Kisah Nabi Idris (QANNUKH) versi Dicky Zainal Arifin

Dicky Zainal Arifin, Guru Utama Lanterha the Lemurian Meditation (d.h Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman [LSBD HI]), memiliki banyak kisah aneh tentang para nabi yang selalu dikaitkan dengan teknologi Lemurian. Nabi Idris pun tidak lepas dari garapannya.

 

Dalam diskusi WhatsApp pada 19 Jan 2013 jam 14:33, Dicky menceritakan bahwa nama asli Idris adalah QANNUKH. Dia berwawasan luar biasa luas. Dijuluki IDRAZ karena rajin belajar. Dikenal juga dengan nama ENOCH. Bagi orang Arab jadi Idris.

dicky dedi mizwar 2
Dicky Zainal Arifin bersama Wakil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mizwar.

Idris adalah keturunan Adam dengan pengetahuan Lemurian yang luas dan mampu membuat alat canggih, tapi dia tidak membuatnya karena takut dianggap dewa. Maka Idris hanya membuat alat teknologi biasa sambil mengajarkan tauhid.

Idris suka mengajarkan baca tulis. Banyak orang mengira yang mengajarkan baca tulis pertama kali adalah Idris. Padahal, dia hanya mengajarkan huruf yang dihilangkan pengikut Abrass (Iblis).

Kepala Idris lonjong ke atas dan akselerasi selnya sampai 40%. Umur Idris tidak diketahui, yang jelas panjang sekali.

Anda bisa membaca kisah ini dalam Mushaf KDZA bagian 1, halaman 73.

Fatwa Sesat Bisa Menyeret Ketua MUI Ke Pengadilan?

Menurut Bintang Yalasena, kuasa hukum Dicky Zainal Arifin, Majelis Ulama Indonesia (MUI) bisa disomasi dan ketuanya bisa diseret ke pengadilan jika menyatakan anggota Hikmatul Iman sesat.

hikmatul-iman-menggugat-mui
Menurut kuasa hukum Dicky Zainal Arifin, MUI bisa disomasi dan ketuanya diseret ke pengadilan jika menyatakan anggota HI sesat.

Bintang menyatakan ini dalam Grup WhatsApp LSBD HI-Bagian 5, halaman 58. Kami bukan praktisi hukum sehingga tidak bisa berkomentar banyak tentang hal ini.

01/23/16, 18:54:03: Bintang Yalasena:

Jika ada Hiers yang dinyatakan sesat oleh MUI, secara hukum MUI bisa disomasi dan ketuanya di seret ke pengadilan.

Grup WhatsApp LSBD HI-Bagian 5, halaman 58

Kisah Sayembara Antara Kedua Anak Nabi Adam, HAB’L dan QAB’L

Ada banyak kisah nabi yang dibuat seolah-olah tokoh sains fiksi hasil karangan Dicky Zainal Arifin, Guru Utama Lanterha the Lemurian Meditation (d.h Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman [LSBD HI]). Salah satunya perseteruan dua anak Nabi Adam, Habil dan Qabil.

Menurut Dicky, diadakan sayembara antara HAB’L (Habil) dan QAB’L (Qabil) untuk membuat planet berikut isinya. Satu planet berkembang dengan sempurna karena dibangun dengan ikhlas. Satu lagi di bawah target karena dibangun dengan penuh nafsu. Yang diterima oleh Alloh SWT itu planet yang tumbuh dengan sempurna.

QAB’L dihukum ADHAMA karena membunuh HAB’L, tapi dia tidak insyaf. Malah membuat Bangsa ZERVO yang menebar kerusakan dimana-mana.  Untuk mengantisipasi Bangsa ZERVO yang jahat, keturunan HAB’L mendirikan ETHEPHAKA.

ridwan kamil 2
Ridwan Kamil, walikota Bandung, bersama Dicky Zainal Arifin.

Kisah kedua anak Adam ini bisa Anda baca di Mushaf KDZA Bagian 8, halaman 33.

 

Catatan Dicky Zainal Arifin Tentang Dimensi Khusus Bernama Surga

Dalam catatan yang dimuat ulang oleh muridnya, Dicky Zainal Arifin menyatakan bahwa surga adalah sebuah dimensi khusus bagi kaum yang nurut pada ALLAH SWT, semua dimensi bisa dibuat disana. Surga itu ada tipe dan jenisnya untuk memudahkan pemahaman dan gambaran orang-orang pada zaman Rasulullah SAW. Misalnya Na’iim, Khulud, dan sebagainya. Di surga, kita bisa membuat kehidupan seperti semasa kita diuji di dunia, bahkan mau jalan jalan ke neraka pun bisa. Penduduk  Surga tidak boleh ikut campur dalam “dimensi ujian”, yaitu dimensi kita sekarang, kalau mau lihat-lihat sih boleh saja.

diskusi5
Dicky Zainal Arifin menjadi salah satu pembicara dalam Diskusi Bencana & Peradaban pada tanggal 20 Mei 2013.

Bahasan ini bisa Anda sendiri di Mushaf KDZA Bagian 6, halaman 89.

Butuh Persiapan 20 Tahun Untuk Mengajarkan Ritual Shalat Tanpa Bacaan (RSTB)

Gunadi, murid pertama dan Pengawas dan Pengendali (Wasdal) di Lembaga Seni Bela Hikmatul Iman (LSBD HI) yang sekarang berubah nama menjadi Lanterha the Lemurian Meditation, menyatakan bahwa Dicky Zainal Arifin, Guru Utama mereka, sudah menghabiskan 20 tahuan untuk mempersiapkan muridnya agar sampai ke pemahaman Ritual Sholat Tanpa Bacaan (RSTB). Luar biasa konsistensinya!

** Aug 4 Tue 14:36**
Kang Gun: Ntar nyambung dengan omongan Mbab. 20 th lebih nyiapin kita semua sampai ke titik ini.

** Aug 5 Wed 11:10**
Drentaga ( Dicky Zainal ): Kalau malas berlatih lakukan RSTB kalau malas RSTB tidak akan merasakan ZTD. Ganti singkatan RSTB nya menjadi Republik Syarikat Tukang Bajigur.

Mushaf-KDZA-bagian-6, halaman 109 dan 111.

basic-mastering-dicky-zainal-arifin
Dicky Zainal Arifin menjadi pembicara utama acara Basic Mastering Potensi Metafisik yang dihadiri 700 orang peserta.

Download Diskusi Grup WhatsApp LSBD Hikmatul Iman – Lengkap

Kami sajikan data lengkap Grup Diskusi WhatsApp LSBD Hikmatul Iman. Semua data ini telah kami serahkan ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat sebagai bahan kajian paham diduga menyimpang Dicky Zainal Arifin (DZA) yang disebarkan di lembaganya, Lanterha the Lemurian Meditation (d.h Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman [LSBD HI]).

diskusi-grup-whatsapp-lsbd-hikmatul-iman
Diskusi Grup WhatsApp LSBD Hikmatul Iman
  1. Diskusi Grup WhatsApp LSBD HI (867 halaman)
  2. Resume Diskusi Grup WhatsApp LSBD HI (74 halaman)
  3. Transkrip Asli Diskusi Grup WhatsApp LSBD HI (870 halaman)
  4. Grup WhatsApp LSBD HI + Media (110 MB)

Dokumen-dokumen ini disebarkan di kalangan terbatas untuk pengkajian paham diduga menyimpang DZA, tidak untuk diperjualbelikan atau disebarkan ajarannya. Lanjutkan membaca Download Diskusi Grup WhatsApp LSBD Hikmatul Iman – Lengkap

Empat Orang Lemurian Pembina Dunia

Sebagai guru silat dan penemu berbagai teknologi yang diklaim canggih, khayalan Dicky Zainal Arifin tidak kalah hebat. Menurutnya, pada pertengahan 2012, tiga orang Lemurian yang ditugaskan membina dunia —bernama GLABHINNARA, GHRIBADAR, dan RHINGGAMANA— dibawa kembali ke Planet Lemurian dalam kondisi masih hibernasi. Sementara itu, orang keempat, yaitu ARKHYTIREMA, masih berada di bumi.

personal-dicky-piramida
Dicky Zainal Arifin di dalam rangka piramida. Entah apa maksudnya.

Khayalan ini ia sampaikan pada 5 Juli 2013 jam 12.15. Mudah-mudahan temuan alat canggihnya pun tidak sebatas khayalan.

Anda bisa menemukan informasi ini di Mushaf KDZA bagian 3, halaman 6.

Bukankah Arkhytirema hanyalah novel, bukan kisah nyata. Ya, begitulah jawabannya jika yang bertanya adalah orang yang dari luar komunitasnya. Bagi mereka sendiri, kisah Arkhytirema adalah kisah nyata.

Dicky Zainal Arifin: Wajib Merasakan Zat Tidak Dikenal Ketika Sholat

Dalam ajaran Dicky Zainal Arifin, Guru Utama Lanterha the Lemurian Meditation (d.h Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman [LSBD HI]), wajib merasakan Zat Tidak Dikenal (ZTD) ketika shalat. Bacaan sholat sendiri menurutnya diciptakan untuk membantu orang zaman dahulu yang belum bisa merasakan ZTD.

Ketika melakukan ritual shalat, kita wajib merasakan ZTD itu, dengan konsentrasi penuh. Jangan dulu ter-distract oleh bacaan. Konsentrasi dulu dan rasakan.

Setelah bisa merasakan, baru pakai bacaan. Karena sebetulnya fungsi bacaan itu untuk membantu orang zaman dahulu yang belum bisa merasakan ZTD, cara mereka dengan membuat banyak permintaan pada Rabb. Tapi malah makin jauh dari Rabb.

Mushaf-KDZA-bagian-7, halaman 44

DIcky Zainal Arifin Mengisahkan Nabi Ayyub dan Virus Mutasi Bhallamin

dicky-zainal-arifin-pura
Dicky Zainal Arifin

Inilah kisah ajaib para nabi dari Dicky Zainal Arifin, Guru Utama Lanterha the Lemurian Meditation (d.h Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman [LSBD HI]). Menurut keyakinan beliau, Nabi Ayyub terkena penyakit dari virus mutasi yang disebar oleh Bhallamin, Raja Jahat Atlantis berumur panjang yang memiliki dendam kesumat pada Bangsa Lemurian.

Nabi Ayyub awalnya keliling desa dan menangkap virus dengan tubuhnya agar tidak menjangkiti umat. Inti kisah Nabi Ayyub “Biarlah saya tanggung penyakit ini daripada umat yang menderita.” Diceritakan bahwa mental keluarga Nabi Ayyub tidak kuat menghadapi sakit yang ia derita.

Akhirnya, Nabi Ayub menemukan bukit dengan sumber air. Air dari sumur dipisahkan struktur hidrogennya dan langsung diledakkan di udara agar membakar sisa sebaran virus yg masih liar. Sisa airnya beliau minum. Karena sumber virus sudah digasak habis, perlahan-lahan Nabi Ayyub pun sembuh.

Anda akan menemukan kisah ini dalam Mushaf-KDZA-bagian-10, halaman 31.