Kekuatan Imajinasi: Kasus Hikmatul Iman


Artikel ini diambil dari halaman 175-183 tesis Ph.D Dr Ian WIlson di Murdoch University, Australia yang berjudul “The Politics of Inner Power: The Practice of Pencak Silat in West Java”. File PDF tesis ini tersedia di perpustakaan online Murdoch University. Artikel ini dalam bahasa aslinya bisa dibaca di Power of The Imagination: The Case of Hikmatul Iman.

Sebagai referensi tambahan, di akhir artikel ini saya juga menambahkan informasi tentang Murdoch University dan Dr Ian Wilson.


Kekuatan Imajinasi: Kasus Hikmatul Iman

Apabila teori dan praktek tenaga dalam di Margaluyu dan Nampon dikembangkan dalam konteks praktek silat pencak tradisional, tenaga dalam dari Perguruan Hikmatul Iman, yang didirikan oleh Dicky Zaenal Arifin di Bandung pada tahun 1988, datang sebagai karunia ilahi yang tak terduga. Pengalamannya terletak dalam konteks representasi seni bela diri dan supranatural dalam budaya populer.[1] Kemampuan tidak biasa Dicky pertama muncul ketika masih anak kecil. Dia mampu melihat makhluk gaib seperti jin dan hantu, serta terkadang memiliki firasat jelas dalam bentuk visi atau mimpi. Dia tidak menceritakan pengalaman ini dengan keluarganya dan juga tidak banyak menghiraukannya sampai dia berusia awal dua puluhan.

Suatu hari pada bulan September 1988, ketika sedang asyik membaca komik silat favoritnya “Tiger Wong, lampu di kamar tidur Dicky tiba-tiba menjadi sangat redup. Melihat ke atas ia melihat sosok tembus, yang dia gambarkan mirip dengan hologram, melakukan gerakan-gerakan seni bela diri serta teknik pernapasan. Setelah memfokuskan matanya pada visi seperti holograph itu, ia menyadari bahwa sosok yang dia lihat itu sebenarnya dirinya sendiri. Diliputi dengan rasa panik akibat penampakan tak terduga ini, ia melompat, dan kemudian hologram itu menghilang. Namun pengalaman itu belum berakhir. Dicky kemudian menyadari ada energi kuat berdenyut dan bergelombang di dalam tubuhnya, menghasilkan sensasi bergantian antara panas dan dingin yang ekstrim. Hal ini kemudian diikuti oleh perasaan tertekan yang sangat besar dan luar biasa yang tampaknya datang dari dalam dan luar tubuhnya. Selain itu, muncul juga tampilan bencana dahsyat di sebuah dunia yang aneh, gunung berapi meletus memuntahkan lava, dan dunia hancur dan pecah menjadi potongan-potongan kecil. Bingung apa yang harus dilakukan, Dicky lalu teringat salah satu gerakan yang dilakukan oleh kembaran di halusinasinya yang kemudian dinamainya ‘air satu’. Dicky menyeret dirinya berdiri, dia mengulangi gerakan itu tiga kali, dengan segera kekuatan yang menekannya menyebar dan digantikan oleh kekuatan yang melimpah di dalam dirinya. Ia tahu bahwa ia bisa mengendalikan kekuatan ini berdasarkan keinginannya. Tampilan holografik itu sering kembali di hari-hari berikutnya, dan Dicky segera menemukan bahwa ia dapat memunculkannya sekehendak hati. Setiap kali muncul, dia dengan seksama mengamati dan mencatat jurus-jurus bela diri dan teknik pernapasan yang seolah-olah tak ada habisnya, semua ini tidak pernah ia lihat sebelumnya.

Setelah hampir dua minggu belajar dari hologram, kamarnya dipenuhi dengan cahaya putih yang menyilaukan, tiba-tiba muncul sosok manusia yang mengenakan jubah putih. Sosok tersebut segera memberi penghormatan kepada Dicky, memperkenalkan dirinya sebagai Muhamad Jibril, seorang panglima perang dari Mabut kerajaan jin muslim. Kepala suku jin mengatakan bahwa ia, bersama dengan 101 kerajaan jin muslim lain, tunduk kepada Dicky dan siap membantunya dalam jihad fisabilillah, perang suci untuk memuslimkan non-Muslim. Setelah menajamkan matanya pada si jin, Dicky bisa melihat bahwa bentuk sesungguhnya seperti seekor gorila berambut putih. Pada hari-hari berikutnya, tak terhitung lagi jumlah kerajaan jin yang datang padanya dan menyatakan keinginannya untuk menjadi muslim. Setelah masuk Islam di bawah bimbingan Dicky, jin itu memberinya berbagai kekuatan, sebuah proses yang terus berlangsung sampai sekarang. Beberapa kekuatan itu meliputi:[2]

  • Ilmu Kidang Kancana: Kemampuan untuk berlari pada kecepatan ekstrim, seolah-olah didorong oleh angin yang kuat.
  • Rubah wujud: Ilmu ini digunakan ketika menghadapi penyihir aliran hitam. Jika mereka mengubah bentuk mereka menjadi seekor naga, seseorang yang memiliki ilmu ini akan dapat berubah menjadi raksasa, elang hitam, atau bentuk lain yang sama-sama mengerikan.
  • Kilat Api: Ketika menghadapi lawan yang kuat, orang yang telah menguasai ilmu ini akan mampu menembakkan semburan angin panas dari tangan mereka.
  • Tali gaib: Sebuah tali gaib yang dapat digunakan untuk mengikat jin kafir yang mengganggu, terutama jin tuyul.[3]
  • Beset: Untuk membuat lawan percaya bahwa mereka telah dipotong dua. Lawan akan berhalusinasi bahwa tubuh mereka telah diiris menjadi dua dan merasakan sakit yang nyata. Namun, dalam kenyataannya tubuh mereka tetap utuh. Metode ini mensyaratkan bahwa lawan menyerang disertai gangguan emosi (misalnya marah, takut) dalam keadaan itu seseorang cukup membuat irisan tangan di udara seolah mengiris mereka di tengah. Teknik ini perlu dilakukan pada jarak sekitar satu sampai dua meter dari lawan.
  • Sapujagat: Ilmu ini mengembalikan setiap ilmu hitam yang diarahkan pada dirinya, dilakukan dengan membanting telapak tangan di tanah. Hal ini juga dapat digunakan untuk menyembuhkan mereka yang terkena sihir.
23. Dicky Zaenal Arifin, pimpinan Perguruan Hikmatul Iman, melompati sebuah batu besar. Foto milik Dicky Zaenal Arifin.

Membahas ‘status’ pengalaman uniknya, Dicky menggambarkannya sebagai maunah, istilah Islam untuk bentuk bantuan langsung dari Allah, tanpa bantuan perantara seperti malaikat, yang diberikan kepada manusia biasa.[4] Meskipun memiliki kemampuan khusus ketika kecil, Dicky belum pernah mempelajari seni bela diri atau tenaga dalam. Namun, dia sangat terobsesi dengan dunia persilatan melalui komik dan film.[5] Tujuh bulan setelah pengalaman ini, Dicky secara resmi mendirikan Lembaga Seni Bela Diri Iman Hikmatul dengan tujuan secara eksplisit “Menyebarkan Islam, dengan setidaknya mengislamkan mereka yang mengaku sebagai muslim tapi tidak menjalankan kewajiban-kewajiban ritualnya”.[6] Hikmatul Iman populer di kalangan mahasiswa di Bandung, dengan cabang di banyak kampus-kampus besar. Umumnya, usia anggota Hikmatul Iman jauh lebih muda dibanding kebanyakan perguruan tenaga dalam lain, bahkan dengan anggota paling seniornya hanya berusia pertengahan tiga puluhan. Kombinasi eklektik antara keislaman dan klaim fantastis dari kekuatan supranatural, serta jiwa muda Dicky, sepertinya menambah daya tarik perguruan ini di kalangan kaum muda.[7]

Dalam Perguruan Hikmatul Iman, ada perbedaan teoritis dan praktis yang signifikan antara tenaga dalam dan tenaga metafisik. Seperti disebutkan sebelumnya, menurut Dicky, tenaga dalam adalah energi yang dihasilkan oleh metabolisme unsur kimia Adenosin Tri Phospate. Dalam kehidupan sehari-hari ia percaya manusia hanya menggunakan 2,5% dari seluruh energi di dalam tubuh. Sisa 97,5% lainnya disimpan sebagai ‘cadangan’ di saraf di ulu hati. Ketika seseorang bernafas secara normal, oksigen hanya cukup untuk membantu sirkulasi darah, mempercepat metabolisme, dan menyediakan kebutuhan otak. Teknik pernapasan yang diajarkan di Hikmatul Iman “mengedarkan nafas ke seluruh bagian tubuh, membersihkan karbon monoksida secara lebih efektif”.[8] Hal ini dilakukan dengan mengejangkan otot-otot ketika mengeluarkan nafas. Ini akan mengaktifkan dan melepaskan energi yang tersimpan dalam tubuh, menghasilkan ‘gelombang energi’ melalui otot-otot dan sel darah.

Ada dua jenis gelombang, ‘panas’ (energi positif) dan ‘dingin’ (energi negatif). Contoh kerja sama kedua gelombang ini adalah gejolak panas dan dingin yang menyertai demam. Ini adalah bagian dari mekanisme tubuh untuk melawan penyakit. Teknik-teknik tenaga dalam yang diajarkan di Hikmatul Iman hanya membahas energi ‘panas’. Melalui latihan yang teratur energi panas dapat terkonsentrasi di ulu hati dan diarahkan ke berbagai bagian tubuh sesuai keinginan. Sensasinya dikatakan seperti angin hangat di dalam tubuh. Menurut Dicky, peningkata sebesar 2,6% saja akan memungkinkan seseorang untuk memecahkan lima kikir baja atau membunuh seekor kuda dengan satu pukulan.[9] Potensi seseorang untuk mengakses energi ini semakin besar sejalan dengan proses latihannya: “Bayangkan, jika kita dapat membangkitkan seluruh energi cadangan dalam tubuh, manusia akan mampu melakukan apapun yang bisa dibayangkan”.[10]

24. Murid-murid Hikmatul Iman melakukan 'jurus angin' di sesi pelatihan di Universitas Padjajaran, Bandung. Foto milik Dicky Zaenal Arifin.

Jika tenaga dalam adalah bentuk energi yang ada di dalam dan diproduksi oleh tubuh sendiri, energi metafisik diambil dari sumber kekuatan luar. Dicky membagi tenaga metafisik menjadi empat kategori. Yang pertama adalah energi metafisik yang diturunkan oleh Allah. Ini dibagi lagi menjadi tiga jenis, Tenaga Metafisik Mukjizat, Tenaga Metafisik Karamah dan Tenaga Metafisik Maunah.[11] Tenaga Metafisik kategori kedua adalah yang diberikan malaikat “untuk membantu mereka yang berjuang di jalan Allah”.[12] Dua kategori lainnya terdiri dari Tenaga Metafisik yang dibantu jin dan makhluk gaib lainnya. Kekuatan yang dibantu jin selalu melibatkan berbagai macam ‘pengkondisian’, misalnya memberikan persembahan, atau disertai pantangan tertentu Dicky berpendapat bahwa mayoritas praktek pertapaan tradisional untuk memperoleh kekuatan metafisik termasuk dalam kategori ini, dan karenanya bertentangan dengan Islam. Misalnya, saat melakukan pertapaan si pertapa tidak dapat melakukan shalat wajib lima waktu. Puasa berlebihan juga dilihat sebagai bentuk penyiksaan diri, dan karenanya tidak direstui oleh Islam. Penggunaan doa dan Asmaul Husna hanya diterima ketika maksudnya adalah mendekatkan diri pada Allah . Jika seseorang melafalkannya hanya untuk mendapatkan kekuatan maka ini adalah bid’ah.[13]

Pada zaman ini ada banyak saudara dan saudari kita yang melakukan pembacaan doa secara berlebihan untuk memperoleh kekuatan supranatural. Namun pada kenyataannya, Nabi tidak pernah memberikan contoh ini. Dalam Islam, siapapun yang melakukan praktek agama secara tidak benar atau berlebihan pada akhirnya akan tersesat.[14]

Tubuh manusia itu sendiri diyakini memiliki energi metafisik sekitarnya. Tubuh manusia diyakini ‘dibungkus’ oleh medan elektro-magnetik, umumnya dikenal sebagai aura. Energi potensial aura dikatakan bisa ditingkatkan dengan menyerap energi dari alam. Salah satu latihan untuk melakukan hal ini melibatkan memegang tangan seseorang di atas kepala dalam bentuk sebuah ‘antena parabola’, dan membayangkan bola energi terkumpul di telapak tangan.[15] Aura juga dikatakan ‘menebal’ melalui melakukan latihan pernapasan biasa. Energi elektromagnetik aura dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan seperti membuat perisai energi di sekitar tubuh, menyembuhkan penyakit, mempengaruhi pikiran orang lain, dan menjadi tak terlihat. Di samping tenaga dalam dan tenaga metafisik, silat dan teknik senjata yang dibuat oleh Dicky juga diajarkan. Teknik-teknik ini dapat dipraktekkan sebagai latihan fisik atau disertai dengan tenaga dalam atau tenaga metafisik.

Dicky menjalankan klinik pengobatan di rumahnya.[16] Mulai dari jam enam pagi, orang-orang mengantri meminta bantuannya dalam berbagai permasalahan. Siswa senior menghabiskan sebagian besar hari-hari mereka di rumahnya dan membantu mengobati sampai 200 orang yang berkunjung setiap hari. Klinik tersebut melakukan fungsi sosial yang penting dalam masyarakat dengan pelayanan kesehatan minim atau tanpa subsidi publik. Selama krisis ekonomi akhir 1990-an sektor kesehatan formal semakin sulit diakses oleh keluarga berpenghasilan rendah dikarenakan biaya pengobatan dan konsultasi meningkat secara dramatis. Bagi banyak orang, tenaga dalam menjadi alternatif murah dibandingkan obat konvensional, dan menjadi pilihan terakhir ketika metode lain gagal. LSM lokal yang fokus pada isu kesehatan masyarakat dengan cepat menyadari potensi ‘penyembuhan alternatif’. Praktek seperti pelatihan tenaga dalam dilihat sebagai alat terapi murah dan mudah diakses bagi mereka yang tinggal di lingkungan kota yang penuh sesak dan tercemar.

Dicky memiliki kontak erat dengan sebuah organisasi yang mengatasi anak-anak dengan keterbelakangan mental. Menurut Dicky, dengan mentransfer energi ke anak-anak ia merangsang sistem saraf dan membantu proses regenerasi sel yang rusak. Jika seseorang tidak mampu datang langsung ke klinik karena sakit, salah satu kerabatnya membawa foto, yang kemudian digunakan Dicky sebagai ‘rantai energi’. Tidak ada biaya yang ditetapkan untuk layanan ini, meskipun begitu sebagian besar diam-diam meninggalkan amplop berisi uang antara 1.000 sampai 50.000 rupiah (20 sen hingga $ 10 Aus.) di bawah tikar kecil di ruang resepsi. Warga sekitar juga mendapat manfaat dari klinik ini, misalnya tukang becak dan penjual makanan dan minuman dapat melakukan transaksi di depan rumah Dicky. Selain penyakit fisik, orang-orang juga mencari bantuan terkait masalah pribadi misalnya anak bandel atau pernikahan yang bermasalah serta gangguan ‘metafisik’ seperti kerasukan ruh atau penampakan hantu.[17] Seorang mahasiswa membawa tesis master mereka dan meminta Dicky agar mengisinya dengan ‘energi positif’ dengan harapan bahwa itu bisa mempengaruhi pengujinya.[18] Keberhasilan dari kemampuan Dicky sulit untuk diukur, namun kabar dari mulut ke mulut telah meningkatkan popularitas klinik yang selalu sibuk sejak pertama dibuka lima tahun lalu.

Catatan Kaki

1. Kisah berikut ini berasal dari berbagai wawancara dengan Dick Zaenal Arifin yang dilakukan di Bandung sepanjang tahun 1999.

2. Berikut ini diambil dari daftar 768 jenis kekuatan metafisik. Lihat Dicky Zaenal Arifin, `Tenaga Metafisik ‘, ms tidak dipublikasikan, tanggal tidak diketahui.

3. Tuyul adalah roh jahat yang mengambil bentuk anak kecil. Telah menjadi kepercayaan umum di seluruh Jawa bahwa perampok profesional menggunakan bantuan mereka untuk mencuri.

4. Dicky Zaenal Arifin, wawancara, 11/06/99, Bandung. Pada beberapa kesempatan lain Dicky menggunakan istilah Anugerah. Ada dua kategori lain dari bantuan ilahi dalam Islam. Karamah mengacu pada mukjizat, kekuasaan atau karisma yang diberikan oleh Allah untuk-nya wali (representatif, suci) sementara mu’jizah merupakan keajaiban diberikan kepada seorang nabi.

5. Dicky adalah kolektor berat komik dan memiliki banyak koleksi, sebagian besar berupa kisah seri bela diri Cina yang telah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia.

6. Wawancara dengan Dicky Zaenal Arifin, 11/06/99 Bandung.

7. Mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung telah membuat sebuah situs web populer dan chat forum untuk anggota Hikmatul lman dan masyarakat umum yang menyediakan update pada kegiatan sekolah. Lihat http://www.hikmatul-iman.com/index.

8. Ibid.

9. Wawancara dengan Dicky Zaenal Arifin,, 1/06/99 Bandung.

10. Ibid.

11. Dicky Zaenal Arifin, wawancara, 11/06/99, Bandung. Pada beberapa kesempatan lain Dicky menggunakan istilah anugerah. Ada dua kategori lain dari bantuan ilahi dalam Islam. Karamat mengacu pada mukjizat, kekuasaan atau karisma yang diberikan oleh Allah untuk wali-Nya (representatif, suci) sementara mu’jizah merupakan keajaiban diberikan kepada seorang nabi.

12. Sehubungan dengan kekuatan metafisik malaikat yang diturunkan, Dicky mengacu pada Surat Al-Anfal ayat 9, dalam Quran, yang menyatakan, “(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu: ‘Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut'”.

13. Dicky Zaenal Arifin, 1997, hal. 26.

14. Ibid, hal. 27.

15. Wawancara dengan Dicky Zaenal Arifin, 12/06/99 Bandung. Ini adalah tema populer dalam komik seni bela diri dan kartun, seperti serial kartun Jepang Dragonball-z

16. Baru-baru ini Hikmatul Iman telah memulai sebuah program rehabilitasi bagi pecandu narkoba yang menggabungkan pelatihan tenaga dalam dengan hipnotis dan obat herbal.

17. Menurut Dicky, sejak krisis keuangan melanda Indonesia pada tahun 1998 ia telah melihat peningkatan besar jumlah profesional berpendidikan yang menderita berbagai bentuk kerasukan roh. Sebelum krisis, kasus kerasukan hampir secara eksklusif terbatas pada mereka yang berasal dari kelompok sosial ekonomi bawah. Menurut Dicky peningkatan itu adalah akibat dari stres karena meningkatnya pengangguran dan biaya hidup ditambah dengan kondisi sosial dan politik yang tidak stabil. Wawancara, 15/06/99, Bandung.

18. Penulis telah menahan godaan yang nyata untuk melakukan hal yang sama!

Tentang Murdoch University

Murdoch University adalah universitas umum yang berada di Perth, Australia. Berawal sebagai universitas negeri kedua di 1973 dan mulai menerima mahasiswa pada 1975. Namanya diambil dari Sir Walter Murdoch (1874–1970), Founding Professor Inggris and mantan penasihat The University of Western Australia.

Menurut koran The Australian (“What makes a good school of journalism”), Graduate Careers Council of Australia memasukkan Journalism School di universitas ini ke dalam jajaran lima terbaikd di Australia.

Murdoch University memiliki lebih dari 18,000 mahasiswa and 1400 staf, termasuk 2000 mahasiswa asing dari 90 negara.

Sumber: Wikipedia Inggris: Murdoch University, Situs resmi Murdoch University.

Tentang Dr Ian Wilson

Ian Wilson mengkhususkan diri dalam politik budaya Indonesia. Minatnya meliputi: sosiologi geng dan kelompok paramiliter, kriminalitas dan hubungannya dengan lembaga negara; politik seni bela diri Indonesia dan aspek pertunjukannya, dan antropologi dari tubuh, terutama yang ‘diwujudkan’ dalam bentuk-bentuk nasionalisme dan institusi kedisplinan yang disiapkan negara.

Ian menyelesaikan BA dalam Studi Asia dengan pujian kelas satu di Murdoch University pada tahun 1997. Tesis Ph.D. -nya, ‘Politik Inner Power: The Practice of Pencak Silat di Jawa Barat’, diberikan pada bulan Desember 2003. Dia telah menulis tentang politik budaya sekitar seni pertunjukan Jawa serta kekerasan politik di Indonesia. Dia telah mengajar di Studi Asia dan Politik dan Program Studi Internasional di Murdoch University dan telah bekerja sebagai penerjemah bagi AusAID di Timor Timur tentang Program Rehabilitasi Sektor Kesehatan.

Sumber: Asia Research Centre – Dr Ian Wilson

Catatan Redaksi

Pemuatan artikel ini dilakukan atas sepengetahuan penulis –yaitu Dr Ian Wilson sendiri. Saya telah menghubunginya dan beliau telah mengkonfirmasi via email bahwa dirinya beberapa kali mewawancarai Dicky Zainal Arifin pada tahun 1999. Sumber sub-bab Power of The Imagination: Case of Hikmatul Iman di tesisnya diambil dari wawancara langsung dengan Dicky Zainal Arifin, tulisan terbitan Hikmatul Iman, dan sebuah makalah pendek di Majalah Jurus.

Di bawah adalah kutipan emailnya:

I did interview Pak Dicky a number of times and the material used in the thesis is derived either from these interviews and conversations with him at the time, or from material produced by the school. Seingat saya pada saat itu cuma ada satu tulisan lain ttg HI, yaitu makalah pendek di Majalah Jurus.

Iklan

8 thoughts on “Kekuatan Imajinasi: Kasus Hikmatul Iman”

  1. Terima kasih admin HI Watch atas share ini.

    Setiap yang dari setan: awalnya bagus, ujungnya bulus.

    Awalnya:
    Kepala suku jin mengatakan bahwa ia, bersama dengan 101 kerajaan jin muslim lain, tunduk kepada Dicky dan siap membantunya dalam jihad fisabilillah, perang suci untuk memuslimkan non-Muslim.

    Ujung-ujungnya:
    Hikmatul Iman justru secara halus banyak memurtadkan umat Islam. 😀

    Ketahuilah, si jin yang mengaku Muhammad Jibril itu salah satu Ifrit, setan kelas bangsawan.

    INI SEBABNYA ANAK HI “GAK MEMPAN” DIRUQYAH
    soale jin yang bikin orang kesurupan itu biasanya jin kelas cemen atawa anak-buah dukun kelas teri. kalau yang binaan Ifrit kan lain..Ifrit itu setan kelas bangsawan..lha keturunan langsung raja, si belis.

    Jin kampung mana berani bikin ulah ngeganggu lapak binaan ifrit. 😀

    jelas gak mempan la kalau ada “medan yang sifatnya ruqyah” para jinnya pindah lapak dulu
    jadi bukan ga mempan ruqyah, lha kalau mau ruqyah jinnya mabur, jelas sam adengan meruqyah orang normal. Allaahua’lam.

    Dari mana tau asuhan Ifrit? Dari Pengalaman nyata seorang arifbillah. Allaahua’lam.

    Semoga the ustad ngimpleng diberi hidayah dan magfirah Allah sehingga dia jg akan menjadi asbab kembalinya umat Islam sekte Lemurian ke jalan yang lurus. Aamiin.

    1. Tanggapan HIW:

      Hikmatul Iman justru secara halus banyak memurtadkan umat Islam.

      Kami tidak pernah mendengar ada yang murtad setelah masuk atau aktif dengan pemahaman Hikmatul Iman.

      Ketahuilah, si jin yang mengaku Muhammad Jibril itu salah satu Ifrit, setan kelas bangsawan.

      Kami tidak mengetahui secara pasti apakah Muhammad Jibril yang mendatangi Dicky dalam kisah tersebut adalah nyata atau sekadar khayalan beliau. Kami tidak ingin menafsirkannya secara berlebihan.

      Semoga the ustad ngimpleng diberi hidayah dan magfirah Allah sehingga dia jg akan menjadi asbab kembalinya umat Islam sekte Lemurian ke jalan yang lurus. Aamiin.

      Kami masih meyakini bahwa Dicky dan para muridnya sebetulnya memiliki motivasi tinggi untuk memperdalam agama dan berdakwah, namun karena cara yang salah dan tidak ada bimbingan dari ahli agama yang kompeten mereka tergelincir hingga akhirnya malah memunculkan paham aneh. Semoga mereka semua dimudahkan dalam memperoleh hidayah. Barakallahum wa lana. Amin.

      1. Mengapa hrs memperdebatkan? Hikmatul Iman dengan segala kelebihan dan (mungkin juga) kekurangannya adalah tetap muslim. Dimana segala gerak langkahnya adalah atas izin Allah SWT. Diluar HI sebaiknya lebih bijak bersikap. Allah SWT berkuasa memberikan pengetahuan dan kelebihan bagi siapa saja yang di kehendakiNya. Wallahualam… Terpenting HI telah memberikan kerja nyata bagi ummat…

  2. sangat2 tidak mudah untuk mengkaji isi Al-Qur’an, untuk itu jangan gampang mengatakan Bid’ah atau mensyirikan sesama, lebih baik kita liat dulu perkembangan yg ada dan lebih baik kaji dulu diri pribadi anda sebelum mencela sesama…mohon maaf.

    1. Hukumnya bid’ah dan akan menyesatkan manusia (lihat Qs.Jin ayat 6), Rasulullah tidak pernah meminta bantuan jin dalam jihad fisabilillah, bahkan nabi Ibrahim menolak ketika disodori bantuan oleh malaikat jibril ketika akan dibakar dan hanya menyerahkan dirinya kepada Allah Ta’ala dan Allah sendiri yang memberikan mu’jizat pada nabi Ibrahim.

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s