Murid Hikmatul Iman: Nabi Yunus ditelan kapal selam

Beberapa murid Hikmatul Iman masih sibuk menyebarkan pemahaman sesat dari Guru Utama yang tukang khayal –Dicky Zainal Arifin– bahwa Nabi Yunus ditelan oleh kapal selam canggih berteknologi Lemurian, Abaness.

Murid Hikmatul Iman: Nabi Yunus ditelan kapal selam Abaness.

Murid Hikmatul Iman: Nabi Yunus ditelan kapal selam Abaness.

Baca lebih lanjut

About these ads

Murid HI Membolehkan Menafsirkan Al-Qur’an Sendiri

Dalam percakapan beberapa murid Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman di Facebook, terlihat jelas salah satu keyakinan agama yang diwariskan dari Guru Utama-nya, Dicky Zainal Arifin. Yaitu, semua orang boleh menafsirkan Al-Qur’an dengan alasan Al-Qur’an itu mudah dan si penafsir bisa jadi semakin kuat imannya.

Terkait himbauan Majelis Ulama Indonesia agar orang awam tidak menafsirkan Al-Qur’an sekehendaknya, salah satu murid HI mengomentarinya sebagai MUI bertindak seolah Tuhan. Murid HI lain menyatakan bahwa hanya Allah dan Rasul-Nya yang tahu tafsir Al-Qur’an.

Murid HI: Boleh menafsir Al-Quran sendiri.

Murid HI: Boleh menafsir Al-Quran sendiri.

Baca lebih lanjut

Khayalan Murid Hikmatul Iman Meracun Admin HIW

Sebagian murid Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD HI) sibuk membela Guru Utama mereka –Dicky Zainal Arifin. Sebagian lagi sibuk menjual produk-produk canggih hasil penelitian ngimplengnya. Sementara itu, sebagian lagi sibuk berkhayal menyerang admin Hikmatul Iman Watch (HIW) yang terus konsisten mengungkap kesesatan pahamnya melalui tulisan dan jaringan media sosial.

Mungkin dia berharap khayalannya ini akan terbukti sebagaimana keahlian mereka yang bermodal khayalan juga, yaitu penelitian ilmiah metode ngimpleng. Sepertinya teknik bela diri HI sudah cukup jelas, bermodalkan pada khayalan dan cita-cita. Semoga berhasil wahai petarung gagah pemberani dari Hikmatul Iman!

Murid Hikmatul Iman (HI) berkhayal meracun admin HIW.

Murid Hikmatul Iman (HI) berkhayal meracun admin HIW.

Baca lebih lanjut

Ancaman dari Murid Pengecut Anonim Hikmatul Iman Terhadap Admin HIW

Sayang sekali…. Hikmatul Iman (HI) yang katanya perguruan silat paling frontal –bahkan ditakuti oleh perguruan Merpati Putih dan Satria Nusantara– ternyata masih memiliki murid yang luar biasa pengecut.

Dalam rangka membela HI yang aib-aibnya diungkap terang-terangan oleh HIW, salah satu murid HI berakun FB Pemantau HIW Di Cianjur yang mengaku satu kota dengan admin HIW sibuk menyebar ancaman dan spam melalui Facebook. Apakah dia sudah lupa dengan kehebatan jurus-jurus dan tenaga dalam HI, ataukah memang terlalu pengecut saja? Entahlah, kami tidak sanggup mengukur kerendahan akalnya.

Ketakutan Diajak Bertemu Langsung dengan MUI

Karena mengaku berada satu kota dengan Admin HIW, wajar saja jika kami mengajaknya untuk bertemu langsung dengan MUI. Sayangnya, ternyata dia terlalu pengecut untuk bertemu ulama di dunia nyata. Bukankah setan selalu menghindar dari orang-orang sholih?

Takut bertemu dengan ulama MUI.

Takut bertemu dengan ulama MUI.

Baca lebih lanjut

Dicky Zainal Arifin Adalah Imam Mahdi dan Arkhytirema Sebagai Juru Selamat (Yesus yang Turun)?

Berawal dari informasi sebuah situs tentang mimpi warga Palestina dibebaskan oleh Bangsa Indonesia, muncul informasi yang tidak kalah aneh, bahkan luar biasa bodoh. Salah satu murid Hikmatul Iman (HI) bernama Faishal Hermawan menyatakan dugaannya tentang kedatangan Juru Selamat dan Imam Mahdi. Menurutnya, Juru Selamat adalah Arkhytirema yang setelah bangun dari hibernasi tidak sempat bercukur dan terlihat seperti Yesus dengan rambut dan jenggot panjangnya. Satu lagi —Imam Mahdi— adalah yang mengenalkan Arkhytirema ke publik, tidak lain dari Dicky Zainal Arifin sendiri.

Imam Mahdi dan Juru Selamat, yaitu Dicky Zainal Arifin dan Arkhytirema.

Imam Mahdi dan Juru Selamat, yaitu Dicky Zainal Arifin dan Arkhytirema.

Baca lebih lanjut

Membela Dicky Zainal Arifin = Membela Sumber Penghasilan

Kenapa murid-murid senior Hikmatul Iman (HI) begitu ngotot membela Guru Utama mereka —Dicky Zainal Arifin— dan pemahamannya? Padahal, kesalahannya sudah terbuka jelas dan sikap MUI pun sudah tegas. Jawabannya tidak lain karena pemahaman dan produk-produk yang dihasilkan Dicky sudah menjadi sumber penghidupan mereka. Ini bisa dilihat dari status pasangan suami istri penjual produk-produk Hikmatul Iman di bawah ini:

Produk Hikmatul Iman sebagai sumber penghasilan sebagian muridnya.

Produk Hikmatul Iman sebagai sumber penghasilan sebagian muridnya.

Baca lebih lanjut