Bukti Keberadaan Nabi Adam as, Siti Hawa, dan Rasulullah Muhammad SAW di Novel ARKHYTIREMA


Novel ARKHYTIREMA yang ditulis Guru Utama Hikmatul Iman, Dicky Zainal Arifin, menarik perhatian beberapa muslim yang mencermati sepak terjang para praktisi Tenaga Dalam dan Tenaga Metafisik di Indonesia. Penulis novel ini dengan beraninya mencampuradukkan keberadaan Nabi Adam as, Siti Hawa, dan Rasulullah Muhammad SAW di dalam novelnya.

Penggantian Nama Tokoh dalam Novel

Di novel ARKHYTIREMA, nama semua tokoh yang saya sebut itu diubah. Nabi Adam as diubah menjadi ADHAMA, Siti Hawa menjadi HAWRA, sementara Rasulullah SAW menjadi HAMMADZ. Secara resmi –baik dari Hikmatul Iman atau situs resmi novel ARKHYTIREMA, tidak ada pernyataan bahwa ADHAMA yang dimaksud adalah Nabi Adam, HAWRA adalah Siti Hawa, dan seterusnya. Namun kita bisa melihatnya dari review novel tersebut di hminews.

Antitesis lain menyebutkan bahwa teori Darwin seakan mencabut akar-akar kemanusiaan sehingga terbentuk image atau citra a-historisitas dan diakronisasi eksistensi manusia jaman ADHAMA (red: ADAM) hingga jaman sekarang.

Lalu bagaimana sistem agama sejak ADHAMA, apakah ajaran hanifnya sinkron dengan ajaran HAMMADZ (red: Nabi MUHAMMAD SAW)?

Dari kedua kutipan di atas, terlihat jelas bahwa ADHAMA yang dimaksud adalah Nabi Adam as dan ajaran HAMMADZ pastilah berarti ajaran Nabi Muhammad SAW.

ADHAMA, HAMMADZ, dan HAWRA Menurut Novel ARKHITYREMA

Sekarang akan kita ambil beberapa halaman dari Glosarium Novel ARKHYTIREMA Buku Kesatu –yaitu semacam kamus berisi penjelasan kata-kata dan istilah asing dalam novel– untuk mengetahui penjelasan langsung tentang ketiga tokoh tadi.

ADHAMA: Manusia Pertama yang diciptakan Sang Pencipta dan memiliki kemampuan 100%. ADHAMA yang mengoperasikan mesin kloning bernama ZEUS yang berada di atas pesawat OLLYMPH (Lihat ZEUS dan OLLYMPH) di berbagai galaksi. ADHAMA memiliki kemampuan untuk menjelajah antar galaksi. Tidak ada riwayat yang menceritakan ADHAMA meninggal.

Glosarium Novel Arkhytirema Buku Kesatu Halaman 7

Kita semua tahu bahwa Nabi Adam as adalah Abul Basyar, bapak semua manusia, manusia yang pertama diciptakan Allah SWT.

HAWRA: Ibu dari segala ibu, istri ADHAMA yang diciptakan dari tulang rusuk ADHAMA.

Glosarium Novel Arkhytirema Buku Kesatu Halaman 28

Definisinya sangat mirip, Siti Hawa adalah istri dari Nabi Adam as. Para ulama juga berpendapat bahwa Siti Hawa diciptakan dari tulang rusuk Nabi Adam as, walaupun beberapa menolak pendapat ini.

HAMMADZ: Manusia yang dipercaya oleh Bangsa LEMURIAN sebagai yang menyempurnakan ajaran WISHNU mereka. HAMMADZ diyakini menguasai teknologi bangsa LEMURIAN, atau lebih dikenal dengan bangsa MU. Kemampuan HAMMADZ di atas kemampuan bangsa LEMURIAN, karena langsung dibentuk oleh Sang Pencipta dan tidak ada campur tangan dari Bangsa LEMURIAN.

Glosarium Novel Arkhytirema Buku Kesatu Halaman 27

Menyempurnakan ajaran terdengar sebagaimana Nabi Muhammad yang menjadi penutup para Nabi dan penyempurna syariat Allah. Selepasnya, ajaran Islam telah sempurna dan tidak perlu tambahan lagi.

Penutup

Mudah-mudahan penjelasan ini meyakinkan kita bahwa tokoh yang dimaksud dalam novel itu adalah benar-benar tokoh nyata dalam sejarah islam. Sungguh tidak pantas bagi pengarang Novel ARKYHYTIREMA untuk berbicara tentang mereka tanpa ilmu.

About these ads

22 thoughts on “Bukti Keberadaan Nabi Adam as, Siti Hawa, dan Rasulullah Muhammad SAW di Novel ARKHYTIREMA”

Tulis komentar balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s