Bukti keberadaan bangsa MOSRAM


Sumber: Dicky Zainal Arifin Site – Bukti keberadaan bangsa MOSRAM



Masih ingat gambar ini…?

Ini adalah gambar yang akang perlihatkan pada tahun 1994 dulu ketika ada open dialog di Unisba . Ketika itu adalah open dialog pertama soal Alien , dimana Akang membahas tentang keberadaan mereka dan bentuk mereka secara masih kasar dan menggunakan proyektor slide . Pada waktu itu pula , Internet belum seperti sekarang , masih berupa barang langka dan mahal . Kali ini Akang akan membahas keberadaan bangsa Mosram . Bangsa Mosram sering membantu Bangsa Mesir kuno . Mereka membuat konsep tentang Piramida dan rekayasa genetic . Bangsa mereka memiliki kepala yang panjang ke atas .

Ini adalah photo Nefertiti seorang dewi yang hidup pada zaman mesir kuno , perhatikan kepala sang dewi .Kepala sang dewi panjang sekali , ini berarti otaknya juga jauh lebih besar dibandingkan otak manusia normal .Itu berarti juga dia memiliki intelegensia jauh lebih baik .Ini adalah patung Nefertiti yang berada di museum mesir .Beberapa gambaran dari dewa dan dewi mesir kuno memiliki kepala yang panjang panjang .

Apakah ini kebetulan ? mengapa orang orang mesir kuno memberikan gambaran kepala panjang pada setiap patung , gambar atau ukiran yang mereka buat , pasti ini ada penyebabnya , dan mereka pasti punya gambaran sebelumnya mengenai hal itu , tidak mungkin tanpa alasan yang tidak jelas

Ini adalah photo tengkorak yang ditemukan di peru , perhatikan bentuk kepalanya yang panjang .Photo ini dan beberapa gambar serupa diambil dari museo regional de ica .

Ini jelas sekali bukan tengkorak manusia seperti kita , banyak para ahli yang tidak bisa menjelaskan secara logika mereka , mengapa kepala tengkorak ini begitu panjang .Masih ada beberapa tengkorak seperti ini ditemukan di peru dengan variasi yang lebih kecil .Banyak artefak yang sama seperti yang ada di mesir juga ditemukan di peru dengan perkiraan zaman yang sama dibuat dengan zaman di mesir kuno .Dua kultur antara mesir kuno dengan peru tidak ada kontak dan hubungan apapun pada zaman itu dan karena alasan jarak pula yang terlalu jauh memisahkan mereka .

Inilah bukti bukti tentang keberadaan bangsa mosram . Sebuah bangsa yang punya nilai seni tinggi dan memiliki teknologi rekayasa genetic yang sangat jauh melampaui bangsa alien yang lain , sehingga mampu membikin mahluk mahluk hybrid seperti gambar dibawah ini

Mereka mampu membikin suatu ras baru percampuran antara manusia bumi dengan bangsa mosram , sehingga wajah dan badan manusia bumi dengan kepala bangsa mereka , dan kemampuan otak bangsa mereka , dan itu pula yang menjadikan mahluk hybrid itu memiliki kemampuan seperti dewa dewa , karena pengetahuan dan teknologinya . Bangsa mosram sangat suka sekali membuat pyramid dan crop circle .

Iklan

6 thoughts on “Bukti keberadaan bangsa MOSRAM”

    1. pertanyaannya adalah, terinspirasi dari mana suku-suku kuno tersebut, untuk membuat tradisi memanjangkan kepala???
      dan dari mana mereka tahu, bahwa kepala yang panjang, mencerminkan kepintaran..
      hehe

  1. saya pernah baca sebuah atikel di xfile enigma, tentang kepala memanjang ini,. ternyata itu hanya pembentukan buatan,. seperti halnya kaki teratai dari china,. dan leher panjang dari india,.

    Tengkorak serupa dengan tengkorak peru kemudian juga ditemukan di banyak negara lain di dunia, mulai dari Jerman, Perancis, Mesir, Afrika dan yang terbaru adalah di Siberia.

    kasus kepala panjang ini dibentuk dengan cara mengikat batok kepala semenjak usia balita,atau lebih dini lagi..dikenal dengan istilah Cranial Binding atau Modifikasi bentuk kepala.

    Bagaimana bisa kepala manjadi memanjang seperti itu?
    Tulang tengkorak bayi tersusun atas beberapa lempeng tulang. Celah di antara lempeng ini disebut sutura. Pada bayi yang baru lahir, sutura ini masih lebar dan belum tertutup rapat. Jadi dapat dengan mudah dibentuk.

    akibat proses pembentukan ini, Sutura tersebut menutup secara prematur, otak bayi akan bertumbuh ke arah sutura yang masih terbuka. Dengan demikian, kepala anak akan mulai memanjang. Inilah yang disebut Craniosynostosis.

    Praktek seperti ini cukup umum ditemukan di negara-negara Amerika Latin pada masa lampau. Namun mulai menghilang ketika para misionaris kristen masuk ke wilayah-wilayah itu.

    Mengenai Cranial Binding, kita bisa menemukan tradisi ini disinggung dalam banyak catatan-catatan kuno.

    seperti Hippocrates, pada tahun 400 SM, pernah menulis mengenai sebuah suku yang disebutnya suku Macrocepheles karena praktek mereka dalam memodifikasi bentuk kepala.

    Lalu, Freidrich Ratzel dalam bukunya yang berjudul The History of Mankind yang terbit tahun 1896 juga melaporkan adanya tradisi modifikasi kepala di Tahiti, Samoa, Hawai dan New Hebrides.

    Lalu, suku Huns di Jerman juga mempraktekkan tradisi ini yang kemudian juga diikuti oleh suku-suku lain yang ditaklukkannya. Praktek serupa juga dilakukan oleh suku Aborigin di Australia dan beberapa suku Indian Amerika seperti Chinookan dan Choctaw.

    Cranial Binding di Masa Modern pun masih dapat kita jumpai, misalnya adalah suku Mangbetu di Kongo Utara dan suku Zande di Afrika Tengah. Dalam kasus suku Mangbetu, Modifikasi kepala dilakukan sebagai ekspresi kecantikan dan tanda kepintaran. Mereka melakukannya dengan mengikat kepala bayi mereka dengan tali. Lalu, ikatan itu akan dikencangkan setiap beberapa bulan sehingga menghasilkan bentuk kepala yang diinginkan.

    Beatrice Blackwood dan PM Danby juga adalah seorang ilmuwan yang pernah melakukan percobaan,. dengan objek bintang tentunya..

    jadi klaim Hikmatul iman adalah klaim ngawur !!

    1. Setuju, klaim mereka ngawur karena menyimpulkan tanpa ada sedikit pun bukti yang bisa dijadikan acuan. Ibaratnya ada dua data, yaitu A dan B yang seharusnya menghasilkan C atau paling jauh D. Hikmatul Iman dengan mudahnya menyimpulkan Z tanpa sebelumnya mencari bukti K, L, O, S, V, dan seterusnya.

      Misalnya, kita bisa melihat dari penggunaan patung kepala Nefertiti dan lukisan Mesir kuno sebagai bukti tambahan tentang kondisi kepala mereka. Seharusnya, mereka pun meyakini bahwa ada spons berbicara di dalam laut hanya berdasarkan pada film kartun Spongebob SquarePants.

      Berikut adalah penjelasan dari halaman Wikipedia.

      One of the unusual qualities of the skulls that were found is that many of them had been distorted in unusual ways. This distortion is achieved by attaching boards and weights to the skull as it grows. Other distortions are due to the process of trepanning which as where holes were drilled into the skulls of living people. Inspection shows that these holes had healed and shows that the patients did not die when this process was applied. Museums in Peru like the Museo Regional de Ica display both these skulls and the textiles that were found around them.

      Salah satu kualitas tidak biasa dari tengkorak yang ditemukan adalah bahwa banyak dari mereka telah terdistorsi dalam cara yang tidak biasa. Distorsi ini dicapai dengan melekatkan papan dan beban ke tengkorak ketika dalam proses pertumbuhan. Distorsi lainnya adalah karena proses pelubangan yang sebagai mana lubang dibor ke dalam tengkorak orang yang hidup. Pemeriksaan menunjukkan bahwa lubang ini sudah sembuh dan menunjukkan bahwa pasien tidak mati ketika proses ini dilakukan. Museum di Peru seperti Museo Regional de Ica menampilkan kedua tengkorak dan tekstil yang ditemukan di sekitar mereka.

      Gambar tengkorak dalam resolusi tinggi bisa ditemukan di http://en.wikipedia.org/wiki/File:ParacasSkullsIcaMuseum.jpg.

      Paracas textile

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s