Mengulas Generator Tanpa Bahan Bakar Kang Dicky

Pengantar Admin HIW

Sepertinya tidak ada bantahan untuk khayalan Generator Tanpa Bahan Bakar Dicky Zainal Arifin yang lebih baik dari ini. Artikel ini ditulis oleh Muhammad Firmansyah Kasim, Graduate student di University of Oxford, pernah magang di CERN (the European Organization for Nuclear Research), dan alumni Institut Teknologi Bandung.

Mengulas Generator Tanpa Bahan Bakar Kang Dicky

Demonstrasi GTBB (credit: HI Watch)
Demonstrasi GTBB (credit: HI Watch)

Generator Tanpa Bahan Bakar (GTBB) baru-baru ini diklaim oleh penemunya, Dicky Zainal Arifin (atau Kang Dicky), sebagai solusi krisis energi dunia. GTBB dinyatakan dapat menghasilkan energi terus-menerus tanpa menggunakan bahan bakar. Beritanya dapat dilihat di link ini. Selain diklaim di website Hikmatul Iman, ternyata penemuan Kang Dicky ini menarik perhatian banyak pihak, seperti Iwan Piliang, Kang Ridwan Kamil dan Kang Dedi Mizwar. Bahkan di websitenya dikatakan bahwa GTBB masuk koran Kompas edisi 10 September 2014! Sepertinya terdengar cukup fantastis penemuan Kang Dicky ini, tapi apakah generatornya benar-benar akan bekerja? Mari kita ulas penemuan beliau dari sisi sains dan teknologi. Baca lebih lanjut

Tentang iklan-iklan ini

Klaim Luar Biasa Generator Tanpa Bahan Bakar Ciptaan Dicky Zainal Arifin (Guru Utama Hikmatul Iman)

Generator Tanpa Bahan Bakar (GTBB) ciptaan Kang Dicky dibahas dalam acara di Gedung Menara KADIN Jakarta pada 9 September 2014 dan masuk koran Kompas edisi 10 September 2014.

Foto Generator Tanpa Bahan Bakar (GTBB) Dicky Zainal Arifin di Koran Kompas edisi 10 September 2014
Foto Generator Tanpa Bahan Bakar (GTBB) Dicky Zainal Arifin di Koran Kompas edisi 10 September 2014

Kampanye Indonesia Super Digital 2018

GTBB ini diklaim Iwan Piliang –wartawan independen dan blogger– mampu menghasilkan energi baru tanpa input energi sama sekali. Melanggar hukum pertama termodinamika, sehingga bisa dipastikan membuat heboh dunia ilmiah internasional.

Baca lebih lanjut

Generator Tanpa Bahan Bakar Ciptaan Dicky Zainal Arifin, Guru Utama Hikmatul Iman

Dicky Zainal Arifin, Guru Utama Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD HI), kembali mengeluarkan klaim luar biasa. Setelah sebelumnya mengklaim telah menemukan hadits-hadits yang dimusnahkan Raja Atlantis, ditakuti seluruh perguruan silat, hingga menemukan pesawat canggihnya Nabi Adam, kini Dicky mengklaim sudah berhasil menciptakan alat generator listrik tanpa bahan bakar.

Generator tanpa bahan bakar.
Generator tanpa bahan bakar.

Konsep Kerja Alat

Dicky menyatakan bahwa alat ini tidak menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM), tapi overunity, energy berputar terus. Jawaban HIW secara singkat, mustahil ada mesin yang menghasilkan energi melebihi inputnya. Bantahan HIW terhadap mesin buatan Dicky ini akan kami sampaikan dalam artikel berikutnya. Insya Allah.

Baca lebih lanjut

Pendekar Hikmatul Iman Berjuang di Gaza, Palestina

Adakah pendekar Hikmatul Iman (HI) yang ikut berjuang di Gaza, Palestina, melawan kafir Yahudi? Pertanyaan ini dilontarkan pada Dicky Zainal Arifin, Guru Utama HI. Dengan energi tenaga dalam yang luar biasa –bahkan bisa terbang– tentu keahlian mereka banyak berguna bagi penduduk sipil Gaza, Palestina.

Baca lebih lanjut

Rukyat Hilal Syawal versi Ngawur dari Guru Utama Hikmatul Iman

Di twitter, Dicky Zainal Arifin, Guru Utama Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD HI) mengumumkan bahwa siang pada 27 Juli 2014 (29 Ramadhan 1435 H) sudah masuk 1 syawal. Puasa yang saat ini masih sedang dilakukan bisa langsung dibatalkan saat itu juga. Sementara itu, Shalat Ied-nya besok. Ini sungguh ngawur dan berlawanan dengan perintah syariat yang sudah maklum diketahui seluruh kaum muslimin.

Dicky mengumumkan sudah melihat hilal pada siang 29 Ramadhan. Padahal, hilal baru terbentuk pada waktu maghrib 29 Ramadhan menuju malam berikutnya. Saat Dicky membuat pengumuman tidak ada daerah lain di dunia yang sudah memasuki waktu terbentuknya hilal.

Dicky juga menyatakan bahwa puasa yang sedang dilakukan pada siang 29 Ramadhan 1435 H bisa dibatalkan saat itu juga. Seandainya ada yang mengikuti pernyataan ini, maka puasa Ramadhan-nya akan kurang satu hari (hanya 28 hari dari 29 hari atau 29 hari dari 30 hari).

Baca lebih lanjut

Pengumuman Hasil Deteksi Lailatul Qadr 1435 H versi Hikmatul Iman dari Dicky Zainal Arifin

Melalui twitter, Dicky Zainal Arifin, Guru Utama Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman (LSBD HI) mengumumkan bahwa tanggal 17 Juli 2014 (19 Ramadhan 1435 H) terjadi malam Lailatul Qadr yang dia sebut dengan nama versi Lemurian, yaitu ARKHYDAAR. Mungkin Dicky seperti biasa, terlalu malu untuk secara terang-terangan mengungkapkan hasil deteksinya.

Baca lebih lanjut

Waktu Berbuka Puasa Versi Sekte Hikmatul Iman

Waktu berbuka puasa Islam versi Hikmatul Iman (HI) ternyata beda dengan Islam Sunni. Ini kami temukan dari diskusi dua murid HI, Agung Wibawa dan Wilman Ramdani, yang dikatakan sebagai ajengan atau ulamanya HI dan juga pengalaman langsung rekan kami yang pernah berbuka puasa bareng Dicky Zainal Arifin, Guru Utama HI.

Menurut versi mereka, buka puasa dilakukan setelah malam, yaitu ketika langit benar-benar gelap, sekitar 20 menit setelah waktu maghrib. Waktu puasa pun menurut dimulai setelah langit terang. Oleh karena itu, masih boleh makan minum setelah adzan shubuh asalkan langitnya masih gelap.

Murid Hikmatul Iman: Patokan buka puasa bukan adzan.
Murid Hikmatul Iman: Patokan buka puasa bukan adzan.

Murid Hikmatul Iman: Patokan puasa adalah RHA (matahari).
Murid Hikmatul Iman: Patokan puasa adalah RHA (matahari).
Baca lebih lanjut

Tentang iklan-iklan ini

Mengungkap Paham Menyimpang Hikmatul Iman

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.671 pengikut lainnya.