky sempat terheran-heran sampai beberapa saat, dan ketika mengibaskan kepalanya bayangan tersebut hilang. Tetapi sesuatu yang lain terjadi, Beliau merasa tubuhnya dipenuhi oleh suatu kekuatan panas dingin berputar-putar di seluruh tubuhnya kemudian disusul oleh himpitan energi luar biasa dan kemudian muncul bayangan-bayangan mengerikan, seperti mahluk-mahluk aneh, gunung-gunung meletus dan dunia hancur menjadi serpihan-serpihan kecil, dan lain sebagainya. Akhirnya teringatlah satu gerakan nafas dari jurus-jurus yang sering muncul, dicobanya satu jurus yang sekarang bernama Air Satu, setelah tiga kali dicoba, semua kekuatan yang menghimpit tersebut hilang diganti oleh suatu energi terkendali yang berlimpah ruah tidak habis-habis. Sampai sekarang ilmu-ilmu itu terus bertambah seolah-olah tanpa batas.

Seiring dengan perjalanan waktu, kesadaraan atas kelebihan yang dimilikinya mulai berkembang dalam diri Kang Dicky. Lantas, ia pun berpikir untuk mengaplikasikan kelebihannya itu hingga dapat berguna bagi masyarakat banyak. Dicky pun mulai menggunakan kelebihannya untuk melakukan pengobatan. Secara langsung dia melakukan terapi pada pasien, namun ia mengakuinya juga sebagai sarana latihan.

Aura Kang Dicky (sabuk biru) sudah terliat dengan sangat jelas.terlihat padat dan kuat

Pada tanggal 20 April 1989, Kang Dicky resmi mendirikan Yayasan Hikmatul Iman Indonesia. Dua divisi utamanya Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD HI) dan Hikmatul Iman Therapy House (HITH) telah berkembang dengan pesat. Dicky yang bertindak sebagai pendiri sekaligus guru utama mengajarkan beberapa materi bela diri berupa tenaga dalam, tenaga metafisika, dan silat. Ilmu yang menakjubkan LSBD HI memiliki target ilmu spektakuler, karena metode yang diajarkan diklaim yang tercepat di dunia. Misalnya untuk belajar Tenaga Dalam asli (bisa diistilahkan Chi,Kesah,Inner power, Inner Force) di luar negeri seperti Shaolin, Tibet, India membutuhkan berpuluh tahun untuk bisa menguasainya. LSBD HI memberikan metoda Instan yang belum ada di dunia, karena telah diketahuinya sumber energi tersebut didalam tubuh, posisi dan cara tercepat membangkitkannya, bahkan bisa dijelaskan dengan ilmu pengetahuan.

Tempat prakteknya dipenuhi ratusan orang setiap harinya untuk konsultasi atau berobat berbagai penyakit. Semua dilayani tanpa dipungut biaya. Kang Dicky telah menghasilkan 21 penemuan teknologi, diantaranya Brain Activator atau alat pengaktif sel otak, HYDRINNTANA atau Bahan Bakar Air yang berhasil digunakan sebagai pengganti Bahan Bakar Fosil, Rekayasa Genetik Mikroba sebagai pupuk organik cair, racikan obat alami untuk berbagai macam penyakit, dsb. CV Hikmatul Iman adalah perusahaan yang dipimpinnya hingga saat ini.

Pengisi acara di beberapa stasiun televisi seperti Mutiara Subuh di ANTV (2002-2003), Sentuhan Qalbu di Trans TV, Dunia Lain di Trans TV sebagai Narasumber, Masih Dunia Lain di Trans7 sebagai Ahli Metafisika yang kemudian mengundurkan diri di episode 19 karena tidak mau ikut merekayasa, Saung Kuliner di ANTV Jawa Barat sebagai ahli gizi. Membuat dan membimbing acara pendidikan PRODIGY, yang mendapat juara pertama KPID JABAR AWARD kategori talkshow. PRODIGY adalah sekolah yang didirikannya tahun 2007.

Kang Dicky adalah penulis Novel TRILOGI ARKHYTIREMA, buku Tenaga Dalam dan Tenaga Metafisika Sesuai Syariat Islam, Sehat dengan Olah Nafas, Energi dalam Perspektif Telaah sebagai Upaya Pendekatan menurut Ajaran Islam, Manfaat Tenaga Dalam dan Tenaga Metafisika bagi Kehidupan Kita, Belajar Mudah Khusyu dalam Shalat, Energi Tubuh Manusia. Mahir memainkan alat musik dan mengeluarkan album lagu rohani DOA. Memiliki Panti Rehabilitasi Narkoba Rumah Terapi Hikmatul Iman (RUTE). Metode detoksifikasinya diadopsi Agensi Anti Dadah Kebangsaan Malaysia (AADK) karena sangat efektif, murah, tanpa obat, dan membuat penagih berhenti mengkonsumsi narkoba dengan cepat.

Sumber :
Majalah Seni Bela Diri JURUS No 8 Tahun I – 27 September 1999 Hal 6 – 8 (edited)
http://www.hikmatul-iman.com/profilguru.html


Bukti Screenshot

Berikut seluruh screenshot halaman artikel, seandainya dihapus.

Prodimaar: http://zeromind165.blogspot.com/2011/05/dicky-zainal-arifin.html
Prodimaar: http://zeromind165.blogspot.com/2011/05/dicky-zainal-arifin.html

Artikel ini dimuat ulang di situs Hikmatul Iman Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) Cimahi.

HI Unjani: http://hikmatulimanunjani.blogspot.com/2013/01/dicky-zainal-arifin.html
HI Unjani: http://hikmatulimanunjani.blogspot.com/2013/01/dicky-zainal-arifin.html
Iklan

4 thoughts on “Dicky Zainal Arifin”

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s